NovelToon NovelToon
Sistem Reinkarnasi Lucia

Sistem Reinkarnasi Lucia

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Crazy Rich/Konglomerat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Masuk ke dalam novel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Chicklit
Popularitas:103.1k
Nilai: 5
Nama Author: Indirani

🏆 Juaranya 2 Lomba Tema Chiklit - Wanita Kuat S3

Aku Lucia. Seorang agent peringkat SSS di sebuah organisasi yang mengembangkan Sistem Reinkarnasi dunia modern di masa depan.

Masalah muncul pada dunia kecil yang terus bermunculan akibat manusia terus membuat novel dan komik.

Aku sebagai salah satu agent menjalankan reinkarnasi dan memainkan peran untuk mengubah isi novel atau komik karena permintaan dan ketidakpuasan pemeran pendukung pada bagian akhir cerita.

Aku bersama Momo si pendamping sistem menjelajahi berbagai dunia kecil dan dengan cepat meraih peringkat tinggi di organisasi.

"Nona, ada misi lagi. Wah, hadiahnya besar sekali kalau bisa menyelesaikan dengan peringkat sss."
Aku mendorong Momo ke pinggir hingga dia terjatuh karena kucing gemuk itu menutupi layar.

"Menjelajahi dunia kecil dan membersihkan sampah-sampah ini. Misi yang begitu mudah dengan hadiah yang besar."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

"Aku akan pergi untuk sementara waktu. Restoran Bintang aku serahkan padamu."

Tulisan Lucia pada secarik kertas dibaca bersamaan oleh Frans dan Lukas. Mereka saling berpandangan dan menghembuskan napas karena kepergian Lucia yang tiba-tiba.

Sambil merasa menyesal Frans berputar-putar dan tergeletak di kursi. "Huuuu, kalau begitu aku akan berpisah dengan si manis. Berapa lama lagi waktu mereka akan pergi?" Frans mulai merengek tanpa air mata.

Lukas juga menghempaskan tubuhnya di kursi. "Apa kau tidak penasaran sebenarnya asal dari Lusiana?"

Frans menghentikan sandiwaranya dan berbalil menatap Lukas dengan serius. "Aku rasa dia tidak berasal dari Kerajaan Salvavor. Aku sudah memeriksa semua rahasia tersembunyi dari Guild Informasi, tapi aku tidak bisa menemukan Lusiana."

"Lalu, bagaimana dengan Kerajaan lain?"

"Selama 3 tahun ini memangnya aku tidak melakukan itu? Guild Informasi kita ini mencakup hampir semua wilayah. Tentu saja aku sudah memeriksa semua Kerajaan dan tidak ada petunjuk tentang Lusiana."

"Tapi Frans, bagaimana jika dia memang berasal dari Kerajaan kita? Bagaimana jika dia ternyata menyamar."

Frans bangkit dari duduknya. "Ah, kau benar juga." Dia segera kembali ke meja kerja dan menulis sesuatu di secarik kertas. Siulan dari mulutnya berbunyi dan seekor burung elang hinggap di jendela. "Bawa surat ini ke ayahku," perintah Frans pada burung yang segera terbang untuk mengantar surat.

Lukas penasaran apa yang ditulis Frans sehingga dia pun bertanya. "Memangnya apa yang kau tulis?"

"Aku bertanya pada ayah apa dia menjual ramuan ajaib pengubah bentuk pada orang lain. Selain kau, sepertinya ayah tidak akan menjual ramuan itu sembarangan. Kalau tidak dia akan dibakar di alun-alun kota karena di cap sebagai penyihir."

Selama mereka berpikir keras, Lucia mengendarai kuda untuk pergi ke kediaman Lamboerge. Momo yang terhuyung-huyung saat duduk di kuda mulai mengomeli Lucia.

"Nona, kenapa tidak menggunakan cincin ruang dan waktu saja. Kenapa harus menempuh perjalanan yang jauh ini dengan kuda?"

"Kau tidak tahu ya kalau Sistem Reiknarnasi sedang pemeliharaan dan cincin itu berada di dalam sana. Dalam waktu beberapa hari biasanya akan segera selesai. Tapi kita tidak ada waktu untuk menunggu."

Momo merasa pusing dan merasa ingin muntah karena goncangan kuda sehingga Lucia harus menepikan kuda dan berhenti sebentar untuk membiarkan Momo muntah di dekat pohon.

Lucia memutar otaknya agar Momo tidak menjadi hambatan dalam perjalanan. Lucia merogoh sesuatu di kocek nya dan itu adalah obat tidur yang akan membuat seseorang tidur dari empat hari sampai satu minggu.

Jika Momo tertidur tentu dia tidak akan muntah tapi bagaimana akan membawanya?

Lucia melihat tas karung yang dibawanya dan berpikir itu bisa menjadi tempat Momo sementara. Seperti rencana Lucia Momo meminum obat tidur dan Lucia memasukkan Momo ke dalam kantung makanan tadi.

Dia pun berkuda siang dan malam hampir tanpa istirahat. Terkadang dia hanya tidur 2 jam sehari agar lebih cepat sampai di kediaman Lamboerge.

Lucia menempuh perjalanan yang biasanya memakan waktu 10 hari menggunakan kuda dia tempuh hanya dalam waktu 5 hari. Tepat saat Momo bangun mereka sudah tiba di wilayah Lamboerge.

"Aku benci berangkat dengan kuda. Seharusnya kemarin setelah aku memakai cincin itu Nona tidak mengembalikannya ke sistem."

Lucia menghibur Momo dan mengatakan bahwa mereka sudah tiba di kediaman Lamboerge juga sistem yang dalam pemeliharaan kini bisa digunakan kembali.

Lucia menyimpan kudanya di istana jasmine. Dia bergegas menuju tempat tinggal ayahnya. Penjaga pintu di depan kediaman bicara. "Nona, Tuan Duke pergi sekitar satu jam yang lalu ke istana."

Lucia segera menjauh dari kediaman dan mengambil cincin ruang dan waktu. Dalam waktu singkat dia dan Momo pun menghilang dan tiba di Istana Kerajaan Salvavor. "Duke pasti sudah tiba di istana duluan."

"Eh, siapa kamu?" Teriak seorang pelayan yang berlari menghampiri Lucia. Rambut hitam bergelombang, kulit putih cerah dengan wajah yang bisa membalikkan kerajaan. Mata biru cerah seperti cerahnya lautan.

"Ah, maafkan saya Nona. Saya kira anda penyusup." Pelayan itu menundukkan tubuhnya dan memohon maaf pada Lucia. "Ah, Nona pasti tersesat ya? Apa Nona ingin bertemu Duke Lamboerge dan Raja?"

"Ah, iya benar aku tersesat. Aku terlambat datang karena ada sedikit masalah pada kereta kudanya."

"Kalau begitu mari saya antar ke ruang aula kerajaan." Pelayan itu menunjukkan jalan menuju aula kerajaan. Untungnya Lucia bertemu dengannya, jika tidak akan butuh waktu lama untuk bertemu Raja dan Duke karena dia harus mencari lebih dulu ruang pertemuan mereka.

Pintu aula kerajaan memang tidak di tutup saat itu. Mereka melihat Duke Lamboerge menolak permintaan Raja dan membuat Raja Salvavor berdiri marah.

"Tidak bisa menikah? Memangnya putrimu akan menikah dengan siapa kalau bukan dengan salah satu anakku?"

"Bukankah waktu itu dia setuju untuk menikah dengan salah satu anakku? Bahkan Ratu juga sudah bicara dengannya dan dia dengan senang hati menerima pinangan Ratu."

Duke Lamboerge menjawab dengan tegas. "Kebahagiaan putriku di atas segalanya. Dia menjawab demikian karena tidak ingin merusak nama baik Raja yang saat itu dengan terang-terangan mengajukan lamaran di hadapan semua orang."

"Kau..." Belum sempat Raja membalas ucapan Duke, Lucia datang kesana dan dengan sedikit lancang dia mengeluarkan kata-kata.

"Maafkan saya yang mulia. Kata-kata saya saat itu bermaksud untuk tidak merusak nama baik Yang mulia di depan bangsawan. Saya memang tidak akan menikah dengan Damian."

Pangeran Damian dan Pangeran Clair masuk ke Aula Kerajaan dan mendengar kalimat yang dilontarkan Lucia. Clair terlihat senang dengan senyum liciknya dan wajah Damian mengkerut cemberut.

"Anak ini kenapa bisa kemari. Aku kan sudah menyuruhnya untuk bersembunyi," batin Duke saat menoleh kesamping dan sudah melihat putrinya menatap Raja tanpa rasa takut.

Raja mengibaskan jubahnya dengan marah. "Tidak bisa dibatalkan karena titahku sudah diturunkan."

"Begini saja, bagaimana jika adakan sebuah duel adu kekuatan atau keterampilan. Jika saya menang maka saya tidak akan menikah dengan Pangeran dan jika saya kalah tidak hanya saya akan menjadi istri pangeran tapi, saya juga akan memberikan setengah dari kekuasaan kekuatan Prajurit Khusus Lamboerge."

"Bagaimana, Ayah?" Lucia menatap wajah ayahnya yang berubah pucat karena mendengar taruhan yang dikatakan oleh putrinya sendiri. Duke Menghembuskan napas berat sebelum menyetujui permintaan Lucia.

"Baiklah."

Pangeran Damian yang mendengar bahwa mereka akan mendapatkan setengah kekuasaan dari Prajurit Khusus Lamboerge serta seorang pengantin yang cantik langsung menyetujui taruhan Lucia.

"Aku setuju." Tatapan keserakahan akan kekuasaan dan wanita cantik tak bisa lagi di sembunyikan oleh Pangeran Damian.

Terlambat.

Hanya satu kata itu yang terbersit dalam hati ketiga Tuan Muda Lamboerge saat Pangeran Damian menyetujui taruhan tersebut.

Saat itu mereka bertiga kebetulan berkumpul untuk mengevaluasi pranurit khusus, tapi seorang prajurit memberitahu mereka bahwa Lucia menemui Duke di Istana Kerajaan.

Hanya Lion yang mengetahui tujuan ayahnya untuk membatalkan titah pernikahan antara Pangeran Damian dan Lucia.

Secepatnya Lion bergegas mengejar Lucia ke istana. Kedua saudara itu, Danny dan Edith hanya berpandangan dan bergegas mengikuti kakaknya. Mereka menyerahkan evaluasi Prajurit Khusus pada Dawson.

Lion akan segera membawa Lucia dan menyembunyikannya agar adiknya itu tetap aman tapi sudah terlambat saat mereka mendengarkan perkataan Lucia.

"Begini saja, bagaimana jika adakan sebuah duel adu kekuatan atau keterampilan. Jika saya menang maka saya tidak akan menikah dengan Pangeran dan jika saya kalah tidak hanya saya akan menjadi istri pangeran tapi, saya juga akan memberikan setengah dari kekuasaan kekuatan Prajurit Khusus Lamboerge."

Bahkan ayah mereka langsung menyetujui perkataan Lucia. Saat Lion akan memasuki Aula. Pangeran Damian telah mengatakan setuju untuk taruhan tersebut.

Tidak hanya mendapatkan Lucia. Mereka juga akan mendapatkan setengah kekuasaan Prajurit Khusus Lamboerge. Hati mereka berdegup kencang karena takut Lucia akan dikalahkan.

Jika Lucia kalah, mereka akan kehilangan semuanya. Adik mereka dan juga kekuatan yang telah mereka bina bertahun-tahun.

1
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
ingat Lucia pria itu Oyen🤣🤣🤣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
kaya mendadak🤣🤣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
wah² apa kh itu jodohnya Su Lu Xia🤭🤭🤭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Selir pencuri🤭🤭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
selir yg licik
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
cerita baru pula
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Sedihnya😭😭😭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
hebat
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
bgus klau d hukum penggal terus😌
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
kakaknya Lois paling begok.. knp ngak diam saja😌
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
kejahatan Ayah Lucia lagi teruk, selama 14thn d abaikn smpai Lucia asli meninggoi, Ayahnya memang ngak layak d maafkn..
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
sedihnya wajar sekali klau Lucia marah, mereka tau semua kejadian apa lagi saat hampir d perkosa, dan mereka buat tidak tau saja 😣😣😣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
aduiii kenapa bisa Thor kesian anat Emilia, kenapa ngak yg lain aja😣😣😣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
lucu pula nama kluarga Lee🤭🤭🤭sdh lucu licik lagi.
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
hebat
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
mesti c Sok cantik kegatalan tu😤
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
ceh percaya diri sungguh
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
🤣🤣🤣🤣Momo pengkhianat🤣🤣🤣🤣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Lois jgn terlalu benci adik mu🤭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
sepatutnya bgi Misi bagi Duke menderita ck ck 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!