sakit, perih, air mata yang terus di tahan oleh seorang gadis cantik, yang memutus kan untuk tinggal sendiri jauh dari keluarga nya.
kelina adalah seorang gadis cantik, yang cerdas, kelina mempunyai orang tua yang begitu menyayangi nya dan mencintai nya, namun setelah adik nya lahir, kelina Tidak pernah lagi merasakan kasih syang itu.
apa kah penyebab orang tua kelina menjadi seperti itu, dan kenapa rasa sayang nya menghilang setelah kelina mempunyai adik.
ada mesteri apa kah di balik semua sikap orang tua kelina, marinkita saksikan cerita nya, dan tolong like, follow dan komen yah.
terimakasih semoga, novel ku bisa menghibur kalian☺️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Achlys_Bellona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 27
Tak terasa langit mulai gelap dan semua teman teman kelina, kini sudah dalam ruangan dan bercanda riang, terlihat senyum kelina yang sangat lepas dan bahagia.
" oyy besok rencana nya mau ke mana? " tanya Rayanka
" eh iya cuy, tadi kita udah main di pantai, besok mau ke mana kita kan di sini cuman dua hari " ucap Galen
" gimana kalo kita naik kapal pesiar aja? " tanya zergan
" kapal pesiar? " ucap Vani bengong
" sekaya itu kah lu? " tanya kelina
" gak tau, gimana mau gak? " tanya zergan
" punya pribadi kan? " tanya ziel
" iya lah, yakali seorang zergan nyewa" ucap Galen
" yaudah ayok " ucap meraka serempak
" eh boring banget, kita jalan jalan Yo" ucap Vani
" iya anjir, yok lah ke depan cari angin " ucap Galen
Semua orang pun menurut termasuk kelina dan zergan, mereka berjalan menuju jalan raya, tak jauh dari sana ada mall.
" kita ke mall aja " ucap farel
" sekalian gue juga mau beli beberapa perlengkapan lain nya buat acara sekolah nanti " sambung farel
" ayok " ucap mereka serempak
Mereka pun memasuki mall, terlihat sangat ramai, mereka semua berpisah dengan tujuan masing masing.
" eh gue sama Vani ke sana yah " ucap ziel
" gue ke sana dulu " ucap farel
" eh Broo, Mayan tuh kek nya ada vs keluaran baru " ucap Rayanka kepada Galen
" lah iya, yok lah " ucap Galen lalu pergi
" lah gue sama siapa " ucap nazeea menunjuk diri nya sendiri
" gue ikut l...." ucapan nazeea ter henti saat nazeea ingin ikut bersama zergan
" ah iya farelll gueee ikut luuu" ucap nazeea berlari
Zergan tersenyum puasa, yaaa mengapa nazeea pergi bersama farel karna mendapat kan tatapan tajam seolah olah zergan hanya ingin berduaan dengan kelina.
" tuh anak ngapa dah aneh" ucap kelina heran
" biarin aja, emang kek gitu dia mah" ucap zergan
" kita mau ke mana? " tanya zergan
" ke sana " ucap kelina menunjuk suatu tempat
" ayok " ucap zergan
kelina mengambil beberapa barang yang ia ingin kan.
" kaya nya cukup " ucap kelina melirik tangan nya yang penuh barang
" yaudah sekarang kita bayar" ucap zergan mengambil alih beberapa barang
zergan meletakan barang barang yang akan di bayar, lalu satu persatu di hitung dan di jumlah kan.
" semua nya 85.000.000jt mas " ucap sang kasir
saat kelina ingin memberikan kartu milik nya, zergan dengan cepat menahan nya lalu memberikan kartu milik nya
" ngapain lu, ini belanjaan gue" ucap kelina
" ya kali jalan sama cewe,di biarin bayar sendiri " ucap zergan
" apa sihh"ucap kelina
" iya bener tuh kak, jaman sekarang jarang cowo yang bayarin apalagi sampe jutaan,sekarang banyak cowo mokondo yang apa apa bayar nya dari cewe" ucap sang kasir
" udah mah ganteng kaya lagi hiii" ucap kasir tertawa malu
" ambil aja mbak, saya gak tertarik" ucap kelina
" lah serius kak" ucap kasir tersebut bercanda
" iya lah ngapain juga saya bohong " ucap kelina
" sayang loh kak, mas nya ganteng, kalo pun saya mau belum tentu juga mas nya mau " ucap kasir sedih
" udah pake kartu ini aja " ucap kelina menyerah kan kartu nya
" engga, pake punya gue aja " ucap zergan
" ihhhh kok kalian malah ribut sih, saya jadi pusing loh" ucap kasir
" udah dong kak, lagian kan pacar nya mau bayar masa gak boleh sih aneh Kaka ini " ucap kasir
" masalah nya dia bukan pacar saya kak" ucap kelina
" loh bukan, terus siapa nya dong " ucap kasir bingung
" calon suami nya" ucap zergan tersenyum menatap kelina.
" zergan pantek " ucap kelina kesal lalu pergi