NovelToon NovelToon
BUKAN MENIKAHI CEO TAPI MENIKAH DENGAN SEORANG PELAYAN

BUKAN MENIKAHI CEO TAPI MENIKAH DENGAN SEORANG PELAYAN

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Tamat
Popularitas:9.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: kan

Kim Ana pergi ke sebuah Club karna merasa patah hati sudah di khianati oleh pacar dan sahabatnya hingga membuat dia depresi dan memutuskan untuk minum.

Karna Ana mabuk,Sarah Fang memutuskan untuk memesan kamar untuk sahabatnya karna dirinya harus ke rumah sakit dan tidak tega untuk meninggalkan sahabatnya sendirian.

Malam itu,menjadi malam yang panjang untuk Ana.ketika bangun sudah mendapati dirinya tidak mengenakan pakaiannya.

Ana pun menikah dengan Pria yang sudah mengambil kesuciannya.

Siapa sangka bahwa itu adalah permulaan untuk kehidupan Ana yang akan membawanya kepada kebahagian yang tiada batas.

Arian Li pewaris keluarga Li sekaligus Ketua Mafia yang di takuti di Negara itu.
Pertama kali pulang kembali ke negaranya
Setelah sekian lama,Arian harus menikah dengan wanita yang sudah ia ambil sesuciannya dan Wanita itu juga mengira kalau dirinya seorang pelayan.

Bagaimanakah Cara Arian memberi tahukan Pada Ana bahwa dirinya adalah seorang tuan muda..?

penasaran .....???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DEBAT

Arian dan Rafael berbalik dan mendapati Carlson yang sudah berdiri di hadapan mereka dengan senyum yang terukir di wajahnya.

"Ngapain lo di sini...?"ucap Rafael yang kini melihat Carlson yang sudah duduk di kursi di depan mereka.

"Gue bosan,Fania ada di rumah sakit lagi operasi pasien,karna gue ngga ada yang nemenin jadi gue ke sini,ternyata kalian udah masak makan malam kebetulan gue belum makan malam,jadi bisa dong makan malam bareng kayak tadi siang"ucap Carlson sambil tersenyum.

Rafael mengernyitkan alisnya lalu berkata.

"Ngga2,masa gue yang udah susah payah masak,terus lo mau enak2 makan ngga adil dong itu"ucap Rafael tidak terima.

Di sela2 perdebatan mereka,Ana keluar dari kamar dan menghampiri ketiga pria yang sedang berada di dapur.

"Wah....,kak Rafael udah selesai masak..?"ucap Ana saat sudah berada di depan meja makan.

Mereka semua berbalik dan mendapati Ana yang tersenyum senang melihat begitu banyak makan di atas meja.

Carlson yang melihat hal itu tersenyum,kemudian berbicara membuat Rafael membulatkan matanya sedang Arian hanya memandangi kedua sahabatnya itu dengan tatapan datar.

"Kakak ipar,aku boleh makan malam bareng kalian ngga...?"ucap Carlson membuat Rafael membulatkan matanya

"ngg....."ucap Rafael yang terpotong karna Ana sudah berbicara.

"Boleh dong,"ucap Ana membuat Rafael membulatkan matanya tidak percaya.

Carlson pun tersenyum penuh kemenangan di depan Rafael.Rafael jadi mengingat kapan dia pernah mengalami kejadian yang seperti ini.

Rafael pun melihat Arian yang hanya diam dan memberikan tatapan datar padanya.

Rafael menatap Arian dengan tatapan meminta bantuan tapi Arian tidak memperdulikannya.

Rafael pun pasrah,Dia jadi ingat tadi siang saat Arian tidak mengijinkannya untuk menginap dan dia malah meminta peesetujuan Ana,Rafael jadi tau begini yah perasaan Arian saat dirinya harus menerima keinginan sang istri.

Arian dan Ana duduk berdampingan begitupun dengan Rafael dan Carlson.

Mereka makan bersama dengan sesekali Carlson bercanda dengan Ana.Sedang Arian dan Rafael memakan makanannya dengan lahap tampa ingin memedulikan Carlson yang sesekali menyindir mereka.

Tiba2 Arian berbicara membuat Ana menghentikan tangannya yang ingin mengambil Air minum di depannya.

"Besok aku akan pergi bekerja"ucap Arian tiba2 membuat Ana menatapnya.

"Kau tidak masalahkan sayang..?"ucap Arian membuat Ana langsung menggelengkan kepalanya.

"Tidak,"ucap Ana sambil menundukkan kepalanya membuat Rafael dan Carlson ikut menyimak pembicaraan suami istri itu.

"Jika kau tidak mau aku pergi,aku tidak akan pergi,Aku akan tinggal bersamamu di sini"ucap Arian membuat Kedua sahabatnya itu seperti menonton siaran langsung adegan romantis.

Sebenarnya Ana tidak mau Arian jauh darinya tapi,kalau tidak bekerja bagaimana mereka akan menghidupi buah hati mereka nanti.

"Tidak apa2,Kau bisa pergi kerja besok,lagi pula kalau kau tidak bekerja bagaimana kau akan menghidupiku dan anak kita nanti."ucap Ana polos membuat Carlson dan Rafael tersedak makanan yang mereka kunyah.

Uhuk...uhuk...uhuk..

Rafael dan Carlson langsung meminum gelas yang berisi air minum yang berada di hadapan mereka.Sedang Arian mematung mendengar penuturan istrinya yang begitu memikirkan soal kehidupan mereka kedepannya.

'Astaga kakak ipar,kau polos sekali,bahkan jika Arian tidak bekerja selama 1 tahun dia tidak akan jatuh miskin tapi kakak ipar malah berfikir seperti ini'ucap Rafael dalam hati setelah minum air dan menaruh gelas yang sudah kosong di hadapannya.

'Astaga Arian,kau betul2 menikahi gadis polos'ucap Carlson dalam hati menatap Arian yang masih mematung akibat perkataan Ana.

Arian segera tersadar dari ke terkejutannya dan tersenyum kecil.

"Baiklah aku akan pergi kerja besok,Aku akan mengantarmu ke rumah ayah dan ibu jika kau tidak ingin sendirian di rumah"ucap Arian.

Mendengar Arian menyebut ayah dan ibunya mengingatkan Ana saat sang Ayah baru saja menelfonnya tadi saat sebelum keluar dari kamar.

"Ah iya,aku juga ingat kalau ayah bilang kita harus menghadiri pesta pernikahan keluarga Mo dan Liu Beberapa hari lagi,jika kak Arian tidak ingin pergi maka tidak usah,aku juga malas jika harus pergi ke pesta seperti itu"ucap Ana.

"Kita akan pergi,Jadi istriku memakai baju yang paling bagus"ucap Arian sambil mengelus pipi Ana lembut.

Rafael yang melihat hal itu,jadi berbicara membuat Arian menatapnya malas.

"Woi....,ingat di sini masib ada orang,Kalau udah mesra mesraan jadi lupa tempat ya,ngga tau apa kalau di sini masih ada orang yang belum nikah"ucap Rafael membuat Arian menarik tangannya dari pipi sang istri.

"Dan juga orang yang baru patah hati"sahut Carlson membuat Rafael menengus kesal dan berniat menendang kaki Carlson tapi malah kena kaki kursi.

"Aduuuuh.."ringis Rafael saat kaki menendang kaki kursi yang di duduki oleh Carlson.

"Rasain,makanya jangan berniat buruk pada seseorang yang berkata benar"ucap Carlson membuat Arian tertawa,sementara Ana hanya tersenyum kecil.

"Kambi*g lu pada mah,"ucap Rafael yang hanya membuat Carlson dan Arian tertawa semakin keras.

Setelah sesi Arian dan Carlson yang tertawa lepas,Akhirnya mereka pun makan dengan hanya ada keheningan.Setelah selesai makan Arian,Ana dan Carlson pun keluar dan menuju ruang tamu meninggalkan Rafael yang tengah membersihkan meja makan sambil sesekali mengumpat pada kedua sahabatnya itu.

Setelah selesai Rafael pun keluar ke ruang tamu mendapati hanya ada Ana dan Arian di sana.

"Carlson mana...?"tanya Rafael saat sudah duduk di sofa tunggal sementara Arian dan Ana duduk di sofa Panjang.

"Pulang...,katanya Fania minta di jemput "ucap Arian yang begitu fokus pada tv.

"Cih...,dasar bucin"ucap Rafael membuat Arian menatapnya.

"ngga nyadar diri bang"ucap Arian kemudian kembali fokus pada tv.

"Lo juga ngga nyadar"ucap Rafael yang hanya membuat Arian tersenyum kecil.

"Kak Arian,aku mau masuk kamar duluan ya,soalnya udab ngantuk"ucap Ana manja yang langsung di angguki oleh Arian.

Cup

Arian mengecup kening sang istri kemudian tersenyum yang juga di balas senyuman oleh Ana.

"Good Night,My Wife"ucap Arian.

Cup

Ana pun mencium pipi Arian membuat Rafael mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Good Night,Too My Husband"ucap Ana kemudian memasuki kamar dan menutup pintu meninggalkan Arian dan Rafael di ruang tamu.

"Bisa ngga sih,lo ngga pamer kemesraan di depan Gue yang lagi patab hati ini"ucap Rafael membuat Arian terkekeh.

"Itu mah urusan mu"ucap Arian membuat Rafael hanya mampu memutar bola matanya malas.

"Gue mau pinjam barang itu"ucap Rafael membuat Arian fokus padanya.

"Yang mana..?"ucap Arian kini menatap Rafael yang juga menatapnya.

Rafael pun tersenyu membuat Arian jadi berfikir bahwa Anak ini menginginkan sesuatu yang sulit untuk dia berikan pada orang lain.

"Gue mau pinjam...."ucap Rafael yang langsung di potong oleh Arian.

"Ngga2,yang itu tidak boleh"ucap Arian membuat Rafael memasang wajah cemberut seperti anak kecil.

"Gue belum selesai ngomong Ran"ucap Rafael.

"Gue tau lo mau minta yang itu kan,ngga boleh Carlson yang minta saja,aku tidah berikan apa lagi kamu"ucap Arian dengan serius.

"Lah Ran,lo kan yang bilang gue harus potong2 mereka jadi gue butuh tuh barang"ucap Rafael kekeh.

"Tidak,lagi pula siapa yang meminta padamu kalau kau harus memotong mereka,aku hanya meminta padamu untuk menghabisi mereka"ucap Arian tidak mau mengalah.

"Lah Ran,ngga seru dong kalau gitu"ucap Rafael masih tidak mau menyerah.

"Tidak,aku akan meminjamkan yang lain tapi tidak dengan itu"ucap Arian membuat Rafael greget sendiri.

"ngga seru lah Ran,kalau cuma pake pistol browing doang,kalau pakai pistol browing cuma kena di kepala habis itu mati,kalau pakai itu kan bisa di potong2 Ran"ucap Rafael tidak mau kalah.

"kalau gitu pakai bom aja sana,biar hancur berkeping keping sekalian."ucap Arian masih kekeh dengan pendiriannya.

"Lah Ran.....,cuma untuk hari itu doang kok,Ya..ya...ya"ucap Rafael merenggek.

"Tidak,"ucap Arian kemudian pergi meninggalkan Rafael sendiri di ruang tamu.

"pelit amat dah"ucap Rafael menatap kepergian Arian dengan kesal.

'Dasar Arian,sekali bilang 1 tetap 1,sekali bilang tidak tetap tidak,ish dasar pelit'ucap Rafael dalam hari kemudian memasuki kamar tamu dan tidur.

Pagi menjelang Arian dan Ana sudah bangun dari tidurnya.Ana mandi lebih dulu baru kemudian Arian,Saat Ana keluar dari kamar dan berniat pergi ke dapur untuk membuat kopi tiba2,ada seseoran g yang menepuk bahunya dan Ana pun berbalik kemudian....

AAAAAAA

.

.

.

.

.

.

.

.

.

HALO SEMUANYA,TERIMA KASIH KARNA UDAH SETIA NUNGGU AKU UP YA.

AKU JADI MAKIN SAYANG DEH AMA KALIAN SEMUA DAN UNTUK PEMBACA SETIA TERIMA KASIH YA.AKU DOAIN BIAR KALIAN SEMUA HAPPY TERUS DAN JUGA BIAR KALIAN NGGA BOSAN BACA CERITA AKU INI.

SELAMAT MEMBACA

SALAM SAYANG DARI AKU😉😉

1
Candra Aza
Biasa
Marlina
syukaaa
Salsa Billa
q bca ulg Thor walau dngn aqun brbda ya walau author slh satu author tbst cuma sdh gk brkrya lgi d sini y thor
Dwi Sutriani
gw baca nya Kismo 😭
Dewi Kijang
krten nih lanjut
Dewi Kijang
lanjut terus thoor tetap semangat ya
Dewi Kijang
lanjut
Dewi Kijang
keren nihh lanjut saya hadir 😁😁😁😁niii
Elia Zainuddin
bagus.menarik
Akunkedua Hwang
typo Thor 😂
runma
😍😍😍🥰
runma
🤣🤣🤣
Ida Blado
lgian ya jdi org kok bego bgt,udah nikah sembunyi2 ,,, ydah lakinya jg kga jujur,,,tpi pling bikinngedeg ya si ana,,,bego nya gk ketulungan,mentang2 dirinya nyamar jdi org kismin lantad menilai org sama kisminnya,hnya krn melihatnya bekerja seperti pelayan
Ida Blado
ana anak orkay tpi jatuhnya keknorg kismin ketemu orkay
Rentina Sitohang
gua balik lagi guys🤣

kmrin ini kubaca pas tahun 2020
skrang udh 2022🤣🤣
💟노르 아스마💟
seryuuuuuu
💟노르 아스마💟
beartu ini kisah bergenre funny romance ...
💟노르 아스마💟
murid magicion ini Arian...
tgu lah pembalasan utk mu Kevin cs
Marlina
Arian : siapa yang mengajarimu merayu seperti itu

Kimso : kak Rafael

Arian : Kau MAU SAJA DI SESATKAN OLEH SETAN ITU
Desi Arisandi
ach suka visual nya Rafael song joong ki 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!