NovelToon NovelToon
Aku Kembali Ayah!

Aku Kembali Ayah!

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Action / Romansa / Fantasi Wanita / Konflik etika / Balas Dendam
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Aruna Putri Rahardian harus menelan pil pahit ketika ayahnya menuduh sang ibu berselingkuh. Bahkan setelehnya dia tak mengakui Aruna sebagai anaknya. Berbeda dengan adiknya Arkha yang masih di akui. Entah siapa yang menghembuskan fit-nah itu.

Bima Rahardian yang tak terima terus menyik-sa istrinya, Mutiara hingga akhirnya meregang nyawa. Sedangkan Aruna tak di biarkan pergi dari rumah dan terus mendapatkan sik-saan juga darinya. Bahkan yang paling membuat Aruna sangat sakit, pria yang tak mau di anggap ayah itu menikah lagi dengan wanita yang sangat dia kenal, kakak tiri ibunya. Hingga akhirnya Aruna memberanikan diri untuk kabur dari penjara Bima. Setelah bertahun-tahun akhinya dia kembali dan membalaskan semua perlakuan ayahnya.

Akankan Aruna bisa membalaskan dendamnya kepada sang ayah? Ataukah dia tak akan tega membalas semuanya karena rasa takut di dalam dirinya kepada sangat ayah! Apalagi perlakuan dari ayahnya sudah membuat trauma dalam dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Kambali Ayah! 26

Aruna pergi menemui seseorang dan dia menjual motornya. Setelahnya dia pergi dari sana bersama dengan pria yang bersama dengannya itu.

"Apa kamu yakin tempat itu aman untuk beberapa saat aku tinggal?" tanya Aruna kepada pria tampan di sebelahnya.

"Kau lihat saja nanti tempatnya!" jawabnya.

"Jangan apartemen mewah Xavier, aku tak akan sanggup membayarnya. Apartemen biasa saja yang cukup untuk satu atau dua orang!" jawab Aruna.

Pria tampan yang bersama dengan Aruna ternyata adalah Xavier. Setelah beberapa tahun mereka tak bertemu, Aruna tak sengaja bertemu dengan pria itu satu Minggu lalu. Dan meminta tolong kepada Xavier yang ternyata saat ini sudah mulai masuk ke perusahaan milik orang tuanya. Sedangkan Rexa masih berkuliah di luar negri dan akhir tahun ini akan pulang. Gani dan Aldo juga masih kuliah dan tak masuk ke dalam perushaan keluarga. Mereka lebih fokus kuliah dan menikmati masa mudanya. Tak seperti Xavier yang harus bekerja di kantor karena memang tuntutan orang tuanya.

Mereka tiba di sebuah apartemen, Aruna hanya membawa tas jinjing dan juga tas gendong yang ada di punggungnya. Xavier membawa tas jinjing dari tangan Aruna. Dan mereka berjalan menuju unit apartemen yang akan di tinggali Aruna beberapa saat. Mereka menyewa untuk enam bulan ke belakang. Tak ada pembicaraan apapun, mereka berdua terlihat kaku. Sedangkan jika ada tiga teman Xaviera lainnya, suasana akan menjadi ramai. Keduanya memang sama-sama kaku dan memiliki sifat yang cuek.

"Bagaimana?" tanya Xavier saat mereka masuk ke dalam unit apartemen yang akan ditinggali oleh Aruna sendirian.

"Ini cukup kalau untuk aku sendiri dan kalau nanti aku membawa adikku. Terima kasih Xavier!" jawab Aruna. Xavier hanya mengangguk dan menyimpan tas jinjing Aruna di depan kamar.

"Kendaraan barumu akan tiba nanti sore!" ucap Xavier melangkah ke arah kulkas mengambil minuman bersoda.

Sedangkan Aruna melihat dan mengamati posisinya dari jendela besar di sana. Xavier melihat gerak gerik Aruna dengan sudut matanya. Dia tak banyak bicara atau bertanya, Xavier memilih pura-pura tidak tahu. Dia menghargai Aruna, mungkin gadis itu belum mau bicara padanya.

Sreeeeettttt

Xavier melemparkan satu minuman kaleng kepada Aruna. Dan terlihat dengan jelas refleks Aruna sangat bagus. Padahal dia sedang memandang ke arah luar. Tapi gadis itu bisa menangkapnya, Aruna sepertinya tidak sadar. Dia mungkin mengira jika orang yang berada dengannya adalah Ramon dan Edwin.

Aruna sudah memblokir semua akses yang bisa diketahui oleh mereka berdua. Semua itu dia lakukan agar tidak mencurigakan bagi Bima. Dia tak ingin kedua Omnya itu mengalami kesulitan karena dirinya. Karena Bima akan mencurigai mereka nantinya.

"Berapa nama kamu akan kabur?" tanya Xavier duduk di sofa kecil yang ada di ruangan itu.

"Entah, mungkin selamanya, sampai tujuan aku bisa benar-benar terwujud," jawab Aruna membuat Xavier menaikkan sebelah alisnya.

"Apa tujuanmu?" tanya Xavier.

"Balas dendam kepada Bima Rahardian," jawabnya santai membuat Xavier menatap lebih tajam dan penuh tanya kepada gadis cantik namun keras kepala di sebelahnya.

"Bukankah dia ayahmu?" tanya Xavier.

"Tak usah kaget seperti itu Xavier. Aku taku siapa kamu di dunia bawah, dan kamu juga tahu siapa aku di sana! Kamu juga beberapa kali mencoba mengaksesnya data pribadiku kan?" jawab Aruna santai sambil tersenyum kecil menatap balik Xavier.

Tatapan mereka bertemu, bukan kilatan dendam atau musuh, tapi kilatan aneh yang membuat Aruna memutus tatapan mereka terlebih dahulu. Xavier menarik tangan Aruna agar tetap menatapnya. Telapak tangannya menutup sebagian hidung dan mulut Aruna. Hanya terlihat dua bola mata indah yang besar namun tatapannya penuh waspada. Wajah Xavier lebih mendekat untuk memastikannya.

Dua bola mata indah dan cantik yang selalu dia ingat saat dia terlu-ka parah dalam pertempuran dengan lawan ayahnya. Dan saat itu Aruna kebetulan melewati jalan yang sama dengan terjadinya pertempuran. Dan Aruna menolong mereka, hingga akhirnya mereka menang melawan musuh ayahnya. Selama dua tahun Xavier dan ayahnya mencari siapa wanita yang menolongnya. Hanya saja yang mereka dengar nama wanita tersebut adalah lady Runa. Dia tak mengira jika Aruna lah orangnya.

"Lady Runa? Jadi kau adalah dia? Kau yang menyelamatkan aku saat musuh ayahku menyerang dua tahun lalu?" tanya Xavier.

"Cukup kamu yang tahu Xavier, jangan beri tahu siapapun!" ucap Aruna menarik telapak tangan Xavier dan menatap pria itu dengan tatapan penuh intimidasi. Tapi Xavier malah menatapnya dengan dalam.

"Jangan menatapku seperti itu! Aku tak suka di kasihani! Aku kebetulan bertemu denganmu dan kamu adalah seorang pengusaha properti sehingga aku meminta tolong untuk mencarikan tempat tinggal sementara. Karena aku tak akan lama dan akan pergi lagi dari sini!" ujar Aruna kembali membuat Xavier kebingungan.

"Mau pergi kemana? Kalau kamu mau balas dendam, kamu butuh uang banyak dan juga butuh kekuatan. Kamu tak mungkin melawan ayahmu sendirian sedangkan dia memiliki banyak pasukan yang kamu tahu sendiri kekuatannya seperti apa!" tanya Xavier setelah beberapa saat mereka terdiam.

Xavier berusaha menenangkan perasaannya yang aneh sejak pertama bertemu dengan gadis itu saat di sekolah dulu. Dan kini setelah dia beranjak dewasa gadis itu semakin cantik dan juga lebih galak.

"Dia bukan ayahku! Aku tak punya ayah, aku hanya punya ibu dan adik. Ibuku melahirkan aku dengan cara membelah diri!" jawab Aruna membaut Xavier tertawa. Untuk pertama kali dia melihat Xavier tertawa dan memperlihatkan deretan gigi putihnya yang sangat rapi. Tampan.

"Apa yang salah dan aneh sampai membuat kamu tertawa?" tanya Aruna heran.

"Mana ada manusia melahirkan dengan cara membelah diri! Apa kau sedang bergurau?" kembali Xavier tak mampu menahan tawanya.

"Tapi kenyataannya seperti itu! Karena aku tak pernah di anggap ada dari hasil pernikahan. Jadi sepertinya aku adalah anak yang berasal dari sejenis amoeba," jawabnya santai.

"Ceritakan semuanya padaku, aku ingin tahu banyak tentangmu," pinta Xavier.

"Kita tak terlalu dekat, dan tak ada keharusan bagiku menceritakan semuanya hanya karena saat ini kamu membantuku. Lagi pula aku membayar untuk setiap jasamu Pak Xavier. Pergilah, apa kamu tak bekerja? Jangan kelayapan di jam kantor dan malah makan gaji buta!" jawab Aruna mendelik ke arah Xavier.

"Baiklah aku pergi dulu, kalau butuh apa-apa hubungi aku!"jawab Xavier bangkit.

"Nanti kalau aku sudah punya ponsel baru!" jawab Aruna santai dan mengambil tas punggung miliknya, mengambil laptop dan di sana terlihat fotonya bersama dengan ibu dan adiknya sewaktu kecil.

"Baiklah nanti ku belikan!" jawab Xavier.

"Tak usah aku masih mampu beli sendiri! Kalau bisa percepat kendaraanku datang Pak Xavier," jawab Aruna.

"Baiklah Bu Aruna, kalau begitu saya permisi dulu!" jawab pria tampan itu dan menghilang di balik pintu.

Sedangkan Aruna tak peduli dan lebih fokus dengan laptop pribadinya. Dia sedang mengakses cctv dan perekam yang ternyata sudah di pasang oleh Arkha dan Bi Asih. Bahkan Bi Asih sudah berhasil menyimpan dua alat itu di ruang kerja Bima.

"cerdas sekali Bi Asih ini rupanya,", kekeh Aruna merasa senang.

1
nely_48
ras terkuat d muka bumi adalah wanita 💃💃
Ambu Rinddiany Thea
aslina lamn ngahiji mami vilolet jg aruna .. pasar mah eleh ramena
nely_48: ulin na lain k mall mrk mh ambu,, adu nyali d sirkuit atau d sasana ring kick boxing🤣🤣🤣
total 1 replies
partini
si mami ini bukanya di dukung ehhhhj
nely_48
definisi absurd family 🤭🤭
partini
hati run lama" kamu juga ikutan ga waras ma calon mertua somplak mu itu loh 🤣🤣🤣🤣
calon keluarga mafia somplak 🤣🤣🤣
Ambu Rinddiany Thea: /Joyful/
total 5 replies
nely_48
dua wanita Badas ketemu jo jd aneh ya suasana nya jd k horor gtu 🤣🤣🤣
Ambu Rinddiany Thea
ko lucu ya bayanginnya emaknya xavier sms runa lagi adu kebatinan 🤭🤣🤣 waaah ntar juga emaknya s xavier sma s runa bakalan bucin akut lah klo udh jadi mantu mah .. boleh lah setuju klo ntar runa sm s xavier jadian tp ntar aja runa udh mateng sekarang mah masih labil 😁
Sulainiothman Sulainiothman
/Drool/
Yam_zhie: maksih kak 😍😘
total 1 replies
partini
astoge nak adu balap ,okeh
Yam_zhie: kam kata bapaknya Xavier emaknya tak jauh beda dengan Aruna 🤣
total 1 replies
nely_48
bpak iblis kau Bima,, bi asih coba kasih kopi sianida s Bima klau pagi minta kopi teh
Yam_zhie: astagaa 🤣
total 1 replies
nely_48
jd pembunuh bayaran pun ok lah aruna
Yam_zhie: hooh lah. tapi dia mau ke rumah keluarga emaknya dulu 🤣
total 1 replies
nely_48
pagi² udh d anjangan ku calmer n calon misua az bih
Yam_zhie: hahaha 🤣🤣🤣
total 1 replies
nely_48
kasih racun az sih Bima itu biar lumpuh
nely_48: ho'oh nya, eta biang rame na 🤣
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
ke s runa bilang anak setan , lah lu ngakuin klo lu setan bima hadeeeeeh , dasar setan lu kan tau bikin perjanjian napa bilng runa kabur lah apalah .. kapan mati nya tu setan jejedian teh nya rungseb rungseb
Ambu Rinddiany Thea: kudu loba d bura mak
total 2 replies
Muft Smoker
dy yg buang dy juga yg kalang kabut mencari ,,
mau anda apa sih Pak bima ,,
herman saya/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Yam_zhie: entahlah seperti pemuda labil aja 🙈
total 1 replies
Rita Rita
si Bima itu bertopeng manusia namun jiwa nya adalah iblis. psikopat,,
Yam_zhie: sepertinya dia lupa nyebut kak 😭
total 1 replies
Rita Rita
kebetulan banget,, si Bima nyuruh orang mau bunuh pak mertua Aruna ada di situ, moga bisa menggagalkan
partini
mengurus Arkha,hemmmm something ini
Rita Rita
tempa diri mu lebih kuat Aruna,, insting mu terus dilatih,, kepekaan juga. musuh yg paling berbahaya musuh yg kelihatan lemah,,
partini
macam keluarga mafia absurd ini ,, seheboh dan sekeras apa mommy Xavier
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!