Ketika hidupnya akan berakhir tragis dari pria yang ia cintai.Ia seketika terbangun dan bereinkarnasi ke 10 tahun yang lalu.Dimana ia bisa mengulang kembali ke kehidupannya yang dulu.
Disaat itu,ia memiliki kesempatan yang ingin merubah nasibnya dan membalaskan semua perbuatan busuk dari pria yang selama ini ia cintai.Karena pria itu telah mengkhianati ketulusannya dengan berselingkuh dan merebut seluruh aset kekayaannya.
Apa yang akan dilakukan seorang nona muda bernama Alena,untuk membalaskan dendamnya pada pria itu??Dan juga kedua orangnya tuanya yang hidup menjadi parasit dalam kehidupannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mitha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
Disaat Gea dan Tisa akan pergi meninggalkan Alena.Mobil yang ditumpangi Toni dan Jena pun berbalik arah dan berhenti tepat didepan Alena.
Membuat Alena langsung tersenyum sambil melirik ke arah Gea dan Tisa.Sementara mereka berdua seketika syok ketika mobil Alena benar-benar kembali.Setelah ia menghubungi sang ayah untuk membereskan Toni dan Andi ayahnya.Yang sudah meninggalkan Alena begitu saja.Tanpa membiarkan Alena menggunakan mobil pribadinya.
"Benarkan kata ku?Ck.." sahut Alena sambil menoleh ke arah Gea dan Tisa yang masih sambil tersenyum puas.
Sebelum Gea akan bicara,Toni dan Jena pun keluar dari mobil tersebut.Begitu juga dengan Andi yang keluar dengan wajah begitu paniknya.
"Alena,silahkan masuk.Maaf paman meninggalkan mu begitu saja." ucap Andi dengan wajah paniknya.
Alena pun hanya melirik tajam ke arah Andi.
"Tidak semudah itu aku memaafkan mu,paman Andi." ujar Alena seraya langsung masuk kedalam mobilnya.
Sedangkan Toni pun hanya memilih diam dan tak berkutik.Dan Jena hanya memandang Alena dengan perasaan yang begitu kebingungan.Sebab ia tidak mengerti kenapa mobil yang dianggap milik Toni.Justru harus berbalik arah dan membiarkan Alena menumpangi mobil tersebut.Sementara Toni terlihat tak banyak bicara dengan kepala menunduk.
"Jika kau berani memakai mobil ku lagi,aku tidak akan segan mematahkan kedua kaki mu.Termasuk kaki kedua orang tua mu juga." ujar Alena memberi peringatan sambil menutup pintu mobilnya dengan cukup keras.
Yang diikuti Andi memasuki mobil tersebut dan langsung meninggalkan mereka begitu saja.
Kini Jena memandang Toni dengan tatapan yang begitu marah.
"Toni,cepat jelaskan.!Kenapa hal ini bisa terjadi?Kenapa Alena lagi-lagi bertingkah seolah dia majikan mu??Apa yang sebenarnya kau tutupi dari ku?" tanya Jena yang seketika marah dan meluapkannya pada Toni.Karena ia benar-benar tidak terima dengan tindakan Alena yang membuatnya bingung.
"Jena benar,siapa sebenarnya Alena??Kenapa setelah dia menghubungi yang dia sebut ayah.Mobilmu seketika berbalik arah dan membiarkan Alena yang menaiki mobil mu?Bahkan sopir mu juga seperti orang yang tidak berkutik.Langsung tunduk pada Alena." sahut Gea yang ikut merasa bingung.
"Tenang Jena,aku tahu kau pasti tidak terima dengan perlakuan Alena tadi.Tapi ini pasti ada alasannya." ujar Toni mencoba menjelaskan pada Jena.
"Alasan apa lagi?Aku benar-benar muak dengan tingkahnya.Cepat katakan,apa yang kau sembunyikan dari ku?Siapa Alena sebenarnya?Apa jangan-jangan Alena memang majikan mu,dan kau sendiri pembantunya?" tanya Jena yang merasa tidak puas dengan jawaban Toni.Dan memaksa Toni agar berkata jujur.Sebab ia sangat mencurigai Toni.Yang terlihat seperti sedang menyembunyikan sesuatu darinya.
"Aku tidak menyembunyikan apa pun dari mu,Jena.Dia memang pembantu ku,aku tidak bohong." jawab Toni berusaha meyakinkan Jena.
"Lalu,tadi itu apa?Jelaskan kenapa??" tanya Jena semakin kesal dengan jawaban Toni.Yang semakin berbelit-belit.
"Dia,dia sebenarnya.." ujar Toni yang mulai kebingungan bagaimana harus memberikan alasan yang tepat pada Jena dan kedua temannya.
(Alena,sialan..Lagi-lagi kau mempersulit ku.Kali ini aku tidak akan tinggal diam.) batinnya sesaat.
"Ayo,cepat katakan Toni.Aku tidak mau kau membuang-buang waktu ku.!" sentak Jena yang memaksa Toni untuk menjelaskan semuanya.
sampe emosi banget bacanyaaaaaaaa
semangat alena
terus si Toni itu gimana, jangan sampe dia berpesta pora di villa yang bukan miliknya. sadar diri Toni kau itu cuma anak majikan berserta kedua ortumu 😏🔥😈🔥😈