NovelToon NovelToon
Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Berbaikan / Selingkuh / Tamat
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wanita Biasa

Seorang istri( Anita ) yang selalu mengalah demi sang buah hati ( Nara ).

Anita selalu mengalah, Demi rasa Hormat nya pada Sang Suami ( Rey ),

Anita sudah Tak tahan Atas Prilaku Rey, yang semakin Berubah dranstis, Namun Anita selalu mengurungkan Niat nya, Karna Melihat Sang Buah hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanita Biasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

penyesalan yang percuma.

BAB 25.

Ayah Rey seketika Menangis dan Memeluk erat Tubuh Cucu nya dengan penuh kasih sayang. "Tega sekali kamu Nak, Kenapa kamu jadi begini ?? " Lirih Ayah Rey menyesali perbuatan Anak nya itu.

Anita sangat simpatik pada Ayah mertua nya itu, baru kali ini Anita melihat Sosok Ayah mertua nya yang begitu rapuh, padahal Sosok Ayah mertua nya itu adalah Sosok yang sangat Kuat dan tegas.

Sementara Ibu Rey hanya Terdiam dan menyeka Air Mata nya, Anita sempat Bingung Pada Air mata yang keluar dari Mata Ibu mertua nya.

Entah Itu Air mata penyesalan, Atau pun Air mata Buaya. Anita pun mengambil Alih Tubuh Mungil Nara, karna Anita melihat Tubuh Ayah Mertua nya sudah semakin lemas.

"Heh Anita, dasar wanita tidak tau di untung !! Apa kamu yakin dengan keputusan kamu ?? apa kamu tidak akan menyesal karna memilih untuk pergi dari Rey ?? kamu itu sudah berapa lama menjalin Rumah tangga dengan Anak saya, Hah ?? Masalah seperti ini saja kau Mau meninggalkan Anak saya, Kamu itu sebagai Istri harus nya mengerti akan kebutuhan Suami, kamu pikir !! kenapa Rey sampai begitu !! kalau Kamu tidak mau Rey seperti itu, koreksi diri kamu sendiri, Kalau Rey merasa terpenuhi, Mana mungkin dia mau berpaling dari kamu !! " Selidik Ibu mertua Anita, dengan nada tinggi karena tidak terima karna Anita sudah membeberkan Kebusukan Rey.

Anita hanya tertawa Jijik pada Ibu mertua nya Itu, Tapi Anita harus bisa menahan Emosi nya, Bagaimana Pun dia itu Ibu Mertua nya, walau pun sebentar lagi akan menjadi Mantan Ibu Mertua.

"Mohon Maaf Bu, sebelum saya menjawab semua pertanyaan Ibu, saya harus tau tujuan dari pertanyaan Ibu pada saya ?? Ibu mengatakan Tentang keputusan saya Untuk berpisah dengan Rey, Nah Tujuan Ibu itu apa ?? " Anita menghentikan Ucapan nya sesaat dengan tujuan ingin mendengarkan pertanyaan Ibu mertua nya itu, Namun Anita tidak kunjung mendapatkan jawaban.

"Ok saya akan bantu Ibu untuk menjawab Pertanyaan saya !! Ibu berbicara seperti itu !! Apa karna Ibu senang karna keputusan saya akan meninggalkan Rey, Atau Bahkan Ibu Ingin menahan saya untuk tidak berpisah dengan Rey ?? Supaya Apa !! Supaya Ayah tidak tau dalang dari Permasalahan Aku dan Rey itu siapa !! " Anita sangat Puas karna Anita melihat Ibu mertua nya merasa te terpojok kan.

Anita sebenar nya tidak berniat Untuk mengatakan Keterlibatan Ibu mertua nya pada siapa pun termasuk Pada Ayah mertua nya, Namun setelah Anita mendapat Omongan yang tidak enak di dengar dan itu keluar dari mulut Ibu mertu nya itu, Anita mwngurungkan Niat nya untuk tidak membongkar Dalang dari permasalahan yang pelik ini.

Ibu nya Rey hanya menatap geram Pada Anita.

Anita malah semakin berani pada Ibu mertua nya. "Ibu Wanita, Harus nya Ibu yang bisa merasakan Derita saya bu !! Bukan nya Ayah yang lebih mengerti akan hal ini, Beruntung lah Ibu, Ayah masih Teguh dalam kesetiaan nya pada Ibu dan tidak mengkhianati Ibu. Wanita mana Bu yang mau Suami nya sudah di pakai oleh Wanita lain ?? Coba Ibu jelaskan Akan hal itu, Apabila Ayah yang melakukan nya Dengan Wanita Lain dan Ibu menyaksikan nya sendiri !! Apa Ibu masih bisa mempertanyakan Hal semacam itu pada saya ?? Saya sudah hampir mau 4 thn Bu melewati Biduk Rumah tangga bersama Putra Ibu, Apa Ibu pikir selama itu saya terus di buat senang Oleh Anak Ibu ?? Tidak Bu !! Anak Ibu selalu memperlakukan saya menjadi Orang ke 4 di hidup nya, Setelah Ibu Teman-teman, dan Hp nya. Saya bisa sabar Bu !! Tapi kali ini, saya tidak Akan bisa sabar, saya Manusia Bu. Saya berhak Bahagia, dan saya sadar saya berhak untuk memperjuangkan Kebahagian saya walau pun itu tidak bersama Rey. Ingat itu Bu !! " Anita sudah semakin emosi, dan hendak pergi meninggalkan Rumah itu.

Setelah Anita berdiri dan hendak melangkahkan Kaki nya untuk keluar dari Rumah itu, Tiba-tiba Anita di kaget kan akan Sosok Laki-laki yang sangat ia benci.

Anita tak sudi menatap Wajah itu, karna itu adalah Rey.

Rey sudah mengira bahwa Anita pergi ke Rumah Orang tua nya Rey. di banding Anita akan pulang terlebih dahulu pada Orang tua nya.

Rey mencoba Memeluk Anita dengan Perasaan nya yang Hancur, sekita Anita teriak. " STOP Rey, jangan sentuh aku dan Nara. " Anita menghindari Rey tanpa melihat nya.

Rey semakin terpuruk di buat nya. Rey bertekuk Lutut di kaki Anita dan menundukan kepala nya sambil menangis sejadi-jadi nya.

"Ann, Maaf kan Mas. Mas menyesal karna sudah melakukan hal yang membuat kamu membenci Mas, Tolong beri mas kesempatan kedua Ann, Mas sayang sama kamu Dan Nara !! Tolong Ann, Mas gak mau kehilangan Kamu dan Nara, Pulang ya Ann ?? Mas mohon !! " Rey mencium kaki Anita dan selalu memohon dengan Tangisan nya.

Anita meneteskan Air mata nya melihat Rey yang bersimpuh di kaki nya, Bagaimana Pun Rey adalah Sosok laki-laki yang sangat ia cintai jauh sebelum Rey mengkhianati nya, Tapi Rasa sayang itu hilang tertindih oleh Rasa sakit yang telah ia terima Saat ini.

Rey memundurkan Kaki nya 2 langkah dari tubuh Rey. "Maaf Mas, semua sudah terlambat. Andai kan Mas tidak melakukan hal sejauh itu, mungkin Aku bisa memaaf kan mu. dan kembali pada mu, Tapi ... Maaf Mas, aku hanya Wanita biasa yang tida mau berbagi Suami sama siapa pun !! "

Tiba-tiba Ayah Rey mulai berbicara kembali. "Rey, Jangan Tahan Anita. dia pergi karna kesalahan mu. Kamu melepaskan Orang yang menemani mu selama ini, demi Orang yang baru kamu temui, Ayah tidak menyalah kan Anita, jika Anita mengambil keputusan untuk berpisah dengan mu. " Ucap Ayah Rey menahan Amarah nya dengan ketenangan.

Rey yang mendengar perkataan Ayah nya Langsung bangkit dan menghampiri Ayah nya.

"Ayah tolong bujuk Anita untuk mengurungkan Niat nya itu, tolong Ayah, Rey sangat menyesal. " Rey terus berbicara seperti itu dan menggoyah-goyah kan tangan Sang Ayah.

Ayah Rey sudah tidak bisa menahan amarah nya, hingga tamparan itu pun mendarat di pipi nya Rey dengan sangat keras, hingga rey tersungkur ke lantai.

"Ayah **** " Teriak Anita dan menghampiri Rey. " Bangun Mas. " Rey pun bangun di bantu oleh Anita.

"Tolong jangan seperti ini, Ayah jangan menyakiti diri Ayah sendiri. Ingat kesehatan Ayah !! " Pinta Anita memohon pada Ayah mertua nya.

Rey melihat sosok Anita yang masih Sama dengan yang ia kenal. Anita selalu khawatir jika diri Rey merasakan sakit akan hal apapun. Rey semakin tidak Rela jika harus kehilangan Sosok Anita di hidup nya.

Ibu Rey langsung menghampiri Rey dan mengusap Pipi nya yang sangat merah itu. "Ayah, kenapa kau tega menampar Anak mu sendiri, Ibu tidak rela ayah sudah menampar Rey seperti ini. " Teriak Ibu nya Rey pada Rey.

Ayah Rey semakin geram setelah mendengar pembelaan dari Istri nya Itu. Dengan cepat Ayar Rey menarik tangan Istri nya dan ingin mendarat kan tamparan seperti yang dia lakukan terhadap Rey.

Namun Anita dengan cepat menahan Tangan Ayah mertua nya dengan Kuat. "Ayah jangan, kalau Ayah seperti ini, Ayah akan menambah luka di hati ini, Ayah adalah Orang tua ku, Aku tidak Mau sampai ayah mengotori tangan Ayah hanya karna Rasa Amarah Ayah yang tidak perlu Ayah lakukan. " Ayah rey seketika melirik Anita dengan Tatapan yang sendu.

Ayah Rey mencium kening Anita dan mengusap pangkal Rambut Anita. Terlihat seperti Seorang Ayah yang akan melepaskan Putri nya yang hendak pepergian jauh. "Nak Ayah minta Maaf atas Nama Rey, Ayah tidak memaksakan kamu untuk tetap bersama Anak Ayah, tapi Ayah mohon pertimbangkan lah, namun Ayah tidak memaksamu, Ayah tau ini tidak akan mudah Bagi mu untuk menerima Anak Ayah kembali, Tolong jaga Cucu Ayah. Sering-seringlah Kamu menengok Ayah mu yang sudah Tua renta ini. " Ucap lirih Ayah Rey pada Anita, di temani oleh derayan Air mata yang keluar dari kedua nya.

"Aku Pamit Ayah, Ayah jaga kesehatan. Walaupun Akhir nya Aku dan Rey sudah tidak ada ikatan lagi, Aku tidak akan pernah melupakan Ayah dari hidup ku. Ayah Orang tua terbaik ku !! Aku Pa-pamit Ayah !! " Dengan Tangisan Anita memeluk tubuh Ayah mertua nya itu dan mencium punggung tangan dari Ayah nya itu.

Sementara Pak Joko di Luar hanya bisa menggerak-gerakan jari jemari nya Pada Stir kemudi nya, sesekali melihat Jam di pergelangan Tangan nya. "Aduh ko lama Ya !! " Pak Joko mulai Pegal Menunggu Anita tak kunjung keluar dari Rumah itu. Pak Joko menghela Nafas panjang. Tiba-tiba Hp pak Danu bergetar Tanda ada Panggilan Masuk.

" Den Gilang ?? " ~Gumam Pak Joko sebelum mengangkat sambungan Tlp itu.

"Ha-Halo Den !! " ~Ucap Pak Joko.

"Hallo Pak, Bagaimana Mana Pak ?? " ~Tanya Gilang Pada Pak Joko.

"Pasti soal wanita itu. " ~Gumam Pak Joko. dalam hati nya.

"Ini Den, ternyata wanita itu tidak meminta untuk mengantarkan nya ke alamat yang Aden sebutkan tadi, Tapi Wanita itu meminta ku untuk mengantar kan ke alamat yang lain. "~ Seru Pak Joko memberitahukan Gilang.

Di sebrang Sana Gilang merasa heran dan khawatir Akan kehilangan Anita. "Terus, apakah Bpk mencatat Alamat yang di sebutkan oleh Wanita itu ?? " ~Tanya Gilang cemas pada Pak joko.

"Tentu saja Den, Sekarang Saya masih menunggu Wanita itu untuk menyelesaikan Urusan nya di dalam Rumah yang ia tuju, wanita itu meminta saya untuk menunggu nya, Kira-kira saya sudah hampir 2 jam lebih Den menunggu nya !! " ~ jelas Pak joko cemas di sambungan tlp itu.

Gilang yang mendengar penjelasan dari Pak joko, seketika semangat kembali. " Ok Pak, tolong Antar dia kemana pun Wanita itu minta. dan tolong Rahasiakan tentang Saya, Bpk tenang saja, bpk tidak perlu menyerahkan setoran Hari ini. Karna saya sesang memberikan tugas pada Bpk. " ~Ucap Gilang menenangkan Pak joko

Pak joko yang mendengarkan Ucapan Gilang, seketika senang dan sudah tidak cemas lagi. "Sukur lah, terima Kasih Den. " ~ ucap Pak joko senang.

Gilang pun memutus sambungan tlp itu.

Sementara Anita yang masih sedih Akan kepergian diri nya meninggal kan Sang Ayah, kini mulai berjalan mendekati Ibu mertua nya.

Anita menatap sendu pada Ibu mertua nya. "Bu, Maaf kan Anita jika selama ini Anita tidak bisa menjadi seorang menantu, yang Ibu Harap kan. Maaf kan aku Bu ?? " Anita meminta Maaf pada Ibu mertua nya dengan derayan Air mata.

Ibu Rey yang sangat keras kepala, kini mulai Sadar. Da memeluk Anita dan mencium kening Cucu nya dengan isakan Tangisan. "Ann, Ibu menyesal, Maaf kan Ibu Nak !! " Anita pun tersenyum dalam Tangis nya, Karna mendengar Ibu mertua nya mengakui kesalahan nya.

Air mata pun terus membanjiri muka ke dua nya. Anita yang menangis Bahagia karna kini Ibu mertua nya sudah menyadari semua kesalahan nya. sementara Ibu mertua nya menangisi penyesalan karna akan kehilangan Sosok menantu yang sangat sayang pada diri nya, Meskipun selama ini dia sudah memperlakukan Anita sebagai saingan nya dimana Rey.

Anita pun, berjalan kembali ke Arah Rey. Dengan menundukan kepala Anita tetap ingin berpamitan pada Rey.

"Mas aku Pamit !! mudah-mudahan setelah ini, kita masih bisa berkomunikasi dengan Baik, walaupun kita akan menjalani status sebagai Teman, kaka adik atau pun sahabat. Di Antara Kita sudah Ada Nara. Maaf kan aku Mas, selalu banyak salah pada mu, Aku pamit !! " Ucap Anita masih menundukan pandangan nya terhadap Rey.

Rey langsung memeluk Anita dan mencium kening nya, dan memegang Pucuk kepala Nara. "Ann mas akan berusaha supaya kamu bisa memaaf kan Mas, dan kembali pada Mas. Jika kamu Sayang pada Nara, lakukan lah demi Nara. Nara masih membutuhkan Mas dalam hidup nya !! " Bujuk Rey pada Anita, Berharap Anita mengurungkan Niat nya untuk berpisah.

Anita berkutit dalam Pikiran nya. "Dasar Bodoh, jika kau tau Anak mu Masih kecil, kenapa kau lakukan kesalahan itu, Nara bisa tumbuh tanpa adanya campur tangan dari Ayah nya yang seorang bajingan. "Anita tersenyum menang dalam hati nya, ingin sekali Anita mengutarakan isi hati nya saat ini, Namun Anita rasa itu tidak perlu. itu hanya akan membuang waktu nya saja.

Anita pun pergi tanpa menghirau kan panggilan dari Rey yang terus memanggil nama nya dan Nara.

1
Ritta Halil
lamanya tdk baca...tahu ada lagi /Frown//Smile/
Erni Handayani
Maacii othor.. Akhir ny puas baca ending ny... Kecewa teramat dalam memilih untuk sendiri pilihan yg tepat
Erni Handayani: Siap... Ntar abis puasa baca ny 🤭
total 4 replies
Erni Handayani
Nah bener kan ternyata gilang yg ngerawat mahes
Erni Handayani
Nyimak
Erni Handayani
Untung aku scrol kebawah UP ny gak muncul di aku.. Udh sebanyak ini UP ny aku kangen banget sama cerita ini setelah sekian lama gak UP

Seperti ny gilang yg merawat mahesa.
Tina Taufik
semangat kk
Siti nurjanah: terimakasih akak ... 😍
total 1 replies
Runik Runma
ayok bngkit Mahesa
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
jeong hyang
terima kasih thooorr sukses selalu buatmu dan makin oke karya" nya
Sam Sinar Sambo
terima kasih author ceritanya selalu dinanti
mifta churohmah
Akhirnya setelah sekilan lama menunggu, makasih thor, sehat selalu.
Yuli Purwati
good ending😁 macam Drakor aja yang kadang ending nya di luar prediksi BMKG tapi alur ceritanya nggak kaleng2 dan selalu bikin puas yang baca.good job author💪💪🔥🔥❤️❤️
Rabiatul Addawiyah
trims thor utk novelnya
Farida Rida
Ya Endingnya tdk terlalu membahagiakan, padahal Novel lama sekali sampai 3 thn, baru tamat, tp akhir yg tdk memuaskan
Yuli Purwati
kok aku lebih setuju Anita memilih jadi single parent ya🤭🙏
Nur Adam
lnjjt
Putri Chaniago
jgn kembali lg dg Gilang Anita, masa kerjaan kawin cerai kawin cerai aja 1 anak 1 suami
NANIKAMI KHOFIYANAH
makin seru ceritanya....aku suka
Nunung
Mungkin Gilang ingin kembali pada Anita
Yuli Purwati
laaaannjjuuttt.........
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!