NovelToon NovelToon
Villainess Want To Survive

Villainess Want To Survive

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Slice of Life / Action / Epik Petualangan / Fantasi / Fantasi Wanita
Popularitas:820
Nilai: 5
Nama Author: DancingCorn

Ketika aku membuka mata, aku tiba di tempat yang tidak ku kenal.

Cukup yakin, ini novel yang pernah aku baca.

[Freedom The Continent]

[Freedom The Continent] adalah novel yang berpusat pada petualangan beberapa karakter dalam perjalanan mereka membebaskan benua dari kegelapan.

Ada dua tokoh sentral dalam cerita ini. Seorang mage wanita yang diangkut dari dunia lain dan seorang pendekar pedang yang terlahir kembali.

Tapi cukup, abaikan tentang mereka.

Karena aku tidak datang ke dunia ini menjadi salah satu dari mereka!

Aku menjadi bagian dari novel itu sebagai seorang penjahat kejam, mantan tunangan pangeran yang telah diasingkan!

Bahkan namaku hanya muncul beberapa baris dalam paragraf novel itu.

Tipikal Novel abad pertengahan, dimana gadis biasa menjadi saint, dinikahkan dengan pangeran dan mantan tunangan sang pangeran—seorang putri Duke yang menjadi penjahat untuk mendorong perkembangan cinta mereka.

Dan aku, adalah penjahat itu.

"... sial, ini mengerikan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DancingCorn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29 - Dungeon: Arus

Begitu keluar dari lantai 7, Clae melihat lorong yang turun kebawah.

Clae berjalan tanpa banyak berpikir. Namun pelukannya pada Baibai sedikit lebih erat.

Lantai dungeon ini gelap mencekik jiwa. Clae menoleh kebelakang tanpa sadar.

'Gelap sekali.'

Dia tidak melihat pintu masuknya.

"Gulp."

"Kenapa, meow?"

"Huh, ah? Tidak."

Clae memejamkan mata sejenak. Tidak ada jalan kembali di sini. Clae terus melanjutkan langkahnya.

Entah kenapa tempat ini sangat berbeda

Tidak seperti dua lantai sebelumnya. Clae memasuki lantai kali ini dengan mudah.

Tapi ini sangat berbeda, apakah karena dia melewati tiga lantai dengan mudah.

Clae tidak tau. Saat ini dia tidak bisa melihat pintu keluar dimanapun, dia tidak bisa mengetahui apa lagi permainan yang akan dia hadapi di lantai ini.

Tidak, dia bahkan tidak tau apa dia ada di lantai 6. Setelah dia masuk, dia hanya melihat kegelapan. Hanya suara langkah kaki diatas batu yang menemaninya.

Clae sudah melewati lantai 10, dia mendapatkan hadiah untuk melewati 3 lantai dan akhirnya ada di lantai 7.

Di lantai 7, mereka tidak diberi hadiah untuk ke melewati lantai seperti hadiah lantai 10.

Pada akhirnya, Clae malah menerima sebuah Rosario, pedang api, dan busur panah beserta anak panahnya.

Selain Rosario, Clae sebenarnya tidak yakin bisa menggunakannya. Namun tidak baik menolak keinginan mereka, jadi dia hanya menerimanya.

Saat ini Clae ada di lantai 6, atau seharusnya itu, dia hanya harus melewati 5 lantai lagi sebelum sampai ke lantai 1.

Jalan keluar pasti ada disana. Juga... item penyelamat hidupnya.

Sejujurnya, akan lebih baik jika dia bisa menemukan item teleportasi seperti di lantai 10. Tapi jelas, Wraith dilantai sebelumnya ditambahkan ke dungeon ini.

Mungkin Joseph dan yang lainnya penghuni lama Villa.

Tapi... mereka mendapat bantuan dari keluarga Constantine saat itu.

'sangat misterius .'

Dia tidak tau rahasia apa saja yang ada di keluarga itu.

'Tapi lupakan saja, aku tidak ingin mengetahuinya.'

Sambil berpikir, Clae perlahan berhenti karena lelah. Dia melihat sekeliling yang gelap dan . menghela nafas.

"Hhaahh."

"Meow, manusia, kenapa kamu berhenti?"

"Memang aku harus kemana?"

"Meowhehe... Kamu akan menemukan sesuatu jika bergerak 7 langkah ke depan, meow"

Clae mengangkat alis mendengar Baibai. Dia melirik kucing yang ada di lengannya sebelum mulai melangkah.

"Ini 7 langkah."

"Lihat atas, meow~"

Clae merasa dingin di hatinya. Namun dia dengan perlahan-lahan melihat ke atasnya.

"Eh?"

Clae merasa matanya berputar-putar. Ada perasaan pusing dan mual yang tiba-tiba muncul. Kakinya terangkat dari tanah begitu saja.

"Kenapa kamu tidak memberitahu kalau tempat ini terbalik, kucing bodoh!"

Clae jatuh bebas dari tempatnya semula berdiri.

Tempat yang tadi dia injak ternyata langit-langit. Ketika dia menyelesaikan lantai 7 yang penuh tekanan, Clae tanpa sadar menurunkan kewaspadaannya.

Tentu saja, di tempat seperti ini dia tidak bisa lengah.

"MEOWW!!! Siapa bodoh, siapa yang kamu sebut bodoh?!"

Byuurr

Clae dan Baibai jatuh kedalam air. Clae tidak melepaskan Baibai, dia menggunakan satu tangannya untuk membawa Baibai naik ke permukaan.

Apa Lantai 6 merupakan perairan. Bagaimana dia menghadapi makhluk disini.

'Sial, kenapa bukan tanah seperti lantai sebelumnya.'

Mengapung diatas air, Clae melihat pantulan air. Tempat ini menyerupai danau. Namun dia tidak melihat ujungnya. Ada sebuah celah yang mengeluarkan lava, namun celah itu tidak berbahaya. Lava langsung membeku ketika menyentuh air. Ada suara desisan ketika lava mengenai air.

"Ugh."

Clae merasa seluruh tubuhnya kesakitan. Meski lukanya pulih setengahnya, masih ada setengah rasa sakit.

Tangannya yang bebas mendayung air sehingga dia tidak kembali tenggelam. Tangannya yang lain menahan Baibai.

"Manusia, bagaimana kabarmu, meow?"

"Aku... kesakitan."

"…. Meow~ Ka-kamu benar."

Ada nada bersalah dalam ucapan Baibai. Dia kemudian menggunakan sihir angin sehingga Clae dan dirinya bisa berada di atas air.

"Hacho~"

"Ah?! Apa semua manusia sangat lemah, meow. Tidak hanya kamu terluka sangat parah meow~ kamu bahkan masuk angin. Meow kamu benar-benar menyedihkan."

'... Yang benar saja...'

Clae melirik kucing di lengannya.

Entah siapa yang menyebabkan dia menjadi basah dan dingin seperti ini. Jika Baibai memberitahu Clae lebih dulu, apakah mereka akan berakhir begini.

Setidaknya Baibai bisa memberikan sihir sehingga mereka tidak harus jatuh ke air atau semacamnya.

Clae merasakan angin berhembus di sekitarnya. Angin tersebut memiliki suhu hangat dan membuat dirinya tetap kering. Clae mengangkat salah satu alisnya.

"Wow, Keren. Terimakasih, kamu yang terbaik."

"Huh, tentu saja."

Clae melihat Baibai mengembuskan nafas dari hidungnya. Benar-benar kucing murahan yang lucu.

'Baiklah, mari maafkan untuk saat ini. Baibai juga membuatku tidak merasa lebih sakit. Ditambah, aku tidak akan menang melawannya.'

Pemikiran terakhir adalah yang paling penting bagi Clae, dia memang tidak bisa menang melawan Baibai yang menguasai sihir.

Clae menyipitkan matanya, dia selalu merasa Baibai menyembunyikan sesuatu. Namun dia tidak bertanya. Dia tidak ingin mengetahui hal-hal yang membuatnya lelah.

"Hmm~ Bai, apakah kamu punya sihir penyembuh?"

"Meow? Ada, tapi tidak bisa saat ini. Aku kehabisan mana."

"Baiklah."

Baibai melirik Clae. Bukan berarti dia tidak ingin membantu menyembuhkan luka di tubuh Clae. Namun, dia tidak bisa melakukannya.

Sihirnya ditekan dan dibatasi. Melakukan perubahan bentuk sebelumnya telah memakan banyak sihir yang dia simpan. Sekarang dia hanya bisa melakukan sihir penyerangan sederhana dan sihir pertahanan.

Selain keduanya, jika dia memaksa melakukan sihir tingkat tinggi atau sihir yang dibatasi dia akan menghilang.

Bukan berarti dia akan mati, hanya saja tubuhnya saat ini bukanlah tubuh yang sebenarnya.

Jika Clae bisa menyelesaikan dungeon ini, mungkin dia kan bisa lebih berguna.

Baibai tidak menyadari bahwa dia telah memutuskan untuk membentuk ikatan dengan Clae saat ini.

Ikatan yang membuat mereka menghadapi takdir yang lebih besar dan lebih menegangkan bersama.

Clae terbang dengan Baibai melewati danau. Mereka berusaha menemukan pintu keluar. Tentu saja mereka menghadapi beberapa monster air. Namun, mereka cukup lemah sehingga bisa diselesaikan Baibai dalam sekali serang.

"Tungguuu~ pyopyo~"

Clae tiba-tiba mendengar suara aneh. Dia merasa dingin di belakang lehernya.

'Pyopyo? Suara lucu ini, tidak mungkin kan?!'

1
ellyna munfasya
UPP lagi thorr😤
Panda
titip jejak kak nanti dibaca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!