NovelToon NovelToon
Tawanan Sang Mafia

Tawanan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Badboy / Mafia / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dhea Novita

Bagaimana jadinya jika seorang Mafia berhati dingin memiliki tawanan cantik namun bermulut tajam?

“Arabella, nama yang cukup indah,” gumam Axton dengan nada mengejek. Memang benar nama itu cukup indah, namun tidak dengan nasibnya.

“Nama ku tidak lagi indah saat kau yang menyebutkannya,” desis Arabella dengan tatapan tajam.

Axton tersenyum miring, ia menatap Arabella dengan tatapan kagum. “Tawanan yang cukup menarik, mari kita lihat setajam apa mulut ini dibawah kendali ku.”

Dengan percak-percik yang mewarnani setiap pertemuan mereka, akankah Arabella bertahan dari godaan sang Mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhea Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merindukan kata pedas?

Arabella terbangun, ia merasakan tubuhnya dibangunkan secara paksa. "Nona, maaf membangunkan mu pagi buta seperti ini, semalam Tuan Axton memerintahkan ku untuk membantu mu bersiap.”

Kening Arabella berkerut samar, ia menatap Sarah bingung, rasa kantuk masih melandanya. “Bersiap?” Tanya Arabella bingung, ia melirik jam dinding yang sudah menunjukkan waktu pukul 5 pagi. “Sepagi ini?” Tanya Arabella kembali.

“Ya Nona, sudah ada seseorang yang akan mengantarkan mu ke tempat Tuan Axton. Aku sudah menyiapkan kamar mandi Nona,” ucap Sarah tampak terburu-buru, wanita itu berjalan kearah meja rias Arabella yang sudah terdapat 2 paper bag diatasnya.

“Tapi aku masih mengantuk Sarah, bisakah beberapa jam lagi?”

Sarah membalikkan tubuhnya, ia menggelengkan kepalanya cepat. “Kau tidak memiliki waktu banyak Nona, Tuan Axton tak suka menunggu lama, siang ini kau harus sudah ada disana.”

“Dimana?” Tanya Arabella semakin bingung.

“Kanada. Jam 10 kau sudah harus ada disana Nona.”

\~

Axton baru saja terbangun, semalaman ia habiskan waktunya di dalam sebuah bar yang ada didekat Hotel. Pikirannya berkecamuk tak menentu semalam, dan sekarang ia tidak ingin mengingat Aurora kembali, ia harus beristirahat sejenak sebelum memulai rapat penting yang pastinya sangat tertutup. Axton pun turun dari ranjang, ia memesan sebuah sarapan dan berjalan kearah kamar mandi.

Setelah selesai mandi dan sarapan, Axton mendengar suara bell yang berbunyi, kerutan dikeningnya terlihat walau samar, ia berjalan membuka pintu dengan perlahan.

Axton tak bisa menutupi rasa terkejutnya saat menemukan Arabella berdiri dihadapannya bersama Jack, wanita itu tampak cantik seperti biasanya, ia mengenakan sebuah dress yang cantik dan rambutnya terurai. “Selamat pagi Tuan, aku membawa Bella lebih cepat,” ucap Jack, membuat Axton menarik nafasnya dalam, astaga! Bahkan ia sendiri lupa jika sudah memerintahkan Jack untuk membawa Arabella kemari, untuk apa? Tentu saja untuk membuat Aurora tak mendekatinya.

“Masuklah,” ucap Axton sambil menatap Arabella. Namun wanita itu hanya diam, seakan bingung, dan itu cukup membuat Axton kesal, ia menarik tangan Arabella untuk masuk ke dalam. “Kembalilah setelah jam makan siang,” ucap Axton pada Jack yang langsung di angguki dan Jack pun pergi.

Axton menutup pintu kamar dengan cepat, ia menatap Arabella, Jack benar-benar sudah merubah Arabella lebih berkelas dari sebelumnya. Axton tersenyum miring, wanita ini yang berhasil membuatnya menolak uang $100.000 dari James, hanya untuk menahan James membawa Arabella detik itu juga. “Siapkan aku baju untuk siang ini,” ucap Axton sambil berlalu begitu saja, ia masih mengenakan jubah handuk berwarna hitam.

“Ta—tapi,” ucap Arabella terbata, ia ingin bertanya apa tujuan Axton membawanya sejauh ini? Untuk apa Axton merubah penampilannya seperti ini? Ia tidak akan menculik Arabella bukan dan menjualnya pada pria berdompet tebal yang ada disini?

“Ckk! Jangan banyak bertanya Bella, siapkan saja apa yang aku perintahkan, kau aku bawa kemari bukan untuk bersantai,” desis Axton kesal, ia kembali berjalan dan mengambil sebuah gelas berisikan jus.

Arabella yang terkejut karena ucapannya dipotong menjadi kesal, ia marah dan menatap Axton tajam. Apakah ia tidak berhak bertanya? “Aku belum bertanya!” Desis Arabella begitu pelan, ia pun berjalan kearah koper kecil yang ada disana, namun koper itu terkunci dan membuat Arabella menarik nafasnya dalam. “Berapa kode nya?” Tanya Arabella.

“Tidak aku kunci,” jawab Axton santai, ia mulai fokus pada ponselnya, membawa berita terbaru yang ada di Meksiko. Sedangkan Arabella terus berusaha membuka koper tersebut, jelas-jelas koper ini terkunci dan memerlukan kode.

“Aku tak bisa membukanya, koper ini terkunci,” ucap Arabella kembali membuat Axton berdecak pelan dan berjalan menghampiri Arabella.

Ia menatap Arabella datar, tangannya memutar bagian kecil yang ada ditengah koper dan koper itu pun terbuka. “Apa kau tidak pernah memiliki koper?” Tanya Axton.

Wajah Arabella pun bersemu merah, perpaduan antara malu, kesal dan berdebar melihat Axton dari jarak sedekat ini. Arabella dengan cepat menggelengkan kepalanya, ia membalas tatapan Axton. “Aku tidak pernah memiliki koper serumit ini!” Desis Arabella kembali, dengan cepat Arabella pun membuka koper itu, mengabaikan Axton yang tak kunjung pergi dari dekatnya.

“Hei, sepertinya aku sudah lama tak mendengar kata-kata pedas dari mulut mu,” ucap Axton sambil terkekeh, nada suara itu membuat Arabella terdiam, Axton memiliki suara khasnya sendiri.

1
Umi Umi
Luar biasa
Yuni Herwani
bagus 👍bela kamu harus melawan
Yuni Herwani
cepat alur ceritanya tapi bagus
Alexander
Lumayan
Alexander
Biasa
jumriana ana
Kecewa
jumriana ana
Buruk
Shelly Tefa
yah begitulah ayah kalo anak perempuannya di sakiti 🥺🙏
Fifi A González
ngakak bgt bapaknya plisss😊🙏🏻
Queencntkptrr 16
KATA NYA MAFIA THOR HRUS NYA AXTON PALING BERKUASA DONG DAN GADA YANG BERANI NYURUH DIA TP KO INI DIA DI SURUH2 SI, JADII CERITANYA AXTON PALING BERKUASA DONG DAN LEKAKI AROGAN JD SEMUA ORANG TAKUT SM DIA
Fifi A González: itu keknya bukan nyuruh tp make jasa Axton sebagai pembunuh bayaran
total 1 replies
Fela Ayuningsih
good job ka
Maya Kitajima
👍👍
riska lisdiana
sangat baik
Rika Hari
Biasa
Rika Hari
Kecewa
Rika Hari
Biasa
Ananda
🤣🤣🤣
Sriyanti Yanti: capek2 in diri aja ya Thor/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Kyoot yt
saya sangat suka cerita nya❤😘
Rima baharudin
waduhhhh....... kalo liat visualnya kaya beginian auto mata terang ini 😂 😂 😂
munci
memberikan kopi untuk author karena cerita bab ini sangat mengharukan dan membahagia
Ig: Dheanvta: makasih kopinya kak❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!