NovelToon NovelToon
Janda Muda Dikejar Om Bule

Janda Muda Dikejar Om Bule

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Duda / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Henny

Riani, tak pernah berpikir kalau dia akan menjadi janda diusia 18 tahun. Seminggu setelah pernikahannya, ia ditinggalkan oleh sang suami yang kabur dengan wanita lain hanya karena ia anak kampung.
Riani pun bangkit dan melanjutkan hidupnya setelah ia melahirkan anaknya. Ia menutup hatinya untuk pria manapun sampai akhirnya ia ketemu dengan Jack Almond, pria asal Inggris yang melamarnya setelah dua minggu mereka bertemu.
Setelah mereka menikah dan pindah ke Inggris, rahasia kehidupan suaminya terungkap dan membuat Riani terkejut dan berpikir, apakah aku sudah salah menikah dengan orang ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Cemburu

Riani pun dengan terpaksa menceritakan tentang kisah masa lalunya bersama Daniel. Kisah yang sebenarnya sudah ia lupakan namun harus diingatnya kembali.

Clark mengajak Riani duduk di sebuah cafe sambil menikmati kopi.

"Daniel dan Dewi tak bahagia. Mungkin karena Daniel tak mencintai Dewi. Setelah menikah mereka memang tinggal di Inggris karena Daniel melanjutkan kuliahnya di sini dan Dewi juga. Daniel sudah memiliki pekerjaan dan bisnis yang baik. Dewi sudah menjadi salah satu dokter di salah satu rumah sakit swasta yang ada di sini. Memang sih mereka nikahnya secara terburu-buru karena ayah Daniel yang sakit. Tapi puji Tuhan, setelah pernikahan mereka, beberapa bulan kemudian, ayah Daniel sembuh. Walaupun sampai sekarang, mereka belum dikaruniakan anak."

Riani terkejut mendengarkan cerita Clark. Mereka tak memiliki anak? Bukankah itu hukuman bagi Daniel yang sudah meninggalkan Riani saat hamil?

Clark tersenyum melihat Riani yang terkejut. "Apa mungkin itu hukuman karena sudah meninggalkan kamu ya?" ujar Clark seolah bisa membaca isi hati Riani.

"Entahlah. Aku tak mau menghakimi orang. Karena itu hak Tuhan."

"Dan anakmu? Ah, aku tak menyangka kalau kau sudah punya anak. Kamu semuda ini."

Riani tersenyum kejut. "Itulah kenyataan hidup. Namun aku bangga memiliki putriku. Namanya Arma. Dia anak yang pintar, tak pernah merepotkan orang tua dan baik hati."

"Pasti dia baik hati seperti dirimu."

"Mungkin." Riani tersenyum.

"Boleh ku lihat fotonya?"

Riani mengambil ponselnya dan menunjukan foto Arma. Clark memperhatikan foto itu dengan seksama. "Dia cantik. Namun aku harus jujur mengakui bahwa wajahnya agak mirip Daniel. Hanya matanya saja yang mirip kamu. Entah bagaimana tanggapan Daniel saat melihat anak ini."

"Jangan katakan padanya tentang Arma. Aku bilang kalau Arma meninggal. Aku tak ingin Daniel menganggu ketentraman Arma apalagi sekarang saat tahu kalau ia belum memiliki anak."

Clark mengangguk. "Rahasia mu aman bersama ku. Oh ya, minum dulu kopi mu nanti dingin."

Riani pun menyesap kopinya secara perlahan. "Clark, kau tak pergi ke pembacaan warisan ayahmu?"

Clark menggeleng namun sesaat kemudian ia terkejut. "Kamu sudah tahu aku dan Jack kakak beradik?"

"Ya. Pengacara Felix yang mengatakannya."

"Jadi kamu tahu kalau ibuku pelakor?"

"Jangan seperti itu, Clark. Seburuk apapun masa lalu ibumu, dia tetap adalah ibumu."

"Aku menyayangi ibuku. Aku sendiri tak pernah menyalahkan nya karena pernah selingkuh dengan tuan Ray Almond. Hanya aku saja yang tak mau memakai nama belakang Almond. Aku bangga menggunakan nama belakang ibuku."

"Apakah tuan Ray memperhatikan mu?"

"Secara materi iya. Namun ia jarang sekali mengunjungi ku. Hanya saja, setahun belakangan ini, kami jadi sering bertemu karena ia mengalami masalah dengan perusahaannya dan meminta bantuan ku dari segi hukum. Kami juga beberapa kali mengunjungi Cassie di sekolahnya. Waktu aku masih kecil, ayahku selaku mengirim asistennya, pengacaranya, dan orang-orang kepercayaannya yang selalu datang membawakan kebutuhanku walaupun secara finansial sesungguhnya aku tak pernah berkekurangan karena ibuku seorang pekerja keras, lalu mendapatkan suami yang orang kaya juga. Ayah sambungku, sangat baik denganku."

Riani dapat melihat sebenarnya ada luka yang berusaha disembunyikan oleh Clark dibalik sikap cuek yang ia tunjukan.

"Clark, aku mau pulang."

"Aku akan mengantarkanmu."

"Aku tak ingin merepotkan mu."

"Kau cukup membayarku dengan makan malam."

Keduanya pun tertawa bersama. Lalu Clark membantu membawakan belanjaan Riani.

**********

Jack dan Cassie tiba kembali ke rumah. Keduanya nampak lelah setelah menempuh perjalanan yang jauh.

"Apakah mommy belum pulang?" tanya Cassie saat mereka masuk dan rumah nampak sepi.

"Tadi dia mengirim pesan akan pergi ke toko Asia." Jack menatap jam tangannya. "Tapi itu sudah 4 jam yang lalu. Apakah ia kesulitan mendapatkan taxi karena salju yang turun agak deras?" Jack segera mengambil hp nya dan menghubungi Riani. Namun hp Riani tak aktif.

Baru saja ia akan keluar untuk menyusul istrinya, ia melihat mobil Clark memasuki halaman rumahnya. Ada rasa cemburu melihat Riani datang diantar oleh Clark apalagi sambil membawakan belanjaan nya.

"Sayang, kau sudah kembali?" Riani langsung berlari dan memeluk suaminya saat ia membuka pintu dan melihat Jack sudah berdiri menunggunya.

Jack memeluk istrinya sambil menatap ke arah Clark yang masih berdiri memegang belanjaannya.

"Uncle Clark!"

Jack melepaskan pelukannya saat melihat Cassie yang mengenal Clark bahkan memanggilnya paman.

"Hallo my niece!" Clark melepaskan belanjaan di tangannya dan langsung memeluk Cassie.

"Senang sekali paman mau datang ke sini." ujar Cassie.

" Paman akan menemani mommy mu masak makanan Indonesia. Kamu mau membantunya?" tanya Clark. Ia sama sekali tak peduli dengan tatapan Jack yang menginginkan dirinya pergi.

"Makanan Indonesia? Aku mau membantu juga. Ayo kita ke dapur." Cassie mengajak Clark ke dapur dan pria itu hanya menatap Jack sambil mengedipkan sebelah matanya.

"Sayang.....!" Jack menahan tangan Riani saat istrinya itu akan ikut juga ke dapur. "Bagaimana dia bisa mengantarmu?"

"Kami secara tak sengaja bertemu di sana."

"Kantor Clark memang ada di pusat perbelanjaan itu." Jack tak bisa menyembunyikan rasa cemburu nya. "Aku takut kalau dia dengan sengaja ingin mendekatimu, sayang."

Riani melotot ke arah suaminya. "Sayang, dia itu saudaramu. Lagi pula aku tak serendah itu mau selingkuh dengan pria lain." suara Riani terdengar tak suka dan Jack langsung memeluk istrinya.

"Maafkan aku."

"Jangan pernah ragukan aku, Jack. Aku sudah pernah merasakan sakitnya dikhianati makanya aku tak mungkin melakukan hal itu." Lalu Riani melepaskan diri dari pelukan Jack dan segera ke dapur. Hatinya kesal karena Jack meragukannya.

Cassie nampak bahagia bisa memasak bersama. Jack memilih untuk istirahat di kamar karena ia memang sangat lelah dan mengantuk karena hampir tak bisa memejamkan matanya semalaman. Apalagi ia baru saja menyetir mobil selama 5 jam karena jalanan yang licin karena salju.

Saat Riani dan Clark menggunakan bahasa Indonesia, Cassie sesekali ikut bicara. Riani kaget karena ternyata Cassie belajar bahasa Indonesia dari internet saja.

Makan malam pun siap. Riani membangunkan Jack di kamar. Suaminya itu langsung bangun dan ikut bergabung bersama.

"Jangan pernah kau mengatakan pada Cecilia mengenai keberadaan Cassie." ujar Jack saat mendapatkan kesempatan ngobrol berdua dengan Clark.

"Kau sangat pintar menyembunyikan nya. Mengapa? Mereka juga berhak tahu tentang Cassie."

"Diam, Clark! Kau tak punya hak ikut campur dengan keputusanku tentang Cassie. Kau bahkan sudah menemuinya tanpa meminta ijin padaku."

"Ayah kita yang mengenalkannya padaku, Jack. Dan aku sungguh menyayangi Cassie karena dia seharusnya menjadi anakku."

"Diam....!"

Cassie mendekati mereka. "Uncle, nanti natalan kita bersama ya?"

"Tentu saja, sayang."

Jack melotot ke arah Clark namun pria itu dengan santainya mengacak rambut Cassie.

"Kamu ingin hadiah apa, Cassie?" tanya Clark.

"Aku tak ingin hadiah apa-apa. Aku hanya ingin paman ada di sini."

Jack hanya bisa menahan dongkol di hatinya, ia tak mungkin marah pada Clark karena Cassie ternyata menyayanginya.

***********

Setelah percintaan mereka yang panas malam ini, Riani pun memilih untuk bertanya pada Jack.

"Sayang, apakah kau pernah menghapus pesan dari ponselku?" tanya Riani sambil duduk bersandar pada kepala ranjang. Ia sudah mengenakan gaun tidurnya kembali.

Jack yang masih berbaring perlahan bangun dan ikut duduk di samping istrinya.

"Siapa yang mengatakan padamu kalau aku menghapus pesan dari ponselmu?"

Riani menatap suaminya. "Aku tadi bertemu dengan Daniel."

"Bagaimana ia bisa tahu nomor ponselmu pada hal kalian baru bertemu tadi?"

"Karena...." Riani menarik napas dan menghembuskan perlahan."Karena tadi bukan pertemuan pertama kami. Aku bertemu dengannya 3 hari yang lalu secara tak sengaja di toko kue."

"Damn!" Jack menampar kasur dengan tangan kanannya. Wajahnya terlihat merah menahan marah. Ia menatap Riani dengan tajam. "Mengapa kau tak mengatakan padaku pertemuan itu? Lalu mengapa kau memberikan nomor telepon padanya?"tanya Jack dengan nada suara yang agak tinggi.

"Aku merasa itu bukanlah hal yang penting untuk dikatakan karena Daniel sudah menjadi masa lalu bagiku. Dan bukan aku yang memberikan nomor telepon padanya. Tuan John."

Jack turun dari ranjang dan memakai kembali bajunya. Ia keluar kamar sambil membanting pintu. Riani terkejut. Jack tak pernah sekasar ini padanya.

***********

Selamat pagi....

selamat hari Selasa

dukung emak ya guys

1
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
💗 AR Althafunisa 💗
Keren cerita nya 👍❤️
💗 AR Althafunisa 💗
Pas banget Philip 😂
💗 AR Althafunisa 💗
Wah... Jodoh Sam 😂
💗 AR Althafunisa 💗
Wa iya Sam blm dikasih jodoh dia 😌
💗 AR Althafunisa 💗
Clark orang baik sekarang dapat balasan akan kebaikan nya 😭
💗 AR Althafunisa 💗
Jodoh Clark 😂
💗 AR Althafunisa 💗
Bukan hanya Riani yang istimewa tapi Jack juga, pangeran kalah sama pesona Jack di mata Riani 🤣
💗 AR Althafunisa 💗
auah 😂
💗 AR Althafunisa 💗
Kamu baik banget Clark selalu ada buat bantu 😭
💗 AR Althafunisa 💗
Wahhhh... Boleh tuh bisa jalan-jalan ke Inggris 😂
💗 AR Althafunisa 💗
💔😌
💗 AR Althafunisa 💗
Gemana ga sakit, si istri bela-belain meninggalkan kampung halaman demi cintanya, meninggalkan anak dan orangtua. Tapi dapat kenyataan seperti itu, sakittt banget tau ga 💔
pipi gemoy
👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼🙏🏼☕
pipi gemoy
welcome baby boi🌹
pipi gemoy
calon edewina otw 👻
pipi gemoy
R.I.P 🥀
pipi gemoy
congrats Jack 🌹
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂
pipi gemoy
ayah nga mau kalah sama Bu Sulastri ikutan belajar bahasa Inggris juga👻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!