NovelToon NovelToon
Ayahku Konglomerat

Ayahku Konglomerat

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Oyi_jy

Tiba-tiba ada yang mengaku sebagai ayah kandungku!


Dia masih muda, dan kaya raya. apa dia benar ayah kandungku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oyi_jy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Pulang kantor, Arthur, Alan dan Alana masih dalam perjalanan pulang.

Alana tertidur di pelukan Arthur, sedangkan Alan hanya duduk memandang keluar jendela mobil.

"Alan, tadi om Indra bilang pada ayah kalo kamu ingin membantu Dhika, benar begitu nak?" tanya Arthur

"Iya, apa tidak boleh ayah?" Ucap Alan.

"Boleh nak, jika demi kebaikan lakukanlah. Ayah percaya padamu" jawab Arthur.

"Terima kasih ayah" ucap Alan.

"Ayah yang seharusnya berterima kasih padamu, Alan sudah banyak membantu ayah belakangan ini, maaf ayah merepotkan mu nak" ucap Arthur.

"Tidak yah, justru Alan senang bisa membantu ayah. Ibu pernah mengatakan ini di saat-saat terakhir nya. jika suatu saat nanti Alan dan Alana bertemu dengan ayah, bantulah ayah kalian, pekerjaan ayah sangat lah berat. Alan berjanji sama ibu pada saat itu juga, kalo Alan pasti akan membantu ayah. Sekarang Alan menepati janji itu dan seterusnya Alan pasti akan terus membantu ayah" jawab Alan.

"Terima kasih" ucap Arthur, terlihat mukanya sedih. Alan menatap Arthur, Arthur memalingkan wajahnya.

"Ayah menangis?" tanya Alan

"Tidak, ayah tidak menangis. Kenapa ayah menangis?" Ucap Arthur.

"Ayah merindukan ibu?" tanya Alan.

Mata Arthur mulai berkaca-kaca, dia memang sedang merindukan istrinya, Arthur menahan air matanya agar tidak mengalir ke pipinya dan jatuh di wajah Alana, Arthur ingin terlihat kuat di depan anak-anaknya.

"Iya, ayah sedang merindukan ibu" jawab Arthur, tak berani menatap Alan.

"Maaf, Alan membahas soal ibu tadi. Habisnya Alan juga merindukan ibu" ucap Alan.

Arthur mengusap matanya, dan menoleh ke Alan. Arthur mengelus kepala Alan.

"Tidak apa-apa nak, kenapa memangnya kalo bahas soal ibu. Justru ayah senang mendengarnya" ucap Arthur.

Alan menatap wajah Arthur, terlihat jelas bahwa Arthur menahan tangisnya.

"Aku tahu, besok adalah hari pernikahan ayah dan ibu. Ayah jadi seperti ini. Maafkan Alan ayah, dulu Alan sempat membenci ayah, tapi setelah melihat keadaan ayah, Alan jadi tahu, di sini lah ayah yang paling menderita" batin Alan.

---------

Sampai di rumah, Arthur menggendong Alana sampai di kamarnya, di ikuti Alan dari belakang.

"Sudah malam, Alan istirahat ya" ucap Arthur

"Iya, habis mandi Alan langsung tidur. Selamat malam ayah" jawab Alan. Arthur mengelus kepala Alan dan keluar dari kamar Alan dan Alana. Alan masuk ke dalam kamar mandi, dan membersihkan badannya.

Arthur baru saja masuk ke dalam kamarnya, melepaskan dasi dan jasnya dan melemparkannya begitu saja ke sofa. Arthur membantingkan tubuhnya ke atas kasur dengan posisi tengkurap.

Seharian ini Arthur tidak fokus dengan pekerjaannya, meskipun di hadapkan dengan dokumen-dokumen yang perlu dia baca dan tanda tangani, tapi pikirannya selalu membayangkan istrinya.

"Aku sangat merindukanmu istriku, sangat.." gumam Arthur

"Aku memiliki segalanya sekarang, dan ini semua untukmu. tapi kenapa kau meninggalkanku begitu cepat.. " gumam Arthur, terdengar isakan tangis. Arthur sedang menangis sekarang.

"Aku minta maaf, aku benar-benar minta maaf istriku... " gumam Arthur lagi.

Suara isakan tangis masih terdengar, dan gumamam minta maaf yang keluar dari mulut Arthur pun masih terdengar, sudah tak terhitung kata maaf itu Arthur ucapkan sampai dia terlelap dengan sendirinya.

-------

Di kamar Alan dan Alana. Alan baru saja selesai mandi dan sudah berganti baju tidurnya.

"Kenapa bangun?" tanya Alan, melihat Alana bangun dan bersandar pada kasurnya.

"Aku merasa haus, jadi bangun buat minum" jawab Alana.

"Oh.. mau mandi?" tanya Alan.

"Tidak, sudah malam. Aku ganti baju saja" jawab Alana, turun dari kasurnya dan menuju kamar mandi.

"Ya udah cepat, kita ke kamar om Indra habis ini" ucap Alan, di balik pintu.

"Hah.. mau ngapain kak?" tanya Alana

"Sudah ikut saja, cepat ganti bajunya" jawab Alan.

Tak lama, Alana keluar dengan baju tidurnya.

"Ayo, keburu om Indra tidur" ajak Alan, lalu keluar dari kamar.

"Emangnya mau ngapain sih kak?" Tanya Alana.

"Kamu gak ingat besok hari apa?" tanya Alan.

"Besok?... " ucap Alana, lalu melihat jam tangannya .

"Ya ampun kak, besok hari pernikahan ayah sama ibu" ucap Alana.

"Iya, sekarang kita ke kamar om Indra dulu" jawab Alan.

Mereka berdua menuruni tangga, dan menuju ke kamar Indra.

Tok.. tok..tok... Alan mengetuk pintu kamar Indra. Indra membukakan pintu tersebut.

"Loh, kenapa kalian belum tidur?. Ada apa?" tanya Indra, masuk ke dalam kamarnya, di ikuti Alan dan Alana.

"Ada yang mau kita omongin om Indra" jawab Alan.

"Hm.. apa itu?" tanya Indra.

"Besok adalah, hari pernikahan ayah dan ibu, om Indra pasti tahu kan?" Ucap Alan.

"Iya, tentu saja om Indra tahu. Lalu?" Tanya Indra

"Apa tidak ada acara apapun, setiap tahunnya bagaimana om?" tanya Alan

"Tidak ada yang spesial, ayah kalian hanya akan mengurung dirinya di dalam kamar seharian saja" jawab Indra

"Apaaa!!... kenapa begitu?, berarti ayah tidak makan?" tanya Alana

"Makan kok, meskipun sedikit. pak Agus yang selalu mengantar makanan pada ayah kalian" jawab Indra

"Karena tahun ini ada Alan dan Alana, ayah tidak boleh mengurung dirinya lagi di dalam kamar" ucap Alana.

"Maksudnya gimana?" tanya Indra

"Maksudnya, ayo kita bikin perayaan sederhana saja. Ya meskipun ibu sudah tidak ada tapi tidak apa-apa kan" ucap Alana.

"Hmm... kalian punya rencana?" Tanya Indra

"Justru kami ke sini ingin bertanya pada om Indra, apa ada rencana untuk menghibur ayah" jawab Alan

Indra menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.

"Bagaimana ya, om Indra juga bingung nih. Hmmm.. apa kalian punya barang kakak ipar yang masih kalian simpan?" tanya Indra

"Hm... aku hanya punya foto ibu saat ibu masih kuliah" jawab Alan.

"Foto ya.... "ucap Indra, memikirkan sesuatu.

"Apa kalian membawa fotonya. om Indra punya ide untuk itu?" tanya Indra

"Tentu saja, Alan selalu membawanya" jawab Alan, mengambil ponselnya dari saku dan memberikannya pada Indra.

"Ada foto ibu di ponsel Alan, om Indra cek saja" ucap Alan.

Indra, membuka galeri di ponsel Alan. Dan benar ada foto gadis cantik berambut panjang sedikit ikal sedang duduk di kursi.

"Oke, nanti Alan kirim fotonya ke ponsel om Indra besok om Indra akan mengurus semuanya. kalian hanya perlu mengawasi ayah kalian saja". Ucap Indra

" Om Indra tidak butuh bantuan kah?" tanya Alan

"Tidak, serahkan semuanya pada om Indra oke.. sudah malam kalian harus tidur sekarang" ucap Indra

"Baik, terima kasih ya om Indra" ucap Alan dan Alana.

Mereka berdua kembali ke kamar mereka, Alan mematikan semua lampu dan menuju ke kasurnya, Alan dan Alana pun tertidur pulas.

Bersambung....

1
Dewi Fitriani
Kecewa
Dewi Fitriani
Buruk
Andi Rahmawati
Di sambung ya cerita Alan dan alana thor
Aisyah Suyuti
seru
Azril Parmen
Luar biasa
Azril Parmen
Lumayan
The Lovely
Yg dtng siapa sih
The Lovely
Lelah knp ya Alan
The Lovely
Ngapain jg sih tuh 2 Bocil ganggu Alan aja
The Lovely
Penasaran siapa sih anak laki" itu
The Lovely
Gak pnya sopan santun bngt sih tuh Alan sama Alana manggil yg lebih tua nama udh gtu klau mau nyuruh orng gak ada kata tolong walaupun pekerjaan di bwh ayahnya tetap aja gak sopan gak ingat apa sblm ktmu ayahnya mrka itu orng miskin dan tinggal dipanti segala
The Lovely
Cpt kasih tau ayah kalian
The Lovely
Psti kerjaannya kakaknya Yulia deh
The Lovely
Kakaknya Yulia jahat bngt sih
The Lovely
Alan baik bngt ngasih beasiswa ke Harry
The Lovely
So sweet bngt sih Alan sma Alana adiknya
The Lovely
Dasar cwek murahan tuh udh ngaku2 lgi di dpn slh satunya Arthur malah didorong yg ada murka tuh
The Lovely
Kasihan jg Anggita
The Lovely
Sumpah ya Alana itu kekanak2an bngt pake segala ngambek lagi. Lgi jg gk masalah klau ayahnya nikah lagi kan msh muda butuh sosok pendamping jdi anak jngn pada egois
The Lovely
Lagi ngapain jg sih Anggita ikut segala bkin anak2nya Arthur salah paham aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!