Sebuah cerita yang tertulis merupakan bagian dari kehidupan gadis multitalenta dengan karir yang cemerlang dan persahabatan yang setia, kehidupan yang diwarnai dengan sorotan media serta penggemar yang cukup fanatik menjadikan Gianna Pionad Aaron tidak semata-mata semuanya terasa sempurna.
Ada Luka, Trauma dan Cinta, bagaimana Gianna bertahan? Baca selengkapnya dalam sebuah cerita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon the devvu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penjaga Gianna
Monaco
David Caldwell, keluar dari gedung setelah jamuan makan siang bersama para miliarder dan pembisnis antara negara, ditempat ini biasanya mereka mengadakan pertemuan dengan para bisnis. Seperti saat ini didampingi oleh Jack saat menyelusuri lorong gedung, keduanya berjalan beriringan dengan tiga bodyguard di belakang mereka langkah mereka terhenti saat mendengar kalimat "Tn. David Caldwell" panggilnya, David membalikan badan melihat arah panggilan.
Panggilan itu sontak membuatnya sedikit terkejut "Tn Tan" panggil David yang melihat keberadaan Robby Tan dan edaran matanya beralih pada wanita yang ada di samping Robby yaitu istri keduanya, Robby menyeringai tipis "Aku tau kamu akan menjadi menantu ku bersikap seperti biasa panggil saja ayah" ujar Robby mencairkan suasana, yang mana hanya membuat David tersenyum dan sedikit mengganggu kepala sebagai tanda hormat pada yang lebih tua, namun bila dinilai secara harta, kekayaan David tidak terbanding kan diusia muda disudah memiliki saham diberbagai negara serta aset yang hampir menyentuh di kawasan eropa dengan aset terbanyak di Asia.
"boleh kami berbicara," kalimat Robby Tan " saya akan pergi makan siang, jika anda tidak keberatan kita bisa berbicara disana" lanjut David "Baiklah, namun sebelumnya apa Gianna ada disini?" Tanya Robby mengerti maksud itu David sedikit tersenyum "dia tidak bersama ku sekarang, kami bisa berbicara personal," mendengar itu akhirnya Robby Tan menyetujui tawaran David.
Restoran bintang lima berada, keduanya ada di ruangan tertutup yang di pesan pribadi dengan Jack dan istri serta anak Robby Tan makan di luar publik. "bagaimana dengan hubungan mu" tanya Robby disana "saya dengan Gianna memiliki hubungan yang sangat baik" jawab Robby yang di balas dengan kekehan sedikit "dulu aku mengenal ayahmu kami bercita-cita untuk menjodohkan kalian tapi tidak sangka kalian bisa berjatuh cinta tanpa perlu saya paksa," kalimat Robby yang di jawab dengan senyuman "lalu bagaimana dengan rencana kalian kedepan," ujar Robby pasalnya Robby ingin Gianna menikah dengan David bukan hanya karena harta namun Robby ingin yang terbaik untuk Gianna sedangkan dia melihat David mampu menjaga Gianna "aku tidak main-main untuk hubungan ku paman," lanjut David "apa Gianna sulit dikendalikan?" tanya Robby "tidak aku rasa Gianna wanita yang tenang dan bisa mendengarkan ku," lanjut David "Bagus, namun aku dengar sekarang dia sudah lebih terkenal di Amerika," lanjut Robby "kamu tau ini kekhawatiran saya sejak lama، sejak Gianna lahir saya menjaga dan tidak mengenalkan dia di publik namun karena Clifton Rompies dia justru menjerumuskan Gianna kedunia entertainment, yang berakhir dia dikenal banyak media sampai dengan sekarang lebih parahnya kini dia melangkah ke internasional, bagaiman tanggaan anda?" Tanya Robby,David yang mendengar itu dia kini menyenderkan tubuhnya dan melipat tangan "saya tau apa yang anda rasakan dan khawatir paman, namun pernahkah anda bertanya tentang kebahagiaan Gianna dan apa yang menjadi minatnya?" Tanya David, Robby menarik nafasnya dalam meneguk anggur di gelas tersebut merasakan aroma anggur dan perlahan meneguk sensasi anggur yang beralkohol rendah "saya tau, saya salah. terkadang saya memikirkan ini bagaimana saya merasa gagal dalam mendidik nya," David mendengar itu merubah posisi duduk dan bedecak sedikit "Gianna tidak pernah melihat anda sebagai orang yang salah mendidik anak, karena apapun yang terjadi sudah keputusan anda, tapi jika boleh memilih Gianna bahagia dengan pekerjaannya," tutur David "bagaimana dengan rencana kalian kedepan," David membuka lengan jasnya melihat jam tangan disana "Saya tidak punya banyak waktu Tuan Robby, saya akan pergi setelah ini untuk rencana hubungan kami, kamu akan menikah dan kamu tidak perlu khawatir setelah kami menikah Gianna ada di bawah kendaliku," lanjut David beranjak pergi dia melangkah mendapati satu pria yang berusia remaja datang kepada dia "Tuan David saya mengenal anda, sedikit pertanyaan dari saya saham apa yang sedang naik sekarang," ujar pria tersebut yang dimana dia mengenal pria itu adalah adik tiri Gianna, "Tanya kepada asisten ku, dia juga mengendalikan saham ku dia tahu boy," Ujar David menepuk bahu anak itu dan berjalan pergi.
devvuholic