NovelToon NovelToon
SELIR BODOH YANG MENAKJUBKAN

SELIR BODOH YANG MENAKJUBKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Istana/Kuno / Fantasi
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Xiao Yu dipaksa ikut pemilihan selir oleh orangtuanya demi mengangkat derajat keluarga. Padahal gadis ini ingin masuk militer.

Akhirnya ia ikut pemilihan selir dengan berpura-pura bodoh. Tapi sungguh suatu hal ajaib. Dia justru terpilih.

Ternyata pangeran Zhang Li sengaja memilih selir bodoh untuk protes pada raja bahwa ia lelah terus disuruh mencari seorang pendamping.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 33

"Bukan. Maksudku Selir Xiao itu perempuan yang berani," sahut Selir Lan yakin. "Aku yakin kamu pasti akan membunuh seseorang yang berkhianat, jadi aku berpegang pada itu. Dan aku yakin aku tidak akan berkhianat," kata Selir Lan penuh percaya diri.

Xiao Yu mengangguk kagum pada kepercayaan diri selir Lan soal ini.

"Karena jika aku berkhianat, selir Xiao pasti akan mengejar ku bagaimana pun caranya," kata Selir Lan.

Xiao Yu makin terkekeh pelan. Bao'er menowel lengan Xiao yu untuk menahan diri.

Mata Xiao yu melebar sebentar untuk mengembalikan dirinya dalam mode tenang. Batinnya mengakui betapa tajamnya pengamatan wanita di hadapannya ini. Selir Lan mungkin tampak lemah lembut di luar, tapi pemahamannya tentang naluri manusia begitu dalam.

"Selir Lan tampak sudah mempelajari hal-hal seperti itu dengan sangat baik," goda Xiao Yu tipis.

Selir Lan menggeleng halus, matanya menerawang sejenak. "Bukan belajar. Aku diberi ilmu penting soal itu oleh seseorang."

Pasti tabib shen, duga Xiao Yu dalam hati secara pasti.

Nama tabib itu melintas begitu saja di benak Xiao Yu. Sebenarnya jika Xiao Yu mau, informasi tentang hubungan rahasia Selir Lan dan Tabib Shen bisa ia jadikan senjata ampuh untuk membungkam Selir Lan selamanya agar tidak membocorkan identitas ksatrianya. Tapi Xiao Yu memilih untuk tidak menyebut nama itu. Ia tidak peduli dan tidak merasa perlu mengancam balik.

Betul kata Selir Lan tadi. Di dalam lubuk hatinya, Xiao Yu memang sudah punya sedikit rasa kepercayaan pada wanita lembut ini.

"Yah," kata Xiao Yu akhirnya seraya menghentikan tawa pelannya. "Setidaknya kita berdua sama-sama tahu cara menjaga diri."

Waktu berganti malam. Selir Lan menghela napas pelan seraya merapikan lipatan kain gaunnya. Senyum lembut kembali terukir di wajahnya yang anggun.

"A-Chui, kita sudah terlalu lama berada di sini," bisik Selir Lan seraya bangkit berdiri dari kursi kayunya. "Jika pengawal ronda malam melintas, kehadiran kita bisa memicu kecurigaan yang tak perlu."

A-Chui yang tadinya berdiri siaga di dekat pintu langsung melangkah mendekat dengan sigap. "Baik, Nona Lan."

Selir Lan menatap Xiao Yu dengan binar mata yang memancarkan ketenangan dan rasa percaya yang baru terbentuk. "Terima kasih atas teh dan bincang-bincangnya, Xiao Yu. Ingatlah, jika kau butuh tempat untuk membuang penat tanpa perlu berpura-pura, kediamanku selalu terbuka."

Xiao Yu menyunggingkan senyum tipis. Ia bangkit dan membungkuk halus. "Terima kasih atas tawarannya. Semoga malammu tenang."

Selir Lan mengangguk.

Bao'er bergerak cepat dan senyap. Jemarinya menarik selot pintu kayu samping hingga terbuka hanya selebar celah tubuh manusia. Mata Bao'er memindai pekarangan tengah yang kini gelap gulita, dihiasi bayangan pilar-pilar batu yang menjulang.

"Suasana aman, Nona," bisik Bao'er memberi sinyal.

Selir Lan mengangguk pelan. Ia menarik mantel tipisnya untuk menutupi bahunya, lalu melangkah keluar dari pintu samping dengan gerakan sehalus kucing malam. A-Chui menyusul tepat di belakangnya, melangkah tanpa suara menyeberangi lorong.

Keduanya berjalan cepat memanfaatkan keremangan bayangan pilar dan rerimbunan pohon krisan malam. Hanya dalam hitungan menit, sosok Selir Lan dan pelayannya telah meluncur masuk melalui pintu belakang paviliun mereka sendiri.

*

*

*

Suasana di Kediaman Selir Kui juga tampak diisi oleh  rasa panik yang berusaha ditutupi. Mei Lin, menuangkan teh hangat ke cangkir porselen yang diletakkan di atas meja ukir sambil mendengar gerutuan majikannya.

Selir Kui duduk tegak. Matanya bergerak liar, memikirkan setiap kemungkinan.

"Mei Lin!" bisik Selir Kui dengan nada tajam dan bergetar. "Apa kau tidak mendengar kabar apapun tentang selir Lan yang tersesat?'

"Hamba sangat yakin, Yang Mulia," sahut Mei Lin seraya meletakkan teko teh di atas meja.

"Kenapa begitu sunyi? Aku justru tidak tenang kalau suasananya begitu damai," kata Selir Kui gelisah.

"Bukannya Anda harusnya bahagia kalau tidak kabar lanjutan soal selir Lan yang tersesat itu?" Tanya Mei Lin bingung.

"Bodoh. Justru kalau setenang ini rasanya tidak mungkin. Apa kau pikir pangeran Zhang Li membiarkan selirnya tersesat? Juga soal kamu yang menjauhkan pelayan selir Lan agar dia sendirian?" Tegur Selir Kui.

Mei Lin menghela napas samar. Padahal dia sendiri yang menyuruhku membuat A-chui menjauh, keluh mei Lin.

Selir Kui menghembuskan napas berat, mencoba menenangkan dada yang bergemuruh. "Aneh... Sungguh aneh. Bagaimana bisa tidak ada tindakan apapun dari pangeran? Juga ..." Selir Kui menoleh cepat pada mei Lin. "Mengapa Selir Xiao yang bodoh itu justru ikut terseret bersamanya?" Dia kesal.

Mei Lin tidak bisa jawab. Karena dia tidak diberi perintah mengawasi selir Xiao. Selir bodoh itu tidak akan membuat masalah yang berarti, begitu pikir selir Kui dan Mei Lin.

"Bukankah waktu itu selir Xiao menegur Nona saat Nona kembali tanpa selir Lan?" Mei Lin ingat soal itu. "Bahkan selir Huo menegur selir Xiao Yu karena ribut soal selir Lan."

Selir Kui mengangkat cangkir tehnya. Cairan hangat itu menyentuh bibirnya. "Apa dia langsung mencari selir Lan ke dalam hutan?" Selir Kui mencoba menebak-nebak.

"Mungkin saja, Nona. Dia kan bodoh," kata Mei Lin dengan bibir miring.

"Kurang ajar. Mereka berdua pasti akan bersaksi kalau aku yang menjebak selir Lan," geram Selir Kui. "Tapi tidak. Aku tidak akan kalah." Seringaian muncul di sudut bibir Selir Kui.

*

*

*

Sinar lilin bergetar pelan di dalam Ruang Baca Utama, memancarkan pendar keemasan yang hangat namun terasa dingin oleh atmosfer yang kaku. Pangeran Zhang Li berdiri di dekat meja peta, jemarinya yang panjang menelusuri gulungan kertas laporan perbatasan.

Di sudut ruangan, bau harum akar herbal dan aroma pahit daun ginseng menguar dari tungku perunggu kecil. Tabib Shen berdiri diam di sana, jemarinya yang telaten menggerakkan penumbuk batu untuk meracik ramuan penguat stamina harian sang Pangeran.

"Bagaimana menurutmu insiden Hutan Selatan kemarin, Feng Chuan?" tanya Zhang Li tanpa mengalihkan pandangan dari peta. Suaranya datar, namun ada nada menekan di dalamnya.

Feng Chuan yang berdiri tegap di samping meja membungkuk kecil. "Melapor, Yang Mulia. Laporan dari pengawal menyebutkan bahwa Selir Lan ditemukan melintasi batas Hutan Selatan."

"Batas Hutan Selatan..." Zhang Li menyunggingkan senyum tipis dengan tatap mata yang dingin. Tangannya melipat gulungan peta perlahan. "Bukankah area itu adalah wilayah terlarang yang dilarang keras untuk dilintasi oleh siapa pun di kediaman dalam?"

"Benar, Yang Mulia," tegas Feng Chuan. "Hutan Selatan bukan sekadar hutan biasa. Seluruh prajurit sudah diberi himbauan untuk melarang para selir dan tamu kesana."

1
Nia mie
kurang panjang,😭
Pa Muhsid
lah ganggarateun digantung terus
Anggye syahab
Kakkk..beneran habis..apa masih lanjut ne cerita buat mlm ne?🙄😭
Pa Muhsid
ah manisnya
Kustri
siapa yg mengirim pembunuh bayaran?
selama ini tk ada yg mencurigakan🤔
Kustri
siapkan lehermu kui⚔️
Kustri
eh, emg sdh ada istulah hipotermia🤔
Kustri
oalah... knp pelayan gk lgsg lapor sih, udh malam!
Kustri
dmn pelayan lan & yu?
apa mrk gk lapor klu majikan'a tdk disamping'a? 🙄
°RhaiKen™
aaaaaaaa.... ketahuan /Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle/
Anggye syahab
sukaaa sekali sm ceritanya
Kustri
oalah... lan disukai shen mo & rupa'a cinta bersambut, qu kira lan suka sm pangeran
Kustri
selir lan memaruh hati pd pangeran
Kustri
huo yan 'jarang disentuh' berarti pernah dong😄
Kustri
inisih senjata makan tuan😄
Nia mie
❤️❤️❤️
Nurul Boed
ditunggu up nya kak 😍😍
Anggye syahab
Alur ceritanya sangat bangussss
Anggye syahab
wach kak..ceritanya kerennn..bisakah..update lagi kak..aku tunggu yaa🤗
Mineaa
waaahh....akhirnya...💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!