Menampar si muka dua, menginjak si pria berengsek, cara belas dendam yang berbeda dengan biasanya. Mau liat bagimana sang ratu menyiksa pria berengsek dan si muka dua sampai ketakutan tapi tidak bisa kabur?
Namun kenapa kali ini, dia tidak bersembunyi atau menghindar? Kenapa dia malah terus mengikuti ku?
perhatian!!!
"Ratu" tanda kaya gini artinya itu percakapan bisa
'Ratu' tanda ini tanda nya si tokoh lagi berpikir dalam hati atau bicara di dalam hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurelie Valaska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 16
"Jika pelaku nya adalah Adnan Bastian, dia akan membocorkan rahasia nya karena dia akan gugup saat melihat ku. jika pelaku nya adalah orang lain, dia akan melewatkan kesempatan kedua untuk membunuh ku, dan aku akan menunggu nya"cassiopea berkata sambil memegang dagu nya berpikir
"Aku tidak akan melepaskan siapa pun yang menyakiti adik ku!" lanjut cassiopea sambil menatap tajam penuh dendam
"Aku bisa meramalkan akhir yang menyedihkan dari orang itu, yang telah di tantang oleh dewa kematian"Kaeno berkata tenang sambil menatap cassiopea
'Adnan Bastian dan Mona, kalian berdua sebaiknya berdoa agar kalian tidak terlibat dalam kematian adik ku'
'atau aku bahkan tak bisa katakan apa yang akan aku lakukan'
"Apa kau akan memberi bajingan dan jalang itu sedikit kelonggaran? Aku telah menyelidiki bahwa Adnan Bastian telah merencanakan untuk lebih mengarang skandal adik mu untuk lebih menutupi perselingkuhannya, dan Mona telah berbagi apartemen yang sama dengan adik mu tetapi tidak pernah membayar sewa, yang lebih buruk dia telah memperlakukan adik mu sebagai pelayan nya" Kaeno menjelaskan sambil memainkan pena nya
"Mustahil! Adnan Bastian pasti melindungi reputasi nya, dan aku akan mengirim kan nya sebuah hadiah besar!"cassiopea berkata sambil menyeringai dan melakukan panggilan suara
TUUT....TUUT
"Apakah ibu kantor polisi Metropolitan? Aku melaporkan suatu perbuatan ilegal sedang di lakukan di...." cassiopea berkata dengan nada tenang
"Sama-sama, aku orang yang selalu menegakan keadilan" cassiopea pun menutup telepon nya
"Apakah ini majalah mingguan Star entertainment? Aku punya menarik tentang bintang pop Adnan Bastian, tolong kirim seseorang ke rumah besar huali nomor 33, jalan mawar"cassiopea pun menutup telponnya dan berbalik menatap Kaeno
"Sudah selesai!" cassiopea berkata tenang sambil tersenyum puas
"Bagaimana jika Mona tidak ada di sana?"Kaeno bertanya sambil memeluk boneka kelinci nya
"Tadi kosbas menelpon mu bahwa dia telah mengusir mona. Dia tidak punya tempat lain untuk di tuju kecuali meminta bantuan Adnan Bastian. Ayo kita lihat bagaimana dia akan melindungi kekasih galap nya di depan polisi dsb wartawan" cassiopea menjelaskan sambil menyeringai
Kembali ke apartemen Adnan Bastian, Mona masuk ke dalam kamar apartemen dengan sangat kesal sambil menyeret koper nya Adnan hanya melihat nya saja
"Elva telah mengusir ku! Berani nya dia?"Mona berkata dengan marah sampai meja pun di tendang
"Kau tidak melihat nya?" Adnan bertanya sambil duduk si sofa
"Tuhan tahu di mana dia! Sesaat setelah aku pulang, aku di beri tahu dia telah menghentikan sewa dan lalu aku di hina oleh kosbos yang pasti sudah di pengaruhi oleh Elva!" Mona menjelaskan dengan sangat marah dan jengkel
'Ada yang salah, Elva telah banyak berubah sejak dua kembali. Apakah dia membalas dendam pada kami karena telah mengetahui sesuatu?'adnan berpikir dengan keras sambil mengerutkan keningnya
TING TONG
Tiba-tiba saja bel pintu berbunyi Adnan menoleh Mona masih marah, Adnan menekan tombol kamera pemantau di depan pintu. Dari kamera pemantau terlihat itu beberapa orang polisi yang berdiri di sana
BIP BIP
"Buka pintu nya! Kami polisi" salah satu polisi berkata sambil menunjuk kartu identitas nya
"polisi? Kenapa?"Mona berseru dengan panik
"Jangan panik" Adnan berkata dengan tenang sambil membuka pintu apartemen nya
"Kami telah menerima laporan bahwa ada tindakan ilegal yang di lakukan di sini"polisi berkata sambil masuk dengan agresif
Polisi menatap Adnan dan Mona yang berpakaian tidak senonoh sampai membuat nya kehilangan kata-kata nya
"Anda pasti salah paham! Kami tidak melakukan sesuatu yang ilegal"Mona menjelaskan dengan gugup sambil tersenyum canggung
Polisi itu memeriksa dengan seksama, keningnya berkerut saat melihat pakaian Mona yang acak-acakan dan terkesan tidak senonoh. Mona yang menyadari pakaian nya acak-acakan pun kaget
"Adnan!"Mona berteriak sambil bersembunyi di belakang Adnan yang tersenyum canggung
"Apa hubungan kalian berdua? Tolong tunjukkan kartu identitas kalian pada kami" polisi itu berkata dengan tegas
"Pak, ini kartu identitas ku"Adnan berkata sambil menyerahkan kartu identitas nya
"Di mana kartu identitas nya? apakah kalian pasangan yang sah?"polisi itu bertanya sambil melihat kartu identitas Adnan