Karna ini adalah novel pendek jadi babnya gak terlalu panjang ya..
Mengandung cerita 21+
Ayunanda saputri harus terima kalau, mama yang ia cintai harus rela memilih lelaki yang baru saja menikahinya. Lelaki itu bernama Thomas Killer dia adalah sahabat papanya dahulu.
Dengan penuh perjuangan dia hidup sebatang kara, untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Suatu hari dia bekerja di sebuah Bank swasta dan terpaksa menjadi simpanan CEO untuk membalas dendam kepada lelaki yang sekarang menjadi suami mamanya.
Adakah cinta di antara keduanya, simak terus kelanjutannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
The End
Seusai menemui HideYoshi, Thomas segera pulang ke rumah. Istrinya menyambutnya dengan senyuman hangat yang mampu menghilangkan kegundahannya.
"Ada apa Pa?, kenapa tegang begitu mukanya. Apa ada masalah di kantor?." Rosa begitu menghawatirkan keadaan suaminya, karena ia baru saja sembuh dari sakit jantungnya.
"Ma apa Luna ada di rumah, aku ingin berbicara kepadanya mengenai masalah kantor."
"Loh, kok bicara sama Luna Pa?. Kenapa gak sama Kevin saja?." Rosa merasa heran karena melihat perubahan sikap Thomas yang tiba-tiba aneh.
"Tolong panggilkan Luna sayang, nanti kamu maupun Kevin dan Luna juga akan tau maksutku untuk memanggilnya." Thomas sedikit berbicara kasar kepada istrinya.
"Iya-iya aku akan segera memanggilnya." Rosa langsung menuju kamar Luna untuk memanggilnya.
Di lihatnya Luna sedang duduk bersandar di kepala ranjangnya, nampak sekali kegusaran di wajahnya. Sesekali ia mengusap wajahnya dengan kasar.
"Sayang boleh Bibi masuk?!." Indah meminta ijin untuk masuk ke kamar Luna yang memang pintunya sedang terbuka lebar.
"Masuklah!!." Jawab singkat Luna, lalu beralih pindah duduk di sofa.
"Sayang kamu kenapa Nak?, apa ada yang sedang kamu pikirkan?." Rosa benar-benar tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi kepada keluarga barunya ini.
"Sebenarnya kamu itu siapa sih?, kenapa papa memilihmu untuk menjadi istrinya dan kenapa bukan orang lain saja." Luna memandang mama sambungnya dengan malas.
"Papa kamu yang meminta Bibi untuk menikah dengannya, dan itu bukan maunya Bibi sayang." Indah mencoba menjelaskan akar masalahnya tapi dasar Luna, ia sebenarnya malas berhadapan dengan mama Yuna ini.
"Bukannya Bibi punya anak kenapa mau menikah dengan papa, dan membuang anakmu itu?." Kali ini nada bicara mulai meninggi.
"Sayang, Bibi tidak sekejam itu. Bibi juga butuh seorang laki-laki yang bisa menjaga Bibi, tapi papamu malah menyuruh Bibi meninggalkan putri Bibi itu. Sepanjang hari Bibi merasa menyesal, Bibi ingin bersama dengan anak Bibi lagi untuk membalas penyesalan Bibi." Rosa menangis dan beranjak dari kamar Luna, tapi Thomas sudah menghadangnya saja.
"Jadi kau mau Yuna ikut bersamamu di rumah ini?." Tiba-tiba pertanyaan itu membuat mata Rosa semakin berkaca-kaca.
"Iya, kalau kamu setuju. Tapi kalau tidak juga tidak apa-apa, Yuna bukan anak yang rapuh dia kuat seperti karang."
"Ajak dia pulang ke rumah ini, tapi setelah Luna menikah nanti!!."
Sontak Luna memelototkan matanya, dan berjalan menghampiri kedua orang tuanya.
"Apa, menikah?!. Dengan siapa dan kenapa Luna harus menikah Pa?." Luna mencari jawaban atas ucapan papanya barusan.
"Maukah kau menikah dengan Tuan HideYoshi Lun, dia akan menjamin kehidupanmu, kehidupan kita dan perusahaan?!."
"Jadi Papa mau menjualku, dengan imbalan dia akan membantu perusahaan kita yang valid?!!."
"Iya, cobalah unyuk mengerti Luna, hanya itu yang bisa Papa andalkan dari kamu. Kalau kamu gak mau menikah dengannya siap-siap saja kita akan kehilangan semuanya mulai minggu depan."
"Apa?." Luna menjerit ketidakterimaannya, ia menangis sejadi-jadinya. Ia tahu kalau HideYoshi adalah orang yang di utus Ellena untuk menidurinya, tapi kenapa sekarang berbanding terbalik kepadanya. Ada apa ini sebenarnya, Luna masih memikirkan hal itu. ' Apa Ellena mau berbuat buruk kepadaku, ahh... sial aku ternyata salah orang untuk melakukan hal ini.' gumamnya dalam hati.
"Bagaimana apa kau mau melakukan ini Luna?." tanya Thomas sekali lagi, sedangkan Rosa hanya bisa menutup mulutnya mendapati keluarga barunya sedang di rundung masalah, ia masih tidak percaya dengan apa yang baru saja di ungkapkan oleh suaminya.
"Maafkan Papa Luna, sepertinya ini jalan satu-satunya untuk mempertahankan perusahaan kita." Thomas memohon kepada anaknya, dengan berlutut di sampingnya.
Melihat hal itu Luna tergugah hatinya, kali ini ia akan berkorban demi kebahagiaannya. Nanti setelah ia berhasil mendapatkan kembali harta orang tuanya, Luna berencana unyuk membalas dendam kepada Yuna.
"Baiklah aku mau Pa, segera adakan upacara pernikahannya secepat mungkin." Ia terpaksa mengucapkan itu semua walaupun pada kenyataannya hatinya sungguh sakit dan terluka.
Thomas yang mendapat kabar itu segera memberitahu Daichi asisten HideYoshi, hari itu juga Thomas meminta HideYoshi menikah dengan anaknya walaupun itu tidak bisa di lakukan dengan cara mendadak tapi Thomas tetap menyuruh mereka melakukannya. Akhirnya dengan sangat terpaksa Luna dan HodeYoshi menikah di bawah tangan karena, ia juga belum mempunyai ijin dari kedua istrinya untuk menikah kembali.
Keesokan harinya, Luna harus mengikuti HideYoshi untuk pergi kembali ke Jepang dan akan menikah secara sah di sana.
Kini Thomas bisa tersenyum bahagia karna HideYoshi telah memberikan uang dalam jumlah yang banyak kepadanya, sedangkan Thomas menyuruh Rosa untuk mengajak serta Yuna untuk hidup bersama dengannya.
Namun hal itu di tolak dengan halus oleh Yuna, bahwa ia akan segera menikah dengan Arya dan tidak mau merepotkan mamanya lagi. Mamanya begitu bahagia saat Yuna mengatakan tentang pernikahannya dengan Arya.
Tapi kebahagiaan Thomas belum sepenuhnya kembali karna Arya telah memanipulasi dokumen yang di bawa HideYoshi untuk mengalihkan semua perusahaan serta rumah dan aset berharga lainnya menjadi milik Yuna.
Saat Kevin mengetahui hal itu, ia berusaha memberitahu papanya namun naas mobil yang di kendarainya mengalami kecelakaan dan Kevin meninggal di tempat.
Sedangakan Luna di Jepang tidak hidup berbahagia karna kedua istri HideYoshi begitu tidak menyukai Luna. Karena Luna selalu bersikap angkuh dan sombong, bahkan ia tidak mau melayani suaminya sama sekali maka dari itu HideYoshi selalu melakukan kekerasan kepadanya.
Thomas yang mendapati keadaan seperti itu tidak bisa berfikir dengan jernih, di dalam umurnya yang sudah tidak muda lagi ia sering terkena serangan jantung. Hingga ia sering keluar masuk rumah sakit, istrinya dengan setia merawat Thomas dengan penuh kasih. Ia sudah tidak mengharapkan hartanya dulu yang pernah diambil Thomas, ia bersedih saat semua keluarganya mengalami kejadian yang buruk.
Di perusahaan pertambangan kini yang memimpin adalah Yuna, ia tidak menyangka kalau dengan bantuan Arya ia bisa mendapatkan kembali hartanya dan bisa benar-benar mencintai Arya dan bukan simpananya lagi.
The End__
**Akan ada bonus chapter tentang pernikahan Yuna dan Arya, lalu balas dendamnya seorang Luna. Gak banyak sih tapi mungkin bisa membuat kalian bertanya-tanya bagaimana kisah selanjutnya.
Samlai jumpa di novel terbaruku ya "Istri kecil Tuan Devin**"
Dasar Mak lampir...
ngga bisa lihat orang bahagia.
visualnya thort