Kisah Dua orang manusia.yang dulu nya saling membenci,sekarang saling mencintai dalam sehidup semati.mereka sangat bahagia dengan kehadiran buah hati yang sangat di nantikan.namun takdir berkata lain,mereka di pisah kan karna banyak nya rintangan dan konplik.
Hingga pada ahir nya,takdir mempertemukan mereka kembali setelah beberapa tahun. dengan keadaan yang berubah seratus persen.
Ada apakah gerangan,siapa yang berubah/ keadaan yang berubah ? penasaran lanjut kan cerita nya
Yang baca NATAN & ZHELIA kasih vote dan like nya banyak-banyak ya kk .jangan hanya baca trus ngak kasih like sama vote Author harap kk semua nya baik . dan kasihan sama autor
Trimakasih....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mfi pebrian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pengakuan natan
SELAMAT MEMBACA😊😀
Zhelia masih tercengan mendengar perkataan Jhino barusan yang mengakui dia yang telah menghamili nya
"jhino apa yang kamu lakukan"cicit zhelia
"Kamu diam saja zhelia biar aku yang bicara"kata jhino
"Kalian tidak boleh menghakimi zhelia sendirian dia tidak bersalah.aku yang salah ini semua kesalahan ku"tegas Jhino pada semua orang. mereka kembali melempar dengan sampah jhino hendak menolong zhelia
Nathan lebih dulu memeluk nya dari belakang dan mengenai punggung Nathan.jhino pun terkejut dengan tindakan Nathan.mereka terus melempar hingga membuat Nathan sangat marah.
"Berhenti,,,,,,"teriak Nathan dan menghadap mereka.
Teriak Nathan yang sangat kencang dan bergema repleks membuat semua orang terkejut dan diam zhelia pun mengangkat kepala nya sedari tadi zhelia mengira yang menolong nya adalah jhino.tapi yang di depan nya adalah Nathan.sandy dan melia baru datang dan menyaksikan di dekat pintu masuk.
"Apa yang kalian lakukan.apa kalian sudah tidak waras melempari zhelia dengan sampah"marah Nathan
"Karna Zhelia telah mencemari nama baik kampus kita Nathan"
"Diam,,,,,"bentak Nathan.semua orang takut melihat kemarahan Nathan
"Kamu tidak berhak bicara.asal kalian tau anak yang di kandung zhelia adalah anak ku ,aku adalah ayah nya"teriak Nathan dengan berani tampa ada rasa ragu atau pun malu sedikit pun.mereka semua terkejut dan binggung.sedangkan zhelia dan jhino menatap nya dengan tidak percaya.sedangkan yang di dekat pintu hanya bisa membulatkan mulut dan mata nya dengan percaya.
"Sekali lagi aku melihat kalian menyakiti zhelia kalian semua akan berurusan dengan ku, dan kalian semua akan aku usir dari kampus ini"ancam Nathan dengan penuh penekanan
Mereka semua takut dan ngeri dengan ancaman nya.Nathan menarik tangan zhelia membawa nya keluar.mereka sibuk membicarakan tentang kejadian hari ini mereka ragu siapa anak yang di kandung zhelia apakah anak Nathan atau Jhino.
Di atas atap gedung Nathan membawa Zhelia yang menangis tidak tau apa yang harus di lakukan"udah kamu jangan nangis lagi mereka tidak akan menganggu mu karna aku sudah mengancam mereka"dengan menenangkan zhelia
"Bagai mana aku tidak menangis mereka semua menghina aku, mengatakan kalo aku wanita yang tidak baik.aku sangat malu Nathan malu,,,,kamu bisa membuat diri kamu merasa nyaman tapi aku? aku yang menanggung semua nya.seberapa salah nya kamu mereka tidak akan berani melawan sedang kan aku ? aku hanya seorang gadis biasa dan bisa di keluarkan dari kampus ini"histeris zhelia dengan deraian air mata"
"Mulai saat ini kita jangan pernah bertemu lagi .jika aku melihat mu semua kenangan pahit akan slalu menghantui ku dan penderitaan ku semakin sakit .jauhi aku dan jangan ganggu aku lagi"zhelia pun pergi.Nathan sangat kesal dan berteriak sekeras mungkin.
Dengan sangat cepat berita siang ini tersebar luas di penjuru kota dan media.Di kediaman rumah besar. Nataya melempar tablet mahal nya dengan keras.terlihat Nataya mengepalkan tangan nya memendam amarah
"apa yang Nathan lakukan.apa dia sudah gila.dia mempermalu kan aku dengan berita ini"geram Nataya
"kayros,,,,,,"
"ya nyonya"
"Cari Nathan! bawa dia kehadapan ku.kalo dia membangkang paksa saja dia"
"Baik nyonya"kayros pun pergi dengan membawa beberapa pengawal
Tak butuh waktu lama untuk kayros sampai di kampus bersama pengawal nya dan berdiri tepat di hadapan Nathan .dengan cepat Nathan berbalik dan lari.sayang nya karna Nathan sudah di kepung dan di pegang oleh pengawal
"kalian.... lepaskan aku lepaskan"berontak Nathan dengan berusaha untuk di lepaskan
"Maaf tuan muda kami terpaksa membawa tuan muda dengan cara seperti ini. karna ini adalah perintah"
"Seharus nya kamu tidak melakukan ini pada ku,lepaskan"
"Di mana sih Nathan di cari malah ngak nongol tuh batang idung,bukankah itu dia"
"Nathan,,,,,,"
"Bawa tuan muda pergi"
"Lepaskan aku.sandy,,,,,sandy tolong aku"
Sandy pun di halangi oleh dua orang pengawal dengan badan yang tegap tinggi dan tatapan yang tajam membuat nyali nya jadi ciut dan tersenyum nges ngesan
"Maaf aku tidak akan mengejar nya kalian boleh membawa nya pergi
permisi"sandy pun pergi karna takut
Zhelia hanya mengurung diri dalam lamar nya dengan terus menangis membayang kan saat orang-orang di kampus menghina nya mencaci dan melempari nya pakai sampah .hati zhelia semakin sakit menerima balasan atas dosa yang tak sengaja ia lakukan .
"Pasti Nathan akan kena marah oleh mama nya soal berita dia dan zhelia"
"Sandy di mana Nathan.apa kamu melihat nya"
"Di hati ku"goda sandy dengan senyum buaya nya
Melia pun menjewer telinga sandy dengan sangat keras
"Awww sakit Mel"ringis sandy memegang telinganya yang merah
"Aku lagi ngak mau becanda sama kamu.jawab dengan serius di mana Nathan"
"Dia sudah pulang dengan pengawal rumah nya puas lo"
"Pulang"
"Ia pu,,,lang,,"
Tante Nataya pasti sudah tau tentang semua ini.dan marah besar.guman melia dan pergi
"Cantik cantik masih aja mau galak ntar ngak dapat jodoh baru tau rasa.emang sih cewek cantik suka nya marah marah"senyum Nathan
.
.
.
.
.
.
.
.
.