NovelToon NovelToon
My Sweet Revenge : Uncle

My Sweet Revenge : Uncle

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Kehidupan di Kantor
Popularitas:18.1k
Nilai: 5
Nama Author: tami chan

"Kumohon, menikahlah denganku," ucap Kiara Jasmin dengan putus asa.

"Bukannya kamu itu pacar Fero -keponakanku?" jawab Kaisar sambil menatap tajam.

"Tidak, kami sudah putus!" jawab Kiara- cepat.
Ya, kami putus setelah aku tau dia selingkuh dengan adik tiriku, dan kau adalah caraku membalas dendam padanya.

Kaisar Julian, tidak hanya tampan, tapi dia sangat dingin dan sangat kaya. Bahkan dia adalah sumber dana bagi Fero yang pemalas tapi suka berfoya-foya.
Dengan mengumpulkan semua keberaniannya, Kiara mendekati Kaisar yang merupakan CEO di tempatnya bekerja, menawarkan kontrak hubungan palsu.
Namun hubungan yang awalnya hanya sebuah kontrak, entah sejak kapan makin terasa nyata seperti bukan sekedar sandiwara. Dan Kaisar, paman sang mantan -yang dingin itu ternyata menyimpan api yang lebih berbahaya dari yang pernah Kiara bayangkan. Kini jarak antara kebohongan dan kenyataan semakin samar.
Apakah balas dendam terus berlanjut atau...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tami chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sisi lain Kaisar

Setelah selesai mengenakan gaunnya, Kiara segera keluar dari kamar mandi untuk menemui Kaisar. Ternyata Kaisar sedang berdiri di dekat jendela kaca dan memandang keadaan di luar.

"Pak..." panggil Kiara malu-malu. Dia menggenggam tas tangannya dengan erat, menahan perasaan yang berkecamuk di dalam hatinya. Kiara benar-benar tak bisa melupakan kejadian luar biasa yang baru saja di alaminya barusan. Dari lahir hingga kini usianya 25 tahun, baru kali ini Kiara merasakan perasaan aneh menjalari seluruh tubuhnya. Perasaan yang membuat perutnya seperti di gelitiki ribuan kupu-kupu dan membuat jantungnya berdebar tak karuan. Kiara bahkan yakin sekali jika saat ini, wajahnya masih memerah karena pengaruh dari sentuhan Kaisar yang belum  juga bisa hilang dari bibirnya.

Kaisar menoleh dan tersenyum. Astaga, kenapa tiba-tiba Kaisar tampak luar biasa tampan di mata Kiara. Tapi biasanya dia memang tampan, tapi kali ini ketampanannya benar-benar meningkat seribu persen.

"Hujan sepertinya sudah reda, kita bisa keluar sekarang. Ada tempat yang ingin kau kunjungi lagi?" tanya Kaisar. Dia berjalan mendekati Kiara, berdiri tepat di depannya dan memandangi Kiara yang terus tertunduk.

"Kamu tau? hari ini kamu cantik sekali, Kia" lirihnya sambil menyelipkan beberapa rambut Kiara yang menjuntai -ke belakang telinga.

"Te-terima kasih, Pak..." jawab Kiara dengan malu-malu.

Melihat gaun yang di pakai Kiara, tiba-tiba Kaisar teringat pada ucapan Aldo bahwa Kiara kesulitan untuk membayar gaun seharga lima ratusan ribu ini.

"Oh iya, atau kamu mau shoping? Kamu ingin beli apa? Tas? Sepatu?" tanya Kaisar, entah kenapa tiba-tiba dia ingin membuat Kiara tertarik padanya.

Kiara menggelengkan kepala. "Tidak ada yang ingin Saya beli, Pak," ucapnya datar. Kiara merasa jika dia menerima tawaran Kaisar, Kiara jadi merasa seperti wanita bayaran -setelah di pakai langsung di manjakan.

Kiara melirik jam tangannya dan menarik napas panjang, "maaf, Pak. Kalau tidak keberatan bagaiamana kalau kita akhiri kencan kita hari ini," ucap Kiara.

Tentu saja Kaisar terkejut dengan ucapan itu. Kenapa dia begitu cepat ingin mengakhiri kencan mereka? Apakah Kiara merasa bosan? Atau apalah dia takut pada Kaisar karena perbuatan Kaisar barusan? Tapi mereka hanya berciuman saja, Kaisar tak melakukan hal lainnya, lalu kenapa dia minta kencan hari ini di akhiri?

"Kenapa?" tanya Kaisar datar -berusaha menahan rasa penasarannya.

"Sudah jam 3, Saya khawatir Ayah belum makan siang..." sungguh jawaban di luar ekspektasi Kaisar.

"Apakah di rumah tidak ada orang lain yang bisa merawat ayahmu?"

Kiara menggeleng. "Jika hari kerja ada seorang perawat yang saya pekerjakan untuk merawat Ayah, tapi saat weekend dia libur." jawab Kiara dengan wajah tertunduk.

"Lalu Ibu tiri mu dan adik tirimu itu buat apa?"

Kiara memaksakan senyum, "mereka mana mau merawat orang sakit," Kiara membungkukkan badannya, "maafkan Saya, Pak. Saya janji kencan kita selanjutnya akan lebih baik dari ini," ucap Kiara penuh penyesalan karena harus segera pulang dan menghentikan kencannya dengan Kaisar. Walau sebenarnya di dalam hatinya, Kiara masih ingin berada di dekat Kaisar.

Kaisar tersenyum, "kencan hari ini sempurna, kok."

Kiara mengangkat kepalanya dan menatap Kaisar, "pak Kaisar... nggak marah? Nggak membatalkan kontrak, kan?"

Kaisar menggeleng, "tidak."

Kaisar berjalan meninggalkan Kiara, mengambil sepatu dan mulai memakainya. "ayo kita segera pulang, kasihan Ayahmu, jangan sampai dia terlambat makan. Oh iya, dalam perjalanan pulang nanti kita mampir beli makanan kesukaan ayah kamu, ya?"

Kiara segera berlari mendekati Kaisar dan mulai mengenakan sepatu nya sambil berdiri dan sedikit membungkukkan badannya.

Tiba-tiba, Kaisar dengan begitu santainya mengulurkan tangan, membantu Kiara memakai sepatu wedges bertalinya. Sontak pipi Kiara merona, dia bak seorang cinderela yang sedang di pasangkan sepatu oleh Pangeran tampan yang sedang mencari pasangannya.

Hati Kiara berbunga-bunga di buatnya. Dia tak menyangka seorang Kaisar Mahesa yang di kantor selalu tegas seolah susah di dekati, rupanya memiliki sifat begitu lembut pada wanita.

"Kenapa?"

Pertanyaan Kaisar sukses menyadarkan Kiara dari lamunan. "Ya? Maaf? Kenapa apanya?" gugupnya.

"Kenapa melihatku terus? Kamu mulai jatuh cinta padaku?" tanya Kaisar to the point.

"A?! Anu, itu, Saya... Itu anu..." Kiara meracau tak jelas, bingung mau bicara apa. Sepertinya gelagatnya yang terus memperhatikan Kaisar telah ketahuan oleh empunya.

Kaisar tergelak, dan tentu saja itu semakin mengejutkan Kiara. Pertama kalinya, dia melihat sang bos tertawa, dan dia benar-benar terlihat tampan.

Astaga jantungku! Teriak Kiara di dalam hatinya.

.

Setelah selesai dengan urusan check out, Kaisar langsung mengajak Kiara ke restaurant yang ada di dekat loby hotel. Dia memesan kan beberapa makanan untuk Kiara bawa pulang dan makan bersama Ayahnya. Dia bilang daripada nanti tak sempat beli saat di jalan, makanya sekalian saja beli di hotel. Kiara mengangguk mengerti dan menurut saja.

Setelah itu, Kaisar pun mengantar Kiara kembali ke kantor untuk mengambil motor matic nya yang tadi di parkir di sana.

"Kia, kencan kita berikutnya, aku akan jemput kamu di rumah!" ucap Kaisar dengan tegas.

"Tapi bagaimana jika Fero melihat?" tanya Kiara ragu. Dia merasa belum siap saja menunjukkan Kaisar pada Fero. Kiara takut jika rencananya tak berjalan lancar dan dia tak jadi menikah dengan Kaisar, bukankah akan menjadi celah bagi Fero untuk semakin mengolok-olok dirinya?

"Bukankah tujuanmu meminta pernikahan ini adalah untuk membalas Fero? Kenapa sekarang kamu malah takut Fero tahu tentang kita?" tanya Kaisar bingung.

Kiara tersenyum malu, "pembalasan itu sukses jika kita menikah. Kalau belum menikah dan baru dekat sudah ketahuan Fero, lalu dia berbuat sesuatu yang membuat Pak Kaisar membatalkan pernikahan ini, berarti pembalasan Saya pada Fero gagal, kan?"

Kaisar menarik napas, lalu mendekati Kiara. "Aku yakin sekali, aku nggak akan membatalkan pernikahan ini," lalu Kaisar membungkukkan sedikit tubuhnya agar bibirnya berada di dekat telinga Kiara, "karena aku sudah menginginkan kamu berada di ranjang menemaniku sepanjang malam," bisik Kaisar.

Kiara membola, tak bisa berkata apa-apa.

"Lagipula, kalau aku membatalkan secara sepihak, perjanjian kita sudah berlaku kok. Jadi aku harus membayar denda lima milyar padamu. So, apapun yang terjadi nanti, kamu tetap tak akan merasa rugi!"

Kiara menatap Kaisar, ingin sekali dia berteriak lantang jika dirinya tak menginginkan uang Kaisar, tapi dia menginginkan Kaisar! hanya Kaisar yang akan jadi suaminya. Pasti menyenangkan jika menjadi wanita seorang Kaisar Mahesa yang menyimpan banyak sisi lembut dan penyayang yang jarang dia tunjukkan itu.

"Cepatlah pulang, makanan itu jadi tak enak kalau dingin," Kaisar menepuk bahu Kiara lalu masuk ke dalam mobil mewahnya, kemudian melajukannya dan meninggalkan Kiara di area parkir seorang diri.

1
Rahmi Mamimima
Kyknya yg prlu di doain bukan bpknya kiara. Tp karina sm anaknya dan vero 🤣
Di rukyah sklian mreka bertiga😄
Rahmi Mamimima
😭😭😭😭😭Ini apaan thor.. Bawangnya bnyak bgt bkin nanges
Rahmi Mamimima
Salsa siapa ya thor
hiro_yoshi74
ben kualat🤭✌
juwita
tiga org g waras. org mah lg berkabung ini mlh mkn. usir sj kia ayah mu udh g ada ini. 3 benalu itu keluar kan dr rmh mu biar jd gembel. jgn" surat rumah kia udh di pegang sm nenek lampir
Nurhayati Tanjung
semangat y kita masih nunggu update nya
hiro_yoshi74
ok kita tunggu pengusiran duo uler keket .....
semangt kk 💪 ak kasi pote dah 🤭🤣🤣🤣🤣
kirain dari nt lagi trobel kok dari semua karya" gog" ngak ada up sama sekali ✌
juwita
klo dl almarhum suami g bisa ngewaliin anak ku pdhl dia udh janji klo anak nikah mau dtg tp takdir berkata lain sblm bisa jd wali udh di panggil duluan sm yg maha kuasa😭😭
kalea rizuky
makanya g usa nikah lagi pak dpet istri lampir kok di pertahan kan situ gatel
Aisyah Ranni
😭😭😭😭 bawang merah lg mahal Thor kenapa dikupas disini
hiro_yoshi74
😢😢😢 meleset dari bmkg padahal tingal ngitung hari dikit lagi eh.... malah ayah yg udah ngak sabar 😂😂😂
Abel Incess
pagi" tapi ini mata serasa kena bawang
😭😭😭😭
juwita
ka tami Reyhan itu spa ya? sering di sebut
Tamie: maafkan akoh kak... itu nama Kaisar sebelumnya. Awal bikin nopel ini, lupa blm di edit.. hehe udah ak revisi, trima kasih ya...
total 1 replies
hiro_yoshi74
yah bakalan ldr an ini ma . 3 hari berasa 3 bulan ea ea
Tamie: kuat nggak ya...? wkwkwk
total 1 replies
Abel Incess
so sweet 😍😍😍
Tamie: ,,^.^,,
total 1 replies
hiro_yoshi74
wk wk jadi ani ani juga sekarang mon
Tamie: usaha sampingan 😌😓
total 1 replies
partini
seehhh dah Bangkotan pun di embat 🤣🤣🤣
aihhh Thor ini kisah nyata ada loh dulu pas th 1998 anak SMA di bawa masuk ke losmen di jakarta tapi aku lupa cuma inget Deket universitas
hilir mudik masih pakai seragam sekolah
partini: iy tahun 1998
total 2 replies
hiro_yoshi74
wah parah ngak usah jadi kasihan ki yg ini lebih paran ngedramanya
Tamie: ratu pick me😌
total 1 replies
juwita
dasar Vina ulat bulu
Tamie: manggatal terooos 🫩
total 1 replies
hiro_yoshi74
kenapa ngak di iusir aja kia . kan bikin tensi naik kalo tiap hari mesti ngedrama . kalo ngk mau ya seret aja mona sama emaknya biar kapok
Tamie: akan ada masanya mereka ditendang ngahahahaha🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!