NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Raja Mafia

Obsesi Sang Raja Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Obsesi / Penyelamat
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Follow IG @Lala_Syalala13

Anya, seorang gadis miskin yang bekerja sebagai pelayan, tak sengaja menyelamatkan Marco Valerius, bos mafia kejam yang sedang sekarat akibat pengkhianatan.

Terpikat oleh kemurnian Anya yang tulus, Marco yang posesif memutuskan untuk "membeli" hidup gadis itu.

Ia menghancurkan dunia lama Anya dan mengurungnya dalam kemewahan sebagai bentuk perlindungan sekaligus kepemilikan.

Di tengah ancaman maut dari musuh-musuh Marco, Anya terjebak dalam sangkar emas, berjuang antara rasa takut dan ketertarikan pada pria yang terobsesi menjadikannya milik selamanya.

Bagaimana kelanjutan ceritanya???

Yukkkk kepoin

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

OSRM BAB 7_Sangkar yang Berpindah

"Jika kau tetap di sini, mereka akan menyiksamu untuk mencari tahu di mana aku. Apa kau mau itu terjadi?" lanjutnya.

Anya menggeleng pelan, matanya mulai berkaca-kaca, dia tidak ingin hal itu terjadi padanya.

"Tentu saja tidak, tapi kenapa harus begini? Kenapa hidup ku harus berubah jadi serumit ini hanya karena aku menolong orang?" tanya Anya pada dirinya sendiri, niat baiknya malah berubah petaka untuk dirinya sendiri.

Marco mengulurkan tangan, jemarinya yang kasar membelai pipi Anya dengan lembut karena sebuah kontras yang membingungkan bagi Anya.

"Karena kau tidak hanya menolong orang Anya, kau menolong Marco Valerius dan di duniaku, sekali kau terlibat maka kau tidak akan pernah bisa keluar. Aku tidak akan membiarkanmu keluar." ucap Marco.

Kalimat terakhir itu terdengar sangat posesif-nya bisa merasakan bulu kuduknya meremang.

Ini bukan lagi soal rasa terima kasih tapi ini adalah obsesi yang mulai menampakkan taringnya.

"Cepatlah, kita hanya punya waktu sepuluh menit." perintah Marco lagi.

Dengan berat hati, Anya mengambil sebuah tas ransel usang.

Dia memasukkan beberapa potong baju, foto tua kedua orang tuanya yang sudah mulai menguning dan sebuah boneka beruang kecil pemberian ayahnya saat dia masih kecil, hal itu adalah itu harta paling berharga satu-satunya.

Saat mereka keluar dari pintu rumah petak itu, dua buah mobil SUV hitam berukuran besar sudah menunggu di depan mulut gang.

Anak buah Marco dengan sigap membukakan pintu, Marco memegang lengan Anya dan menuntunnya masuk ke dalam mobil seolah-olah Anya adalah porselen rapuh yang bisa pecah kapan saja.

Begitu pintu mobil tertutup, suasana menjadi sangat sunyi karena kabin mobil yang kedap suara.

Mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi, membelah kemacetan Jakarta menuju arah perbukitan di pinggiran kota.

Sepanjang perjalanan Anya hanya menatap keluar jendela, dia melihat gedung-gedung tinggi yang gemerlap, merasa bahwa dia sedang dibawa menuju dunia yang sama sekali asing baginya.

Di sampingnya Marco sibuk memberikan instruksi lewat telepon dalam bahasa Italia yang tidak Anya mengerti, namun nada bicaranya sangat dingin dan penuh kemarahan.

Dua jam kemudian, mobil mulai memasuki sebuah gerbang besi raksasa yang dijaga oleh pria-pria bersenjata laras panjang.

Anya menahan napas saat melihat pemandangan di depannya yaitu sebuah mansion megah berdiri di tengah lahan yang sangat luas.

Arsitekturnya bergaya Eropa klasik dengan lampu-lampu taman yang begitu mewah sekali.

"Ini rumah kamu?" tanya Anya dengan suara kecil.

"Salah satu rumahku, ini yang paling rahasia dan tak ada yang tahu keberadaan tempat ini selain orang-orangku yang paling setia." jawab Marco.

Mobil berhenti tepat di depan tangga utama, seorang pria paruh baya mengenakan setelan pelayan menyambut mereka.

"Selamat datang kembali, tuan Valerius kamar untuk Nona Anya sudah disiapkan sesuai perintah Anda." seru pelayan di sana.

Marco turun lebih dulu, lalu mengulurkan tangannya pada Anya. "Ayo. Ini rumahmu sekarang."

Anya ragu-ragu sejenak sebelum menyambut tangan Marco, saat kakinya menginjak lantai marmer di dalam lobi mansion, dia merasa sangat kecil.

Langit-langitnya begitu tinggi dengan lukisan tangan yang indah, aroma ruangan itu bukan lagi bau kopi atau asap, melainkan aroma kayu cendana dan kemewahan yang mahal.

"Pelayan akan mengantarmu ke kamarmu, mandilah dan istirahat, kita akan makan malam bersama nanti." kata Marco.

"Marco, tunggu." panggil Anya saat pria itu hendak beranjak.

"Sampai kapan aku harus di sini?" tanya Anya.

Marco berhenti, dia menoleh sedikit tanpa sepenuhnya berbalik. "Sampai aku merasa kau tidak perlu pergi lagi, dan itu mungkin... selamanya."

Anya berdiri terpaku saat Marco berjalan menjauh didampingi anak buahnya, kata 'selamanya' bergema di kepalanya seperti lonceng kematian bagi kebebasannya.

Seorang pelayan wanita kemudian mengantar Anya naik ke lantai dua, kamar yang disiapkan untuknya lebih luas daripada seluruh rumah petaknya yang dulu.

Ada tempat tidur ukuran king size dengan sprei sutra putih, balkon yang menghadap ke arah kolam renang, dan kamar mandi yang luasnya mungkin sama dengan ruang tamunya dulu.

Di atas tempat tidur, sudah tersedia berbagai macam pakaian baru dengan label merek terkenal yang harganya mungkin setara dengan gajinya selama setahun.

Ada gaun tidur, pakaian santai, hingga gaun malam yang indah semuanya ada di sana tanpa terkecuali.

Anya duduk di pinggir tempat tidur yang empuk, dia merasa ingin menangis, tapi air matanya tidak keluar.

Dia merasa seperti burung yang baru saja ditangkap dan dimasukkan ke dalam sangkar emas yang sangat indah.

Segalanya tersedia di sini, tapi dia kehilangan satu hal yang paling berharga yaitu pilihannya sendiri.

Dia berjalan menuju balkon dan menatap pagar tinggi yang mengelilingi mansion itu.

Di kejauhan dia bisa melihat lampu-lampu kota Jakarta yang kelap-kelip, di sana yaitu di tengah keramaian itu dia hanyalah seorang gadis biasa yang bekerja keras.

Tapi di sini dia adalah tawanan seorang raja mafia yang bahkan tidak pernah terbayangkan oleh Anya bahwa dia akan berada di sini, terkurung sendirian.

Tiba-tiba pintu kamarnya diketuk. "Nona, Tuan Marco mengirimkan ini untuk Anda." ujar seorang pelayan sambil membawa nampan berisi segelas susu hangat dan sebuah kotak kecil.

Anya membuka kotak itu, di dalamnya terdapat sebuah kalung emas putih dengan liontin berbentuk mawar kecil.

Di balik liontin itu terukir sebuah nama yaitu Marco.

"Ini bukan perhiasan biasa Nona," bisik pelayan itu dengan nada hormat.

"Tuan bilang ini adalah tanda bahwa Nona berada di bawah perlindungan mutlak Valerius, siapa pun yang melihat kalung ini tidak akan berani menyentuh Nona."

 ucap pelayan tersebut.

Anya menggenggam kalung itu, logamnya terasa dingin di kulitnya, dia menyadari bahwa perlindungan Marco datang dengan harga yang sangat mahal.

Marco tidak hanya melindunginya dari musuh-musuhnya, tapi Marco juga sedang menandai Anya sebagai miliknya yaitu sebagai properti berharga yang tidak akan pernah ia lepaskan.

Di ruang kerjanya yang gelap, Marco menatap monitor CCTV yang menampilkan kamar Anya.

Dia melihat gadis itu berdiri di balkon dengan kalung pemberiannya, sebuah senyum tipis muncul di wajah Marco.

"Kau adalah cahaya kecil yang jatuh ke kegelapanku Anya." gumam Marco pada layar monitor.

"Dan aku tidak pernah membiarkan cahayaku padam, kau akan tetap di sini, bersamaku, sampai kau lupa bagaimana rasanya hidup tanpa aku." serunya penuh dengan tekad.

Obsesi itu kini telah berakar kuat, Marco bukan lagi pria yang terluka yang butuh pertolongan tapi dia adalah sang penguasa yang sedang membangun dunia baru dan Anya adalah pusat dari dunia itu.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

1
💝F&N💝
bagus👍😅😅❤️❤️❤️
Salsa Selvi
semoga pasukan Marco berhasil melumpuhkan Antonio bersama yg lain nya ya tor
Salsa Selvi
tor selamat kan Marco ya tor sama Anya
Salsa Selvi
tor kata nya Marco si raja mafia kok selalu kalah cepat sama Antonio sih tor disini aku kasihan sama Marco tor ditambah lagi Anya ngk pernah mau nurut sama perkataan Marco
Salsa Selvi
semangat kk nulis nya
tapi di sini yg bikin aku kesel Anya ngk mau dengerin omongan Marco
Salsa Selvi
menarik cerita nya kk
Lala_Syalala: terima kasih kak untuk ulasan baiknya, semoga selalu suka ya sama ceritanya 🙏🙏😊😊
total 1 replies
Atik Marwati
Marco benar benar mengorbankan nyawanya untuk anya🥰🥰
Atik Marwati
semangat Anya...jangan mau kalah oleh kejahatan 🥰🥰
Wiemiey Erwina Ddc
alur cerita menarik..aku harap Marco dan Anya bersatu menjadi pasangan suami-isteri..saling melindungi..vest ,🫶
Lala_Syalala: terima kasih kak untuk ulasan baiknya, semoga selalu suka ya sama ceritanya 🙏🙏😊😊
total 1 replies
💝F&N💝
👍👍👍👍👍
💝F&N💝
bagus😅👍
ceritanyabagus
💝F&N💝
bagus
imel
ntar ketahuan lagi sama Antonio 🤭
dyah EkaPratiwi
alhamdulilah selamat
dyah EkaPratiwi
semoga tidak tertangkap
Atik Marwati
semoga aman
imel
astagaaa jantungku jedag jedug 🤣
Wulan Sari
cerita yg ini bikin deg2 an semoga ga ketahuan 🤲
Wulan Sari
ceritanya semakin menarik ke sini semakin menarik bikin penasaran saja lho tp yg penting nt di akhir cerita happy end semangat 💪 salam sukses selalu ya Thor 👍❤️🙂🙏
Wulan Sari: cip 👍 semangat 💪 karya lainnya 😘🙏
total 2 replies
Wulan Sari
yaaaaa semoga Marco tidak di temukan Thor cerita selanjutnya ya Thor ibu mohon 😀🤭.....
ibu kasih bunga wes Thor 🌹lanjut lg seru nih salam👍💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!