NovelToon NovelToon
My Obsessive Boyfriend

My Obsessive Boyfriend

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:7.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Citra Gtw

BUKAN KAWASAN ANAK DI BAWAH UMUR!

Di sebuah pesta, untuk pertama kalinya David bertemu Amelia, seorang pelayan yang datang ke pesta dengan undangan yang ditemukannya di jalan.

David jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Amelia sehingga membawa perempuan itu ke dalam apartemennya dan menghabiskan malam bersama.

Enam tahun kemudian, David bertemu dengan seorang perempuan yang berwajah mirip dengan Amelia. David yakin kedua perempuan itu adalah orang yang sama, tetapi perempuan itu malah mengelak.

Siapakah perempuan itu? Apa yang sebenarnya telah terjadi pada enam tahun yang lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra Gtw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Putus 2

“Hai, apa kabar?” sambut Amelia. Dia juga mengangkat satu tangannya. Senyumnya benar-benar lebar.

Melihat Amelia memiliki senyum selebar itu, David kini kukuh, dia tidak akan membiarkan dirinya sampai kehilangan Amelia.

“Baik. Bagaimana denganmu?” balas David.

“Sama. Jadi apa yang akan kau pesan?” Amelia bersiap menulis dalam buku kecilnya.

David memesan beberapa makanan dan minuman. Dia harus memesan makanan itu agar tetap bisa bertahan di tempat ini karena Amelia selalu mengusirnya jika tidak memesan apa pun.

Usai menuliskan pesanan David, Amelia berjalan mundur dua kali karena enggan untuk tidak melihat David. Kemudian dia langsung memutar tubuhnya. Tiba-tiba, seorang laki-laki di depan Amelia di sisi kiri memundurkan kursinya sehingga Amelia melangkah ke sisi kanan. Karena melihat orang yang baru saja memundurkan kursinya, tanpa sengaja dia menabrak laki-laki lain yang berdiri di depan kursi yang tengah mengangkat gelas berisi minuman. Kecerobohan Amelia itu membuat laki-laki itu hampir terjatuh dan menjatuhkan gelasnya di atas meja, sehingga minuman tumpah di atas makanan.

***

“HEEEI!” geram laki-laki itu sangat keras, sampai menarik perhatian seluruh orang di dalam restoran. “Apa kau tidak bisa melihat dengan jelas?!” celanya.

“Maafkan aku. Maafkan aku,” pinta Amelia yang belum selesai terkejut, dia sudah harus meminta maaf.

“Semuanya hancur karena kau!” tuduh laki-laki itu.

David yang melihat itu bangun untuk mendekati Amelia, tetapi pelayan perempuan yang biasanya bersama Amelia datang lebih dahulu. Dia pun kembali ke tempatnya.

“Maafkan kami, Tuan. Biarkan kami menggantikan kerugian yang kau alami,” kata Emma membantu Amelia.

Amelia akhirnya diam. Tubuhnya menjadi lemah. Dia merasa akan jatuh dan ingin bersembunyi, tetapi dia tidak bisa meninggalkan Emma. Bukan tidak bisa, tetapi tidak boleh. Karena semua ini adalah kesalahannya.

“Aku tidak perlu itu! Aku mau bos kalian dipanggil,” perintah laki-laki itu dengan angkuh.

“Maaf, Tuan. Tapi Bos sedang tidak di sini dalam beberapa hari ini.”

“Oh, jadi kau berusaha melindungi temanmu?” tuduh laki-laki itu.

“Itu tidak benar. Bos kami memang sedang tidak ada.”

“Kalau kau tetap seperti ini, aku akan mengadukan kau juga kepada bosmu. Kau tidak seharusnya membelanya.” Laki-laki itu menunjuk Amelia. “Pelayan tidak becus seperti dia tidak pantas untuk bekerja. Pelayan itu hanya akan menghancurkan restoran ini. Pelayan rendahan itu—“

Tiba-tiba sebuah roti masuk ke dalam mulut laki-laki itu sehingga dia tidak bisa melanjutkan perkataannya. Arah pandangan semua orang langsung berpusat pada laki-laki yang berdiri di samping Amelia. Laki-laki itu adalah David.

Menemukan David berada di sampingnya, bukannya merasa lebih baik, Amelia malah semakin cemas. Laki-laki itu tidak mungkin hanya datang untuk melihat Amelia dipermalukan. Amelia tahu laki-laki itu akan membuat posisinya semakin terancam.

“Dia sudah minta maaf, bukan?!” geram David.

“Memangnya siapa kau berani-beraninya menilai orang lain serendah itu? Kau hanya pelanggan yang baru datang kemari sekali. Jangan lagi kau berani menilai orang yang tidak kaukenal,” ancam David.

Laki-laki tadi memuntahkan rotinya sepenuhnya. Kemudian dia mengelap kasar dengan tangannya.

“Kau sendiri hanya pelanggan,” sindir laki-laki itu. “Berani-beraninya kau ikut campur dalam urusanku. Kau pun tidak mengenalku atau pelayan rendahan ini.” Dia menunjuk Amelia yang membeku.

David menoleh ke belakang. Kemudian dia menarik segelas minuman di meja belakangnya dan langsung melemparkan isinya pada wajah laki-laki itu.

“Sudah kubilang, jangan menilai orang yang tidak kaukenal serendah itu!” sentak David. “Lagipula aku tidak mungkin tidak mengenalnya karena dia adalah perempuanku.” David langsung memeluk Amelia dari samping.

1
Wardani Lestari
Luar biasa
siccasiccasic
Kartika saposka thor?
raraprnc
g ngerti lgi gue ama lia,dah gdeg tingkat tinggi
raraprnc
lah???
raraprnc
gue yang malu 😭😭
Nurrohmawati Nurrohmawati
yess
Suzhy
up
Rahmaa_kim
sad ending dong😭
Nurhayati Hutagalung
alur cerita nya kok bolak balik Thor semangat ya
Ismail Hamdan Massaid
bingung
Fika Wulandari
mf sampai bab ini...aku gk ngerti ceritanya..pusing..🙏🙏🙏
Anonymous
Visual nya thor?
Anonymous
Visual nya siapa aja thor?
Su Sin
ibu nya kpn mati nya thor
Su Sin
masih blum paham tadi david skrg pangeran
Zaitun
🤔
Zaitun
lanjit
Zaitun
ceritanya gak hapoy ending
Zaitun
oh lala
Zaitun
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!