NovelToon NovelToon
Kultivator Pengembara

Kultivator Pengembara

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Fantasi Timur / Balas Dendam / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:123.1k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

​Jian Feng, seorang anak haram dari keluarga bejat, dipaksa menikahi Lin Xue, gadis cantik namun cacat dan sekarat.

​Dipertemukan oleh takdir pahit dan dibuang oleh keluarga mereka sendiri, Jian Feng menemukan satu-satunya alasan untuk hidup: menyelamatkan Lin Xue. Ketika penyakit istrinya memburuk, Jian Feng, yang menyimpan bakat terpendam, harus bangkit dalam kultivasi. Ia berjanji: akan menemukan obat, atau ia akan menuntut darah dari setiap orang yang telah membuang mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26- Bersembunyi dari pengejaran

Ketika sudah cukup lama berjalan, Jian Feng merasakan getaran samar di tanah, Ia merasakan Qi Api yang kuat dan familiar dari arah belakang.

​"Sial! Mereka sudah sampai sini." gerutu Jian Feng, wajahnya menegang.

​"Ada apa, Jian Feng? Kenapa tiba-tiba berlari?" Lin Xue, yang berada dalam gendongannya, terkejut dengan percepatan mendadak.

​Jian Feng tampak panik dan beberapa kali menoleh ke belakang, matanya menelusuri pepohonan. "Sekte Api Merah sedang mengejar kita. Kita harus bersembunyi."

​Ia melihat sebuah goa di depannya. Mulut goa itu tampak seperti celah gelap di antara batu-batu besar.

​Ia akhirnya memutuskan masuk ke sana, Udara di dalam goa terasa dingin dan lembap. Pandangannya yang tajam menangkap beberapa jaring besar di dekat pintu masuk. Jaring itu bergetar karena hembusan angin.

​Jaring laba-laba raksasa? batin Jian Feng, menandakan bahaya sedang menanti di depan.

​Jian Feng berjalan lebih jauh ke dalam, mencari celah sempit untuk bersembunyi, dan akhirnya duduk bersandar di dinding goa. Ia menurunkan Lin Xue dengan hati-hati.

​Ia melihat Lin Xue. Gadis itu tampak ketakutan, pupil matanya melebar.

​"Jangan takut." bisik Jian Feng lembut. Ia menyalurkan sedikit Qi agar Lin Xue lebih tenang. Lin Xue segera bersembunyi di dada Jian Feng, mengeratkan pelukannya.

​"CARI SI IBLIS PETIR ITU! DIA PASTI TIDAK JAUH DARI SINI. KITA SUDAH MELIHAT KAWAH BESAR ITU MENANDAKAN DIA BARU SAJA MENDARAT DI SINI."

​Suara raungan itu keras dan menggema, suara Hon Dai, sang pemimpin Sekte Api Merah.

​Suara teriakan, gertakan sepatu, dan serangan Qi terdengar di luar, mereka mencoba mencari keberadaan Jian Feng yang telah membunuh anaknya, Hon Fei.

​"Apa kau mendapatkan jejak sesuatu?" Seseorang berhenti tepat di dekat mulut goa. Sepertinya mereka adalah kultivator bawahan Hon Dai.

​"Tidak! Kita sudah mencari ke utara. Apa kau sudah memeriksa ke dalam goa? Kita harus memeriksa semua tempat." rekannya menimpali.

​Mendengar itu, Jian Feng dan Lin Xue semakin panik. Lin Xue mencengkeram erat baju Jian Feng, kuku-kukunya menancap. Mereka berharap musuh tidak akan menemukan mereka.

​Suara langkah berat terdengar masuk ke dalam goa. Hanya ada dua orang, tetapi bagi Jian Feng yang tak berdaya, dua orang itu sama saja dengan kematian.

​"Jangan ke sini! Ku mohon jangan ke sini." ucap Jian Feng dalam hati, mengepalkan tinjunya yang lemah. Ia siap mengorbankan sisa Qi terakhirnya jika mereka ditemukan.

​Tiba-tiba, suara langkah itu berhenti.

​Sreeet... Sreeet...

​Sesuatu dari langit-langit goa merayap, mengeluarkan suara gesekan aneh, bergerak ke arah luar goa. Jian Feng yang pandai dalam seni bertahan hidup tahu: ini adalah predator yang menjaga sarangnya.

​Beberapa saat kemudian, dua orang di mulut goa itu berteriak dengan panik.

​"KABUR! ADA MONSTER!"

​Suara teriakan mereka diiringi bunyi ledakan Qi dan kemudian suara krak yang mematahkan tulang, sebelum akhirnya menghilang ditelan raungan aneh.

​Goa itu kembali sunyi, hanya menyisakan deru napas dua orang yang memburu. Mereka selamat, untuk saat ini, karena monster di dalam goa. Jian Feng mendongak ke langit-langit, matanya yang tajam berusaha menembus kegelapan.

​"Monster apa yang mampu membuat kultivator Manifestasi Roh berteriak seperti itu?" pikir Jian Feng. Ia tahu, bahaya yang menyelamatkannya ini bisa menjadi bahaya yang akan membunuhnya.

​"Jian Feng... a-apa itu tadi?" bisik Lin Xue, wajahnya masih tersembunyi.

​"Monster," jawab Jian Feng singkat. "Monster yang sangat besar. Kita akan tetap di sini sampai suara Sekte Api Merah hilang. Kita hanya bisa berharap, monster ini lebih bersahabat daripada Hon Dai."

1
Daniel Simamora
Puluhan ribu, enggak myngkinlah.
Jangan terlalu hiperbola.
Bucek John
harta perang dibiarkan sia sia hambar sangat...
Halloo semuanya, mohon dukungannya ke karya saya yaaa😍🙏 mampir klik aja profil terimakasih 🤗
Bucek John
sayang sekali seribu sayang harta menang perang kantong penyimpanan sia sia tdk dimanfaatkan pemenang hambar sangat...!!
Bucek John
harta menang perang gak diambil sia sia cincin ruang tuan muda setidaknya ada 10 coin emas cukup tambahan biaya ...hambar sangat...
Luthfi Aamiin
122
Triyono
wah baru ada kultivator udah miskin udah sering bantai tetap miskin aja harusnya rampas yg di bantai
Luthfi Aamiin
111
👍👍👍👍👍
💪💪💪💪💪
y@y@
💥👍🏿🌟👍🏿💥
bob
rekomendasi novel " zaman para dewa" bagi yang suka novel fantasi timur👍👍👍
Agen One: /Doge/
total 1 replies
bob
baca juga novel " zaman para dewa" bagi yang suka novel fantasi timur 👍👍
Azka Ghazi Yansen
saya yakin pembaca akan malas kalo mc naif ,istri terlalu membebani
Azka Ghazi Yansen
picik dan bodoh ,MC Abal Abal
Andi Heryadi
MCnya msh lemah tp trus dibebani istri yg lumpuh dan skrg ditambah 10 anak2,hadeuh.....kuatkan MCnya thor💪
Agen One: pasti kuat kok
total 1 replies
Andi Heryadi
harta banditnya knp gak dikuras,pasti byk hartanya disarang bandit.
Andi Heryadi
mampus loe,mantap thor
Ilham Fuadi
terus berjuang💪
OldMan
mantapp Thor biar seru jadikan istri kedua
Herman Kleden
👍👍
Zainal Tyre
ceritax melarikan diri melulu, sampah
Agen One: di bab 50 baru gk lari. santai aja
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!