Seorang pria muda yang tegas dan berwibawa sedang duduk diruang kerjanya.
"Jika kau pergi selangkah saja maka hukumanmu akan semakin berat!"
"Aku tetap akan pergi!"
"Cih, gadis nakal dan sulit di atur! Coba saja kalau kau bisa pergi dari sisiku."
"Tentu aku bisa!"
"Pak Hen tolong ajari anakmu tata krama!"
"Baiklah Tuan."
"Jangan menyulitkan Ayah, diam dan patuhlah!"
"Ayah jangan berpihak kepadanya, dia pria jahat dan kejam!"
"Dia adalah Bos Ayah kau tahu apa tentangnya. Cepat patuh dan menurutlah kepadanya!"
"Ayah! Lepaskan!"
"Mulai sekarang kau harus ku didik dengan benar!"
Baca selengkapnya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Xiao, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Story 26
Jebakan Cinta
_____________________________________________
Pagi itu, setelah ayahnya berangkat ke kantor. Kirana pun segera keluar dari kamarnya dan ingin bersantai, sambil menonton tv.
Tiba-tiba terdengar suara bel rumahnya berbunyi. Dia pikir ayahnya kembali lagi, Kirana pun segera mematikan tv nya dan membukakan pintu.
Saat pintu dibuka, betapa terkejutnya saat Kirana melihat Emil berada didepan nya. Kirana pun mencoba menutup pintu itu kembali namun, dicegah oleh tangan Emil. Alhasil tangan Emil terluka karena terjepit pintu.
"Ohh! Astaga, saya tidak sengaja, Pak. Memang aku sengaja Haha. Lebih baik bapak segera ke rumah sakit sebelum luka nya menjadi infeksi."
"Hmm."
Bukan nya pergi, Emil justru melangkah semakin maju. Membuat kaki kirana berangsur mundur. Kira pun terjatuh di sofa dan diikuti oleh Emil.
Jantung Kirana tiba-tiba berdebar kencang. Emil hanya menampakan muka seramnya seakan-akan ingin melahap Kirana hidup-hidup.
"Cepat ganti pakaian mu dan kita berangkat ke kantor!"
"Sa-saya tidak mau, bapak boleh memecat saya bila bapak tidak suka kelakuan saya."
"Cepat atau ayahmu yang akan ku pecat."
Wajah Kirana pun seketika berubah menjadi pucat. "Ehh! Jangan, Pak. Baiklah saya kalah, saya akan bersiap-siap dulu."
Kirana pun bangun dari sofa dan segera menaiki tangga untuk masuk kedalam kamarnya. Emil pun tersenyum penuh kemenangan. Dia berhasil membuat Kirana tidak punya pilihan lain.
Setelah menunggu beberapa jam, Kirana pun telah siap berangkat ke kantor bersama Emil.
***
Ditengah perjalanan Kirana dan Emil duduk dibelakang. Kirana tidak berani melihat ke arah Emil. Tiba-tiba Kirana kembali terkejut saat kepala Emil gelendotan dibahunya. Kirana ingin menyingkirkan kepala Emil dari bahunya namun, tangan Kirana langsung digenggam oleh Emil.
Kirana pun merasa kesal. "Kenapa dengan si playboy ini? Apa dia sudah jenuh menyendiri, sampai usianya setua ini dia masih seperti anak remaja. Yang nempel sana nempel sini. Memangnya aku kelinci percobaannya, sampai dia terus mempermainkan perasaanku. Jangan memaksaku untuk mencintaimu, Bos."
Kirana terus mendengus, hingga nafasnya terdengar oleh Emil. Emil pun tersenyum dan terus mengelus tangan Kirana.
"Diamlah! Aku ingin istirahat."
"A-apa istirahat?"
Kirana baru sadar bahwa dia tidak berada dijalan menuju kantor Emil.
"Lho, kita mau kemana, Pak?" tanya Kirana kepada Emil.
"Sssttttttttttttt! Kau hanya tinggal duduk manis dan masih menerima gaji, enak kan?"
"Ta-tapi saya mau bekerja saja, Pak."
"Kemarin malas bekerja. Kenapa tiba-tiba sekarang ingin bekerja?" tanya Emil sambil tersenyum bahagia karena, telah berhasil membuat Kirana malu.
"Oh, jadi ini hanya sebuah jebakan? Baiklah kalau begitu akan aku serang balik."
Kirana pun memikirkan sebuah cara. Tanpa pikir panjang Kirana mendekatkan wajahnya ke arah Emil dan tiba-tiba mencium bibir Emil dengan sangat kuat. Emil pun hanya diam karena terkejut.
Kirana pun segera melepaskan ciumannya. "Hahaha, bapak sudah lihat kan kalau saya adalah wanita gampangan. Jadi jangan perlakukan saya seperti ini, Pak. Acuhkan saya, agar saya merasa aman dan damai. Huh!"
"Justru karena sikap mu inilah, yang membuatku semakin ingin mendekatimu. Ngomong-ngomong ciumanmu barusan sangat menggemaskan," ucap Emil yang berbisik ditelinga Kirana.
Seketika telinga Kirana berubah menjadi merah, seperti ingin keluar tanduknya. Wajahnya begitu masam, ingin rasanya Kirana menghajar laki-laki yang ada disampingnya. Kirana pun sudah kehabisan akal, untuk menyingkirkan Emil dalam hidupnya. Emil mengajak Kirana berbelanja dan saat menjelang malam, mereka pergi menonton ke bioskop, tentu dengan paksaan Emil. Emil pun segera memesan tiket tanpa Kirana tahu, film apa yang akan mereka tonton.
Saat didalam bioskop, Kirana semakin kesal kepada Emil karena, yang mereka tonton adalah film horor yang sangat ditakuti oleh Kirana. Dia berkali-kali memegang tangan Emil sambil memejamkan matanya. Emil pun tak henti-hentinya tertawa dan malah tidak konsentrasi menonton film tersebut.
Setelah keluar dari bioskop, Kirana pun merasa pusing. Badannya tiba-tiba lemas dan terjatuh ke tubuh Emil. Emil pun segera membawanya ke dalam mobil dan mengantar Kirana pulang. Disepanjang perjalanan pulang, Kirana pun tak sadarkan diri dalam pangkuan Emil.
🍀 Bersambung ... 🍀
###
.
.
.
Hai sahabat Putri Asisten Pribadiku...
Masih dalam kisah Kirana dan Emil ya hehehe
Nantikan episode berikutnya ...
👉 Jangan lupa like 👍 dan vote sebanyak-banyaknya ya.
Mampir juga di karyaku yang lain :
My Heart Is Only For You
- Mengisahkan tentang seorang perempuan bernama Sarah yang mengejar cinta pertama nya yaitu pria bernama Luan yang sangat arogan dan cuek kepada nya. Begitu banyak rintangan yang Sarah hadapi demi mendapatkan cintanya itu. Bagaimana kisah nya? Simak di "My Heart Is Only For You".
Melawan Rasa takutku
- Kisah Fantasy Romance yang satu ini bikin kalian penasaran. Terdapat banyak mistery yang harus kalian tebak dan juga menguras air mata. Kalian juga bisa terbawa suasana keromantisan Laura dan Juan atau putri Layla dan pangeran Gara. Bagaimana kisahnya? Simak di "Melawan Rasa Takutku".
A Werewolf Hug
-Kisah seorang gadis yatim piatu bernama Isha yang di angkat keluarga kaya raya dan terkenal di kotanya. Dia berkenalan dengan seorang pria melalui fitur chat di jaman nya. Laki-laki itulah yang akan mengubah hidupnya. Bagaimana kisahnya? Simak di "A Werewolf Hug".
Terima kasih. 😊
🌹~I Miss You~🌹
mohon di aaminkan bunda 😄
uda pacaran yahhh😂😂