NovelToon NovelToon
Kuntilanak Gen-Z

Kuntilanak Gen-Z

Status: tamat
Genre:Horor / Komedi / Hantu / Tamat
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Icha Annisa Amanda

Karena memiliki masalah keluarga yang cukup rumit, membuat Ranaya melampiaskan hidupnya di lantai disko. Motonya: Boleh nakal, asal tahu batas. Sayangnya, malam itu, batasnya benar-benar terlewati. Sebuah kecelakaan brutal membuat tubuhnya koma, sementara rohnya malah asyik gentayangan!

Sialnya, jadi arwah itu enggak segampang di film-film. Niat hati melompat elegan masuk kembali ke tubuhnya, Ranaya malah nyungsep di kolong ranjang. Masalah bertambah pelik ketika ia tau apa penyebab kecelakaan yang menimpanya. Ternyata ada udang di balik bakwan.

Berbekal status hantu amatiran dan bantuan seorang cowok indigo yang super cuek bebek, Ranaya harus menyelamatkan nyawanya sendiri. Kalau gagal? Ya wassalam, siap-siap saja jadi Kuntilanak Gen-Z selamanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Annisa Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gengsi

Hujan semakin deras, pun angin bertiup semakin kencang. Dahan-dahan pohon bergoyang, membuat beberapa daun dan buah berguguran. Tapi hal itu tidak membuat Ranaya bergeser sedikit pun dari tempatnya.

Gadis itu duduk di tepi rooftop, menatap lurus ke depan, ke arah gedung-gedung dan bangunan lainnya. Meski begitu, pikirannya tidak ada di sana.

"Princess kenapa ya? Akhir-akhir ini keliatan sedih terus," ucap Suster Ngesot pada si Pocong Gosong yang berdiri di sampingnya.

"Enggak tau, mungkin Princess lagi patah hati?"

Suster Ngesot itu mengangguk pelan, tanda setuju. Keduanya saling menatap. "Kita temenin?" tanya Suster Ngesot.

Pocong Gosong itu menggeleng. "Biarin Princess sendiri aja, kita cukup temenin dari sini."

Lagi-lagi Suster Ngesot itu hanya mengangguk setuju, keduanya memperhatikan Ranaya yang masih tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya.

Sementara Ranaya yang sedang diperhatikan tidak menyadari keberadaan kedua sosok itu. Ia sibuk dengan segala pikirannya yang berkecamuk.

"Harusnya gue enggak pergi tadi. Gimana kalau Agatha ngira gue marah ke dia?" gumam Ranaya menyesali tindakannya. "Dan seharusnya, gue enggak perlu ngerasa kayak gini."

Ranaya memegang dadanya. Perasaan tidak nyaman karena melihat cara Arka tersenyum pada Agatha membuat Ranaya tanpa pikir panjang langsung meninggalkan ruangan itu. Padahal Ranaya sendiri tidak tau, kenapa ia bisa merasakan perasaan tidak nyaman itu?

Kini, pandangan Ranaya tertuju ke arah jalanan di depan rumah sakit. Memperhatikan mobil Agatha yang melaju pelan, meninggalkan rumah sakit. "Maafin, gue, ya, Tha. Gue selalu nyusahin lu selama ini."

Ranaya mendongak, menatap langit yang mulai gelap. "Apa emang sebaiknya gue mati, ya? Supaya gue enggak ngerepotin orang lain lagi?"

Tepat setelah Ranaya mengucapkan kalimat itu, petir pun bergemuruh kencang, membuat Ranaya refleks menunduk kaget sembari menutup telinga. Gadis itu masih takut petir sampai sekarang.

"Huaa, aku enggak mau mati kesamber petir, nanti malah jadi Kuntilanak Gosong." Ranaya melayang cepat ke arah bagian rooftop yang tertutup, sehingga ia melihat si Suster Ngesot dan Pocong Gosong menatap khawatir ke arahnya.

"Princess kenapa?" tanya keduanya secara serentak.

"Gue mau masuk! Petirnya serem! Ayo, kalian berdua juga masuk!" Ranaya melayang terlebih dulu, ia awalnya berniat untuk kembali ke kamar Arka, tapi karena gengsi, ia memutuskan untuk ke kamarnya saja.

Namun, sesampainya di kamar. Ranaya tidak menemukan siapapun di sana. Hanya tubuhnya yang masih terpejam dan terbaring lemah. Ayah dan mamanya juga belum datang lagi, apa mungkin karena hujan. Atau masih ada urusan lain di luar sana?

Alhasil, Ranaya duduk di tepi ranjang, menatap prihatin pada tubuhnya. Si Suster Ngesot dan Pocong Gosong berdiri di depan pintu kamar, memperhatikan Ranaya.

"Kayaknya Princess galau bukan karena masalah patah hati, deh," ucap si Pocong Gosong.

"Mungkin Princess mau cepat siuman, ya? Dia pasti kangen sama keluarganya," jawab si Suster Ngesot.

"Iya, keliatan gitu."

Keduanya lagi-lagi hanya bisa memperhatikan dari kejauhan. Hingga suara gemuruh petir kembali terdengar, kali ini lebih besar, sampai-sampai Ranaya yang tadinya berada di samping ranjang langsung melayang keluar dan pergi ke lantai dua. "Huaaa...." teriaknya

"Ikut?" tanya si Suster Ngesot pada si Pocong Gosong. Keduanya saling menatap cukup lama sebelum akhirnya memutuskan untuk tetap mengikuti Ranaya.

****

Arka menghela napas lega setelah membayar tagihan kos dan uang UKT-nya. Ia juga mengirim ke rekening sang ibu dengan catatan kalau dia punya rezeki lebih bulan ini. Lagi pula, uangnya masih tersisa banyak, bahkan sangat banyak bagi Arka, rencananya akan Arka simpan untuk modal usaha dan biaya wisudanya nanti.

Pria itu menghidupkan mode pesawat lalu meletakkan handphone-nya di atas meja samping ranjang. Entah dapat informasi dari siapa, tapi Arka selalu menyalakan mode pesawat ketika hujan petir seperti ini. Alasannya pun Arka tidak tau, tapi dia tetap melakukannya.

"Huaa..." Teriakan seseorang mengalihkan perhatian Arka. Pria itu menatap pintu kamarnya, karena suara teriakan itu seperti semakin dekat.

1
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀udh, satu bab simpen buat nnti mlem lh🏃‍♀️🏃‍♀️
ChaManda: siap siap perpisahan sama mereka🥹❤️
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤣😭 jahat ih, malah dikatain tengil
ChaManda: Hahaha tapi gengsi🫢
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
aku udh tau kk/Silent/
ChaManda: jangan jangan beliau salah satu cegil🫢
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
rasain /Determined//Determined//Determined/
ChaManda: hahah dendam yaa sama tania😭
total 1 replies
Reyn
bahagia selalu Arka dan Ranaya😍😍
ChaManda: terimakasih sudah mampir, kak, terimakasih atas dukungan🥹❤️
total 1 replies
Reyn
yg nulis novel ini arka kah?🤣
ChaManda: sebuah konspirasi 🗿
total 1 replies
Reyn
kasian Agatha😭
ChaManda: jadi nyamuk muluu🗿
total 1 replies
Reyn
🤭
Reyn
mampus😭
ChaManda: kesel ya sama mereka 🫢
total 1 replies
ChaManda
terima kasih sudah menemani sampai sejauh ini🥹❤️
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
kirain udh up lgi😑 ternyata notifnya yg lama masuk😭
ChaManda: siap, salah🗿
total 6 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kak
total 1 replies
Reyn
setan ga mau ketinggalan y🤣😄
ChaManda: mau ikut bucin juga🫢😚
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Ih, 😭 baru juga baca, dah selesai aja
ChaManda: kan udah dua episode 😭🫢
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀/Determined//Determined/ Kasih agatha satu kak, kacian dia kesepian/Grievance/
ChaManda: kapan kapan 😭🗿
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
wah, mau ketemuan kah👀
ChaManda: cegil yg nyamperin😚🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
tuh kan bner /Shy/
ChaManda: gigi item dan bau busuk, bayangin aja😭
total 5 replies
Reyn
lucu arka dan ranaya 🤭
ChaManda: gemes ya kak?🥹
total 1 replies
Talita Rafifah artanti
ceritanya bagus
ChaManda: terima kasih banyak kak, karena sudah mampir🥹❤️
total 1 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!