Seorang wanita yang bernama Winda sudah lama menikah mencoba bermain api dengan teman sekantornya yang bernama Hendra. Rasa cinta & nyaman yang sebelumnya tidak dirasakan olehnya ditemukan dalam diri Hendra. Setelah sepakat meninggalkan pasangan masing-masing.
Hendra justru memilih kembali kedalam pelukan istrinya. Winda yang sudah terlanjur menggugat cerai suaminya merasa kecewa & marah kepada Hendra.
Apa yang dilakukan Winda setelah Hendra & Suaminya tidak didapati ?
BURUAN KEPOIN ??? JANGAN LUPA BACA YAA KISAH KELANJUTANNYAAA !!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nukhbatul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6. Honeymoon With Pacar
Liburan untuk pertama kalinya mereka pergi keluar kota untuk pasangan yang sedang dimabuk kepayang, baginya dunia serasa milik berdua yang lain hanya mengontrak.
Hendra sudah memberitahu istrinya kalau ada kegiatan family gathering dikantornya dari hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Sulastri sang istri pun tidak menaruh curiga terhadap suaminya itu karena memang dikantornya setiap tahun sering mengadakan family gathering.
Sementara Johan yang sudah dinas lagi keluar kota kali ini begitu mempercayai istrinya Winda. Bagi Johan... Winda mana mungkin berselingkuh karena Dia adalah wanita yang bisa menjaga kehormatannya selama suaminya tidak ada dirumah. Namun sayang sekali kepercayaan Johan dikotori oleh cinta mereka berdua.
Bandung menjadi pilihan liburan mereka berdua dengan suasana yang dingin, sunyi nan sepi lalu mereka berdua pun bisa bebas melakukan apa saja tanpa ada gangguan.
kota Bandung dikenal dengan ikon wanitanya yang geulis serta suasana yang sejuk dan dingin. Membuat siapa saja ingin kembali lagi ke Bandung. Setelah memasuki kamar hotel jiwa, hasrat dan gairah mereka berdua pun makin memuncak setelah selama seminggu mereka berdua menahan syahwatnya masing-masing.
Hubungan terlarangan mereka pun dilakukan berkali-kali. Namun kali ini mereka bercinta tanpa ada rasa takut dan bebas melakukannya kapan saja dan dimana saja. Sesuka hati mereka berdua.
Nafsu dan gairah mereka masing-masing yang diawali oleh rindu yang membara tanpa berlandaskan cinta sejati yang kokoh dan tidak ada keinginan dari mereka masing-masing untuk menuju ke jenjang pernikahan.
Setan berhasil dan tertawa melihat perbuatan mereka berdua melakukan yang telah melanggar norma agama dan norma masyarakat. Hendra pun meminta jatah yang bukan haknya. Begitupun Winda memberikan kewajibannya yang bukan menjadi kewajibannya.
Dikamar hotel tempat mereka mengabiskan waktu selama 3 hari 2 malam. Dinding dan lantai pun beralaskan bambu. Kasur yang berselimutkan kehangatan. Udara pagi hari di Bandung mampu menusuk tubuh pasangan ini.
Udara yang sangat dingin ditambah dengan suasana yang sejuk angin pun berhembus sangat kencengnya. Pelukan kami pun semakin erat karena Hendra pun selalu memberikan kehangatan untukku.
Selama diruang makan berdua mereka berdua pun berganti tangan, rangkulan dan berpelukan. Ibaratnya pasangan ini seperti pengantin baru yang sedang honeymoon. namun siapa sangka pasangan dua sejoli ini adalah pasangan non halal. Pasangan yang melakukan segala cara demi memuaskan hasrat dan birahi mereka tanpa memikirkan keluarga mereka masing-masing.
Apalagi Hendra seorang suami dan ayah yang sudah lupa dengan anak dan istrinya. Baginya Sulastri bukanlah seorang istri karena Dia tidak pernah mencintai Lastri. Lastri yang penyayang, sabar dan keibuan serta mau menerima kekurangan Hans. Namun dirinya tidak pernah bersyukur akan hal itu.
Siang pun mereka akan berencana akan jalan-jalan mengelilingi kota Bandung dengan kendaraan yang dibawa oleh Hendra. Kota Bandung walau pun panas menyengat namun hawanya sejuk membuat siapa saja menjadi candu ingin kembali lagi kesini.
Senyum dan tawa canda mereka berdua menghiasi mobil ini. Selama dibandung mereka saling berpelukan erat seakan tidak mau terlepas.
Sementara ditempat lain, Ditempat kantor Hendra dan Winda pun, kecurigaannya semakin bertambah karena sudah sering mereka tidak masuk kerja secaraan bersamaan.
Rianti pun mulai menyebarkan omongannya sesuai apa yang ia lihat antara Winda dan Hendra digudang kosong itu. Hubungan mereka pun semakin sulit untuk ditutupi. Karena seringnya teman kantor yang sering memergoki mereka berdua sedang berada diluar kantor.
"Gua itu pernah liat, Hendra narik tangan Winda kedalam gudang kosong itu. Mereka berdua keluar rambut Winda udah berantakan aja". Ucap Rianti dengan nada ketawa kecil kepada Tika dan Nana.
"Hayoo tebak mereka abis ngpain ya". Balas Tika Kepada Nana dan Rianti dengan nada ketawa.
Obrolan mereka pun terdengar oleh rekan kerja yang lainnya. Gosip perselingkuhan antara Hendra dengan Winda sudah tersebar di seluruh kantornya.
Pertemanan mereka berdua sangatlah tidak wajar karena Hendra dan Winda sudah menikah dan sudah memiliki pasangan masing-masin.
Diawali dengan Pertemanan.... Dilanjutkan dengan Perselingkuhan...
Liburan mereka di Bandung selama 3 hari memberi kenikmatan sendiri buat Hendra dan Winda. Cinta mereka pun semakin erat dan kuat. Hendra ingin sekali menikahi Winda agar mereka sering bersama-sama.
Winda yang cantik, manja dan lembut dengan Hendra yang ganteng dan juga gagah. Cinta mereka tidak salah. Yang salah adalah Mereka sudah memiliki pasangan hidup masing-masing.
Win...sayangku Winda.... Aku sayang banget. Aku mau banget memiliki kamu seutuhnya.Tanpa harus sembunyi seperti ini". Ucap Hendra kepada Winda dengan nada merayu.
3 hari belum cukup bagi Hendra untuk bercinta dengan Winda, pacarnya itu. Sebelum ia sampai kerumahnya. Hendra pun meminta jatah lagi kepada pacarnya itu.
Winda pun kali ini begitu menikmati perselingkuhannya dengan pacar gelapnya itu. Cinta Winda begitu tulus kepada Hendra. Namun Hendra masih berat meninggalkan Lastri karena ada Kandita, putri tercintanya.
Luasnya hati Lastri, menerima sikap Hendra yang cuek dan acuh kepada dirinya. Ia yakin suatu saat Hendra pasti akan berubah menjadi lelaki yang lebih baik lagi.
Sementara Winda... Sengaja memberikan kenyamanan kepada Hendra agar pacarnya itu betah dan mau berlama-lama dengan dirinya. Winda memberikan layanan yang memuaskan. Layanan di atas kasur, sumur dan dapur.
Malam terakhir di Bandung tidak terasa sudah 2 haru dengannya di Kota yang sejuk ini."Tidak adanya capeknya bercinta dengannya. Tenaganya begitu kuat dan Perkasa ditambah udara sejuk dan derasnya hujan yang turun menambah suasana yang bikin dirinya minta jatah terus". Batin Winda sambil tertawa.