jika hati sudah memilih, maka logika tak bisa lagi bicara. percuma saja punya kriteria jika yang sesungguhnya menilai adalah perasaan
kita tak pernah tau pada siapa akan jatuh cinta, ketika hati memilih bukan kesempurnaan yang diutamakan, tapi cintalah yang menjadikannya sempurna
ku memilihmu, karena kamulah cintaku!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kerja Keras
"makasih ya sudah antar keyza pulang, kalau ngga ketemu kamu pasti bahaya" clayton mengantarkan calon adik iparnya keluar rumah
"iya clay sama-sama. Dia juga calon istriku jadi sudah sewajarnya saya menjaganya" bahtiar berpamitan pulang, sudah larut malam dan juga masih harus bertugas lagi
"saya pulang dulu" pamit bahtiar
"oke"
"sayang aku temani keyza ya, kasian dia" gita tak tega dengan adik iparnya apalagi gita tahu bagaimana keyza dulu
"ngga! Kamu lebih pilih sahabatmu dari pada aku?" clayton tak mau mengalah
"sayang" gita merayu dengan manja
"no!"
"brisik sekali kalian pergilah" keyza terganggu dengan negosiasi di kamarnya
"oke" clayton langsung menggendong istrinya membawanya kembali ke kamar mereka
Keyza merasakan sangat pusing, lalu melanjutkan tidur
******
"pagi semuanya!"
Dengan penuh semangat hari ini keyza masuk kerja dengan bantuan orang dalam. Keyza terima meski mendapatkan bagian cuci piring dan itu satu-satunya pekerjaan yang tersisa karena memang kekurangan orang
"pagi, pegawai baru?" malik salah satu pegawai bagian pelayanan
"hm, baru sadar gue resto ini banyak pria tampannya" gumam keyza yang selama ini tak pernah melihat bahkan mengamati ketika datang ke resto sahabatnya
"hei kok bengong! Pegawai baru?" tanya malik lagi
"iya, gue keyza bagian kebersihan dapur" agak ngeri mendengar tugasnya tapi keyza tak menyerah
"secantik kamu mau kerja didapur?" malik sangat kagum
"semangat ya, kalau perlu bantuan bilang saja. gue malik" malik mengulurkan tangannya
"oke" keyza tersenyum dan meninggalkan malik
Keyza tak sabar ingin menyapa gaffi dan menuju ruangan dimana dulu awal pertemuannya
"ada apa ya?" melihat kedatangan wanita cantik para chef tertuju pada keyza
"saya salah masuk" keyza mengingat lagi dan benar ruangan yang dulu dia masuk untuk sembunyi
"kamu! Tuh cucian piring sudah menumpuk. Kata malik kamu pegawai kebersihan dapur yang baru kan!" ucap tania yang memang memiliki wajah jutek
Dia tak tahu siapa yang sedang dilawannya, untung saja mood keyza sedang baik hari ini
"baik kakak!" keyza masih patuh dan tak mau berbuat ulah dihari pertamanya bekerja
keyza diarahkan ke area belakang, melihat tumpukan piring dan alat masak yang begitu banyak dan hanya ada dua orang disana
" ayo mba jangan lelet nanti dimarah bos" salah satu rekan kerjanya yang sudah berumur memanggil keyza agar tak kena marah
"iya bu, maaf saya tadi salah ruangan" keyza memakai sarung tangan dan siap memulai pekerjaan
Prang
"astaga! Maaf bu" keyza sudah menjatuhkan dua piring langsung
"udah mba, biarin saya aja yang beresin nanti bilang saja saya yang jatuhkan Mba lap yang sudah dicuci aja disana" bu marni orang yang juga memiliki anak gadis dan kasihan melihat keyza harus bekerja keras
"jangan bu, kan saya yang salah" keyza menolak melimpahkan kesalahan
"ada apa?" kepala bagian kebersihan mendengar suara barang jatuh
"maaf pak, saya tadi tidak sengaja. Biar saya ganti aja piringnya" keyza langsung mengaku
"ganti? Kamu pikir gajihmu satu bulan cukup buat ganti! Ke ruangan saya setelah selesaikan pekerjaan" kepala kebersihan pergi begitu saja
"harusnya bilang saya saja mba paling cuma ganti pakai uang gajih saya yang dipotong, mba harus hati-hati ya sama bapak tadi" bu marni mengingatkan keyza
"iya bu, makasih ya sudah baik sama saya, ibu tenang saja saya akan baik-baik saja bu" keyza memeluk bu marni
Hal yang tiba-tiba menyentuh hati keyza. dirinya sangat sulit dekat dengan orang asing apalagi sampai peduli pada orang lain
hal sangat tak mungkin keyza lakukan