NovelToon NovelToon
Kontrak Dendam

Kontrak Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Nikah Kontrak / Cinta Paksa
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: Iris Prabowo

(Novel ini mengandung unsur sensual dan adegan kekerasan)

"Kamu milikku. Aku akan melakukan apapun yang kuinginkan, denganmu. I will give you heaven and i will give you hell"

Setelah bangun dari koma karena percobaan bunuh diri, aku terkejut karena statusku menjadi menikah. Ternyata sebuah rahasia yang disembunyikan suamiku bahwa dia seorang profesional pembunuh bayaran.

Aku tak menyangka lelaki yang ku ketahui sebagai Vice President adalah anggota elite organisasi hitam yang menjadi buronan negara.

Teror demi teror datang. Beberapa pihak punya rencana jahat untuk menyingkirkan ku demi harta dan cinta, termasuk ibu tiri dan adikku.

Aku bersedia menukar tubuhku pada lelaki yang menjadi suami kontrak itu untuk sebuah komitmen balas dendam kematian sang ibu.

Akankah kebenaran tentang masa lalu menghancurkan rumah tangga kami? Penuh ketegangan berbalut kisah romansa yang sensual, ikuti cerita ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iris Prabowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Midnight Bid

Aku sudah bilang pada Vino kalau mau ikut melihat midnight bid, tapi dia hanya berkata 'wait' lalu melengos pergi, sudah lima belas menit hilang tidak kembali lagi.

Come on, dude! Dia bilang akan selalu menemani tapi dia membiarkanku sendiri di tengah lalu lalang buaya birahi.

Aku melangkah ke tempat yang lebih sepi sambil mencari lelaki itu. Melewati koridor dengan penerangan minim cahaya, hingga menemukan sebuah tirai bludru hitam. Tanganku menyingkapnya lalu menemukan sebuah pintu. Memberanikan masuk walau hati ragu, seketika mataku terbelalak melihat perempuan-perempuan yang sedang bersiap dengan alat make up.

Ada sekitar enam perempuan, tiga usia remaja akhir dan tiga lagi berkisar dua puluh tahunan. Aku bisa melihat aura cantik yang masih alami dari mereka yang paling muda. Apa mereka ini talent lelang di Midnight Bid?

Semuda ini mau melelang dirinya di acara nista seperti ini? Begitu patah kah harapannya tentang cita-cita?

Tiga perempuan lain sepertinya tak asing wajahnya. Seketika aku ingat kalau ini wajah-wajah yang sering muncul di sosial media sebagai selebgram. No wonder sih, kelihatan dari profil page mereka yang suka goyang-goyang dada.

"Hai sweety, kamu lagi apa disini?" ucap seorang ladyboy berbaju leopard yang sedang membantu menyisir rambut talent. Dia pasti heran ada bunny girl nyasar.

"Oh, hanya lihat-lihat"

"Kamu cantik sekali sayang, siapa namanya?"

"Jelly"

"Hai Jelly, kamu boleh bantu aku nanti tuangkan minum pada para boss saat bid nanti ya? Kamu siapkan aja whiskey karena biasanya itu order mereka. Oke sweetheart ?"

Good, ini sebuah kesempatan agar aku bisa masuk melihat lelang secara dekat. Minuman yang biasa di request tamu khusus sudah disiapkan oleh bartender di bar, aku hanya tinggal membawa tray minuman lalu diberikan pada mereka.

Acara dimulai, semua lampu redup, hanya area stage yang disorot terang. Terdengar alunan musik instrumental lembut, para tamu sudah mulai duduk di kursi yang ditentukan. Enam 'bunga mawar cantik' sudah siap di belakang panggung. Midnight Bid ini sebuah acara eksklusif yang hanya dihadiri oleh orang-orang kaya dan berpengaruh, yang memiliki uang dan kekuasaan untuk membeli apa yang mereka inginkan.

Seorang pemandu dengan pakaian motif leopard berdiri diatas stage menyapa lalu memberitahu aturan lelang. Syarat lelangnya jelas: enam bunga mawar ini akan dijual kepada bidder yang berani membayar harga tertinggi. Mereka akan menjadi milik pemenang selama satu tahun, dan harus melakukan apa yang diperintahkan. Tidak ada kata "tidak" atau "menolak" dalam kontrak ini. Hanya ada kata "ya" dan "patuh".

Oh, ternyata aturannya seperti itu. Aku mungkin tahu alasan kenapa Helena menolak dan takut masuk tempat ini, bisa jadi dia ex talent yang kemudian didapatkan oleh papa dalam acara ini. Ini sih 'ani-ani got talent' berkedok lelang. Lelang budak biasa dilakukan penuh keterpaksaan, tapi wajah para mawar-mawar ini justru terlihat sukacita. Matanya berbinar memanggil para lelaki lapar, "Beli aku! Beli aku!".

Proses tawar menawar cukup sengit, mulai dari harga delapan ratus juta hingga kini sudah pada nominal lima milyar. Tatapan dan nafas pemburu mulai muncul saat mawar-mawar kecil muncul. Tiga talent ini punya nilai jual tinggi, mereka masih perawan. Mereka akan jadi santapan nikmat bagi serigala-serigala buas. Kasihan, tapi surga dunia macam ini juga kan yang mereka inginkan?

"Can you bring me a cola?" sebuah suara memanggilku bersamaan dengan petikan jari.

Aku menghampiri lelaki di kursi paling depan. Siapa lelaki ini? Fokusku langsung pada jam tangan mewah yang dikenakannya, Richard Mille 029. Dia pasti konglomerat, kemewahan menempel pada seluruh hal yang melekat di tubuhnya.

Tatapannya berbeda, dia terlihat bosan tidak seperti mata-mata lapar lain. Aku menuangkan cola ke gelasnya dengan pelan, sedikit gugup karena lelaki ini sedang menatapku. Seorang mencolek bahunya lalu mereka saling berbisik.

"Heineken please !" ucap lelaki yang sedang berbicara dengan konglomerat tadi.

PLOPP

"Aw... " ucapnya merintih memegang dahi.

Eh? Apa yang baru saja kulakukan?

Sadar dengan kesalahan yang kubuat, aku bergegas meminta maaf lalu mengecek kondisi dahinya. Mata kami saling berpaut beberapa detik, ada perasaan akrab, tatapan yang pernah kutemukan sebelumnya.

"Mister Z, apakah anda akan memberikan penawaran pada mawar terakhir?" tanya pemandu pada lelaki konglomerat tadi.

Lelaki itu ternyata Mister Z, sosok yang diceritakan Vino, yang membuat bajingan di luar takut hanya mendengar namanya. Mister Z menggeleng tapi tangannya diangkat.

"Bisa saya meminta penawaran lain? Saya ingin nona bunny girl disana, jika berkenan!"

Tangannya menunjuk padaku yang sedang berjalan menuju pintu exit. Seketika semua fokus menembak padaku.

Me? Dia menginginkan aku?

Aku cepat menggeleng membuat reaksi penolakan.

"Sepuluh milyar!" ucapnya lantang. Tanpa diduga reaksi lain datang, bahkan dari berbagai arah kini mulai menaikkan harga bid.

Apa-apaan ini? Kenapa mereka seenaknya menganggap aku sebagai barang lelang?

Pemandu turun menghampiriku. Mengambil tanganku, menuntun naik ke atas stage. Kini aku benar-benar jadi pusat perhatian di Midnight Bid, bagai mystery box.

Ada apa dengan Mister Z? Dia tidak tertarik dengan perempuan-perempuan cantik di atas panggung, dia justru tertarik dengan seorang cocktail girl yang lalu-lalang membawa tray.

"Lima belas milyar!" sahut lelaki itu lagi.

Perasaanku sudah berkecamuk takut dan panik.

Teriakan lelang membuatku gemetar, jantung ini berdebar, aku bahkan bisa mendengar degup iramanya. Ini semua diluar kehendak, aku ingin pulang. Aku merasa seperti seekor burung yang terjebak dalam sangkar, tidak bisa melarikan diri dari nasib yang telah ditentukan. Lantas apa yang akan terjadi jika seseorang benar-benar membeliku?

Ayolah Kea, bergerak! Beritahu mereka kalau dirimu bukan barang dagangan! Berlarilah! Berteriaklah!

Tidak bisa, tubuhku kaku dan suaraku tertahan. Sepertinya aku mengalami panic attack, keringat berlebih keluar dan nafas ini jadi sesak.

"Dua puluh lima milyar!"

TOKK

Duniaku sepertinya sudah runtuh saat ketukan palu lelang terakhir jatuh. Penawar tertinggi berhasil mendapatkan perempuan ini. Aku tidak berani mendongak wajah untuk melihatnya, tapi aku bisa merasakan tatapan tajam yang menusuk. Tatapan tajam pemburu yang membuatku semakin tidak nyaman.

Siapa dia?

1
ForestCream
Kea visualnya disini kayak mbak mbak spg
Iris: /Sob//Sob//Sob//Sob/
total 1 replies
erzzzyy
seruu banget, ntar kin kenal gak ya
Iris: gimn yaa
total 1 replies
crownangel
ASTAGAAAAA
Iris: /CoolGuy//CoolGuy/
total 1 replies
Kayden
Ini ce malah masuk ke jurang maut sendiri, nekatt
Iris: /Cry//Cry//Cry//Cry/
total 1 replies
Sabrina
Badasss jadi anggota specter
Iris: /Angry//Angry//Angry/
total 1 replies
Iris
betuuul
Iris
hahahha
Iris
betul bullsyeeet
Iris
makasih kakkk
Iris
Tapi bodoh ya /Scream/
Sabrina
rania busuk banget mau gw racunin rasanya
Iris: Sabaaar pemirsa
total 1 replies
ForestCream
Jangan ikut jahat keaa
Iris: justru biar seru gak sih?
total 1 replies
gina
wkwkwkwk 😭
Iris: /Awkward//Awkward/
total 1 replies
gina
kea kamu sampe se effort ituu. gaenak ya dicuekin kin kan. 😭
Iris: Iyaa effort sendiri
total 1 replies
gina
btw thorrrr, ini kinnya kok ganteng juga ya. tolong bilangin kea. kayanya kin lagi liatin aku juga dah.😊
Iris: emang kin ganteng bangett
total 1 replies
gina
gawat nih kalo kin sampe tahu pasti bakal marah besar. duhhh🤣
Iris: /Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
gina
busettt squadnya. kea masuk squad mana nih 😊
Iris: Squad pemberantas ani-ani hehe
total 1 replies
gina
wkkwkwkkwkw kin harus banyak sabar juga
Iris: betuuul
total 1 replies
gina
kalo disuruh memutar waktu. pengin dah balik ke masa kecil. seru banget yaa
Iris: Bangeettt
total 1 replies
gina
fotonya sangat serasiii thorr bagus🥰
Iris: Visual ganteng dan cantik /Angry//Joyful/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!