NovelToon NovelToon
Cruel CEO

Cruel CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:90k
Nilai: 4.7
Nama Author: pera

Amalia, Anak gadis yang bekerja di salah satu perusahaan ternama diKota itu, keberuntungan telah berpihak kepadanya karena dengan ini dia akan mampu membayar utang budi kepada Pamannya yang telah merawat dirinya selama dia kecil hingga sekarang, Amalia adalah sosok gadis cantik dan periang, senyuman indah akan melelehkan kaum hawa. Amalia telah bekerja keras selama beberapa tahun ini dan akhirnya bisa mencapai ke tahap ini, yaitu posisi sekretaris bos keduanya. Walau sekretaris kedua Amalia tetap bersyukur.

Hingga suatu hari Amalia di kagetkan kedatangan mamah yang tidak lain istri paman nya, mendorong Letizia agar mau menjadi istri pria kaya, agar bisa menolong, usaha mereka yang lagi di ambang kebangkrutan. Amalia menolak apa lagi dia tidak mengenal pria yang akan menjadi Suaminya. Jihan mamah Amalia, membujuk Amalia dan mengimingi perkataan yang meluluhkan hati Amalia. Dengan berat hati Amalia menerima dan pasrah.

APAKAH AMALIA BERHASIL MENJALANI RUMAH TANGGA BARUNYA ATAU TIDAK??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Peter berang

Peter membawa Amalia kembali ke dalam ruang inapnya. Peter merebahkan Amalia sangat lembut, Amalia memperhatikan Peter cara memperlakukannya beda dari awal mereka bertemu. Amalia tetap berusaha tenang dengan perlakuan Peter kepadanya mengingat mereka akan segera bercerai tidak akan lama lagi.

"kamu istirahat lah, jika kamu membutuhkan sesuatu panggil saja aku," ucap Peter lembut. Amalia hanya menundukkan kepalanya saja tidak berani menatap wajah Peter.

Peter keluar dari ruangan inap Amalia dengan perasaan membuncah di dadanya. Pikiran Peter kkali ini sangat rumit perasaannya yang tidak karuan Ditambah lagi dengan Amalia yang sakit saat ini. Peter pergi menuju taman rumah sakit di sana Peter, menenangkan pikirannya yang kalut dan rumit.

"Apa yang harus kulakukan sekarang begitu banyak masalah datang kepadaku ditambah lagi Amalia saat ini sedang sakit" , tanpa sadar Peter menitikkan air matanya.

"Ini semua gara-gara kamu Jennifer jika bukan karena mu, aku tidak akan pernah mengalami ini semua dan lihat saja aku tidak akan pernah memaafkanmu" geram Peter sambil meninju bangku besi milik rumah sakit dan membuat tangan Peter memerah dan langsung biru.

Di ruangan inap Rumah Sakit Amalia sedang diperiksa oleh dokter, Amalia mendapat pengobatan terbaik yang diberikan atas perintah Peter. Dokter yang bernama Riani itu sangat cekatan memeriksa Amalia.

"Dokter apa penyakitku masih bisa disembuhkan," tanya Amalia diselah pemeriksaannya. Dokter tersebut hanya tersenyum karena atas perintah Peter kemarin bahwa apapun yang mengenai bersangkutan dengan Amalia tentang penyakitnya ini tidak diberitahukan cukup diperiksa saja dan diberi obat.

"Nona muda Anda tidak apa-apa, tapi hanya saja untuk sementara waktu Nona dirawat di sini untuk diberi perawatan yang lebih baik lagi agar kesehatan nona pulih," jawab sang dokter sambil tersenyum. Amalia tidak bertanya lagi dan hanya tersenyum miris saja mendengar jawaban sang dokter yang tidak masuk akal baginya, tapi Amalia tahu bahwa ini adalah pekerjaan dari Peter agar supaya tidak memberitahukan tentang riwayat kesehatannya kepadanya.

Peter membuka pintu dan melihat Amalia sudah selesai diperiksa, dokter dan para perawat memberi hormat kepada Peter.

"Selamat pagi tuan muda Peter...!" sapa mereka. Peter hanya menundukkan wajahnya dan menatap Amalia kembali.

"Bagaimana perasaanmu Amalia," tanya Peter sambil menatap wajah Amalia dingin.

"Aku baik-baik saja kalau bisa hari ini aku ini pulang," jawab Amalia pelan dan wajahnya menunduk tidak berani menatap Peter. Peter menatap para medis yang ada di situ dengan tatapan dinginnya. Dokter dan perawat tersebut paham arti tatapan dari Peter mereka langsung pamit keluar. Peter mendekati Amalia.

"Aku tahu kamu sudah mengetahui penyakit mu ini, tapi kamu harus tahu penyakitmu ini kapan saja bisa membahayakan dirimu. Ikuti saja pengobatan ini dan jangan pernah membantah sedikitpun," ucap Peter dingin sambil tatapannya terhadap Amalia sedikit tajam.

"Aku tidak butuh pengobatan ini," Jawab Amalia lirih. Peter sedikit berang dengan jawaban Amalia. Peter mengusap wajahnya kasar lalu di tatapnya Amalia dengan nafas yang sedikit memburu.

"Apa kau tidak mempunyai akal sehat, Kamu ingin mati karena itu kamu tidak mau melakukan pengobatan ini," bentak Peter. Amalia tidak menjawab pertanyaan Peter karena jantungnya saat ini sangat kuat akibat bentakan Peter barusan.

"Apa Kau tidak mendengarkan aku...!", tanya Peter lagi.

1
Salmah Salmah
cerita apa ni belum habis ceritanya sdh tammat rugi ja baca
Lee II
Kecewa
Anonymous
Knapa cerita nya tidak selasai
Desi Maharani Maharani
bikin bucin dong thorr
Desi Maharani Maharani
lanjut ya ...aq like kok
Best
follback ya kak
Best
boom like dan rate mendarat kakak... jangan lupa baca cerita aku ya kak... di like dan di rate juga ya kak 😌💃🥰
Best
semangat kak
Best
aku baca terus nih...
Best
wew....
Best
hi kak... aku mampir
Akame(i like banana🍌🌝)
back kk author 😉🙏
Anissa
semangat thor☺🥰
Srikandi Hayaka
Hallo kk, omah sdh mampir nih...boomlike n 5 rate siap meluncur nih...
ZILATULL🐊
lanjuttt kak nov
pera: Thank to u beb
total 1 replies
✪ Kayla ✪
lanjut Thor semangat 💪💪 semangat terus
pera: Trims yo u beb
total 1 replies
✪ Kayla ✪
😭😭😭😭😭😭😭 nyesek banget Thor huuuuuuaaaaaa 😭😭😭😭
Mei
Semangat kak
pera: makasih beb
total 1 replies
Samsiah Ajh
mana lanjutan nya thorrr \ku menunggu
pera: Trims say cinta kamu
total 1 replies
¥~🍭Naa_Liana🍭~¥
Uppp semangatt
pera: Trims say cinta kamu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!