NovelToon NovelToon
Love Scenario

Love Scenario

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Tamat
Popularitas:138.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ifi F. S

Elvia Aurellie seorang gadis pendiam yang mengalami banyak kepahitan dalam hidupnya. Banyak hal terjadi, cobaan dan ujian yang selalu menguji kesabaran.

Elvia dirawat oleh Siska yang di anggapnya ibu kandungnya, tapi ternyata Siska merupakan mantan kekasih ayah kandung Elvia. Siska dengan sengaja menculik dan menyiksa Elvia sebagai alat untuk balas dendam.
Elvia di usir dari rumah oleh Siska, dan dipertemukan dengan Alvian Atmaja. Elvia menolong Alvian dari preman yang mengeroyoknya.

Alvian Atmaja seorang pengusaha muda yang tidak pernah tertarik pada perempuan karena trauma masa lalunya.


Masih banyak rintangan yang menunggu mereka kedepannya dan menguji kekuatan cinta mereka.

Elvia yang tidak mengetahui apapun harus menjadi alat untuk membalaskan dendam seseorang yang sangat membenci Alvian dan menaruh dendam pada Alvian sejak lama.

Elvia dihadapkan yang dengan banyak masalah membuatnya menjadi gadis yang tangguh dan kuat.


Akankah mereka bisa bersatu???

Dan bisakah kesabaran Elvia berbuah manis??

Kalau mau tau kalian baca ceritanya disini!!!


Jangan lupa rate, vote, like, komen dan favorit ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ifi F. S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 26

Happy reading 😊

Jangan lupa RATE nya ya!

Alvian dan Elvia masih menikmati waktu bersama, bahkan senyum keduanya terpancar. Sesekali Alvian mencium puncak kepala Elvia dengan lembut.

"Sayang, Mas akan bantu kamu cari orang tua kandung kamu, biar kita bisa segera menikah," ucap Alvian.

Elvia yang mendengar ucapan Alvian pun merasa senang, karena Alvian sangat tahu jika dirinya ingin bertemu dengan kedua orang tuanya.

"Makasih Mas," ucap Elvia tulus.

"Iya Sayang," ucap Alvian.

Karena hari semakin larut, Alvian mengajak Elvia untuk beristirahat.

"Sayang, kita istirahat aja yuk. Udah malam banget ini," ucap Alvian.

"Iya Mas, ayo!" ucap Elvia.

"Kita tidur sekamar ya Sayang," ucap Alvian.

"Jangan Mas, kita belum nikah jadi kita gak boleh tidur sekamar apalagi seranjang," ucap Elvia.

"Iya mas tahu Sayang, tapi Mas kan gak ngapa-ngapain kamu Mas cuma meluk kamu doang kan," ucap Alvian.

"Iya aku tahu Mas, tapi lebih baik kita tidur beda kamar," ucap Elvia.

"Ya udah," ucap Alvian pasrah.

"Iya Mas, aku tidur duluan ya mas. Good night," ucap Elvia.

* Cup *

Elvia mengecup bibir Alvian sekilas, setelah itu Elvia berlalu menuju kamarnya.

"Good night too Sayang," ucap Alvian senang karena Elvia menciumnya terlebih dahulu, karena biasanya selalu dirinya yang mencium Elvia lebih dulu.

Alvian pun menyusul Elvia yang lebih dulu pergi ke kamarnya, tapi Alvian masuk kamar yang berbeda tentunya.

Alvian tidak bisa tidur, meskipun ia mencoba memejamkan mata. Tapi, tetap saja ia tidak bisa tidur, Alvian berniat pergi ke kamar Elvia. Karena mungkin ia bisa tidur, jika ia memeluk Elvia.

Alvian berjalan menuju kamar Elvia yang berada di sebelah kamarnya. Alvian sengaja berjalan sambil mengendap-endap agar Elvia tidak terbangun dari tidurnya.

Alvian langsung masuk dan merebahkan tubuhnya disamping Elvia. Sebelum tidur Alvian mengangkat kepala Elvia agar berbantalkan tangannya, dan tangan satunya Alvian gunakan untuk memeluk Elvia.

Alvian memasuki alam mimpinya menyusul Elvia yang sudah terlelap. Mereka berdua tidur hingga matahari naik ke atas. Karena mereka kesiangan, Elvia bahkan semakin mengeratkan pelukannya pada Alvian seolah Alvian adalah guling.

Elvia mulai menyadari keanehan, karena tidak mungkin guling mempunyai dada yang bidang. Akhirnya Elvia mulai terbangun, dan saat membuka ternyata wajah Alvian lah yang ia lihat.

Elvia terkejut karena kemarin ia merasa tidur sendiri, tapi saat bangun ia melihat Alvian tidur di sampingnya.

"Aaaaaaaaaa..." teriak Elvia saat ia menyadari jika Alvian memang tidur di sampingnya bahkan sekarang posisi mereka saling memeluk.

Alvian yang mendengar suara teriakan Elvia pun mulai terbangun.

"Kenapa sih Sayang?" ucap Alvian dengan suara serak khas bangun tidur.

"Kamu kenapa bisa di kamar ku Mas?" tanya Elvia sambil beranjak dari ranjang tapi tangannya ditahan oleh Alvian dan kembali memeluknya.

"Tadi malam Mas gak bisa tidur, jadi Mas tidur di kamar kamu," jawab Alvian santai.

"Kamu kan udah janji Mas, kalau kita tidur sendiri-sendiri," ucap Elvia kesal.

"Mas gak pernah janji Sayang, coba kamu ingat-ingat, emang Mas ngomong janji sama kamu?" ucap Alvian.

Elvia pun mulai mengingat-ingat dan memang benar Alvian tidak pernah berjanji padanya.

"Sekarang kamu udah ingat hemm??" tanya Alvian saat melihat raut wajah Elvia.

"Ish,, iya emang kamu gak janji. Tapi kan kemarin kita sepakat tidur sendiri-sendiri Mas," ucap Elvia sambil mendengus kesal dan berbalik membelakangi Alvian.

"Iya Sayang. Mas tahu, tapi Mas beneran gak bisa tidur kalau gak meluk kamu," ucap Alvian sambil memeluk Elvia dari belakang.

"Sayang, jangan marah dong. Lagian Mas kan gak ngapa-ngapain, maafin Mas ya Sayang," ucap Alvian.

Elvia menghembuskan nafasnya pelan dan berbalik menghadap Alvian.

"Iya Mas, aku maafin tapi lain kali jangan kayak gini lagi ya," ucap Elvia lembut.

"Iya Sayang, tapi gak janji," ucap Alvian cengengesan.

"Mas," ucap Elvia sambil memelototkan matanya.

"Apa Sayang? jangan melotot gitu matanya nanti matanya keluar loh," ucap Alvian menggoda Elvia.

"Terserah kamu lah Mas," ucap Elvia sambil melepaskan tangan Alvian yang melingkar di pinggangnya dan beranjak dari ranjangnya menuju kamar mandi.

Alvian tersenyum melihat tingkah Elvia yang menggemaskan menurutnya.

"Astaga, kamu benar-benar gemesin Sayang," ucap Alvian dalam hati.

Alvian keluar dari kamar Elvia menuju kamarnya sendiri, Alvian langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Elvia yang sudah lebih dulu mandi dan bersiap, langsung menuju dapur untuk masak karena ada bahan-bahannya. Elvia memutuskan untuk membuat nasi goreng dan omelet.

Alvian yang sudah selesai mandi dan bersiap, langsung menyusul Elvia ke dapur. Alvian melihat Elvia yang sedang memasak, dan menghampirinya.

Alvian memeluk Elvia dari belakang, Elvia terkejut karena Alvian yang tiba-tiba memeluknya.

"Mas, kamu bikin kaget aja sih," ucap Elvia.

"Hehehe, maaf ya Sayang," ucap Alvian terkekeh.

"Udah sana, aku mau masak dulu. Kamu duduk aja di meja makan," ucap Elvia.

"Gak mau, Mas maunya disini bantuin kamu," ucap Alvian.

"Kamu mau bantuin apa Mas? Yang ada kamu malah gangguin aku," ucap Elvia.

"Udah mending sekarang kamu tunggu di meja makan aja, biar cepet selesai ini terus kita bisa sarapan," ucap Elvia lagi.

"Ya udah, aku tunggu di meja makan," ucap Alvian pasrah.

* Cup *

Alvian mengecup bibir Elvia cepat, lalu berjalan menuju meja makan.

Elvia hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah Alvian.

Elvia segera menyelesaikan masakannya.

Setelah selesai Elvia langsung menyiapkannya di meja makan.

"Mas kita makan yuk," ucap Elvia mengajak makan Alvian yang sedang duduk di sofa untuk menonton tv.

"Iya Sayang." sahut Alvian sambil berjalan menghampiri Elvia di meja makan.

Alvian dan Elvia makan dalam keheningan.

******************

Di tempat lain, Siska sedang bingung mencari keberadaan Elvia, karena berkali-kali Siska mencari Elvia di kampusnya tapi tetap tidak mendapati keberadaannya.

"Ck, dimana sih anak pembawa sial itu?" ucap Siska bedecak kesal karena tidak menemukan keberadaan Elvia.

************

Di mansion keluarga Geraldine.

James hari ini memutuskan tidak berangkat ke kantor. Karena percuma ia tidak akan bisa fokus menyelesaikan pekerjaannya. Sarah yang melihat putranya seperti itu, sangat sedih. Tapi, ia juga tidak bisa memungkiri perasaannya jika ia merasakan begitu dekat dengan Elvia. Bahkan menyayanginya seperti anaknya sendiri.

Sarah segera menghampiri suaminya yang berada di halaman belakang rumahnya.

"Pa, Papa harus nyari bukti tentang Elvia," ucap Sarah pada sang suami.

"Iya Ma, ini juga anak buah Papa lagi nyari," ucap Henry.

"Mama, kasihan ngelihat James yang murung kayak sekarang karena kemarin dia ngelihat Elvia sama Alvian ciuman," ucap Sarah.

"Ya tapi mau gimana lagi Ma, Elvia kan memang tunangannya Alvian. Kita juga gak bisa apa-apa," ucap Henry.

Bersambung

Jangan lupa like, coment dan vote ya😊

1
𝐙⃝🦜しÏA ιиɑ͜͡✦ᵉ𝆯⃟🚀ʰⁱᵃᵗᵘˢ
haii Thor Ifi, ceritamu bagus juga ternyata...
𝐙⃝🦜しÏA ιиɑ͜͡✦ᵉ𝆯⃟🚀ʰⁱᵃᵗᵘˢ: sm2 jeng Ifi, kembali kasih 🙏🤗
total 2 replies
Dhina ♑
Ifi.......
Dhina ♑: eh 🙄🙄
total 2 replies
Doraemon
kak ifiii undang ana
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Lima bintang untuk karya Author yang keren!
Like dan komentar di beberapa part agar Kaka lebih semangat lagi yah... Dan jangan lupa follow Star Kembali oke... 😉
Salam dari :
" Kebun Terong Sigadis Narsis "
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Memang tingkat kepedean Alvian tidak dapat di ragukan lagi.
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Hahaha 😁 dapat cubitan juga kan si Alvian 😂
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Wah... Rata - rata setiap orang lebih banyak yang memiliki satu atau dua sahabat 😇
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Terkadang kenangan pahit itu begitu menyiksa dan pergi adalah jawaban terbaik untuk menenangkan diri sementara waktu. 😥
ayadi tea
ilmu beladiri nya apa yah
༄༅⃟𝐐✰͜͡w⃠🆃🅸🆃🅾ᵉᶜ✿☂⃝⃞⃟ᶜᶠ𓆊
semangat kk
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴: makasih kak🙏🏻
total 1 replies
༄༅⃟𝐐✰͜͡w⃠🆃🅸🆃🅾ᵉᶜ✿☂⃝⃞⃟ᶜᶠ𓆊
mampir
HaFu
Waalaikumsalam, kutunggu karya baru lagi Othor ☺
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴: ya mau gimana lagi, kamu taulah alasannya 🙄
total 3 replies
HaFu
Eh lha kok end 😳 Astogeh di kill 🤧
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴: Lagi pengen sad ending aja😙
total 1 replies
ᵉLiˢ📴
semangat
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴: makasih kak🙏🏻
total 1 replies
@🍫ᶜᶠ⃝❥︎𝙅eonGeRsOn♕ᶠ²ᶜ🌠
huwee ternyata ifi lebih berbakat jadi author daripada omah 😭😭😭
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴: gk ada yg kalah atau menang dalam berkarya, semangat berkarya Omah😙
total 5 replies
Minny
up juga akhirnya
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴: Hehe, maaf kakak, othornya lagi pura² sibuk😂🙏🏻
total 1 replies
Liiiaaa90 💙
aku mampir
Nanik Normaidah
lanjuuuut
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴: Terima kasih sudah mampir Kak🙏🏻
total 1 replies
Dhina ♑
kekasih

mantan kekasih
kalo ada Andi didepan ku, tak gebogg dia
Dhina ♑
Thor

Ayo teruskan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!