NovelToon NovelToon
Bukan Salah Orang Ketiga

Bukan Salah Orang Ketiga

Status: sedang berlangsung
Genre:Tukar Pasangan / Poligami / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Model / Berbaikan
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Bukan salah Mika hadir dalam rumah tangga Naya sebagai orang ketiga. Karena hadirnya juga atas permintaan Naya yang tidak ingin punya anak gara-gara obsesinya sebagai model. Mika melawan hati dengan rela menerima tawaran Naya juga punya alasan. Sang mama yang sedang sakit keras menghrauskan dirinya untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Sedangkan Naya sendiri, karena rasa bersalah pada suaminya, dia rela mencarikan istri untuk si suami.

Bukan salah orang ketiga. Ini murni kisah untuk Mika, Naya, dan Paris. Tidak sedikitpun aku terlintas di hati untuk membela orang ketiga. Harap memakluminya. Ini hanya karya, aku hanya berusaha menciptakan sebuah karya dengan judul yang berbeda untuk kalian nikmati. Mohon pengertiannya. Selamat membaca. Temukan suasana yang berbeda di sini. Dan, ambil pelajarannya dari kisah mereka. Bisakah cinta segitiga berjalan dengan bahagia? Atau malah sebaliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab*13

"Sinta. Aku tahu apa yang sedang tubuhku rasakan. Aku memang merasa kalau tubuh ini tidak layak punya anak. Aku sudah mengecewakan Paris sekali. Jadi, aku ingin menebusnya dengan membiarkan Paris menikah lagi. Tapi, aku sendiri yang akan mencarikan istri untuknya. Dengan begitu, aku bisa tenang bermadukan wanita yang aku pilih sendiri."

Sinta terdiam. Dari nada bicara Naya, Sinta bisa tahu kalau wanita itu sudah sangat membulatkan tekad. Dua kemungkinan yang bisa Sinta tangkap dari ucapan Naya barusan. Yang pertama, Naya memang benar-benar tidak ingin melahirkan anak dari rahimnya. Sedangkan yang kedua, Naya bertingkah seperti sekarang karena vonis dokter yang mengatakan kalau dirinya memang sudah tidak lagi bisa punya anak.

Tapi, apapun itu alasan Naya, Sinta tidak bisa mengubah pikiran Naya lagi. Karena sepertinya, Naya benar-benar sudah sangat yakin dengan keputusan yang dia buat.

"Mbak. Mbak Naya sudah sangat yakin ya mau memberikan pak Paris istri kedua. Mbak tahu bukan bagaimana konsekuensinya?"

"Tentu saja saya tahu, Sinta. Tapi, saya tidak lagi punya pilihan lain. Pilihan ini adalah pilihan yang paling baik. Memberikan istri yang aku pilihkan sendiri untuk Paris. Meskipun sakit, tapi aku bisa tetap melihat Paris bahagia dengan wanita yang aku pilihkan."

"Tapi .... "

"Jangan ada sanggahan lagi, Sin. Tolong, lakukan apa yang aku katakan. Carikan aku wanita yang baik dari segala hal."

Sinta terdiam sejenak. Lalu, bibirnya kembali berucap. "Mbak. Aku tidak yakin bisa menemukannya. Wanita yang baik dari segala hal memang mungkin ada. Tapi, wanita yang seperti ini sudah pasti tidak akan pernah mau menikah dengan suami orang."

Naya langsung terdiam. Tatapan matanya lekat melihat Sinta. Perlahan tapi pasti, benak Naya membenarkan apa yang Sinta katakan. Wanita yang baik, mana mungkin bersedia menikah dengan suami orang. Karena mereka tidak akan sanggup menjadi perusak dari rumah tangga orang lain.

Naya langsung melepas napas berat.

"Sin, pasti ada. Pasti ada wanita yang baik dari segala hal yang mau menikah dengan suami orang lain. Pikirkan setiap kemungkinan kecil. Seperti, mungkin ada wanita yang rela menukar kebaikan dengan sesuatu yang besar. Seperti .... " Naya bicara ngelantur sampai Sinta sendiri bingung untuk memahami maksud dari apa yang Naya bicarakan.

"Mbak."

"Sinta. Pasti ada wanita dengan latar belakang baik yang mau menikah dengan suami orang dengan alasan apapun itu. Pasti ada, Sin. Kamu harus bisa mencarikannya. Aku yakin ada."

Sinta terdiam. Walau dirinya diam, benaknya bekerja dengan sangat keras. Berpikir, mencari cara agar bisa memenuhi apa yang Naya katakan. Lalu, tiba-tiba saja, di benak Sinta terlintas pikiran tentang Mika.

"Mika." Sinta berucap pelan.

Tentu saja ucapan itu langsung Naya sambut. "Mika?" Ulang Naya dengan wajah ingin tahu.

Dengan wajah ragu, Sinta berucap setelah mempertimbangkan sejenak tentang Mika.

"Aku punya teman, mbak. Namanya Mika. Dia gadis yang baik. Mungkin, dia bisa dikatakan gadis yang baik dari segala hal. Saat ini, Mika sedang sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan mamanya yang sedang sakit. Mungkin saja dia ... akan menerima tawaran mbak Naya nantinya."

"Uang? Seratus juta cukup, Sinta?" Sontak Naya berucap dengan wajah penuh semangat.

Sinta yang mendengar malah langsung terdiam. Dia tahu ini bukanlah hal yang baik untuk sahabatnya. Dan, mungkin juga Mika tidak akan menyetujui usulannya itu. Karena selain Mika bukan gadis mata duitan, dia juga anti perusak rumah tangga orang lain.

Lebih tepatnya, Mika benci pelakor. Karena sang mama menderita gara-gara ulah seorang pelakor yang telah merusak kebahagiaan keluarga mereka. Mika harus kehilangan sosok ayah karena ulah si pelakor yang mencuri ayahnya dari sang mama.

"Sinta."

Kesadaran Sinta kembali terkumpul. Lamunannya pun berakhir gara-gara suara Naya barusan.

"Iy-- iya, Mbak."

"Kok malah melamun lagi sih, Sin? Apa yang sedang kamu pikirkan? Apa ... seratus juta yang aku tawarkan tidak cukup untuk sahabatmu mengobati mamanya? Jika tidak cukup, akan aku tambahkan lima puluh juta lagi. Asal dia mau menikah dengan Paris, aku tidak akan mempermasalahkan soal uang."

Ucapan Naya membuat Sinta ingin menjawab. Namun, Naya malah angkat bicara kembali. "Seratus lima puluh juta hanya sebagai uang muka pertama, Sinta. Karena setelah menjadi istri Paris, dia juga pasti akan menerima uang bulanan. Sama seperti diriku yang mendapatkan uang bulanan dari Paris."

Sinta sontak langsung menatap lekat wajah serius yang Naya tunjukkan. "Mbak. Mbak beneran serius dengan niat mbak buat menikahkan pak Paris dengan wanita lain? Mbak sudah sangat yakin dengan-- "

"Sin, haruskah kamu pertanyakan lagi keyakinan ku untuk yang kesekian kalinya? Kamu kenal aku dengan sangat baik, bukan? Sekali ku katakan, maka itulah yang seterusnya. Aku serius untuk mencarikan Paris istri kedua."

"Tapi .... "

"Sinta. Ayolah! Apa keyakinan yang aku tunjukkan masih tidak terlalu jelas terlihat di matamu? Atau, apa uang seratus lima puluh juta masih tidak cukup untuk mengobati mama dari sahabatmu itu?"

"Bukan, Mbak. Bukan itu."

"Lalu apa?"

"Anu, mbak belum melihat Mika. Kenapa mbak langsung setuju dengannya. Bukankah mbak ingin mencarikan istri yang baik dari segala hal untuk pak Paris? Kenapa-- "

Belum sempat Sinta menyelesaikan ucapannya, tangan Naya langsung terangkat. Hal itu langsung membuat ucapan Sinta tertahankan.

"Jika itu orang yang kamu pilihkan, aku yakin dia adalah orang yang sama dengan yang aku harapkan. Bukankah orang itu adalah sahabat kamu, Sin? Jadi, aku yakin, dia memang orang yang baik dari segala hal. Orang yang sama dengan orang yang aku inginkan."

"Kenapa mbak bisa seyakin itu, mbak?"

"Karena aku kenal kamu dengan sangat baik, Sinta. Kamu bisa aku andalkan sejak awal kita bertemu hingga sekarang. Karena itu, aku yakin dengan setiap pilihan yang kamu buat untukku."

"Sin, aku tidak akan pernah mempermasalahkan tentang uang. Jika dia cocok untuk Paris, aku akan meminta Paris menikah dengannya. Tapi dengan satu catatan yang sangat penting, dia mau menjadi ibu untuk anak-anaknya Paris. Dia bisa melahirkan penerus untuk Paris. Bagiku, materi bukanlah hal yang bisa di permasalahkan, Sinta."

1
Ani Basiati
aku pernah baca deh thor alur cerita sama nm2 nya jg sama tp sdh lm.
Cindy
lanjut
Cindy
lanjut kak
Dew666
💎💎💎💎
Rani: makasih banyak yuhu.... 🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: Siap di laksanakan. yuhu....
total 1 replies
Dew666
🔮🔮🔮🔮
Rani: makasih banyak🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: yuhu .... 🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: oke2👍🫰
total 1 replies
Dew666
💜💜💜
Rani: 🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
total 1 replies
Dew666
🍡🍡🍡🍡🍡
Rani: 🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: syiap👍🫰😍
total 1 replies
Dew666
💎💎💎💎💎
Rani: 🫰🫰🫰😍😍😍😍
total 1 replies
Soraya
lanjut thor
Rani: A syiap👍🤭
total 1 replies
Soraya
vote untuk mu thor
Rani: terimakasih banyak. 🫰🫰🫰 yuhu ....
total 1 replies
Cindy
lanjut
Rani: siap👍☺️🫰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
Rani: siap👍 dilaksanakan 🫰🤭
total 1 replies
Soraya
mampir thor
Rani: yuhu ... moga betah yah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!