ZARA ALMEERA adalah gadis sederhana yang berjuang untuk keluarganya. dia terlahir dari keluarga yang sederhana, bagai menang lotre dia diterima bekerja di sebuah perusahaan yang besar dikotanya. disinilah awal hidup baru zara.
Di perusahaan itulah zara di pertemukan dengan laki-laki tampan nan mapan, ialah CEO perusahaan terbesar di kotanya, ALFATIH REYGA.
Hingga mereka teikat pernikahan karena suatu alasan yang di buat oleh sang CEO. Namun cinta perlahan hadir pada keduanya hingga mereka saling menerima satu sama lain. Namun konflik dalam pernikahan mereka datang silih berganti, menguji kekuatan cinta mereka. Akankah zara bertahan???
ALFATIH REYGA adalah pemilik perusahaan terbesar di kotanya, terlahir dengan kesempurnaan fisik tak membuatnya mudah mendapatkan seorang pendamping. desakan dari kedua orangtuanya yang mengharuskan dia segera menikah di usianya yang menginjak 28 tahun mengambil jalan pintas untuk menjebak seseorang untuk dijadikannya istri, ZARA !ALMEERA.
Takdir mempersatukan keduanya karena suatu alasan, namun takdir juga yang mempersatukan mereka lewat cinta yang perlahan hadir di hati keduanya.
Akankah zara bertahan apabila penjebakan dirinya yang mengharuskannya menikah dengan sang bos terungkap?
aku mencintaimu karna aku cinta, bukankah cinta tak butuh alasan dan penjelasan?
_ZARA_
kau mengubah seluruh jalan hidupku, mengatur hatiku untuk selalu mengarah padamu. bahkan tak ada celah untuk ku menyimpan nama yang lain selain namamu
_ALFATIH_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Alifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MERINDU
Lima hari sejak kejadian malam itu Al semakin menghindari zara, Al datang ketika zara tertidur dan Al pergi ketika zara pun masih tertidur. namun satu yang zara tak tau, setiap malam al selalu memeluk zara dalam tidurnya walau hanya lima menit, sekedar melepas rindu yang setiap harinya kian menggunung.
di kantor pun sama, sangat sulit bagi zara menemui suaminya, dengan dalih sibuk bekerja al berhasil menghindari zara.
namun tanpa zara sadari al selalu mengawasinya lewat cctv yang arya pasang di dekat meja zara. hanya dengan cara itu juga al bisa sedikit mengurangi rasa rindunya.
zara merasa hampa, ada kerinduan dalam hatinya untuk al, entah rindu akan pelukan pertemanan yang selalu al lakukan atau rindu seorang istri pada suaminya, zara tak mengerti dengan perasaannya sendiri.
sedang asik dalam kegalauannya, ketua divisinya menyuruhnya mengerjakan laporan keuangan bulanan dan harus di antarkan langsung pada CEO nya, suaminya.
berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang mengerjakan pekerjaan tanpa semangat kali ini zara begitu bersemangat, dia bahkan ingin segera menyelesaikan tugasnya dan bertemu dengan suaminya. "mungkin dengan cara ini aku bisa menemuinya". batinnya
dua jam kemudian zara membawa laporan keuangan yang dia kerjakan pada ruangan sang suami. menghadap pintu ruangan al zara mengatur nafasnya dan merapikan penampilannya. tanpa mengetuk pintu zara masuk, dia berniat ingin memberi kejutan pada suaminya dan dia akan mengalah agar hubungannya dengan al kembali membaik. namun bukan al yang mendapat kejutan, zara, ya zara yang mendapat kejutannya. zara menjatuhkan map laporan yang dia bawa, menutup mulutnya dengan kedua tangannya, berusaha meredam suaranya dan menahan air mata yang hendak meluruh.
Al melihat pada zara dengan tatapan datarnya, "ada perlu apa?" tanyanya pada zara
zara mengatur nafasnya yang sesak, mengambil kembali map laporan yang ia jatuhkan dengan tangan gemetar. "ma...maaf mengganggu waktu bapak, sa..saya hanya ingin menyerahkan laporan ini". zara menyimpan laporan yang dia bawa pada meja al. "saya permisi".
zara berjalan cepat keluar ruangan Al, menghapus air mata yang tak mampu lagi ditahannya. zara mengurung dirinya di dalam kamar mandi yang berada tak jauh dari ruangannya, menumpahkan kekecewaannya pada suaminya. "al, kamu brengsek" batinnya. zara meremas dadanya yang terasa sesak ketika bayangan itu kembali muncul, ya zara melihat al memeluk wanita yang tengah duduk dipangkuannya. bahkan ketika zara memasuki ruangan al, al sama sekali tak melepas pelukannya. wanita yang terlihat seksi, cantik, dan tentunya lebih menarik darinya.
disisi lain, al merasa bersalah telah membuat zara menangis, namun dia hanya ingin membuat zara mendekat, dan ini cara yang tepat untuk melihat perasaan zara padanya, begitu pikir al.
arya menepuk pundak al yang terlihat murung. "gue yakin ini berhasil bro". ucapnya
"gue ngerasa bersalah, zara nangis tadi"
"bagus kan?"
"bagus?? zara nangis karena gue, dan lo bilang bagus. dia bakalan nganggap gue cowok brengsek"
"al, dengan zara nangis itu artinya dia ada perasaan sama lo, minimal rasa cemburunya sebagai istri akan muncul ngeliat lo tadi"
"ya semoga aja lo bener ar".
itualah salah satu rencana yang arya usulkan pada al, dengan membuat zara cemburu dan menyadari posisisnya sebagai seorang istri.
Al membayar wanita untuk membuat zara cemburu, tentu saja dengan bantuan arya, sahabat yang merangkap jadi manager di perusahaannya.
arya menyuruh wanita itu segera pergi dan tak membocorkan apapun pada siapapun. tentunya dengan bayaran yang fantastis.
komen next dong sayangnya othooor...jangan lupa jejak jempolnya juga ya✌✌😘😘
cara al dari awal udh salahsemua .
nyesek aku
tp aneh aja ,,klo nyelametin ya udh nyelametin aja gk usah minta pamrih dong,,aneh si zeny,,tp aku curiga klo zeny nih gk sebaik keliatannya deh 🤭🤭