NovelToon NovelToon
Dicampakkan Kekasih, Dilamar Sang Kapten

Dicampakkan Kekasih, Dilamar Sang Kapten

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikahi tentara / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:103k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

Follow;
FB~Lina Zascia Amandia
IG~Deyulia2022
WA~ 089520229628

Seharusnya Syapala sangat bahagia di hari kelulusan Sarjananya hari itu. Namun, ia justru dikejutkan dengan kabar pertunangan sang kekasih dengan perempuan lain.

Hancur luluh hati Syapala. Disaat hatinya sedang hancur, seorang pria dewasa menawarkan cinta tanpa syarat. Apakah Syapala justru menerima cinta itu dengan alasan, ingin membalaskan dendam terhadap mantan kekasih?

Ikuti terus kisahnya dan mohon dukungannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 Sarapan Bersama

     Suasana pagi itu terasa berbeda, ruang makan atau meja makan di kediaman keluarga Erkana lengkap sudah dengan seluruh anggota keluarga.

     Erlaga terpaksa hadir untuk sarapan pagi, demi memenuhi permintaan sang mama, karena sudah beberapa kali, permintaan itu tidak ia kabulkan dengan alasan sibuk.

     Memang pada kenyataannya dia saat ini sedang sibuk. Latihan perang di markas, membuat kebersamaan yang biasa terjalin, kini sulit ia lakukan. Terlebih sejak hadirnya Syapala menjadi anggota keluarga ini. Perasaan bersalah dan kalah, hadir dalam dirinya. Meskipun sesungguhnya ia masih belum percaya dengan kenyataan yang ada.

     Begitu juga dengan Syapala, keberadaannya dalam satu meja makan yang sama dengan Erlaga, hanyalah keterpaksaan, yang tidak bisa dia hindari. Padahal selama ini dia ingin menghindarinya. Dia pikir Erlaga tidak akan sarapan bersama seperti kemarin-kemarin pagi ini.

     Suasana terasa menegangkan bagi Syapala. Tapi, tidak bagi Bu Zahira maupun Pak Erkana. Mereka berdua tidak mengetahui ketegangan antara Erlaga dan menantunya. Celotehan dari bibir mereka justru terdengar, mengungkapkan kebahagiaannya karena mereka bisa makan bersama dengan anak dan menantunya.

     "Mama bahagia, sarapan kali ini lengkap," celoteh Bu Zahira.

     "Iya, papa juga senang. Laga bisa menyempatkan sarapan bersama pagi ini," timpal Pak Erkana.

     "Tapi, biasanya Mama dan Papa sarapan hanya bertiga saja, kan, setelah Erlita menikah?" sela Arkala.

     "Iya juga, ya? Tapi, sejak kamu pulang, kami berdua ingin selalu sarapan bersama seperti pagi ini. Kapan lagi? Kami, belum tentu bisa merasakan hal ini, kalau kalian sudah sama-sama memisahkan diri dari kami kelak," ujar Pak Erkana nampak sedih.

     "Betul kata Papa. Kita belum tentu bisa merasakan hal ini, apalagi kalau kami sudah bisa menempati rumah baru. Mama dan Papa hanya akan sarapan pagi berdua, tentunya setelah Laga mendapat Satgas ke wilayah konflik," celoteh Arkala yakin.

     Arkala sengaja menyindir Laga. Dia tentu tahu alasan kenapa akhir-akhir ini sang adik sangat sibuk dengan latihan perang di markasnya. Meskipun Erlaga belum mendapat perintah, akan tetapi indikasi diberangkatkan ke wilayah konflik sudah jelas di depan mata.

     Bu Zahira dan Pak Erkana kompak menatap ke arah Arkala. Tapi, lelaki tampan itu hanya terkekeh kecil dan tidak terlihat merasa bersalah.

     Erlaga sadar, sang abang sengaja menyinggung masalah Satgas, untuk membuat hatinya sedih. Namun, Laga tidak menyela atau berkata apapun, baginya apa yang sedang diucapkan sang abang tentunya sengaja untuk menyakiti hatinya.

     "Bang Kala sengaja bicara seperti itu agar aku sakit hati dan semakin sedih."

     "Dan tentunya ini merupakan sarapan pagi yang sangat lengkap dan membahagiakan buat kami. Setelah ini, kita tidak tahu apakah keadaan ini bisa kembali terulang. Bukan begitu, Sayang?" Arkala menoleh ke arah Syapala yang sejak tadi diam, karena merasa tegang. terlebih di meja makan ini ada Erlaga.

     Syapala tidak mampu menolak tatapan Arkala yang di dalamnya tersirat sebuah permohonan agar dibalas dengan hangat. Gerakan kedipan mata Arkala, memberikan kode supaya Syapala bisa bersandiwara dengan baik di depan Erlaga.

     "Ayo, Dik. Bersikaplah hangat dan romantis." Begitu batin Arkala.

     "Iya, tentu saja." Hangat tapi malu-malu. Setidaknya memang seperti itu sikap wajar yang sering diperlihatkan pasangan pengantin baru saat berada di depan kedua orang tuanya. Tapi, yang dilakukan Syapala, hanya keterpaksaan, terlebih di depannya ada Erlaga.

     Arkala membalas dengan senyum hangat. Kemudian tanpa malu-malu dia meminta Syapala mengambilkan sayur sop iga sapi kesukaannya yang uapnya masih ngebul ke atas.

     "Sayang, tolong ambilkan sayur sop itu!" pintanya. Hati Arkala bersorak, karena saat di meja makanlah waktu yang tepat untuk mengerjai sang istri, dan memanas-manasi Erlaga, kesempatan ini tidak akan dia sia-siakan.

     "Semoga saja Laga bisa tiap hari menyempatkan sarapan pagi sebelum pergi ke kantor, biar aku bisa memanas-manasinya," harapnya dalam hati diimbuhi sunggingan bibir.

     Dengan ragu, Syapala meraih piring Arkala lalu menuangkan sayur sop iga sapi permintaannya. Adegan itu, mendapat tatapan bahagia dari kedua orang tua Arkala. Mereka menganggap, bahwa pasangan Arkala dan Syapala merupakan pasangan yang romantis serta saling mengasihi.

     "Sayang, sop iga ini kesukaan abang banget. Setelah enam belas tahun Satgas dan tidak makan yang enak-enak seperti ini, kini abang kembali bisa menikmati sayur sop iga buatan Mama. Kamu juga nanti bisa belajar resepnya sama Mama. Mama tidak keberatan, kan, Ma?" celoteh Kala dengan percaya diri yang besar, sesekali ujung matanya menoleh ke arah Erlaga.

     Hati Erlaga memanas, alasan menghindar beberapa hari ini untuk sarapan pagi bersama, yakni tidak ingin melihat pemandangan seperti pagi ini.

     Hatinya hancur dan nelangsa. Apalagi setelah dia tahu bahwa kandasnya hubungan dirinya dengan Syapala adalah campur tangan dokter Prita dan kebodohannya yang tidak kroscek terlebih dahulu perihal salam palsu yang menurut dokter Prita adalah dari Syapala.

     "Iya." Syapala hanya menjawab iya, padahal hatinya berharap, Arkala tidak perlu banyak bicara.

     "Tentu saja, mama nanti akan ajari mantu mama membuat sop iga yang enak. Kamu akan belajar saat kamu senggang saja, Nak," sela Bu Zahira sangat pengertian.

     "Iya, tentu saja, Ma.

     "Ga, bagaimana latihanmu saat ini? Apakah sudah ada surat perintah dari Komandan?"

     Obrolan itu masih berlanjut, kali ini Pak Erkana mengalihkan topik pembicaraan ke arah Erlaga.

     Laga berhenti sejenak untuk menyuap, matanya menoleh sang papa. "Belum ada perintah, Pa. Seperti yang Bang Kala katakan tadi, bisa jadi Laga diberangkatkan ke wilayah konflik. Dan kemungkinan besar, sarapan kita kali ini hanya sampai di sini."

     "Maksud kamu, kamu pasti akan diberangkatkan ke wilayah konflik? Hmmmm...." Pak Erkana terlihat sedih.

     Bagaimana tidak, setelah Arkala Satgas kurang lebih 16 tahun, dan baru sebulan kembali, kini kemungkinan akan ditinggalkan anak yang lain dalam tugas. Dan sepertinya Erlaga fix akan diberangkatkan Satgas tahun ini.

     Seperti yang seliweran di berita, saat ini wilayah konflik sedang memanas. Sudah banyak korban baik masyarakat sipil dan prajurit yang gugur dalam tugas akibat KKB.

     "Iya, Pa. Tapi...Papa jangan terlalu khawatir. Laga hanya butuh doa dari Mama dan Papa. Insya Allah, Laga akan kembali ke rumah."

     Erlaga memahami kekhawatiran kedua orang tuanya, terutama saat ini di wilayah konflik situasinya sedang memanas. Meskipun hati Erlaga sedang dilanda patah hati, tapi ia harus bisa meredam kesedihan kedua orang tuanya apabila ia benar-benar diberangkatkan ke wilayah konflik.

     Erlaga tahu kekhawatiran kedua orang tuanya sangat beralasan. Bukan hanya sekedar khawatir akan dikirim ke wilayah konflik, lalu setahun kemudian pulang. Melainkan, setelah dikirim ke wilayah konflik Indonesia, pastinya akan dikirim ke wilayah lainnya. Tidak hanya Indonesia, melainkan luar negara. Dan itu butuh kesiapan fisik dan mental yang kuat, mental berpisah dengan orang-orang yang dia kasihi.

1
Nar Sih
semoga niat mu dan rencana mu lancar ya arkala ,bisa dptkan hak mu sbagai suami yg sbnr nya semagatt arkala 💪semagat buat kak othor nya💪🥰
Ghiffari Zaka
semoga selamat dlm bertugas laga......
Ghiffari Zaka
lanjut Thor...AQ GK bs berkata2 lg😓😓😓
Ghiffari Zaka
rasain km Prita....lok hasil dr merebut itu GK akan bahagia....dan yg jls GK akan langgeng....
Ghiffari Zaka
paling tamunya si dokter ganjen itu🤭🤭🤭filing q sih iya,tp ya gak tau jg

.
Ghiffari Zaka
lok kala nya pasti iya iya aja,kan dia GK cinta,yg hrs tegas tu ya kala dong....
Ghiffari Zaka
laaaa tambah ada uler Keket yg GK punya muka ini,ingat woyyy km cowat loh,mosok GK ada etika,ah emboh lah Thor....sak karep mu.....😓😓😓
Ghiffari Zaka
terserah mu lah pala,AQ no komen,AQ dukung bang kala aja,nnt lok dia ud lelah sm sikap km ya AQ dukung cari yg lain,uhuyyyyyy,asyik ya kan bang🤭🤭🤭🤭
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
apakah arkala berhasil?
Ghiffari Zaka
kelaut aja lah km pala...egois bngt ya....
ud bng cari yg lain yg GK kyk pala yg keras kepala itu😓😓😓
Ghiffari Zaka
eneg AQ lihat pala ni.....AQ sumpahin ya nnt kamu yg bucin akut sm kala,sabar bang kala,Allah pasti kabulkan doa q,eh author Deng maksdnya🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
nah kan mulai lagi keras kepalanya,dia ni keras kepala atau egois ya???
Ghiffari Zaka
hih awas ya pala,lok masih keras kepala tak tinggal lu ya....,ud di manis2 sin ttp getol aja GK bs terima😓😓
Ghiffari Zaka
waah hebat pala,beneran ikut dia🤭🤭🤭,la itu perasaan cemburu x.....syukur aja loh ada rasa gitu ..biar CPT cinta🤭🤭🤭
Aniza
lanjut lagi thooor
Ghiffari Zaka
GK Caya kakaynya AQ Thor...gak taunya cmn pala ni mau plng ke rumah ibunya tp nebeng,gak taunya nnt blng minta di turunkan di jalan....
ini yg bikin sakit thor
Aniza
semoga hubungan kalian baik2 aja
Aniza
thooor kok gitu sih,pala sendiri yg jauh sma satu tempat lagi ma laga,konflik jngan berat2 y thooor ngfak sanggup bacany,kala bkalan sedih ni dengar beritany,bisa2 kala bkalan berpikir pala ma laga clbk😁
Aniza
si laga mau pergi aku yg mewek😭😭😭😭 thooor,selamatin laga ya thooor daru kkb,laga juga butuh bahagia,sekama ini laga terlalu mudah diadu domba si dokter
dan suatu saat pala mau memaafkan laga thooor
Lina Zascia Amandia: Wkwkkw..... sedih juga ya...
total 1 replies
Aniza
mang kenyataan kek gitu thooor,kelakuan
pangkat ,jabatan sekolah pekerjaan blum tentu mencermin kan semua juga baik
thooor meski laga ngeselin,penghianat,bodoh jangan sampe laga gugur disaat satgas papua thooor,kasih juga lah laga jodoh thoor biar dirasakan si dokter prita sakit hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!