NovelToon NovelToon
Langit Biru

Langit Biru

Status: tamat
Genre:Patahhati / Badboy / Bad Boy / Teen Angst / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

"Jangan mencintaiku, karena aku tidak ingin menyakitimu."

"Bila kau tak izinkan aku mencintaimu, setidaknya izinkan aku untuk tetap bersamamu."

Menjadi cucu pemilik sekolah, membuat Langit semakin tak tersentuh. Meski kenakalan nya di atas rata-rata, namun tidak ada yang berani mengusik nya, bahkan guru sekalipun.

Namun, sejak kedatangan seorang murid baru berwarna Biru, yang tanpa sengaja memetik bunga mawar putih yang telah ia rawat beberapa tahun, membuatnya berubah 180°.

Akankah Biru mampu mengubah sifat Langit? Namun, bagaimana bila pada akhirnya Biru malah akan menambah luka pada cowok itu?

Yuk ikuti cerita singkat antara Langit dan Biru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Holaaa, gimana masih aman gak nih tisu nya?

Hari ini mommy akan up mungkin bisa 10 eps ( mungkin) Cek aja yah notif setiap 1-2 jam pasti akan update. Jangan lupa tinggalkan jejak yah, 🥰🥰🥰😘

.

.

.

“Hay,” sapa Langit saat melihat Biru membuka matanya, sejak tadi laki laki itu terus menemani Biru di ruang perawatan, sementara orang tua Biru memilih untuk menemui dokter Darren di ruangan nya.

“Langit,”gumam Biru begitu lirih.

“Maafin aku,” kata Langit langsung mencium tangan Biru yang sejak tadi ia genggam, “Aku tidak peka dengan kehadiran kamu. Aku sudah lama menunggu kamu, tapi saat kamu datang aku malah menyakiti kamu, maafin aku.” Imbuh nya kini di sertai isak tangis.

Ya, om Faris sudah menceritakan semuanya pada Langit. Tentu saja ia sangat terkejut dan awal nya sempat tak percaya, namun setelah ia berfikir kembali, nama panjang Biru memang Azura Septyana, dan saat kecil memang kerap di panggil Anna oleh kakek nya.

“Kamu ingat aku,” Biru tersenyum mentapap Langit, ada kelegaan tersendiri dari pancaran senyum itu. Dan kini Langit semakin merasa bersalah karena ternyata Biru sudah mengenali nya sejak awal, namun dirinya malah tidak mengenalinya sama sekali.

“Iya, aku ingat kamu. Aku sudah mengingat kamu, Anna. Aku ingat kamu hiks hiks.”

“Dih, masa bad boy nangis sih,” Biru terkekeh pelan melihat bagaimana Langit menangis terisak, “Aku belum mati, jangan tangisi aku.”

Seketika itu juga Langit langsung berhenti menangis. Tatapan matanya begitu tajam dan tampak marah, Langit tidak menyukai ucapan Biru, sangat sangat tidka menyukai nya.

“Langit, aku ingin pulang. Aku ingin kembali sekolah, dan aku ingin pergi ke taman itu lagi.” 

“Enggak! keadaan kamu belum stabil, kamu harus tetap disini,” kata Langit dengan tegas menolak keinginan Biru.

“Aku sendiri disini, aku bosan dan aku kesepian,” cicitnya pelan.

“Aku akan menemani kamu disini.Sampai kapan pun aku akan menemani kamu,” ujar Langit dengan yakin, “Apa kamu ingin bertemu dua dayang mu?”

“Ih, mana ada dayang. Kamu pikir aku tuan putri, mereka itu sahabat ku, sahabat pertama ku.” Gumam Biru tersenyum.

“Besok, aku akan membawa dua dayang itu kemari,” kata Langit masih tetap kekeuh dengan ucapan nya.

“Aku gak mau buat mereka sedih,” gumam Biru takut, namun ia juga sangat ingin bertemu para sahabat nya.

“Sayang,  kamu harus kuat. Ada banyak yang sayang sama kamu, dan akulah salah satu nya.Kamu harus tetap semangat dan yakin kalau kamu pasti sembuh, kami semua ada untuk mendukung kamu.” Ucap Langit menggenggam tangan Biru dan sesekali mencium nya.

“Apaan sih Sayang Sayang,kamu kaya ayah aku.” Cibir nya sedikit berdecak.

“Mulai sekarang, kamu harus terbiasa. Kamu adalah kesayangan aku, dan aku kesayangan kamu.”

“Ih, mana ada begitu, kesayangan aku ayah sama bunda.”

“Astaga, bisa gak mereka kamu skip dulu.” Kata Langit mencebik, namun Biru segera menggelengkan kepala nya dan tersenyum.

Langit dan Biru terus berbincang dan sesekali bercanda di alam ruangan itu. Langit sedikit lega karena kini Biru sudah tidak menghindarinya dan mau menerima kenyataan yang ada.Langit bersyukur karena pada akhirnya, ia bisa membujuk Biru dan memberikan nya semangat.

Tanpa kedua nya sadari, dari balik pintu kaca itu ada beberapa pasang mata yang melihat keakraban Langit dan Biru.  Mereka tak lain adalah dokter Darren dan orang tua Biru. Faris lega karena akhirnya ia menemukan anak tengil yang dulu sudah memberikan janji monyet kepada putri nya hingga membuat Biru terus memimpikan sosok Langit Gaharu. 

1
Rizky Rahma Aulia Akbar
sudah baca beberapa kali tetep aja sedih nangis😭😭 tapi aku suka alur ceritanya
IG - @ Mommy_ar29🦋: makasih kakak 😘🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Sandisalbiah
hadehh.. kenapa sih nasib Biru harus se miris ini.. sedih tau...
princes Elsa
aduhhhh
princes Elsa
😭😭😭😭😭😭
princes Elsa
Alhamdulillah langit datang
princes Elsa
akhirnya langit tau kalo biru lagi sakit
princes Elsa
ehh
princes Elsa
lah keceplosan 😂😂
princes Elsa
hmm pasti biru dikerjain nih
Romai Romailah
/Rose/
Ida Rodiah
Luar biasa
Scorpio💞💙💙💙
Biru lekas sembuh🤗Sisil gak tau aja biru sedang sakit keras
Nur Ramadani
Luar biasa
Mbak Nung
ember mana ember, udah banjir nih
Mbak Nung
air mata dan ingus berlomba keluar
Reni Setia
makasih author,,,, aku suka novelnya walo menguras air mata
Yuliana Sasmiyati
Karena ceritanya sad ending aku nggak jadi baca karena aku nggak suka cerita sad ending
IG - @ Mommy_ar29🦋: s2 nya happy ending sayang, Langit Jingga
total 1 replies
Nur Wahyuni
ceritanya sedih banget.. menguras air mata
Tara Lestari
ku menangiiis😭😭😭😭😭
Tara Lestari
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!