NovelToon NovelToon
Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Anak Genius / CEO / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: LYTIE

Penyakit eating disorder membuat Jackson tidak bisa mencicipi rasa makanan selama 20 tahun. Masakan Rossy, koki pribadi baru berhasil membuat pria itu memakannya dan secara perlahan mencoba mengatasi trauma masa lalu.
Terkuak misteri Rossy adalah ibu kandung dari bayi tabung IVF yang dibeli oleh Jackson lima tahun yang lalu. Berhasilkah Jackson mengatasi trauma masa lalu yang merupakan pemicu penyakitnya serta bersatu dengan Rossy dan putra kembarnya Chandra&Kelvin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LYTIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24. Kecurigaan Jackson

***Ruang kerja Jackson Wijaya di Mansion Wijaya***

Rossy menundukkan kepalanya dan mulai makan martabak telur isi daging ayam di hadapannya.

Jarak yang dekat membuat Jackson bisa mendengar dengan jelas suara kunyahan makanan dari dalam mulut Rossy.

Rossy memang sengaja makan sambil mengeluarkan suara, untuk membuat Jackson merasa terganggu dan akan mengusirnya dari ruang kerja.

Jackson tidak merasa terganggung sama sekali. Malahan matanya menatap lebih intens ke arah Rossy.

Semakin lama Rossy merasa jengah dan terganggu dengan tatapan Jackson sehingga wanita muda itu mengangkat kepalanya dan balas melihat wajah Jackson secara langsung.

"Tuan Jackson! Apakah ada sesuatu di wajahku?" tanya Rossy. Karena Rossy mengangkat wajahnya secara tiba-tiba, mata Jackson menatap jelas ke mata Rossy.

Jackson baru menyadari Rossy memiliki sepasang mata yang besar, jernih, bening, dan indah.

Jackson menurunkan pandangan matanya dari mata Rossy dan tanpa sengaja menatap leher jenjang Rossy.

Leher yang berwarna putih bersih , sangat berbeda jauh dari warna wajah Rossy.

Jari telunjuk Jackson mencolek wajah Rossy sekilas dan terlihat foundation dari wajah Rossy menempel di jari telunjuknya.

"Apa yang kamu oleskan di wajahmu?" tanya Jackson.

Rossy terkejut dengan pertanyaan Jackson dan melihat foundation wajahnya yang menempel di jari telunjuk Jackson.

"OMG! Apakah dia menyadari aku menyamar menjadi jelek? Bagaimana nih? Kalau dia tahu aku adalah wanita di airport, dia pasti akan memecatku. Aku belum berhasil mendekati Felix dan tidak bisa pergi dari Mansion Wijaya sekarang," kata hati Rossy sambil memikirkan alasan untuk mengelabui Jackson.

"ini adalah perawatan untuk membuat wajahku lebih putih. Setiap hari aku harus berhadapan dengan tuan Jackson yang tampan membuatku minder. Walaupun wajahku jelek tetapi setidaknya bisa berwarna putih setelah perawatan ini. Lihat saja warna leherku yang lebih putih daripada wajahku."

Rossy menjelaskan panjang lebar ke Jackson. Pria itu merasa puas mendengar jawaban dari Rossy.

"Ternyata selama ini Rossy minder karena berhadapan denganku yang tampan," kata hati Jackson.

Jackson yang narsis menerima alasan yang diberikan oleh Rossy dan merasa sangat masuk akal .

"Rossy! Aku peringatkan kamu sekali lagi. Walaupun nanti wajahmu berubah jadi lebih putih, jangan terlalu berharap posisimu di Mansion Wijaya akan berubah. Kamu hanya bisa menjadi koki pribadiku saja," ujar Jackson.

Rossy sangat mengerti maksud pembicaraan Jackson dan merasa heran apakah selama ini ada perkataan dan perbuatannya yang terlalu berlebihan sehingga Jackson bisa mengira dirinya menyukainya.

"Dasar pria narsis," kata hati Rossy.

"Tuan Jackson jangan khawatir. Aku bersedia bersumpah atas nama ayah kandung putraku bahwa aku tetap setia menjadi koki pribadi dan tidak akan mengharapkan status apapun di Mansion Wijaya. Ayah kandung putraku akan menjadi gay apabila saya melanggar sumpahku," kata Rossy ke Jackson.

"Sumpahnya sangat buruk. Apakah mantan suaminya memperlakukannya dengan buruk?" kata hati Jackson.

Jackson merasa iba terhadap Rossy.

"He he he. Sumpahku itu untuk merestuimu dengan Felix. Felix kan pasanganmu. Aku hanya memerlukan bayi darinya saja, " kata hati Rossy sambil tertawa kecil.

"Walaupun kamu berwajah jelek, selama kamu bekerja sebagai koki pribadiku, tidak akan ada orang yang berani meremehkanmu. Aku akan memilihkan pria yang cocok untukmu nantinya," kata Jackson.

"Terima kasih atas kebaikan hatinya tuan Jackson. Aku bisa memilih sendiri pria yang cocok untukku," ucap Rossy.

"Terserah kamu saja," kata Jackson.

"Besok kamu tidak perlu menyiapkan breakfast untukku karena saya tidak ke kantor. Kamu siapkan lunch untuk Chandra. Aku akan menjenguknya besok siang," pesan Jackson.

"Baik tuan Jackson! Aku permisi dulu m," kata Rossy sambil membawa piring dan berjalan keluar dari ruang kerja Jackson.

Jackson pun melanjutkan pekerjaannya yang tertunda karena kedatangan Rossy tadi.

 

***Rumah kontrakan Michelle Angela***

Michelle bangun jam 6.30 pagi dan menyiapkan sarapan pagi yang sederhana untuk Chandra.

Chandra yang sudah terbiasa bangun pagi, duduk dengan tenang di ruang makan sambil menunggu sarapan pagi yang dimasak oleh Michelle.

Karena kemarin Michelle shift malam, hari ini Michelle mendapat shif siang di Healing Hands Hospital sehingga setelah selesai makan, Michelle berniat membersihkan rumahnya.

"Aunty Michelle perlu bantuanku?" tanya Chandra.

"Terima kasih Kelvin. Aunty bisa mengerjakannya sendiri," kata Michelle m sambil memegang kepala Chandra dengan lembut.

"Apakah aku bisa meminjam handphone aunty untuk menelepon mommy?" tanya Chandra.

Michelle teringat semalam Kelvin tidak sempat berbicara dengan Rossy.

"Tentu saja boleh Kelvin," kata Michelle sambil menyerahkan handphonenya.

"Terima kasih Aunty Michelle," kata Chandra sambil membawa handphone Michelle Angela ke kamarnya.

Chandra mengunci pintu kamarnya dan menghacker komputer Felix terlebih dahulu untuk mencari informasi tentang Dokter Erik dan penyakit Kelvin. Setelah semua data terkumpul, Chandra menelepon Kelvin.

 

***Kamar pasien VVIP Kelvin Hartono***

"Halo." Suara ngantuk Kelvin terdengar jelas dari dalam telepon.

"Kelvin! Kemarin aku menguping pembicaraan telepon mommy dengan aunty Michelle," ucap Chandra.

"Oh ya? Apa yang mereka bicarakan?" tanya Kelvin sambil mengucek matanya.

"Lima tahun yang lalu mommy melahirkan bayi kembar. Mommy dan daddy tidak mengetahuinya. Aku yakin itu adalah kesalahan dokter sehingga daddy hanya mengambilku dan mommy mengasuhmu. Kelvin! kita adalah saudara kembar," kata Chandra dengan gembira.

"Benarkah?"

Kelvin sangat gembira mendengar perkataan Chandra karena dirinya bisa menemukan ayah kandung di tambah saudara kembar yang mirip dengannya.

"Kelvin! Aku ingin menanyakan sesuatu," kata Chandra.

"Apa?" tanya Kelvin.

"Mommy membawamu pulang ke Bali karena penyakitmu kah?" tanya Chandra dengan hati-hati.

Dari data di komputer Felix, Chandra mengetahui penyakit leukimia yang diderita oleh Kelvin dan pengobatan terbaik untuk saudara kembarnya saat ini adalah menggunakan darah tali pusat.

"Iya! Aku mimisan dan pingsan di Amerika sehingga di bawa ke rumah sakit. Kemudian mommy membawaku pulang ke Bali," jawab Kelvin dengan jujur.

"Apakah penyakitku bisa membuatku mati? Kamu harus menggantikanku menjaga mommy dengan baik ya," kata Kelvin sambil menahan air mata.

Kelvin yang genius tahu pasti penyakitnya sangat berat karena Jackson tidak memperbolehkannya pulang dari rumah sakit.

Setiap hari akan ada suster yang datang memeriksa keadaannya. Kadang Felix dan beberapa dokter yang lain juga datang memeriksanya dengan teliti dan raut wajah yang tegang.

Kelvin sangat khawatir penyakitnya tidak bisa disembuhkan sehingga memberi pesan kepada Chandra untuk mewakilinya menjaga Rossy di kemudian hari.

"Kelvin! Kamu pasti akan sembuh. Aku dan mommy tidak akan membiarkan penyakitmu mengganas," kata Chandra dengan tegas.

"Benarkah?" tanya Kelvin.

"Kelvin! Kamu harus percaya padaku dan mommy. Momny membawamu pulang ke Bali karena penyakitmu bisa di sembuhkan di sini. Sebagai abangmu, aku akan melindungimu selamanya," jawab Chandra.

"Abang? Kenapa bukan aku yang menjadi abang?" protes Kelvin.

Chandra hampir ketawa mendengar perubahan sikap Kelvin yang tiba-tiba.

"Aku yang lahir duluan. Kamu harus memanggilku abang," jelas Chandra.

Chandra yakin dirinya lah anak pertama dari Rossy dan Jacksonbkarena Jackson langsung membawanya dari rumah sakit.

"Aku harus tanya dulu ke mommy. Siapa tahu aku yang lahir duluan," bantah Kelvin.

"Okay okay," kata Chandra.

"Apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Kelvin ke Chandra.

***

Halo Para Pembaca Setia Novel Anak Genius : CEO & His Private Chef.

Terima kasih dukungannya untuk novel ini ya baik berupa like , vote dan komentar positifnya ^~^.

Jangan lupa klik favorit supaya tidak ketinggalan membaca kelanjutan cerita novel ini .

1
Winny Anpooh
Luar biasa
Trissiyanah
pengen tahu kelanjutannya , JD penasaran
Trissiyanah
bagus ceritanya , suka
Oke Banget
Luar biasa
Oke Banget
Lumayan
Sumiati 32
Thomas kenapa ngasih tau mau dinner dengan Rosi
Fuziie_aN
Luar biasa
Sri Tanjung
jackson malu2 kucing.d bllakang meong2😍😍😍😍😍
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
ya Tuhanku 🤣🤣🤣🤣🤣🙈
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
😂😂😂😂😂😂😂🙈
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
Sri Mulyaningsih
lah....yg kesamber petir u tong 🤣🤣🤣🤣🤣
Mohd Nor Kasih
senjata makan tuan..😁
Mohd Nor Kasih
PD amat lu bang Jackson...😂
Mohd Nor Kasih
pertemuan yg mengharukan dan membahagiakan.. mantap Thor cerita mu
Mohd Nor Kasih
waduh GK bahaya ta...😁
Mohd Nor Kasih
awal cerita yg bagus... semangat Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!