NovelToon NovelToon
Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita
Popularitas:21.1k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Shen Yunan mengalami kematian tragis. Dikhianati keluarga, dikhianati pria yang dia cintai, menghabisii orang yang mencintainya dengan tulus.

Mendengar tawa sang putra mahkota yang baru naik tahta, dengan pedang di tangan yang telah menusuknya, bersama Shen Yuxiao, putri palsu yang mencuri tempatnya di kediaman Marquis selama 17 tahun. Shen Yunan bersumpah, dia akan membalas mereka semua. Dia akan membuat semua orang yang menertawakan kematiannya menangis.

'Jika ada kehidupan kedua, aku akan habisi kalian semua!'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Shen Yuxiao mulai menunjukkan bakatnya. Jemarinya yang ramping menyentuh tujuh senar guqin, lalu perlahan mengalunkan Guangling San.

Nada-nada pertama terdengar jernih, memenuhi seluruh aula dengan alunan yang megah sekaligus menyiratkan keteguhan hati. Suasana yang semula dipenuhi obrolan perlahan berubah hening.

Tak seorang pun berani mengganggu penampilan wanita yang telah lama dijuluki sebagai perempuan paling berbakat di kota.

Setiap petikan terdengar begitu hidup.

Terkadang lembut bagai embusan angin di pegunungan, lalu berubah tegas seperti derap pasukan yang tengah maju ke medan perang.

Permainan Shen Yuxiao begitu sempurna hingga para tamu seolah terbawa ke dalam kisah yang diceritakan oleh setiap senar guqin.

Di antara para tamu, Bangsawan Tian Guoyang, adik dari Tian Fengyu tak mampu menyembunyikan kekagumannya. Tatapannya terus tertuju kepada Shen Yuxiao, senyum tipis terukir di sudut bibirnya.

Ia mengangguk pelan mengikuti irama, jelas terpesona oleh kecantikan sekaligus kepiawaian wanita itu.

"Tak heran Nona Shen disebut sebagai wanita berbakat nomor satu di kota ini," bisik seorang bangsawan kepada rekannya.

"Permainan guqinnya bahkan mampu menandingi para musisi istana," sahut yang lain dengan nada penuh pujian.

Ketika petikan terakhir menghilang bersama hembusan angin sore, keheningan sempat menyelimuti paviliun selama beberapa detik. Sesaat kemudian, tepuk tangan dan pujian bergema dari segala penjuru.

"Luar biasa!"

"Benar-benar penampilan yang memukau!"

"Bakat Nona Shen memang tiada duanya."

Senyum puas menghiasi wajah Nyonya Bangsawan Gu Tianing. Penampilan Shen Yuxiao bukan hanya memeriahkan pesta ulang tahunnya, tetapi juga semakin mengukuhkan nama wanita muda itu sebagai sosok berbakat yang menjadi kebanggaan kota. Dan lagi, Shen Yuxiao adalah keponakannya, dia benar-benar merasa begitu bangga.

"Yuxiao memang tidak pernah mengecewakan!" puji Gu Tianing.

"Berikan satu set perhiasan dari negara barat untuk nona Shen Yuxiao!" kata Tian Fengyu dengan begitu murah hati.

Shen Yuxiao tentu saja sangat senang. Dia segera memberi sikap hormat,

"Terima kasih banyak paman tuan bangsawan, bibi!"

Sayangnya, Shen Yuxiao sama sekali tidak puas dengan pujian untuknya itu.

"Bibi, sebenarnya... adikku juga sangat pandai bermain kecapi. Dia memang berasal dari desa, tapi dia sudah berlatih beberapa hari ini untuk ulang tahun bibi!"

Shen Yuxiao kembali tersenyum licik ke arah Shen Yunan. Shen Yunan yang melihat itu memicingkan matanya ke arah Shen Yuxiao.

'Wah, cari gara-gara ini manusia bercadar karena bentol-bentol!' gerutunya dalam hati.

Gu Tianing dan Tian Fengyu sama-sama menoleh ke atan Shen Yunan. Memang bukan mustahil jika seseorang yang sudah berlatih itu bisa memainkan kecapi. Tapi wanita dari desa, mana mungkin bisa.

"Memangnya benar-benar bisa bermain?" salah satu pemuda yang memandang dengan underestimate Shen Yunan tampak ragu.

Bagaimana pun cantiknya, tetap saja wanita dari desa yang tidak berpendidikan, menurutnya.

"Yunan, jika tidak bisa! katakan saja. Kami juga maklum!" kata Gu Tianing.

'Heh, siapa takut. Dia jual, kenapa aku tidak berani beli. Tiga tahun aku jadi pengikut Xie Yuzin, pria itu mengajarkan aku permainkan kecapi yang mengerikan!' batin Shen Yunan.

"Adik, benarkah tidak bisa? kalau begitu maafkan aku yang sudah berusaha menunjukkan bakatmu yang sebenarnya tidak ada itu!"

Ucapan Shen Yuxiao itu, terdengar seperti permohonan maaf. Tapi, kalau di telaah lebih dalam, sebenarnya dia sedang meremehkan dan merendahkan Shen Yunan yang sama sekali tidak berbakat.

Shen Yunan berdiri.

"Kakak, karena kakak sudah berniat baik. Sebagai adik, aku tentu tidak boleh mengecewakan kakak. Bibi, aku akan berusaha menampilkan yang terbaik dari latihan ku selama beberapa hari belakangan ini!"

Wajah Gu Tianing tampak ragu. Permainan kecapi, bukanlah masalah satu atau dua hari. Bahkan bukan tentang latihan satu atau dua bulan, butuh bertahun-tahun untuk menguasainya.

Ketika Shen Yunan maju, menuju ke meja dimana kecapi Guqin itu berada. Banyak yang meragukannya.

"Dia juga akan bermain?"

"Seorang gadis desa berani tampil setelah Nona Shen Yuxiao?"

"Kasihan, pasti akan dibanding-bandingkan."

Bisik-bisik mulai terdengar di berbagai sudut aula.

Shen Yunan tidak memedulikan semua itu. Ia memberi hormat kepada Nyonya Bangsawan Gu Tianing, lalu duduk dengan tenang di hadapan guqin. Jemarinya melayang sesaat di atas senar, seolah sedang merasakan napas alat musik itu.

Detik berikutnya, alunan Guangling San mengalir dari ujung-ujung jarinya.

Nada pertama saja sudah membuat seluruh aula terdiam.

Permainannya jauh berbeda. Jika Shen Yuxiao memainkan lagu itu dengan indah dan penuh ketelitian, maka Shen Yunan seolah menghidupkan jiwa yang terkandung di dalamnya.

Setiap petikan mengalir dengan emosi yang begitu dalam, terkadang lembut bak kabut pagi di pegunungan, lalu berubah gagah dan penuh wibawa seperti pendekar yang berdiri tegak menghadapi ribuan musuh.

Para tamu yang semula memandang rendah perlahan membelalakkan mata.

"Ini... benar-benar Guangling San?"

"Mustahil... bagaimana mungkin seorang gadis muda mampu memainkan lagu legendaris ini hingga taraf seperti itu?"

"Tekniknya... bahkan lebih matang daripada para musisi istana."

Bangsawan Tian Guoyang yang sebelumnya tak henti memuji Shen Yuxiao kini tanpa sadar berdiri dari kursinya. Sorot matanya dipenuhi kekaguman, seolah takut kehilangan satu nada pun dari permainan Shen Yunan.

Sementara itu, senyum Shen Yuxiao perlahan membeku. Ia mengepalkan jemarinya di balik lengan baju, tidak menyangka wanita yang selama ini dipandang sebelah mata justru mampu menampilkan permainan guqin yang begitu menggetarkan hati.

'Wanita desa ini, bagaimana bisa dia memainkan kecapi. Aku bahkan belajar bertahun-tahun. Siall!' pekiknya kesal dalam hati.

Ketika petikan terakhir berhenti, aula kembali diselimuti keheningan. Tidak ada seorang pun yang langsung bertepuk tangan, seolah mereka masih tenggelam dalam alunan musik yang baru saja berakhir.

Prokkk Prokk Prokkk

Beberapa saat kemudian, tepuk tangan bergemuruh memenuhi paviliun, jauh lebih meriah daripada sebelumnya.

"Luar biasa!"

"Tak kusangka ada bakat sebesar ini tersembunyi di sebuah desa."

"Siapa sangka seorang wanita desa mampu memainkan guqin seindah ini? Sungguh menakjubkan."

Pujian demi pujian mengalir tanpa henti. Semua mata kini tertuju kepada Shen Yunan.

Dalam satu penampilan, ia telah membungkam setiap keraguan dan membuat seluruh tamu mengakui bahwa bakat sejati tidak ditentukan oleh asal-usul seseorang.

Shen Yunan berdiri dan memberi hormat pada paman dan bibinya.

"Benar-benar bagus Shen Yunan, beri dia hadiah seratus batang emas!" ujar Tian Fengyu yang benar-benar kagum pada bakat Shen Yunan.

"Terima kasih paman bangsawan, bibi bangsawan!" kata Shen Yunan berusaha bersikap setengah hati mungkin.

Mata Shen Yuxiao terbelalak.

'Apa? dia dapat 100 batang emas? aghkkk!' pekiknya sangat kesal dalam hati.

***

Bersambung...

1
kaylla salsabella
wuhaaaaaa yang kena nanti nona ketiga
Noer Row_ling: iya betul
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
lebah²nya masih nunggu kamu Yuxiao 🤭
Noer Row_ling: iya bener lagi
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga rencanamu gagal Yuxiao
Noer Row_ling: Aamiin
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
benar benar gila jabatan Yuning 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: bukan matre katanya tapi realistis 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Gu Yuning kan gak percaya kalau Yunan pinter🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: harusnya 🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
iri lagi Yuxiao, busuk kali hati kau🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Tian ngajakin Yunan 🤭
Noer Row_ling: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
pamer pada orang yang salah kamu Yuxiao 🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya🤣🤣🤣
total 2 replies
Sekar
lanjut thor💪💪😍😍
Sribundanya Gifran
lanjut
Noer Row_ling: siap, lanjut
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
nah kan Yuxiao kalah kamu sama Yunan 🤣🤣
Noer Row_ling: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
seratus batang emas😱😱😱
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: bisa dijual kiloan gak ya 🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mampus kau🤣🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣 semakin benci aja tu kakak ketiga 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
seorang Yuxiao mana mungkin bisa minta maaf dengan tulus 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: betul itu
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
dia jual, kamu borong dong Yunan 🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iyalah 🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
menghina orang desa kau😡
Noer Row_ling: ho'oh, biar kurang benjol dia
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
iya hajar saja Yunan 🤭
Noer Row_ling: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
bukan Yunan tapi Yuxiao Thor 🤭
Noer Row_ling: nah iya bener
total 1 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Angry//Angry//Angry//Angry/puasssss
Noer Row_ling: eaaaa eaaaa
total 1 replies
vj'z tri
tengok bawah langit dan atas bumi siapakah pendekar yang sejatiiii aselole 😁😁😁
Noer Row_ling: Aselole
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!