Alpha CEO hebat yang tak tersentuh setelah patah hati dia tak pernah melihat wanita lagi, namun seorang gadis titipan dari adik dan wanita yang pernah dia cintai mampu mengalihkan perasaannya, lalu bisakah mereka bahagia? Akankah rumah tangganya itu berdiri dengan kuat tanpa goncangan???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shakila kanza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ingin Tes DNA
Seminggu kemudian.
Setelah hari itu Shafa lebih banyak diam, Shafa masih di rawat di rumah sakit dan Alpha sering pergi di siang hari untuk bekerja, malam hari baru akan kembali, Shafa merasakan perubahan sikap Alpha semakin jauh semenjak kehamilannya.
Keduanya pun jarang berbicara sejak hari itu karena Shafa lebih suka memejamkan mata saat Alpha tiba, Shafa memilih diam dan Alpha pun tak merayu dirinya.
Dokter datang memeriksa Shafa tepat saat Alpha masuk setelah bekerja. Alpha pun menayangkan bagaimana perkembangan kesehatan istri dan bayi yang di kandungnya.
"Bagaimana perkembangan istri saya dok?" Ucap Alpha.
"Sudah membaik besok bisa pulang. Tapi tolong jaga betul karena masih riskan. " Jelas Sang Dokter.
"Ah syukurlah kalau begitu." Ucap Alpha tersenyum lalu menatap Shafa yang masih terlihat tidur nyenyak di tempatnya.
"Dok, sebelum keluar bisakah saya minta cek DNA terlebih dahulu??" Tanya Alpha sedikit ragu, namun untuk menyakinkan dirinya Alpha ingin ini tetap di lakukan.
"Anda kenapa bisa ragu??" Dokter justru heran pada Alpha.
"Kita bisa cek kesuburan anda dan istri juga jika kondisi janin bisa tidaknya untuk kita ambil sampelnya. " Jelas Sang Dokter.
Alpha terdiam berharap Shafa tertidur dengan benar, lalu kembali memohon pada Sang Dokter karena ini menyangkut bagaimana hubungan rumah tangganya selanjutnya.
"Jika yang anda mau itu untuk mengetahui garis keturunan seperti yang anda maksudkan, bisa dilakukan dengan tes DNA. Tes DNA lebih sering dilakukan setelah bayi lahir, bisa dengan sampel darah, rambut, air liur, maupun jaringan lainnya. Ini akan lebih aman sebenarnya, anda bisa bersabar sedikit hingga 5 bulan ke depan." Terang Sang Dokter namun Alpha masih menggengkan kepala tak setuju jika terlalu lama, Oma akan menekan dirinya terus bahkan mungkin menikahkan dengan wanita pilihannya karena sampai pagi tadi Oma masih menghubungi dirinya dan terus meminta tes DNA segera.
Oma masih yakin jika Shafa hamil dengan pria lain, meski Alpha sadar Shafa hampir selalu bersamanya namun dirinya ingat jika sempat pergi ke Indonesia lebih dulu sebelum Shafa dan Adam juga Kenzie kembali ke Indonesia.
"Bukan kah ada Tes DNA sedari bayi dalam kandungan Dok???" Tanya Alpha mendesak sang Dokter.
"Yah mang untuk saat ini tes DNA pun sudah bisa dilakukan sejak bayi masih dalam kandungan. Tes DNA pada janin yang masih dalam kandungan dilakukan dengan sampel air ketuban maupun sampel jaringan plasenta. Namun tes DNA saat masih dalam kandungan memiliki resiko yang lebih besar, diantaranya adalah meningkatkan resiko keguguran. Anda yakin mau melakukannya padahal kita tau jika istri anda baru saja pulih begitu juga bayi dalam kandungannya??" Sang Dokter masih setia pada keberatannya.
Alpha terdiam ini berat namun jika tidak di lakukan dan menunggu lagi juga terlalu lama pikirnya bingung.
"Saya mohon pikirkan baik-baik, atau kita cek dulu kesuburan anda jika memang tidak subur baru kita bisa melakukan Tes DNA. " Rayu sang Dokter agar Alpha berubah pikiran.
Alpha terdiam sesaat lalu mengangguk, "Baik lakukan secepatnya Dok." Ucap Alpha lalu mereka pun keluar dari ruangan itu.
Shafa langsung membuka mata yang sedari tadi sudah berkaca-kaca, mengapa setega itu Alpha berpikir picik tentang kesetiaan dan kehormatannya.
"Keterlaluan kamu Kak." Kata Shafa lalu menghubungi Zea mereka pun bercakap-cakap selagi Alpha tak ada di dalam.
"Terimakasih Kak Zea, Please bantu aku kali ini saja." Ucap Shafa lalu menutup telfonnya.
***
Maaf Up malam hari mungkin, entah kapan sampainya tapi ku mohon jejak manisnya ya. 🙏🤗🤗😍
Selain untuk mengetahui garis keturunan, tes DNA juga bisa dilakukan untuk mendeteksi adanya resiko penyakit tertentu.
masa sudah bau tanah senengnya cucu TDK bahagia.