NovelToon NovelToon
Gadis Milik CEO Posesif

Gadis Milik CEO Posesif

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / CEO / Anak Genius / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara Pratiwi

Akibat fitnah kakak sepupunya, Sierra Moore dibuang keluarganya keluar kota Cragstone yang sangat jauh dan terpencil tanpa dibekali uang sepeserpun di usia 15 tahun. Tiga tahun kemudian, Tobias Moore, kakek Sierra yang baru mengetahui kalau Sierra telah didepak dari keluarga Moore sangat marah dan meminta anak dan menantunya untuk membawa Sierra kembali atau dia akan melongsorkan anaknya itu dari posisi CEO Moore Company. Sepupu Sierra, Nora Moore tentunya tidak senang dengan hal ini dan mengupayakan segala cara untuk bisa menyingkirkan Sierra dari keluarga Moore.
Apa yang membuat Nora tidak menyukai Sierra?
Hanya dengan dukungan kakeknya, akankah Sierra bisa bertahan dan mengambil kembali posisinya di keluarga Moore?
Akankah Sierra balas dendam pada orang-orang yang sudah menyakitinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Mr Henderson Diganti

Senin pagi di Metropolia International School dimulai dengan suasana yang tidak biasa. Bel berbunyi dan dari speaker diinstruksikan kepada seluruh siswa untuk segera berkumpul di aula utama. Kerumunan remaja berseragam elit itu saling berbisik, menciptakan dengung kebingungan yang memenuhi ruangan. Tidak ada pengumuman sebelumnya, tidak ada isu miring, namun panggung aula sudah ditata sedemikian rupa untuk sebuah penyambutan.

Di sudut barisan kelasnya, Sierra berdiri dengan wajah tenang, nyaris tanpa ekspresi. Berbeda dengan murid lain yang menerka-nerka. Sierra sudah tahu apa yang mungkin akan terjadi.

Dua hari yang lalu, Sierra mengirimkan dokumen tebal ke kementerian pendidikan. Isinya bukan sekadar keluhan, melainkan bukti digital yang tak terbantahkan mengenai kesalahan-kesalahan Mr. Henderson selama menjadi kepala sekolah. Mulai dari catatan aliran dana suap dari orang tua murid kaya, diskriminasi perlakuan antar siswa, hingga daftar panjang kasus perundungan yang sengaja ditutup-tutupi demi menjaga reputasi sekolah. Dengan bantuan koneksi Adrian Blackwood, proses penurunan pangkat Mr. Henderson berjalan secepat kilat. Pria itu kini didepak ke wilayah terpencil untuk mengabdi sebagai guru biasa, tanpa sempat memberikan pidato perpisahan di sekolah elit ini.

Seorang pria paruh baya dengan kacamata berbingkai perak melangkah ke podium. "Selamat pagi, anak-anak. Nama saya Mr. Jonas, kepala sekolah baru kalian."

Mr. Jonas memulai pidatonya dengan nada yang tegas namun berwibawa. Di sela-sela bicaranya, matanya sempat menangkap sosok Sierra di kerumunan. Ia memberikan sedikit anggukan hormat yang sangat halus. Mr. Jonas bukan orang bodoh, ia tahu kursi yang ia duduki sekarang adalah hasil dari skrip seorang siswa bernama Sierra Moore dan kekuatan keluarga Blackwood.

Meskipun begitu, ia akan berusaha memenuhi tugasnya dengan baik tanpa membeda-bedakan status siswanya. Namun tentu saja dia berterima kasih pada Sierra dan keluarga Blackwood atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan padanya untuk mengemban tugas sebagai kepala sekolah di Metropolia Internasional School. Sebagai guru yang jujur, karir Mr Jonas selama ini berjalan ri tempat atas tekanan dari berbagai pihak termasuk orang tua murid yang pernah dihukum olehnya.

Di barisan lain, Nora dan sisa-sisa kelompoknya berdiri dengan wajah pucat. Kepergian Wanda dan Yara sudah cukup membuat mereka gemetar. Kini, pelindung mereka, Mr. Henderson, juga ikut menghilang begitu saja.

"Sepertinya siapa pun yang memprovokasi Sierra selalu berakhir tragis," bisik salah satu teman Nora dengan suara bergetar.

Nora mengepalkan tangannya, berusaha menyembunyikan kegelisahannya.

Teman Nora lainnya menimpali, "Jangan bahas dia. Fokus saja pada tes semester depan. Kita lihat nanti, jika nilainya hancur, dia hanya akan jadi pecundang. Kita akan punya bahan untuk menjatuhkannya lagi."

Namun, fokus Nora sebenarnya terbelah. Kabar mengenai kepulangan Felix, mantan kekasih Sierra sekaligus pria yang menjadi incaran Nora ke Metropolia akhir pekan ini jauh lebih menyita pikirannya. Ia sudah mendengar desas-desus bahwa keluarga Moore dan keluarga Girard akan mengadakan makan malam resmi. Pertunangan Nira dan Felix mungkin adalah agenda utama dari acara keluarga ini.

Begitu bel pulang berbunyi, Nora bergegas kembali ke rumah. Ia menemukan Samantha, ibunya, sedang bersantai di ruang tengah sambil membolak-balik majalah fashion.

"Mama, apa benar Sabtu nanti makan malam dengan keluarga Girard jadi dilaksanakan?" tanya Nora dengan nada mendesak.

Samantha mendongak dan tersenyum lembut. "Tentu saja, Sayang. Segalanya sudah dipersiapkan."

Nora duduk di samping ibunya, memasang wajah cemas yang dibuat-buat. "Ma, aku ingin minta satu hal. Bisakah kita tidak mengajak Sierra? Aku khawatir suasananya akan menjadi canggung. Felix kan... mantan pacarnya. Aku tidak mau Sierra berpikir aku merebut Felix darinya."

Nora menunduk, memainkan jarinya. "Bagaimana kalau nanti Sierra tiba-tiba menginginkan Felix kembali dan membuat keributan?"

Samantha tertawa kecil, mengelus rambut putrinya dengan penuh kasih. "Memangnya kenapa kalau Sierra menginginkannya? Tidak semua hal di dunia ini harus berjalan sesuai keinginan gadis itu, kan? Lagipula Felix tidak bodoh, Nora. Kenapa juga dia mau kembali pada Sierra setelah melihat perbedaannya denganmu? Felix pasti akan memilihmu. Belum lagi kau pernah menyelematkan nyawanya"

Nora tersenyum lebar, menyandarkan kepalanya di pelukan Samantha dengan perasaan menang. Di rumah itu, semua orang sudah tahu tentang rencana makan malam tersebut, kecuali Sierra.

Namun, ada satu orang lagi yang menolak ikut campur yaitu Charles. Sang kakek secara terang-terangan menolak hadir. Baginya, Felix Girard adalah pemuda dengan karakter buruk yang pernah meninggalkan Sierra di titik terendah hidupnya. Charles lebih memilih menghabiskan malam Sabtu melukis di studio kecilnya daripada harus menjabat tangan seorang pengecut.

Sedangkan Carson tidak bisa hadir karena ada jamuan makan malam bersama klien penting.

1
Tiara Pratiwi
Diusahakan update tiap hari tapi mungkin cuma 3 episode per hari. pengalaman ynag udah-udah sekalinya ngebut lebih dari 10 episode, tangan jadi agak tremor trs jd butuh istirahat lama /Sweat/ sudah tidak muda lagi akika
Narti Narti
aku hadir kak selamat untuk karya baru ya👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!