NovelToon NovelToon
Keyafa

Keyafa

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romantis
Popularitas:38.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: khairina_annisa

Ini kisah tentang 4 orang sahabat. Keyafaza, gadis yang selalu menduga bahwa persahabatan yang ia jalin itu bukan benar - benar sahabat. Karna candaan yang teman nya keluarkan hanya saat berada di sekolah saja. Bahkan mereka tidak tau rumah keya hingga kelulusan datang.

Beradu dalam kecerdasan adalah cara mereka berteman. Setiap TES di sekolah akan berlangsung, mereka pula langsung menjadi musuh dalam hitungan detik. dan bukan lagi teman baik.

Kenapa keya menemukan 3 orang seperti mereka. Bahkan keluh kesal yang keya punya jarang mereka ketahui. 1 alasan yang selalu membuat keya minder untuk bercerita adalah kecerdasan yang di miliki mereka.

Pertemanan seperti apa?
Mungkin kah setelah lulus kita juga akan asing?


________________
IG : khairina_naa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khairina_annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 26

"APAAN LOH! GAK USAH SOK MINTA MAAF SAMA GUA!" lanjut antik makin mengeraskan suara nya

Wily yang berada di sebelah antik belum terasa terusik ketenangannya. Ia masih asik dengan game online di ponsel nya yang tengah di mainkan.

Fit belum menjawab nya. Ia masih fokus memandang antik dengan tajam di hadapan nya. Di ikuti aku, fada, dan caca di samping nya.

Seseorang datang dengan wajah kebingungan. Berjalan normal masuk ke dalam kantin sekolah. Mereka terlihat memandang antik dan fit di salah satu meja yang berada di kantin itu.

Langkah nya mulai mendekat ke arah kita. Dengan tangan yang sama - sama di silangkan di dada, mereka belum membuka satu kata pun dari mulut nya.

Sebelum akhir nya tubuh ke 2 anak itu sampai di meja yang sedari tadi di pandangi nya sejak masih jauh. Sambil memindah tangan ke arah bahu mereka, mata nya tersudut tajam pada antik yang masih berdiri.

"Bikin masalah apa loh?" tannya seseorang  itu sambil mata nya tersudut tajam pada antik

"Eh loh berdua belum tau yah!" lanjut antik mulai membuka suara pada teman 1 kelas nya itu

"APA!" bentak teman antik yang satu nya lagi melihat tingkah antik yang kurang sopan

"Sekarang sekalian aja gua mau umumin sesuatu. Mumpung kalian semua lagi ngumpul di sini. Gua mau bilang..." jelas antik dengan suara meninggi

"GUA UDAH RESMI JADI PACAR NYA WILY!" lanjut antik lebih menibggikan suara nya, membuat semua murid yang ada di kantin sekolah ini mendengar yang ia lontar kan.

Seketika wajah orang - orang yang di samping nya tersorot tajam pada antik. Melongo di depan nya. Dan sangat heran pada tindakan nya.

"DAN LOH!!!" kata antik sambil menunjuk kasar teman nya, ama dan fike itu

"APA!" sambung fike dengan nada super keras nya

"GUA SEKARANG BUKTIIN KE LOH! TANPA ADA NYA BANTUAN DARI LOH BERDUA, GUA BISA JADIAN SAMA WILY!" lanjut antik menyombongkan diri

Sambil memegang rambut wily yang lumayan gondrong itu, ia belaga seperti orang yang paling sempurna karna bisa mendapat kan wily yang terkenal kegantengan nya itu

Wily yang tengah fokus pada game online yang tengah di main kan nya, mulai terasa terusik kenyamannan nya. Kepala nya mulai mengarah ke para siswi yang sedari tadi berdiri di dekat nya.

"Wily!" panggil fit tajam ke arah wily

Tak menjawab panggilan fit, wily masih diam di tempat nya. Sambil sesekali memandang satu per satu ke 7 siswi di hadapan nya.

"Gak usah manggil - manggil cowo gua!" kata antik kasar sambil mendorong pundak fit

Badan fit tak terjungkal hingga ke lantai karna berhasih di tahan oleh aku dan fada yang berada di samping nya

"Jangan kasar sama dia" kata wily menangkap tangan antik yang setelah di gunakan untuk mendorong tangan fada itu

"Ko kamu belain dia?" tannya antik sinis karna tak terima

"Gua gak belain siapa - siapa di sini!" lanjut wily dengan muka datar nya, sambil memasukan ponsel ke dalam saku celana yang di pake oleh wily. Ia segera menarik tangan antik untuk segera meninggal kan kantin itu

"Mas wilyyy!" teriak wanita parubaya di balik tubuh wily dan antik yang sudah berjalan keluar dari kantin

Wily menengok ke arah panggilan itu dengan muka datar tapi masih terlihat sangat ganteng itu.

"Makanan nya belum bayar" lanjut ibu kantin yang menengejar nya

"Oh iya bu, maaf" kata wily sambil mengambil selembaran uang dari saku celana nya

"Tunggu kembaliannya" teriak ibu kantin itu  sambil masuk berlari ke dalam untuk mengambil kembalian.

Wily tak memperdulikan kembalian dari ibu kantin. Ia segera melanjut kan menarik tangan antik dan membawannya pergi menjauh dari kantin.

"Ohh jadi kemarin mereka jadian" gumam ku sangat lirih

"Apa key?" tannya fit yang berjalan di samping ku

"Apa?" ku tannya maksud nya

"Siapa yang kemarin jadian? Kamu? Sama siapa?" lanjut fit mulai banyak tannya

"Luh pacaran sama siapa key?" tannya caca di depan ku

"Keya jadian gak ngomong - ngomong" kata fada yang mulai manyun

"Apaan sh kalian" lanjut ku lalu tertawa

"Jadi siapa yang jadian?" tannya fit sambil melihat mata ku

"Siapa?" lanjut ku basa basi

"Serius key" kata caca sudah mulai kepo

Belum sembat cerita kejadian kemarin di halte sekolah, seseorang terlihat berlari menuju kami yang berjalan dengan sangat santai. Lalu nafas nya terdengar sangat cepat

"Ada apa loh?" tannya caca pada orang itu

"Cepetan masuk, ada bu nunu udah nunggu" lanjut nya sudah dalam nafas yang teratur

Tidak membalas omongan laki - laki yang bernama arifin itu. Semua langsung lari sekencang mungkin menuju kelas. Meninggal kan arifin yang masih berusaha mengatur nafas akibat lari mencari aku dan kawan - kawan.

"Kempret gua di tinggal!" lirih arifin kecil yang sudah tertinggal jauh di belakang

Saat sampai di depan kelas, aku dan rombongan masih tetap berlari tanpa menurunkan kelajuan. Berebut masuk duluan ke dalam kelas yang pintu nya tidak muat untuk masuk 4 anak sekaligus itu.

Brukk..

Suara segerombolan jatuh terdengar kencang di depan pintu kelas. Ya! Siapa lagi kalo bukan kita. Aku dan fit yang tidak mau mengalah masuk terakhir mendorong caca dan fada yang berlari di depan. Membuat mereka jatuh di depan pintu kelas dengan badan di timbun aku dan fit di belakang nya

"Yaampun!" celetuk bu nunu yang fokus nya terbagi oleh aku dan ke 3 teman ku

"Kalian ngapain?" tannya wily di belakang ku yang baru saja mau masuk ke dalam kelas. Namun jalan nya terhalang oleh 4 orang

"Maaf bu" lanjut aku dan ke tiga teman ku ke bu nunu. Dan menghiraukan pertannyaan wily di belakang kita

Baru saja ingin berdiri, terdengar  seseorang mengeluarkan tertawa nya sangat keras dari balik pintu. Ya! Dia arifin yang tadi aku, fit, caca, dan fada meninggal kan nya.

Aku segera menengok ke arah nya, di ikuti ke 3 teman - teman ku, wily, dan bu nunu yang berjalan keluar menghampiri kami.

"Heh, temen nya jatuh ko di ketawain" lanjut bu nunu menunjuk arifin

Sontak, dengan sekejap tawa nya hilang begitu saja. Suasana menjadi diam dan tenang di waktu itu. Arifin segera mendudukan kepala nya di tempat ia masih berdiri

"Maaf bu" kata arifin

"Bangun" perintah bu nunu menyuruh aku dan ke 3 teman ku berdiri dari jongkok nya kita di lantai.

"Iya bu" lanjut aku dan ke 3 teman ku dengan kompak

"Arifin" panggil bu nunu

"Iya bu"

"Kenapa tadi ketwa sangat pulen kaya tela?" tannya bu nunu yang sudah melewati tubuh kita ber 4 dan menghadap di depan arifin

"Lucu bu" lanjut arifin tersenyum di tundukannya

"Kenapa kalian terburu - buru masuk?" tannya bu nunu menengek wajah kita ber 4 dengan senyuman

"Kata arifin udah di tunggu bu nunu. Jadi kita gugup menuju kelas" lanjut caca menjelas kan

"Wily kenapa kamu baru mau masuk?" tannya bu nunu menatap wily

"Habis ke wc dulu tadi bu. Setor" lanjut wily mengada - ada alasan

"Kenapa kamu gak nolongin saat mereka jatuh? Kenapa malah tertawa puas?" tannya bu nunu sekarang menuju arifin

"Iya tadi lagi kesel bu sama mereka" jawab arifin menunjuk aku dan teman - teman ku yang berada di belakang bu nunu

"Kenapa?" tannya bu nunu

"Aku kan di suruh manggil mereka. Malah aku di tinggal lari sama mereka" jelas arifin sambil monyong - monyong

Tak melanjutkan nya lagi. Bu nunu hanya meegangi jidat nya dan menggeleng - geleng kan kepala nya di depan pintu.

"Masuk semua" lanjut bu nunu lalu berjalan ke posisi nya sebelum ada yang jatuh tadi

Semua duduk di bangku yang di tempati nya masing - masing. Diam dan sangat anteng suasana kelas di detik ini.

"Ibu gak ngomong lama - lama. Ibu hanya memeberitau kan kalian bahwa parenking   sekolah sudah keluar nanti sore. Kalian bisa melihat nya di wabsite yang sudah ibu syer di grub kelas jam 5 sore nanti" jelas bu nunu

"Bu" panggil kevin dari pojok belakang

Tumben kevin tidak keluar kelas di jam ini. Mungkin karna dia tau akan ada bu nunu yang masuk. Makannya dia anteng di dalam kelas

"Iya kevin. Ada yang kurang jelas?" jawab bu nunu terlihat baik

"Bu nanti parenking sekolah nya buat apa?" tannya kevin sangat polos

"Di makan vin" lanjut yakob memudar kan ketegangan

"Hus" timpal bu nunu cepat pada yakob

"Maaf bu" cetus yakob lalu segera anteng kembali

"Nanti, kalo kamu masuk setengah dari siswa yang nilai nya di atas. Kamu bisa gunakan itu untuk mendaftar SNMPTN" kata bu nunu terkhusus untuk kevin

"Ohh" lanjut kevin lalu melongo

Semua siswa dan siswi menahan tawa melihat mimik wajah kevin yang sangat datar setelah mendengar penjelasan bu nunu. Entah si kevin itu paham maksud nya atau tidak. Teman - teman nya hanya tidak mengeriti isi hati nya.

3 menit semua menahan tawa melihat ekspreksi kevin.

"Paham kevin?" tannya bu nunu dengan senyuman

"Gak tau bu bingung. Nanti di tuntun ajah lah" jawab kevin masih dengan kepolosan  nya

"Ya udah" lanjut bu nunu sudah terburu - buru karna mau pergi lagi

"Yang lain jangan luap yah, nanti sore wajib cek untuk seluruh siswa"

"Iya bu"

"Ya udah ibu ijin pamit karna banyak yang harus ibu kejar pekerjaan nya." pamit bu nunu dengan sedikit gugup

"Iya bu" semua masih fokus pada be nunu

Setelah semua setuju dengan kepergian bu nunu meninggal kan kelas dan sudah tidak ada lagi pertannyaan yang di ajuan. Bu nunu segera berjalan keluar dari kelas nya.

"Sakit tau" ketus caca yang muli menghadap ke belakang karna bu nunu sudah menjauh

"Ya maap" kata ku sambil tersenyum

"Iya tau, sakit" lanjut fada mengikuti caca yang sudah sempurna menghadap meja belakang nya

"Iya maaf kan gak sengaja" lanjut fit terlihat memikirkan kejadian yang menyebalkan itu tapi lucu

Caca dan fada terlihat memfikir kan kejadian jatuh tadi yang terlihat memalukan dan sakit tapi lucu setiap kali membayangkan nya itu. Lalu dengan cepat muka nya tertawa melebar sambil memukul meja aku dan fit.

"Oh iya key" kata caca tiba - tiba dan langsung memudar kan senyum nya, ucapan nya membuat jantung ku berhenti berdetak tiba - tiba

"Apa?" saut ku berusaha memasang muka  tenang

"Yang tadi itu loh" lanjut caca cepat, muka nya terlihat sudah sangat penasaran

Membuat fada dan fit yang sedari tadi sibuk dengan ponsel nya, menjadi beralih pandangan menatap caca yang sedang akan berbicara serius itu

"Apa?" ku tannya caca dengan pandangan bingung

"Siapa yang jadian itu? Kamu?" lanjut caca begitu penasarannya. Muka nya melekat memandang ke arah ku

"Ohh itu..." kata ku, mata ku tersudut pada wily yang tengah santai di meja nya yang pandangan nya menuju ke arah ponsel yang tengah di mainkan dia

"Iya, siapa? Kamu?" tannya caca lagi sangat bertubi - tubi

"Bukan aku. Nanti aku cerita" sambung ku merasa tidak enak pada keberadaan wily

"Sekarang aja atuh key" lanjut fit ikut kepo dengan cerita nya

"Nanti aja ah" kata ku memalas

"Yah luh mah key!" sambung caca merasa keingin tahuannya belum terobati

"Fit, wc yuk?" tawar ku ke fit untuk menghindari pertannyaan

"Yuk" lanjut fit lalu segera berdiri

"Ih di suruh cerita malah ke wc" cetus caca sambil monyong - monyong

"Ikut" seru fada mengejar aku dan fit yang sudah sampai pintu

"Cepet" kata ku sedikit berteriak

Caca ikut mengejar dari arah paling belakang. Dan kita ke wc menjadi ber empat. Setelah keluar dari pintu wc masing - masing aku membetulkan pakean ku di sepan cermin yang ada di wc itu dahulu.

Di ikuti oleh fit yang keluar setelah ku. Dan kini menunggu fada yang belum juga keluar dari dalam wc itu.

"Jadi siapa key?" tannya fada saat badan nya terlihat keluar dari balik pintu wc yang di masukinnya

"Oh ya, jadi gini..." kata ku mulai berbicara

Sambil sesekali ku tengok arah keluar wc itu, untul mengetahui ada orang yang masuk atau tidak. Teman - teman ku sudah lebih dulu mengarah untuk fokus ke cerita yang akan aku ceritakan

"Kemarin tuh aku lihat wily sama antik berduaan di halte depan, sambil pegangan tangan pula. Ku kira wily sedang tak sadar melakukannya, eh ternyata mereka malah jadian mungkin sejak itu" kata ku menduga kejadian tadi sore

"Oh iya, kemarin pas di perpus tuh ya. Si antik teriak - teriak terus manggil nama wily, terus pas aku wily sama gala keluar. Dia ndeketin wily terus bisikin sesuatu ke wily. Mungkin si antik ngajakin ketemu sepuang sekolah itu" lanjut fit panjang

"Jadi mereka baru jadian kemarin?" tannya caca terheran - heran

"Iya kali" kata ku

"Terus kenapa kamu lihat di halte lagi pegangan? Emang kamu lagi apa key?" tannya fada dengan muka yang terlihat mulai curiga

"E Ee Ee eee.. Lagi nunggu orang" kata ku sedikit gugup

"Siapa? Kaka kesya?" tannya fada lagi

"Bukan" kata ku tak mau bohong juga

"Terus?" tannyaa ke 3 teman ku terlihat memojokan ku dengan tatapan serius

Jantung ku kembali berdenyut sangat kencang. Keringat ku mulai mengembun di  berbagai sudut tubuh ku dan kaki ku mulai gemetar untuk berdiri

"Ya ada lah" kata ku cepat lalu berjalan keluar dari wc meninggal kan teman - teman ku

"KEYA!!!" teriak mereka saat aku sudah kabur menjauh dari wc yang kita kunjungi bersama

_______________________

Hey hey hey

Jadi fit, fada, sama caca belum tau kalo keya tuh udah punya hafis. Mereka hanya tau keya deket sama cowo tapi gak tau siapa orang nya.

Jadi gitu. Hehee

Tunggu yah selanjut nya..

Wily nya aneh gak? Aneh yah?

Jadi tokoh wily di sini sebenar nya aku terinspirasi dari temen ku sendiri sih.. Hehee

Tunggu cerita lanjut nya yah :)))

Jangan lupa vote like and komen👍

Author nya maksa👏

Padahal lagi pusing karna anemia nya kumat tapi masih maksa aja nih si author🙈

Udah ah nanti di sambung ceritanya❤

1
R_armylove ❤❤❤❤
mampir lagi ka
Sevaleen☃️
semangat thorrrrrrr....
❤️⃟WᵃfJonathan
20👍telah mendarat tepat dikarya kamu. salken dari author "love stifled by destiny" semangat ngetiknya thor, sukses seoalu untukmu😊
🐌KANG MAGERAN🐌
lanjut like
Aerik_chan
Suka banget....jadi termotivasi.....


Mampir "I Have 2 Husband's"
Karin: Makasih kaka udah mampir😊❤
total 1 replies
🐌KANG MAGERAN🐌
mampir....
Karin: makasih udah mampir ka😊
total 1 replies
Neti Jalia
bawa boom like lagi untukmu🤗🙏
Karin: makasih udah mampir kaka😊
total 1 replies
Fiona Carolin Thomas
Hai kak 👋 The Ghost Hunter mampir

membawa 20 like 👍👍
Fiona Carolin Thomas: sama² 🤗😊
total 2 replies
Nyai iia
semangat terus..
like like

jangan lupa saling mndukung😊
Karin: makasih udah mampir ka😊
total 1 replies
Pink Panther
bomlike tiap bab+rate 5 done👍
kutunggu kelanjutan bomlike kk di novelku Who is He, ya😁💕
Karin: makasih udah mampir😊
sudah lengkap kaka❤
total 1 replies
IG : Chocollacious
aku mampir kak
Karin: makasih udah mampir
total 1 replies
R_armylove ❤❤❤❤
jejak.sini..nyicil baca
Karin: makasih udah mampir😊
total 1 replies
R_armylove ❤❤❤❤
cus mampir bawa 3 like
👑Meylani Putri Putti
like lagi
👑Meylani Putri Putti
aku datang ya karin like dan favorite
Karin: Makasih ka udah mampir😊
total 1 replies
Neti Jalia
20 like untukmu🤗🙏
Karin: makasih udah mampir ka😊
total 1 replies
*-*-Sincerely💕 of APRIL
aku mampir tapi nyicil yaw...

ini aja aku sempatin

masih kerja 😂😂😂
Karin: makasih udah mampir😊
total 1 replies
Ria Diana Santi
Like yang tertinggal! 😁😁🙏🏻 baru mampir!
Ria Diana Santi: Oke, sama2...🥰🥰
total 2 replies
Andropist
lanjut
Karin: Makasih udah mampir😊
total 1 replies
Ria Diana Santi
Aku mampir Thor!
Semangat up-nya Thor!
Ria Diana Santi: Sama²... 🤗❤️
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!