Sonia adalah gadis muda yang di angkat menjadi seorang anak orang kaya. Dia di paksa menikah oleh ibu angkat nya dengan seorang pengusaha kaya yang bernama Jhon Alex. Jhon Alex adalah seorang pengusaha terkenal kaya raya yang punya segalanya akan tetapi dia sangat dingin dan bersikap kasar.
"Kamu adalah wanitaku mulai sekarang." Seru seorang laki laki yang tampan itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Denia Abadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 26
Seperti kata Ratu tanggal 15 adalah hari pertunangan Dari Adelia Dan Jhon.
Pertunangan Jhon dan adelia di gelar di istana kerajaan dan sangat mewah.
Semua tamu undangan yang menghadiri menghadiri pertunangan Jhon Dan Adelia terkagum kagum.
"Wahh megas sekali. " Bergosip.
"Iya megah sekali padahal hanya pertunangan anak angkat dari keluarga Jhon" Bergosip
"Suttt nanti kedengeran loh" Bergosip
Di waktu yang sama.
DI KAMAR ADELIA.
"Duhh Anak perempuan Ibunda sudah besar yah" Menggoda
"Ibunda jangan begitu aku jadi malu" Menunduk
Tok..Tok..Tok..
"Mohon maaf Yang mulia ratu Tamu dari keluarga Jhon sudah datang" Sopan
"Baik. saya akan kebawah sebentar lagi" Ramah
"Ibunda apa Alex sudah datang" senyum Bahagia
"Jaga sikap mu Tuan putri" Ibunda adelia memperingat kan.
Keluarga Kerajaan pun turun ke bawah dan menyambut Keluarga alex.
"Salam hormat Yang mulia Ratu" semua tamu Memberi hormat
"Tuan putri maaf kan keterlambatan kelurga Jhon" Panik
"Kami tadi di jalan di rampok dan sekarang Tuan muda alex Di culik" Sahut supir alisya.
"Nyonya alisya sampai sekarang masih Koma di rumah sakit" panik
"Apa Jhon di culik" Adelia panik
"panglima...(Seru Raja Fhilif) Kerahkan semua penjaga dan cari Alex Hingga ketemu" Kata Raja
"Ibunda ini pasti bohong kan" Adelia panik
"Bersabar lah na kita harus menunggu kabar lebih lanjut lagi dari paman Panglima" Menenangkan Adelia
Dua Jam berlalu.
DI WAKTU BERSAMAAN
"Salam tuan muda" Sahut penculik itu
"Siapa kalian" Teriak
"Kami penculik"Hahahah
"Lepaskan aku" Berontak
"Lepaskan? Enak saja" Sambil menjambak rambut Jhon.
KE ADAAN DI ISTANA.
"Ibunda aku harus mencari Alex" Panik
"Sabar nak sabar" sahut ibunda adelia
"Tida aku tidak akan tinggal diam" Pergi berlari ke luar.
"Adeliaaaaa" Teriak ibundanya
"Ibunda percaya lah padaku,Penjaga ikut aku" Memerintah
Di dalam mobil.
"Yang mulia tuan putri kemana sekarang kita" ..
"Kita ke rumah sakit dimana mami alisya di rawat" Tegas
Sesampainya di rumah sakit Adelia berlari ke arah Dexi,Rexo,Dan Rexi yang tengah menangis.
"Apa yang terjadi sebenarnya" Sahut adelia
"Kakak...Kak Alex di culik" Sambil menangis
"Apa kamu ingat bagai mana orang yang menculiknya?" Tegas
"Mukanya di tutup rapat tapi di lengan Kiri semua penculik itu ada Tanda seperti Bunga Ros" Sahut Dexi
"Apa bunga Ross? Apakah berwarna hitam dan biru?" Panik
ketiganya mengangguk.
"Paman ke sepuluh kamu sungguh jahat" Marah
",Pengawal Do sambungkan telpon ke ayah" Tegas
"Ayah aku tau Alex dimana" Sahut adelia
"Aku kirim alamat nya dan pergilah bersama Tim Panglima Cou" Tegas
Adelia langsung pergi ke Sebuah pabrik bekas yanh lama tidak terpakai.
"Pengawal Do apa kamu bawa perlengkapan tempurku?" Muka garang
"mohon maaf saya tidak bawa semua tapi ada Samurai,Sniper,Bom asap,Gas air mata dan gas tertawa,Juga ada pisau terbang"
"Baik kamu pergilah ke bagian timur dan aku akan ke barat ingat tunggu aba aba dari ku" Tegas
Adelia terus menyusuri ke bagian Barat dan melihat ada penjaga yang sedang buang air kecil. Seketika adelia pun melemparkan pisau terbang itu dan mengenai Leher pria itu..
"Okeh Jekpot. Satu menang" Gerutunya
Adelia terus menyusuri lorong dan berakhir di sebuah ruangan dimana Alex Di sekap.
Adelia mengintip sedikit celah dekat pintu dan Prok..Prok..Prok...
"Sangat sangat Dramatis...."
"Seorang anak gadis berumur 6 taun bisa menerobos masuk ke sini" Sahut paman Ke 10
Adelia seketika berbalik dan mundur hingga terpojok.
"Apa yang ingin Paman lakukan" Marah
"Bawa gadis siala itu" Memerintah
"Lepaskan aku biadab,Brengsek,Lepas" Berontak
"Prutuli semua senjatanya dan lempar dia kedalam ruangan itu" sahut paman ke 10
"Dasar kurang ajar.. Kamu penghianat...penghianat..." Berontak
Dalam hati Adelia..
"Ayah lekaslah datang aku mohon selamatkan aku dan alex"