NovelToon NovelToon
Antagonist After Ending

Antagonist After Ending

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Putri asli/palsu / Cinta Seiring Waktu / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:46.4k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

Arabella, putri keluarga kaya yang tidak diakui oleh keluarganya lagi. Tunangannya direbut oleh seorang wanita miskin…

Ketika, wanita miskin itu menikah dengan tunangannya. Dirinya hampir dilecehkan oleh beberapa preman yang dikirim tunangannya.

Terpaku dalam dendam merasa dunia ini tidak adil. Sebuah ingatan tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya.

“Ini adalah dunia novel yang sudah mencapai ending? Dan aku adalah antagonisnya…” gumamnya tertawa dalam tangisan.

Seorang antagonis yang tiba-tiba memiliki kesadaran. Dirinya sudah tidak terikat plot lagi, karena cerita telah mencapai ending…

“Aku akan membalas mereka, ini awal dari permainan membalas dendam…”

"Aku akan menjadi senjatamu untuk membalas dendam." Diluar dugaan pria gila yang seharusnya mencintai protagonis mengulurkan tangan untuk membantunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perselisihan

Angel menelan mudah berkali-kali, pria ini tidak kalah tampannya dengan Cakra. Dirinya mencoba untuk bangkit, tapi pria itu menarik pinggangnya. 

“Aku sudah menikah…” Angel menelan ludahnya. 

“Sayang sekali, aku benar-benar terlambat. Wanita secantik kamu malah dimiliki oleh pria lain.” Anehnya Julian menurunkannya, kemudian membelai wajahnya.”Andai saja aku mengenalmu lebih awal. Bagaimana kalau mulai sekarang kita berteman.”

“Kita berteman…” Angel berusaha keras untuk tersenyum. Walaupun ada debaran aneh di dalam dadanya. Pria ini mendekatinya, apa mencintainya? Banyak pertanyaan dalam benak seorang Angel. 

Hingga satu kecupan mendarat di bibirnya. Membuatnya membulatkan matanya, meraba bibirnya sendiri. 

“Ini hal yang biasa di luar negeri antara teman. Maafkan aku membawa kebiasaanku di luar negeri. Aku harap kamu paham…itu hanya sebuah kebiasaan saja.” Ucap Julian kepada Angel. 

Angel menelan ludah berkali-kali.”I…iya.” 

Entah kenapa dirinya menyukai ini. Menyukai perasaan berdebar ini. Hingga tiba-tiba saja sebuah pesan masuk dari Cakra. 

‘Kamu di mana?’

Angel membalasnya dengan cepat. 

‘Bertemu dengan klien. Ada apa?’ 

Lagi lagi balasan didapatkan olehnya dari Cakra. 

‘Tugas utama seorang istri adalah melayani suaminya. Seperti ibuku yang melayani ayahku dengan baik. Saat aku pulang kerja seharusnya kamu sudah ada di rumah. Aku bebas memberikan kesempatan bagimu berkarir. Tapi yang utama adalah keluarga.’ 

Panjang lebar kalimat tegas dari Cakra terlihat. 

Julian sedikit mengintip dan membacanya ketika Angel membukanya. 

“Suamimu kuno dan protektif ya? Kalau di luar negeri pria seperti itu sudah dibuang ke tempat sampah. Lama-kelamaan pria seperti itu hanya bisa melukai wanita indah sepertimu.” Julian menghela nafas, menggeleng pelan, terlihat seperti membaca kontrak di hadapannya. 

Angel yang biasanya selalu membujuk Cakra. Kini memilih mendiamkannya Karena provokasi dari Julian. Semua yang dikatakan oleh Julian ada benarnya. Padahal keperawanannya sudah diberikan kepada Cakra, tapi Cakra masih saja cemburuan seperti ini. 

“Tentang dana investasinya, rencananya investasi akan—” suara Angel terhenti. Suara dering telepon terdengar, tentu saja panggilan dari Cakra. Suaminya tersayang, suami yang paling mencintainya. 

Julian malah menertawakannya.”Suamimu yang kampungan menelpon. Dia pasti akan memarahimu hanya karena terlambat pulang? Seharusnya dia tahu memiliki istri hebat sepertimu. Istri seorang wanita karir cantik sepertimu, pasti ada resikonya. Angkatlah panggilannya…aku tidak keberatan.” 

Angel pada akhirnya mengangkat panggilan dari Cakra. Setelah bangkit dari sofa, kemudian berdiri di dekat tirai. 

“Kenapa mengangkat teleponnya lama?” Tanya Cakra dari seberang sana. 

“Aku harus menjamu investor hari ini. Dia baru saja datang dari luar negeri. Kami sedang membicarakan proyek investasi.” Kalimat dari angel apa adanya. 

Tapi apa kalian tahu? Di novel atau komik, memiliki kekasih super protektif dan obsesif mungkin terdengar romantis. Tapi di kehidupan nyata, memiliki tipikal pasangan seperti itu, maka kamu harus selalu berhati-hati dalam setiap gerak-gerikmu. Dan kewaspadaan itu tidak dimiliki oleh Angel. 

“Membicarakan proyek investasi sampai malam seperti ini? Sekarang sebaiknya kamu pulang! Ibuku benar! Lebih baik kita tinggal di rumahku, biar ada ibu yang mengawasimu. Biar ada ibu yang mengajarimu untuk menjadi menantu yang baik.” Cakra meninggikan intonasi bicaranya. 

“Cakra! Aku sudah lelah dengan ini! Berapa kali aku katakan? Aku hanya ingin berbakti kepada kedua orang tua yang membiayai sekolahku. Mereka menyeponsori dan merawatku. Mereka sudah aku anggap sebagai orang tuaku sendiri Makanya aku tidak mau pindah! Sebaiknya kita berdebat di rumah saja, nanti 2 jam lagi aku pulang.” Angel menegaskan kata-katanya. 

“2 jam!? Kamu menyuruh suamimu menunggu hingga 2 jam!? Aku bahkan bisa membiayai mu setiap bulan! Tapi kamu malah seperti ini.” 

Julian bangkit dari sofa, melangkah mendekati Angel. Wajahnya tersenyum merebut handphone Angel. 

“Biar aku yang bicara dengan suamimu. Mengatakan kalau ini benar-benar investasi yang sangat penting bagi perusahaan. Aku tidak tahan melihatmu dimarahi seperti itu.” Kini sosok Julian terlihat bagaikan malaikat. 

Tapi tidak ada yang mengetahui apa yang ada di otak pria playboy ini. Angel hanya terdiam membiarkan, mungkin lebih baik memang Julian yang menjelaskan semuanya. 

“Selamat malam, saya adalah investor dari perusahaan tempat istrimu bekerja. Namaku Julian, kami hanya mendiskusikan tentang proyek yang akan diinvestasikan. Tidak akan melakukan apapun, jadi kamu tidak perlu curiga atau cemas.” Pria yang dengan sengaja memperdengarkan suaranya. 

Tentu saja kemarahan dari Cakra meledak saat ini. “Berikan handphonenya kepada istriku!” 

Julian memberikan handphone kembali pada Angel. Pria itu memang bicara menggunakan mode loudspeaker. 

“Cakra! Jangan kekanak-kanakan dan terlalu protektif seperti itu! Kami ini hanya pegawai perusahaan dan investor. Kami tidak memiliki keperluan lain. Hanya berdiskusi tentang kesepakatan bisnis. Apa kamu tidak mengerti sama sekali!? Kamu membuatku malu, dengan membentak seperti tadi. Sudahlah 2 jam lagi aku pulang!” Angel mematikan panggilannya sepihak. Kemudian memilih memblokir Cakra. 

Hal yang ada di dalam otaknya adalah berdiskusi tentang investasi yang penting ini dengan Julian. 

“Ayo…biar aku jelaskan tentang proyek ini lagi.” Angel kembali duduk di atas sofa. Sementara Julian duduk di sampingnya. 

Bagaikan benar-benar tidak memiliki batasan. Tubuh mereka mendekat, sedikit bersinggungan. Wajah Julian bahkan berada di dekat wajah Angel. 

“Sebenarnya proyek ini terdiri dari beberapa—” kalimat Angel disela.

Suara Julian terdengar berat, sedikit berbisik.”Jadi apa yang dimaksud dengan anggaran 3,5 miliar ini?” 

Hal yang membuat bulu kuduknya merinding. Otaknya meminta untuk menepi semuanya, tapi rasa bangga akan didekati pria dan keinginan serta nafsunya berbeda. Angel memilih untuk tidak melawan, menelan ludahnya berkali-kali. 

“Kamu terlihat tegang…kebetulan aku sudah memesankan wine.” Pria itu bangkit dari tempat duduknya, setelah suara pelayan yang mengetuk terdengar. 

Seorang pelayan menyajikan sebotol red wine, dengan dua gelas kosong yang terlihat indah. 

Julian perlahan menuangkannya. Terlihat tidak memasukkan apapun memang…

Memberikan salah satu gelas kepada Angel. Sedangkan satu gelas lagi padanya. 

Dirinya menikmati minuman itu pelan-pelan. Berbeda dengan Angel yang habis sekali teguk.

“Kamu terlihat memiliki banyak masalah. Bisa ceritakan padaku?” Tanya Julian pada Angel. 

“Aku memiliki seorang suami yang kaya raya. Tapi dia terlalu protektif dan obsesif padaku. Dia selalu narsis merasa paling sempurna, padahal dia tidak tahu saja. Ibunya super duper cerewet, ditambah dengan dia…bahkan aku sedang bekerja pun diganggu. Kemarin dia memarahiku habis-habisan. Lalu paginya kembali lembut padaku. Sebenarnya apa maunya dia…” Angel meraih botol wine, kemudian menuangkan dalam gelasnya sendiri. 

Sedangkan Julian masih meminum pada gelas wine pertama, sedikit menyesapnya. Matanya melirik ke arah Angel. 

“Ini terdengar wanita mulia sepertimu salah memilih suami. Suamimu begitu beruntung, tapi kamu sepertinya begitu sial. Kalau itu aku…bertemu dengan wanita yang pintar, cantik, indah, kuat dan pengertian sepertimu. Sudah pasti tidak akan pernah aku sia-siakan. Aku akan selalu memuji dan mendukungmu. Sayang sekali kamu bukan milikku.” Kalimat yang diucapkan oleh Julian dengan sengaja. 

“Kamu tidak perlu terlalu memuji.” Ucap Angel menunduk, merasa sedikit malu. 

Julian mengarahkan wajah Angel agar menatap ke arahnya. Menyentuh dagu Angel menggunakan jemari tangannya.

“Aku tidak memuji, aku bersungguh-sungguh mengatakannya. Kalau aku memiliki wanita sepertimu, aku akan menghargai dan menyayanginya.” 

Angel menatap ke arah wajah Julian yang rupawan. Sedangkan Julian mendekat, wanita ini begitu mudah dirayu. Terdiam tidak melawan, ketika Julian mencicipi bibirnya. Menjulurkan lidahnya untuk masuk ke dalam mulut Angel. Angel malah membalasnya, awalnya memang tidak membalas. Tapi pada akhirnya, wanita ini terhanyut juga. 

Ciuman yang begitu panas, Julian hanya melakukannya perlahan. Dirinya sengaja memelankan semuanya. Sengaja bersikap begitu lembut, karena hanya dengan kelembutan wanita akan terbuai. 

Hingga ciuman mereka terlepas pada akhirnya. Hembusan suara nafas mereka terdengar. 

“Maaf…aku kesulitan menahan diri karena melihat penderitaanmu. Maafkan Aku…” bisik Julian dengan nada berat di telinganya. 

Angel menelan ludah berkali-kali. Tidak mengatakan apapun. Mungkin dalam hatinya Julian tertawa. Wanita ini mengundangnya untuk melanjutkan. Itulah arti diamnya…

Julian kembali mencicipi bibirnya. Kali ini dirinya akan memiliki wanita ini seutuhnya. Angel yang memejamkan matanya pasrah. 

Perlahan Julian, mengangkat tubuh Angel ala bridal style. Mengangkatnya menuju ranjang. 

Tirai penutup tempat tidur itu terjatuh. Menutupi hal yang terjadi di dalam sana. 

Satu persatu pakaian terlepas, terjatuh tanpa daya di atas lantai. Mulai dari mini dress yang memberikan kesan sopan, setelan kemeja pria. Hingga pakaian dalam bagian atas wanita, kain segitiga milik wanita, dan terakhir sebuah boxer. Semuanya jatuh satu persatu ke lantai. 

Suara derit tempat tidur terdengar. Diiringi suara merdu percintaan. 

 

1
Nur Wahyuni
itu mesti angel sama Julian yg lagi asik2... dasar buaya buntung dan sundel bolong, gak kenal waktu dan tempat buat asik2😄😄
Nur Wahyuni
mulai melancarkan serangan ke arabella si Xavier ini 😄😄😄
Eka Anam
Xavier ini sepertinya masih mewarisi darah ren meski entah keturunan yang keberapa🤭
Nur Halida
istrimu itu yg lagi konser dangdut bareng julian😁
yesi yuniar
sudah gk perlu bikin proposal cinta lagi karena hubungan kalian sudah sweet banget dan bikin iri 😆
^ã^😉
Xavier APA kamu keturunan ren dan sarah
Biyan Narendra
o o kamu ketauan
pacaran lagi dengan si dia
😅😅😅
Ufiyyyy
liat tuh cakra siapa yg d mobil🤣🤣🤣🤣
mimief
wah apakah Angel langsung ketawan?
seruuu ini 🤣🤣
Ufiyyyy
xavier rambut putih kulit sputih salju,pupil mata merah... siapa y, familiar tp lupa
Inah Ilham: galantinus anak dari Duke Killian
total 1 replies
mimief
bukan saudara ren kan Thor?🤣🤣
Fa'iqoh Siti Elok
istrimu lagi praktek ajian jaran goyang di mobil
Fa'iqoh Siti Elok
aah manisnya pengen ku gigit mereka berdua saking gemesnya
yesi yuniar
lain di bibir lain di hati
chataleya
ingatlah Cakra. semua akan pret pada waktunya 🤣
Fa'iqoh Siti Elok
kamu menyesal cakra
Nur Wahyuni
alah basi banget si cakra... udah sono urusin aja si angel istrimu yg baik hati bagai malaikat..
mimief
ga nyesel
cuma...???
🫣🤣🤣🤣
kasiaaaan
Sulati Cus
biasanya kebalikannya apa yg di mulut g sesuai dg yg di otak eh empedu maksudnya🤣
Nur Halida
padahak dia nyesel..
mampus makan tu angel mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!