NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:35.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

"Dia cinta pertamaku, dan aku ingin berjuang untuk mendapatkannya"

Irena, gadis berkacamata yang sebelumnya bahkan tidak mempunya teman pria, namun tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang pria tampan bernama Andreas. Pertama kali merasakan jatuh cinta, membuat dia antusias untuk bisa mendapatkan hati pria itu. Meski tidak jarang perjuangannya sama sekali tidak dihargai oleh Andreas. Bahkan pria itu seolah tidak menganggap kehadirannya.

"Sebaiknya kau berhenti berjuang dengan perasaanmu itu, karena aku tidak akan pernah membalas perasaanmu, semuanya hanya sia-sia"

Berbagai macam penolakan Irena bisa pahami, dia tidak menyerah begitu saja. Namun, ketika Andreas sendiri yang mengatakan jika dia tidak akan pernah mencintainya, karena ada perempuan lain yang dicintainya. Maka saat itu semua harapan runtuh tanpa jejak, semua perjuangan sia-sia. Dan Irena mulai mundur, mengasingkan diri dan mencoba melupakan cinta pertamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalani Kehidupan Masing-masing

Irena melirik ke arah Andreas yang masih duduk di kursi samping ranjang pasien. Pria itu benar-benar tidak pergi, padahal hari sudah malam.

"Kak Andreas bisa pulang, sebentar lagi orang tuaku datang"

"Kenapa kau terus mengusirku? Apa karena kekasihmu itu akan datang?!" Nada suaranya penuh peneknana, mengandung unsur tidak suka. "Lagian aku ingin tahu pria seperti apa dia itu?"

Irena hanya diam dengan senyuman yang tidak tertahankan. Pria ini memang terkadang terlalu keras, tapi Irena masih tidak menyangka jika dia mengira kalau Farel adalah kekasihnya. Ini adalah hal yang lucu.

Suara dering ponsel membuat Andreas merogoh ponsel di dalam saku celananya, melihat nama yang tertera di layar ponsel, tapi tidak berniat menerima panggilan itu. Natasha, nama yang ada di layar ponsel dan Irena melihatnya.

"Angkat saja Kak, mungkin ada hal penting atau mungkin dia mencari Kak Andreas yang belum pulang"

"Tidak perlu" tegas Andreas yang mematikan layar ponselnya dan memasukan kembali ponsel ke dalam saku celananya.

Irena terdiam dengan pandangan lurus, bahkan dia bingung kenapa sikap Andreas yang semakin hari semakin menjadi. Seharusnya pria itu tidak lagi peduli dengan Irena, kenapa sejak menolaknya dan memutuskan harapan Irena tiga tahun lalu, sekarang dia harus bersikap seperti ini. Membuat Irena semakin bimbang saja.

"Kak, sebenarnya tidak perlu seperti ini. Aku tidak bisa terus di bayang-bayang dengan masa lalu. Seharusnya Kak Andreas hidup tenang saja dengan tunanganmu yang sudah kembali. Kenapa sekarang kembali melibatkan aku?"

Andreas meraih tangan Irena, meski sempat ingin di tepis oleh gadis itu, tapi genggaman tangannya lebih erat. "Apa aku begitu menyakitimu? Apa lukanya tidak bisa sembuh? Sekarang aku ingin memperbaiki semuanya"

Irena tersenyum miris, memperbaiki apa? Ketika dia pun masih terikat dengan Natasha. Ini seperti semakin mempermainkan perasaannya. Irena menarik paksa tangannya dari genggaman pria itu.

"Tidak ada yang perlu di perbaiki, Kak. Kamu sudah kembali bersama dengan wanita yang kamu cintai, tunanganmu. Sekarang biarkan aku juga menjalani kehidupanku sendiri, biarkan aku menjalani kehidupan ini tanpa terus di bayang-bayangi masa lalu tentangmu. Aku capek"

Irena menghembuskan napas kasar, air mata menggenang di pelupuk. Suaranya yang serak sejak tadi karena tenggorokannya yang belum sepenuhnya sembuh, semakin terdengar parau ketika menahan tangis yang hampir pecah.

"Berapa lama lagi kamu akan membuat aku bimbang, Kak? Aku sudah mencoba pergi, menghindar dari hidupmu, bahkan aku sudah mencoba untuk melupakan perasaan yang pernah ada, tapi tolong jangan ganggu aku lagi. Biarkan aku menjalani hidup ini dengan tenang"

Air mata tidak bisa di tahan lagi, Irena menghapusnya dengan kasar. Andreas sudah terlalu membuatnya bingung, perasaannya semakin bimbang. Namun, sekali lagi Irena harus mengingat satu hal jika mau bagaimana pun sikap pria itu sekarang, dia tetap menjadi milik orang lain. Dan Irena tidak pernah mau menjadi perusak hubungan orang lain.

"Sekarang mari kita jalani kehidupan masing-masing. Jangan saling mengganggu lagi, kamu bersama tunanganmu, dan aku bersama pria yang tulus mencintaiku"

Baiklah, sepertinya Irena sudah memutuskan untuk mencoba menerima Bisma. Pria itu baik, selalu peduli padanya, dan rasanya tidak adil jika tidak memberikan dia kesempatan untuk masuk ke dalam hatinya.

*

Andreas duduk sendirian di rumah minimalis ini, satu botol minuman ada ditangannya. Sepertinya dia yang salah, terlambat menyadari perasaannya sendiri dan sekarang terjebak dengan dua wanita dalam hidupnya.

"Ada masalah apalagi? Masih tentang Irena?" Bayu duduk di sofa tunggal disana, bertumpang kaki dan menatap sahabatnya dengan menghela napas. "Jadi, kau sudah mencoba memikirkan kata-kataku saat itu?"

Andreas menyandarkan kepalanya di sofa, menatap langit-langit kamar dengan pikiran yang kacau. Wajah dan matanya sudah memerah karena pengaruh alkohol yang dia minum. Namun, kesadarannya masih ada, Andreas adalah pria yang kuat minum.

"Aku sedang menugaskan orang untuk menyelidiki semuanya"

Bayu tersenyum tipis, sepertinya Andreas mulai tahu apa yang harus dia lakukan. "Baguslah, kita tinggal tunggu hasilnnya saja. Lalu, kenapa kau sekarang?"

Andreas kembali menenggak minuman di dalam botol di tangannya itu. "Dia memintaku menjauh, menginginkan menjalani hidup masing-masing"

"Aku pikir itu wajar saja, karena menurutku dia juga pasti lelah dengan keadaan ini. Kau hanya membuatnya bingung, sebaiknya kau beri dia waktu"

"Tapi, dia sudah mempunyai pria lain"

Bayu langsung mengerutkan keningnya, merasa tidak percaya jika Irena akan melakukan itu. Sementara dia bisa melihat bagaimana cinta terpancar begitu besar di balik sorot matanya untuk Andreas. Lalu, apa bisa dia membuka hati untuk pria lain?

"Kau yakin? Siapa prianya?"

"Aku tidak ingin tahu, tapi dia sendiri yang mengatakannya"

Bayu memijat pelipisnya, entah kenapa permasalahan sahabatnya ini malah dia yang jadi ikut pusing. Bayu mendukung Irena jika harus bersama Andreas, karena bisa melihat jika Andreas juga mulai mempunyai perasaan pada Irena. Tapi, kenapa sekarang akhirnya malah seperti ini.

"Aku juga perlu menyelesaikan dulu urusanku dengan Natasha. Setelah semuanya selesai, mungkin aku akan memikirkan lagi apa yang harus dilakukan"

Bayu mengangguk, mencoba untuk mengerti keputusan dua orang ini. Mungkin saling berpisah dulu adalah hal baik untuk menenangan pikiran dan perasaan.

*

Irena sudah kembali dari rumah sakit setelah dua hari di rawat. Pulang dengan dijemput oleh Bisma, pria itu selalu datang saat Irena masih di rawat di rumah sakit.

Ketika ada waktu berdua setelah pulang ke rumah, Irena memulai pembicaraan dengan Bisma. Pria itu mungkin sudah lama menungggu jawaban darinya atas pernyataan cintanya beberapa waktu lalu.

"Em, Mas Bisma. Untuk jawaban aku atas pertanyaan kamu waktu itu, mungkin aku tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan, tapi-"

"Ren, sebaiknya kamu pikirkan dulu. Tidak perlu buru-buru menjawab, aku sudah bilang jika siap menunggu sampai kamu benar-benar siap. Kamu tidak perlu terburu-buru"

Irena menghela napas pelan, dia memejamkan matanya. Kedua tangannya saling bertaut di atas pangkuan, mungkin dia hanya harus mencoba lagi untuk kisah yang baru.

"Biarkan kita mencobanya dulu, Mas. Mungkin perlahan aku bisa menerima kamu sepenuhnya di hatiku dan menggantikan cinta pertamaku yang dulu"

Tahta tertinggi dalam hatinya masih cinta pertamanya. Namun, Irena akan berusaha untuk benar-benar melupakannya untuk saat ini. Ingin mencoba kisah yang baru dan semoga saja bisa menggantikan cinta pertamanya itu. Meski dalam hati kecilnya masih tidak yakin.

"Jadi kamu benar akan mencoba menjalaninya dulu?"

Irena mengangguk, melihat kebaikan Bisma, dia juga tidak mungkin terus memberikan harapan tanpa kepastian padanya.

"Kita coba dulu saja Mas, temani aku untuk melupakan cinta pertamaku"

Senyuman Bisma merekah, meski dia tahu hati Irena belum sepenuhnya terbuka untuknya. Tapi dengan gadis itu berusaha untuk memberinya kesempatan, itu adalah hal yang tidak akan Bisma sia-siakan.

"Terima kasih Ren, karena sudah mau memberikan kesempatan itu. Kita jalani bersama dan berusaha saling melengkapi satu sama lain ya"

Irena mengangguk, meski dalam hatinya malah terasa berat, seperti ada yang mengganjal tidak nyaman.

Apa ini keputusan yang benar?

Bersambung

1
Uba Muhammad Al-varo
kakak Author.....jaga selalu kesehatan jangan terlalu dipaksakan kakak, yang penting selalu rutin update,maaf🙏🙏🙏💪💪💪
Kar Genjreng
paham jomblonya meronta gara gara bikin adegan pengantin amboxing sepanjang malam hingga serangan fajar 😂pokonya kekepi terus dreas tu bini mu Jangan sampai lengah hua hua 🥰🥰
Dew666
👑👑👑👑👑
Kar Genjreng
terimakasih sudah update dua sampai ketemu besok ,,, Senang rasanya ya bisa berkumpul dan punya pasangan semau Bara Byan,,Bayu Davin Andreass lengkap sudah 😂👍
Kar Genjreng
lagi di pingin dreas aduh paling besok sudah ucap janji suci,,, Senang Andreas akrab dengan Ayahnya berharap tinggal satu rumah setelah menikah kasian
kan papa Andreas seorang diri pasti Irena
menerima dengan senang hati wanita tulus biasanya mau melakukan hal baik
tujuan nya baik pasti akan selalu di sayang
banyak orang,,,ga sabar papa Andreas gendong cucu menjaga nya dan teriak Irena anak mu nagis minta susu ,,, bagaimana bahagia nya papa Andreas ,,,ibu ayah di kelilingi banyak orang baik'
Uba Muhammad Al-varo
begitulah cinta kalau sudah memilih, semua yang dilihat terasa indah, sama yang dirasakan oleh Andreas ke Irena dan nggak disangka mama nya Andreas setelah sekian lama meninggalkan Andreas sekarang mendatanginya 🤔🤔🤔
Kar Genjreng
haha cupu tetapi suhu bisa menaklukkan pria dingin dan tampak angkuh ternyata setelah dekat dan akan menjadi dan ibu untuk calon anaknya,, Pria itu sangat posesif dan sangat sangat menyayangi nya pokonya cinta nya harga mati tidak
akan kelain hati ❤️🌹🌹😂😂sweet banget si bikin n baper unyu unyu
Kar Genjreng
saking sakitnya di tinggal dalm keadaan terpuruk bersama ayah nya,,, sebagai mama yang seharusnya nya bisa untuk tempat pulng ternya pergi setelah perusahaan suaminya sedang di ambang kebangkrutan,,, apapun alasan nya sebagian anak anak Suami sangat terpukul sekarang setelah keadaan nya pulih kembali dan Anaknya makin dewasa'
seolah mengakui bahwa Ak lah ibu nya ,,,
ibu yang seperti apa ,,, tidak seperti keluarga calon mertua putramu hidupnya sederhana tidak punya harta berlimpah hanya cukup buat makan dan hidup sehari-hari tetapi sangat menyayangi putra dan putrinya hingga putramu selalu merebes matanya ketika melihat calon mertuanya menasehati anak anak nya dengan lemah lembut ,,,
Dew666
💎💎💎💎
Amie Layli
sangat menarik,selalu ditunggu up nya
Kar Genjreng
Bisma sama keponakan ku mau kalau
ak sudah mak 😂jadi ngalah deh buat yang masih jomblo 😁
Uba Muhammad Al-varo
semoga Bisma secepatnya mendapatkan jodohnya dan hidup bahagia
Uba Muhammad Al-varo
ibarat pepatah dokter Oliv ketiban durian jatuh🤔🤔🤔😉😉😏
Kar Genjreng
😁 kasian dokter Oliv lihat pertunjukan live
untung ga pingsan,,, aduh itulah para tuan tua sultan kalau sudah BUCIN mana ad yang bisa menggangu nya bisa senyap sekejap
Dew666
🍭🍭🍭🍭
Uba Muhammad Al-varo
Irena itulah buah dari kesabaranmu mencintai Andreas dengan tulus jadi dibalas Andreas juga dengan cinta tulus
Uba Muhammad Al-varo
happy holiday kakak Author, setelahnya hiburan membuat kakak Author banyak ide
Kar Genjreng
waduhhh iya dehhh liburan biar tambah semangat besok selamat menikmati perjalan nya selamat sampai tujuan kembali dengan selamat juga,,, happy weekend jelong jelong tu apa Kak author bahasa mana boleh tau kah
Kar Genjreng: 😂😂😂😂 ada ya bahasa alien
total 2 replies
AlmiraAzniAdzkia🥰🌺
yaaahhhh padahal seru loohh thor tp cuma satuu,,,biar kapok tu orang yg pada nyinyrin si iren,,,blm tau aja siapa backingan irena ,,,tendang jauh ke planet baru tau rasa lu pada,,,🤭🤣🤣
Kar Genjreng
para wanita yang iri pura pura menyayangi kan pada memang bertanya tanya dan menghayal kenapa Irena si cupu ternyata suhu sudah di gariskan Allah maha adil pasti kalian suka zholim sama orang beda Irena dari masih sekolah' kerjaannya di bully kita harus percaya bahwa Allah itu adil dan kebetulan Irena anak baik dari keluarga sederhana dan baik Allah mboten
sare,,,Tuhan tidak tidur,,sudah kehilangan pekerjaan mana menanggung adek atau orang tua atau cicilan dan di tambah tidak bisa bekerja di kantor manapun di beklis
pada mimpi' apa semalam lihat Yumna istri Bos Gavin mantan suaminya kan jahat sekarang nasibnya di hotel prodeo,,,👍😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!