NovelToon NovelToon
EGO- Adhira

EGO- Adhira

Status: tamat
Genre:Teen / Patahhati / Nikahmuda / Balas Dendam / Anak Genius / Romansa-Teen angst / Tamat
Popularitas:550k
Nilai: 5
Nama Author: Atmosfera

Adhira Alindra adalah gadis berprestasi yang angkuh, sombong dan terkenal dengan harga dirinya yang tinggi, mulut pedas. dan prilaku nya yang sok berkuasa.

Ditambah posisinya sebagai ketua osis semakin membuatnya merajalela, lalu apa jadinya jika perilaku buruknya itu menimbulkan dendam pada anggota geng yang terdiri dari siswa-siswa buangan yang berandalan.

Awalnya Adhira tak begitu peduli dengan dendam geng sampah itu, Sampai akhirnya Dendam dan kejadian buruk mengubah kehidupan Adhira,

Gadis berprestasi itu bahkan ingin kembali mengiris nadinya saat percobaan bunuh dirinya gagal.

Adhira tak ingin membuka mata, menurutnya, lebih baik ia mati dengan mengenaskan dari pada menjawab siapa ayah dari anak dalam kandungannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atmosfera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ego-26 Keluarga Zeo

"Wah, pintar nihongo ne?"

Adhira terkekeh, ia berusaha bangun dari tidur dibantu mertuanya yang memegangkan infusnya Ah, tampaknya peran menantu kesayangan akan ia dapat sebentar lagi.

****

Adhira mengernyit saat ia melihat Zeo dan seorang pria paruh baya yang dilihat dalam sekali lirikan saja sudah dapat menebak bahwa pria paruh baya itu merupakan warga negera asing.

Adhira harus menggali pikirannya untuk mengingat siapa orang itu tanpa harus terlihat bodoh didepan mertuanya. Sebelum akhirnya ia ingat.

Ah, itu papa Zeo.

Walaupun pria paruh baya itu tampak lebih kalem dari Zeo, tapi beberapa kemiripan wajah tak dapat menutupinya. Mereka memang benar-benar ayah dan anak.

Wah,

Adhira jadi semakin semangat untuk menarik perhatian kedua mertuanya. Jadi saat ia dan mama Zeo akan melewati dua pria beda generasi itu, Adhira semakin mengatur mimik wajahnya akan kian tersakiti.

Sedangkan Zeo yang masih berhadapan dengan papanya itu tak tau apapun. Ia dan papanya hanya saling diam bahkan setelah papanya menghajarnya habis-habisan saat tau Adhira pingsan dan hampir keguguran tadi.

Yang orang tuanya tau, Zeo lah dalang dari semuanya. Mereka pikir Zeo lah yang memaksa Adhira meminum pil-pil sialan itu. Mereka pikir Zeo lah yang bersikap buruk dengan Adhira. Tanpa tau kebenerannya.

Tapi Zeo membiarkan semua presepsi buruk orang tua nya itu, ia tak ingin Adhira semakin tertekan karena mendapat perlakuan buruk keluarga nya jika tau kebenarannya nanti.

"Saya merasa tidak pernah mengajari kamu berlaku keji seperti itu" kata Kenji menatap putranya.

Zeo terkekeh, "Ya, anda memang tak pernah mengajari saya berlaku keji, tapi yang harus anda ingat adalah saya juga tidak pernah diajari kebaikan oleh seorang Kenji Takahashi selama hidup saya. Jadi jangan menuntut lebih kepada saya."

Kenji menatap anaknya dingin, " Saya perhatikan kamu sudah senang melawan saya ya."

Zeo mendecih, "Tumben memperhatikan, saya pikir anda tak peduli pada sikap saya kecuali tentang pekerjaan."

"Wah, Lihat Ego mu Alzeo-kun, " Papa Zeo mencibir remeh, "Ego mu sudah Setinggi langit, saya sampai lupa dengan sosok yang beberapa minggu lalu memohon pada saya untuk memberinya tempat tinggal dan pekerjaan."

Zeo berdesis, "Saya bukan meminta, lebih tepatnya saya hanya menagih hak saya sebagai seorang Takahashi, bukan begitu Otousan (Papa)?"

Zeo tersenyum miring saat papanya menatapnya sinis, "Lagian saya gak meminta ke Otousan sih sebenarnya, minta ke Obaachan (Oma) lebih tepatnya, cuma karena kebetulan Otousan anak buah Obaachan, jadi- kesannya seperti saya yang memohon ke Otousan"

Ayah dan anak itu saling bertatapan, berusaha mengeluarkan tatapan intimindasi yang akan mendominan.

"Zeo," panggilan Nana itu membuat keduanya meghentikan adu tatapan itu.

Keduanya langsung menoleh kearah Nana yang sedang menuntun Adhira.

Adhira sendiri yang sejak tadi tak sengaja mendengar per-adu mulutan Zeo dan papanya merasa sedikit bergidik. Kenapa mereka kaku sekali? Adhira memaklumi kalau mereka orang asing yang mungkin masih baku berbahasa indonesia. Tapi, Saya? Anda? Wah? Hubungan ayah dan anak macam apa yang dijalani si gila Zeo dan papanya itu.

"Dhir," panggil Zeo bangkit dari duduknya, ia langsung menggendong perempuan itu tanpa peduli pemberontakannya. Agaknya si pemuda Jepang itu masih sedikit khawatir dengan Adhira.

Zeo langsung mendudukkan Adhira disofa yang diikuti Mama dan papa Zeo.

"Kamu sudah baikan?" tanya Kenji pada menantunya.

Adhira mengangguk kaku,

"Kalau Anak ini berlaku jahat kepadamu lagi, katakan saja pada otousan (Papa) biar dia mendapat didikan yang lebih lagi."

Adhira langsung melirik Zeo, wajah pemuda itu penuh lebam, ada bekas darah disudut-sudut bibirnya. Adhira tersenyum kecil, ntah kenapa ia senang Zeo mendapat kan hal itu.

"Yaudah, mama mau masak dulu. Kamu duduk disini aja. Tungguin mama masak Nikujaga kesukaan nya Zeo-kun ya."

Adhira melirik Zeo, "Zeo, A-aku mau duduk dikursi makan aja, boleh?" kata Adhira dengan mimik wajah lemah dibuat-buat.

Zeo melototkan matanya ketika Adhira berekting seolah-olah menjadi istri tertindas didepan orang tuanya.

"Ekhem, Alzeo." tegur Papa Zeo.

Zeo berdecak, ia pun menggendong Adhira untuk dipindahkan.

"Bagus ya," bisik Zeo, Adhira hanya tersenyum licik digendongan pemuda itu.

Setelah itu Adhira hanya memperhatikan ibu mertuanya masak, sedangkan Zeo dan papa nya duduk diruang nonton tanpa interaksi apapun. Dapat Adhira simpulkan bahwa Zeo tak begitu akur dengan orang tuanya, terutama papa nya.

"Maaf ya ma, Dhira gak bisa bantu."

"Gak papa dong sayang, kamu juga lagi sakit." kata Nana masih sibuk dengan olahannya.

"Tadi pagi padahal Dhira mau masak, uda belanja juga tapi karena kram jadi Dhira langsung pulang."

"Belanja?"

"Hm, iya."

"Hitori de kaimono suru no" Tanya Papa mertuanya yang membuat Adhira mengerutkan keningnya tak paham.

"Kata papa, kamu belanja sendiri?"

Adhira melirik Zeo yang memutar bola matanya, perempuan itu merasa ini adalah kesempatan untuk mengganggu Zeo.

"Iya Pa."kata Adhira menundukkan kepalanya.

Ayah mertunya itu langsung menatap Zeo marah. " Jangan mau melakukan semua hal sendiri, gunanya suami mu ini itu apa kalau sampai semua kamu lakukan sendiri."

Adhira tersenyum kecil. Sedangkan Zeo mendengus tak suka.

"Udah deh, Sorera wa subete seichō shimasu (Mereka sudah dewasa). Biar mereka mengaturnya sendiri." kata Nana yang lagi-lagi membuat Adhira bingung. Ia sama sekali tak paham, kedua orang tua Zeo ini payah sekali dalam berbahasa indonesia. Bahkan Mama Zeo yang katanya half indonesia saja saat berbicara dengannya kosa kata nya masih terdengar acak.

"Oya, Adhira nanti ikut mama ke Jepang yuk, jumpa adik-adiknya Zeo." kata Nana tiba-tiba mengalihkan perhatian.

"Nai (Gak) !!" Teriak Zeo, "Nggak boleh pokoknya."

Mengabaikan teriakan Zeo, Adhira menatap mertuanya bingung. "Zeo punya adik?".

"Ei, punya dong, Dhira belum pernah jumpa kan ya. Adik Zeo cewek-cewek loh, kembar. Waktu nikahan kalian mereka gak datang karena ujian." Kata mama Zeo itu tersenyum.

"O-oh." Adhira menganggukkan kepalanya. Namun diam-diam ia melirik Zeo, ah, terlalu banyak yang tidak ia tau tentang suaminya itu.

Tapi tunggu?

Suami?

Adhira langsung memegang perutnya yang mulai menonjol. Rasa kebencian itu pun kembali lagi, ia membenci anak dan suaminya dengan sangat.

***

Note:

Nikujaga : Makanan khas Jepang yang dibuat dari Daging, kentang, dan bawang bombay yang direbus dengan bumbu gula, kecap asin dan mirin.

Anyway, Buat bab semalam. Arti Nihongo itu 'Bahasa Jepang ya'

Jadi mama Zeo itu kayak, "Ei, pinter bahasa jepang ya kamu" Gitu sama menantu tunggal dan kesayanganya.

Wkwkwk. Aduh -duh, kok aku yang julid.

Source : Google

1
teyuksha
suaminya sudah sabar
affifa zahra
Aku pertama kali baca karya kk dari wf sekitar 3/4 tahun lalu, dan pas pindah ke novel toon aku pun download noveltoon, and udah ga terhitung berapa ratus kali aku baca ulang cerita2 kk, semuanya aku sukaaa, tapi baru sempat komen sekarang😅, pokoknya karga2 kk seru dan bagus bangettt, kalau bisa mah kisah nya zeo di perpanjang sampai kecerite cucu cicitnya pun bakalan ttp ku bacaaaaaaa😍😍😍
naura fifa
ayok kak lanjutin lagi ceritanya...minimal sampe anak ketiganya zeo lahir.kalo gak sampai anak anaknya zeo berkeluarga juga gak apa🤣
naura fifa
pliss ini ceritanya bagus banget kakk😍😍ngerasa banget dihati sampe nangis juga baca ini cerita...
Adwyh Ftmh
/Scowl/
TsalsaAidaa
Hai kak, mungkin aku telat banget ya baca cerita ini. tp beneran deh, tulisan kakak indaaahhhh bangettt, sakitnya dapet, ombang-ambing rumah tangganya juga dapet, bahagianya juga nular. Dari sini jadi belajar banyakkk bangettttt, ternyata rumah tangga ga sesimpel seranjang bareng aja, tp belajar berkembang bareng seumur hidup. Belajar terbuka, belajar saling mengerti. udah pokoknya gila aja baca ini, kakak deserve of being a writer. makasiiii kakkk, kakak hebat 🫶🫶🫶
Icha tae
kk semangat
affifa zahra
pertama kali baca cerita ini di WP nya author sekitar tahun 2019 mungkin habis it baca tentang ayah ibunya sih kalah dari novel sebelah, cerita seru jugaaa tapi kata author di suruh baca di noveltoon akhirnya karena sngat2 sukaa sama novel2 karya author aku dwload noveltoon, and ini udah ke puluhan kalinya aku baca zeo lagi zeo lagiiiiii, tapi emang ga pernah komennn. karna terlalu larut dalam bacaan. tapiii hari ini aku bakalan komennnnnn, aku suka banget sama karya2 author, sampai bisa baca sih zeo berapa kali dalam seminggu kalau lagi bosennnnn, karna ceritanya ga ngebosenin, luvvv author sekebon pokoknyaaaa. semangat ya thorrr terimakasih sudah menciptakan karya yg sangatttttt bagus🤩🤩🤩🤩😘😘😘
affifa zahra: kalau bisa lanjutin ya thorre😭😭mau liat zeo bahagiaaaaa banyak banyakkkkkjkkkkk
total 1 replies
Renebell Jenice
Luar biasa
Dian Amara
aku nangis bacanya😭
Dian Amara
sumpah ceritanya bagus banget, rela download apk ini demi cerita ini weh😭🤍
Rumaisa Afiani
aaaaah novel yg gapernah aku lupain 🥺
Rai Nurhikmah
KK author mau donk e book ya
Helena Melly
kak ini ending gimana
Lisdha Park
ini serius ini ending nya setidaknya sampai lahiran atuh kak, epilog nya adain
Lisdha Park
min jangan tiba-tiba di buat lumutan dong selesaikan dulu
Lisdha Park
bangsattt
Rahmaniar
bagus banget ceritanya
Marie Ocean
anak lu ai zela kalo lu lupa wahai ibu dhira 😑
Nuur Shayla Rahmadani
dulu udh pernah baca ini di wp 2 thn lalu, kemarin cari lagi karena keingat Zeo dan pgn baca ulang, rupanya udh pindah kesini. pas liat ada part tambahan yg lebih wah tu, rasanya kek makin sayang sekali sama Zeo ini, pokoknya gk tau lagi deh. dia berhasil bikin aku gamon padahal udh 2 thn yg lalu nge bacanya😭😭
Atmosfera: Wahh.. Terima kasih uda gamon sama Zeo wkwk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!