NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Kontrak

Terpaksa Menikah Kontrak

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nikmahkhy

"kau membutuhkan uang dan aku membutuhkan seorang istri, bukannya kita akan saling menguntungkan.." kata Vico dengan menatap lekat Antin.
Antin bingung harus bagaimana lagi sekarang,, dia membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ayahnya yang memerlukan banyak uang.
Sedangkan uang yang ia kumpulkan selama ini hanya mencukupi biaya perawatan ayahnya saat ini.
Darimana lagi ia harus mendapatkan uang untuk biaya operasi ayahnya....


IG kenz kcp

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nikmahkhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26

Antin menatap heran ayahnya saat ayahnya tengah sarapan.

Seperti ada yang berbeda hari ini padanya, tapi apa dia tidak mengetahuinya.

Bahkan ayahnya terlihat tidak menyukai sarapan yang Antin buat.

"masakan Antin gak enak ya yah..?" Tanya heran Antin, pasalnya ia memasak tumis jamur kesukaan ayahnya dan bakwan jagung.

"enak kok.." kata Kusuma tanpa memandang Antin.

"kok Ayah terlihat seperti....." Antin menggantung kata-katanya.

"tenggorokan Ayah lagi bermasalah sedikit, jadi agak susah kalo makannya cepet-cepet.." kata Kusuma menyakinkan anaknya.

"pasti kurang minum air putih..." Antin lega mendengar penjelasan ayahnya.

Dan beralih berjalan menuju dapur untuk mengambilkan botol minuman ayahnya agar dibawa bekerja.

"makasihh ya.."kata Kusuma menerima botol minuman dari Antin.

Antin mengangguk senang, kembali duduk dikursi samping ayahnya menemani sarapan.

Menatap lekat ayahnya yang masih mengunyah dengan perlahan.

"kalo tambah sakit periksa kedokter aja dehh yah..

kayaknya Ayah kesakitan gitu.." Antin tidak tega melihat ayahnya yang seperti susah menelan makanannya.

"cuma mau batuk paling.." kata Kusuma.

"tapi janji ya.. kalo tambah sakit langsung kedokter.. kalo enggak Antin bawa paksa Ayah periksa.." kata Antin bersungguh-sungguh.

"iya.. Ayah berangkat dulu ya.." Kusuma berdiri, meninggalkan sarapannya yang sisa sedikit dipiringnya.

"iyha.. jangan lupa air putihnya diminum ya.."

Kusuma berdehem dan berjalan keluar,

Antin menghela nafasnya, belakangan ini memang ayahnya terlihat sangat sibuk sekali. Mungkin memang kurang istirahat jadi sakit.

Ia bergegas membersihkan piring kotor ayahnya dan membersihkan diri untuk berangkat kerja.

Saat ia sudah siap untuk berangkat handphonenya berdering ia menerima telvon.

Merogoh hpnya yang ada disaku dan terlihat bahwa sahabatnya yang menghubunginya.

"kenapa..??" jawab Antin.

"dimana..?" tanya balik Megan

"rumah.."

"kau libur ya.." tebak Megan.

"libur palamu.. udah mau berangkat aku.."

"yaudah.."kata Megan.

"nelvon cuma nanya gitu doang.." Antin sebal.

"nanti malem aku kerumahmu.." kata Megan.

"ngapain..?"

"kagak boleh ya.. sombong amat.." dengus Megan.

"jarang-jarang kau kerumahku ya...

pasti ada apa-apa..."

"lahh ntuh tahu.." Megan terkekeh

"ntar kabarin kalau udah dirumah oke..."lanjutnya.

Antin berdehem dan mematikan telvonnya.

Menyimpan hpnya kembali disakunya, dan berangkat bekerja dengan motornya.

***********

Vico duduk bersandar dikursi panjang yang berada pada halaman belakang, menghirup udara segar dan menikmati pemandangan yang ada didepannya.

Tanaman bunga yang sedang mekar-mekarnya yang dirawat dengan baik oleh mamanya begitu terlihat indah.

Dulu waktu kecil dia sering bermain bola dihalaman ini dengan ayahnya, dan mama yang tengah menggendong Freda yang masih bayi sambil menyiram bunga-bunga disini.

Semua Itu seperti terekam ulang dimata Vico, terdengar suara pria kecil yang bersorak horee karna berhasil menendang bola memasuki gawang.

Sang Ayah yang menjadi penjaga gawang memasang raut muka cemberut karna kalah darinya.

Sedangkan suara mamanya yang terus berbicara agar pria kecilnya untuk menendang bolanya perlahan, berteriak terkejut melihat pria kecilnya jatuh tersungkur diatas rerumputan karna terlalu bersemangat.

Dan suara ayahnya yang menertawakannya, mamanya yang sudah sedikit berlari menghampiri pria kecilnya yang masih posisi tersungkur malahan ikut tertawa dengan keras seperti ayahnya.

Sedangkan mamanya memandang pria kecilnya dengan sebal karna tidak mendengarkan mamanya bicara.

Vico tertawa kecil mengingatnya, sungguh bahagia sekali waktu Itu.

Apalagi kehadiran Freda dikeluarga kecilnya membuat lebih ramai karna tingkah lucu yang dibuat Freda waktu kecil.

"hayooo ngapain senyum-senyum sendiri.." Shifa menghampiri Vico dengan membawa satu toples camilan.

"mama..." Vico tersenyum melihat kedatangan mamanya yang ikut duduk disampingnya.

"mau gakk..." shifa memberikan toples camilan kepada Vico dan Vico menerimanya dengan senang.

"gimana dikantor..?" tanya Shifa.

"emm.. baik kok...

selama ada Pak Kim... aku bisa mengatasinya..." kata Vico sambil memakan camilannya.

"jangan terlalu keras-keras sama Pak Kim. dia juga butuh istirahat lohh dia juga mempunyai keluarga..." kata Shifa memandang lekat anaknya.

"iyhaaa...."

"memangnya kamu juga tidak mau mempunyai keluarga..?" tanya shifa.

Vico terdiam sebentar dan menatap mamanya yang tengah memandang kedepan.

"kan udah ada mama..." kata Vico.

Shifa tersenyum sebentar dan memandang anaknya mengelus punggung tangannya dengan lembut.

"kamu tuhh.." shifa menahan tawanya saat ingin mengatakan sesuatu, Vico mengernyit menatap mamanya.

"yang dikatakan adikmu itu-.." Kata shifa yang langsung dipotong oleh Vico.

"mamaaa ihhh..." Vico dengan cemberut.

Shifa tertawa kecil mendengarnya.

"lagian kamu juga udah besar lo.. udah kelewat besar malahan..." kata Shifa menutup mulutnya dengan tangannya saat tertawa kecil.

Vico menatap mamanya cukup lama melihat saat ia tertawa karnanya sungguh membuat tenang dihatinya.

"mama pengen Vico nikah ya.." kata Vico.

"yaiyalah.. mama pengen cepet-cepet punya cucu yang lucu Tau.." kata Shifa dengan antusias.

"beneran..." Vico bertanya lagi menyakinkan.

"iyhaaa.. masak sih.. anak mama ini enggak mempunyai kekasih.. pastinya banyak dong.." Goda shifa.

"Vico enggak playboy ya.." kata Vico.

"masak..." shifa tertawa mendengarnya, dan Vico pun ikut tertawa.

Keinginan mamanya sekarang ingin melihatnya untuk segera menikah, Ingin segera memiliki cucu darinya.

Selama ia bisa ia akan melakukannya.

Membuat mamanya bahagia sekarang adalah tujuan dari hidupnya.

1
Yusz K
Luar biasa
Aidah Djafar
mampir Thor 🙏
Elvipangau
para istri jangan mencontoh antin yg tidak patuh pada suami
Elvipangau
capek dengan antin, perut besar dan pinginnya cari masalah dengan tidak mendengarkan teguran suami
Khotimahh Naswa-kans
outhor kalo punya bawang banyak bagi2 napa thok jgan d'iris semua bikin mata perih nih thor
Khusnul Farida
manis banget, perhatian 🥰
Naima
bagus
Pristiwati Aja
seru
Kazutora Kazutora
gila Vico,,lumayan jga nafsu Nye🤭💪💪vico
Kazutora Kazutora
lebayy ih si Vico 🤪🤪
Kazutora Kazutora
rasain 😡😡😡
Kazutora Kazutora
wah cantik bnget ya,,Antin ny GK nyesel nikahin antin
Kazutora Kazutora
wah,,ada apa ya kira²🤔🤔🤔
Kazutora Kazutora
tega amat sih,,amat aja gak tega.aq yg baca,,bagai d sambar petir rasa nya😭😭
Kazutora Kazutora
cuekin aja viko biar tau rasa😡😡😡
Kazutora Kazutora
munggkin viko sengaja ingin membuat Antin untuk tidak mencintai viko👍🏻
Kazutora Kazutora
aduhh🤦🏻🙈
Kazutora Kazutora
mungkin KH itu keiadih nya Vico,,owh tidak🙈🙈🙈atau mama nya viko
Kazutora Kazutora
kayak nya hamil deh🤭,,tpi tunggu kok cpet amat ya🤔🤔
Kazutora Kazutora
aq jga mau d bli in🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!