NovelToon NovelToon
2 Tahun Menikah Kontrak Dengan Mu

2 Tahun Menikah Kontrak Dengan Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Cinta setelah menikah / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta / Angst
Popularitas:54.3k
Nilai: 5
Nama Author: Meymei

Lulu, seorang yatim piatu yang rela menerima pernikahan kontrak yang diajukan Atthara, demi tanah panti asuhan yang selama ini ia tinggali.
Lulu yang memerlukan perlindungan serta finasial dan Atthara yang memerlukan tameng, merasa pernikahan kontrak mereka saling menguntungkan, sampai kejadian yang tidak terduga terjadi. “Kamu harus bertanggung jawab!”
Kebencian, penyesalan, suka, saling ketertarikan mewarnai kesepakatan mereka. Bagaimana hubungan keduanya selanjutnya? Apakah keduanya bisa keluar dari zona saling menguntungkan?

Note: Hallo semuanya.. ini adalah novel author yang kesenian kalinya. Semoga para pembaca suka..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meymei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Tidak Akan Melebihi Batas Kemampuan

Hari-hari telah berlalu. Lulu sudah melepas jahitan di lengannya dan ia juga sudah menyelesaikan ujian kuliahnya. Waktunya di habiskan di rumah Bersama Lala dan Betty. Sesekali ia akan ikut Atthara ke kantor, tetapi tidak ikut dalam acara yang dihadiri karena dirinya masih dalam pemulihan. Dan hari ini tepat 6 minggu setelah dirinya menjalani operasi, sekaligus control terakhirnya ke dokter.

“Semua pemeriksaan menunjukkan pemulihan yang baik. Setelah ini, Anda tetap harus menjaga pola makan dan jangan mengangkat yang berat-berat. Untuk olahraga, cukup dengan berjalan atau berlari kecil. Dan jika ingin program hamil, saya sarankan untuk menemui dokter ginekologi sebulan lagi.” Jelas dokter.

“Terima kasih, Dok.”

Setelah mengucapkan terima kasih, Lulu meninggalkan ruangan dokter Bersama Lala. Hari ini Atthara ada rapat penting dengan pemegang saham, sehingga tidak bisa menemani Lulu ke rumah sakit.

“Nona Muda mau mampir ke mana?” tanya Lala saat menyalakan mesin mobil.

“Bisakah kita berkunjung ke panti asuhan?” tanya Lulu.

“Sebaiknya Nona Muda bertanya kepada Tuan Muda.” Lulu mengangguk.

Lulu menghubungi Atthara, tetapi ponselnya tidak aktif. Mungkin Atthara masih berada di Tengah-tengah rapat. Ia menyuruh Lala untuk kembali ke rumah saja. Ia berpamitan hanya untuk ke rumah sakit, sehingga ia harus pulang setelahnya.

Tetapi ia sungguh rindu dengan Ibu Asih. Sudah hampir 3 bulan, ia belum bisa mengunjungi panti asuhan.

“Apa kamu dan Atthara menunda kehamilan?” tanya Nenek Rahma yang saat ini menghubungi Lulu.

“Tidak, Nek. Untuk apa di tunda kalau hamil itu rezeki dari Allah, Nek?”

“Kamu benar, tetapi mengapa belum juga ada kabar baik?”

“Mungkin belum rezeki, Nek. Apalagi untuk program hamil, Lulu masih harus menunggu sampai pulih sepenuhnya. Maafkan Lulu, Nek.”

“Itu bukan salahmu! Salahkan Agnes yang membuatmu menderita!”

“Bagaimana kabar Agnes, Nek?”

“Kamu masih ada hati menanyakannya?”

“Bagaimanapun Agnes masih cucu Nenek.”

“Dia bukan cucuku! Aku tidak pernah menganggapnya cucu sejak dia memiliki perasaan kepada Atthara. Biarpun mereka bukan saudara sedarah, tetap menyalahi etika! Lagi pula Atthara tidak menyukainya sejak awal, karena..” Nenek Rahma menggantung kalimatnya.

Lulu tahu masalah keluarga suaminya yang rumit sehingga ia tidak bertanya dan bahkan mengalihkan percakapan seputar bulan madu yang gagal.

“Mas Attha mengatakan akan menjadwalkan ulang perjalanan kami. Nenek tunggu kabarnya saja nanti.” Kata Lulu yang seketika meningkatkan mood Nenek Rahma.

“Ya. Kalian harus mengabari Nenek nanti. Tapi ingat, kamu harus benar-benar sembuh sebelum berangkat.”

“Iya, Nek. Mas Attha juga tidak akan berangkat jika aku masih sakit.”

“Ya, aku percaya itu. Dia melindungimu dengan baik. Nenek lega.”

“Nenek tidak perlu khawatir, Mas Attha memperlakukanku dengan baik. Walaupun sikap dinginnya masih susah di rubah, setidaknya Mas Attha menghormatiku.”

“Benarkah? Bagaimana dengan sholat? Apakah dia sudah penasaran?”

“Belum. Tetapi Mas Attha tidak membatasiku untuk melakukan kewajiban, Nek. Bahkan Mas Attha memastikan aku tidak melepas hijabku di luar kamar.”

“Alhamdulillah. Sedikit demi sedikit, semoga dia segera sadar.”

“Sabar, Nenek. Semuanya memerlukan proses.” Tanpa Lulu tahu, Atthara sudah mendengarkannya sejak tadi.

Saat menyelesaikan panggilannya, Lulu terkejut melihat Atthara yang duduk menyilangkan kaki di sofa.

“Kapan Mas kembali?” tanya Lulu seraya mencium punggung tangan Atthara.

“Baru saja. Apa yang kamu bicarakan dengan Nenek?”

“Banyak. Awalnya membicarakan cucu, lalu membicarakan Agnes dan bulan madu.” Jujur Lulu.

Atthara sudah mendengar semuanya tetapi ia sengaja bertanya untuk mengetes kejujuran Lulu. Ia tidak menyangka setiap perkataan yang keluar dari mulut Lulu adalah kejujuran. Tetapi kenapa Lulu masih bisa berbohong. Jika berbohong kepada Ibunya, ia bisa memaklumi. Tetapi untuk hal yang berhubungan dengannya, ia merasa tidak tenang.

“Kenapa kamu berbohong?” tanya Atthara.

“Berbohong? Kapan aku berbohong?”

“Soal kehamilan.” Lulu memikirkan maksud Atthara.

“Aku tidak berbohong, Mas. Hamil itu rezeki dari Allah. Tidak semua orang bisa beruntung langsung bisa hamil setelah berhubungan. Beberapa orang harus menunggu hingga bertahun-tahun untuk mendapatkan rezeki hamil.”

“Mengapa kalian bisa begitu yakin?”

“Ketetapan Allah itu muthlak, Mas. Percaya atau tidak, semua yang kita alami adalah bagian dari takdir. Aku bertemu denganmu juga takdir.”

“Termasuk luka yang kamu alami?”

“Kalau itu musibah, Mas. Musibah adalah bentuk cobaan yang Allah berikan untuk mengukur keimanan. Allah memberikan cobaan itu kepadaku, berarti aku mampu karena Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hamba-Nya.”

Mendengar penjelasan Lulu, ingatan Atthara kembali pada masa kecilnya di mana sang ibu juga pernah mengatakan hal yang sama.

“Kenapa Ibu masih bertahan? Kenapa tidak menyerah saja?” tanya Atthara kecil.

“Ini adalah cobaan untuk ibu, Nak.”

“Cobaan apa yang membuat ibu terus disakiti seperti ini?”

“Nak, cobaan itu tidak akan diberikan melebihi batas kemampuan hamba-Nya. Allah memberikan cobaan ini kepada ibu, berarti ibu mampu melewatinya.”

Atthara kecil menganggukkan kepalanya dan percaya dengan apa yang ibunya katakan. Tetapi kejadian nahas hari itu membuatnya menghapus kepercayaannya kepada Allah.

“Mas?” Lulu menggerakkan tangannya di hadapan Atthara yang melamun.

“Kenapa?”

“Mas tidak mendengarkanku dari tadi?”

“Maaf, kamu mengatakan apa?”

“Ayo makan! Mbak Betty sudah memanggil kita karena makanan sudah siap.”

“Oh! Tunggu sebentar.” Atthara masuk ke dalam kamar mandi dan keluar dengan wajah yang sudah segar setelah mencuci wajah.

Sejak musibah yang diakibatkan Agnes, keduanya sudah terbiasa berbagi kamar. Mereka juga sudah terbiasa tidur dalam satu tempat tidur. Tetapi di antara mereka masih belum terjadi apa-apa karena Atthara yang masih membatasi diri dan Lulu yang memilih menyembunyikan perasaannya.

Selesai makan siang, Atthara membawa Lulu ke ruang kerjanya. Ia menyerahkan surat perjanjian yang pernah mereka tanda tangani sebelumnya.

“Kenapa Mas memberikannya kepadaku? Aku tidak berani menyimpannya.” Kata Lulu.

“Aku ingin mengakhirinya.” Lulu membeku.

“A-apa Mas yakin?”

“Perjanjian kita hanya memberikanmu penderitaan. Dengan mengakhirinya, kamu akan terlepas dariku dan hidup seperti dulu.”

“Aku tidak menderita, Mas.”

“Kalau tidak menderita, bagaimana dengan luka di lengan dan perutmu?”

“Kalau begitu, kenapa Mas tidak bertanggung jawab saja?” tanya Lulu nekat.

“Maksud kamu?”

“Bertanggung jawab atas Lukaku.”

“Dengan cara?” tanya Atthara penasaran.

“Dengan cara menjadi suami yang baik.” Cicit Lulu tersipu.

Ia tidak menyangka bisa mengatakan hal itu. Ia sadar pernikahannya dengan Atthara terikat perjanjian. Tetapi ia dari awal tidak bermaksud mempermainkan pernikahannya sehingga menerima pernikahannya dengan Ikhlas dan mendedikasikan dirinya sebagai istri Atthara. Jika Atthara menolaknya, ia akan merasa sangat malu.

1
Rian Moontero
ndak pa"kak mey,,,dari pada tidak sama sekali,,ditunggu yaaaa,,semangaaat💪💪🤩🤸
erinatan
horang kayah emang beda
erinatan
aku suka wanita tangguh seperti Lulu GK cengeng
erinatan
atthara nama yg bagus
erinatan
lanjut
Melia Andari
hai kk salam kenal, cuma mau tanya, apakah karya ini kk kontrakin?
Meymei: Sal Ken juga kak..
Iya kak, semua karya di kontrakin
total 1 replies
Abd Kadir Taha
bagus dan menarik❤
Meymei: Terima kasih dukungannya kak 🙏🏻
total 1 replies
Abd Kadir Taha
lanjut!
Meymei: Siap kak
total 1 replies
Abd Kadir Taha
dngn senang hati kami setia menunggu, lanjut!
Abd Kadir Taha
ceritanya sangat menarik
Abd Kadir Taha
lulu berkorban demi menyelamatkan panti asuhan, di mana dia di besarkan!
indy
semangat kakak
Meymei: Siap kk 😍
total 1 replies
indy
Rayka dan Rayna dari kecik sudah harus diajari bela diri
indy
siapa nama si kembar?
Meymei: Rahasia hehehe😊
total 1 replies
indy
wah ternyata agnes bikin ulah
Dewi Masitoh
tetap semangat thor
selamat menjalankan ibadah puasa kak🤗
Meymei: Kakak juga 😍
total 1 replies
indy
ditunggu upnya
Meymei: Siap kak
total 1 replies
Dewi Masitoh
semangat kak
Meymei: Siap kak
total 1 replies
Evii Yusuf
lanjutkan
Meymei: Siap kak
total 1 replies
indy
baru menyesal sekarang Athara
Meymei: Biar kapok kak🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!