NovelToon NovelToon
ISTRIKU MENDIAMIKU

ISTRIKU MENDIAMIKU

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:233.8k
Nilai: 5
Nama Author: Saskiah Khairani

Setelah Andra menikah lagi, Armila berubah. Ia menjadikan suaminya ini ada, tapi tiada. Sapaan, rayuan dan keberadaanku serupa angin lalu.
Diamnya armila membuat Andra stres.
Pernikahannya dengan resti pun menjadi tidak harmonis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saskiah Khairani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NAIF

ARMILA

Mas Andra sungguh Naif. Masa tidak bisa membedakan antara ketulusan dan sandiwara. Resti itu jago akting. Setaraflah dengan artis papan atas.

Saat ia merengkuh kaki ini, aku sadar tangan itu tak hangat. Pelukannya pun serasa hambar. Dalam sorot matanya tak ada ketulusan. Bahkan hamilnya saja belum tentu benar

Aku muak dengan sikap pasangan menyebalkan itu. Yang lelaki naif menuju bodoh, yang perempuan culas dan keji. Sudah bisa dibayangkan kehidupan mereka ke depan.

Baiknya kutinggalkan saja orang-orang itu dalam kegamangan. Silakan mas Andra mengartikan sendiri sikap ini. Kalau cerdas, pasti bisa menentukan apa yang sebaiknya dilakukan.

"Bapak masih ada, Bi?"

"Sudah pulang, Bu."

Aku menghela napas berat sebab merasa masalah keputusan tak sesederhana itu. Mas Andra sudah masuk dalam skenario Resti. Sepertinya akan sulit bagiku memenangkan pertarungan ini.

Resti bukan lawan sebanding. Ia bisa melakukan apapun demi mencapai tujuannya. Bahkan menipu dan bersandiwara akan dilakukan. Tak peduli halal-haram.

Sudah seminggu Mas Andra di rumah Resti. Tak ada kabar apapun darinya di rentang waktu itu. Aku menunggu bukan karena rindu, tapi ingin kepastian sebuah keputusan.

Harapan demi harapan ia akan melepas Resti sudah jatuh hingga terbelah.. Makin hari aku makin yakin bahwa tali jodohku dengannya pendek.

Sepertinya aku harus siap melepas mas Andra. Pergi dengan kekalahan dan kembali pada orang tua. Hal tersebut lebih baik daripada terus jadi bulan-bulanan wanita keji itu.

Aku mungkin akan membawa perhiasan dan benda-benda yang dibeli atas nama sendiri. Selebihnya tak bisa sebab itu punya mas Andra. Sudah dipastikan Restilah yang akan menikmatinya.

Sudahlah, biarkan saja. Aku tak perlu menjadikan harta sebagai pertimbangan. Toh, manusia sudah diberi takaran rezeki sendiri.

Allah yang memberi rezeki, bukan mas Andra atau siapapun itu. Setelah lepas dari suami, akan ada aliran rezeki dari arah lain pasti.

Aku mendekap bayi mungil yang sekarang sedang belajar duduk. Anak inilah pelipur lara kala sakit di hati kian menggila.

Ia terkekeh-kekeh kala kucium perutnya. Geli mungkin. Karena merasa lucu melihat bibir terbuka, aku melanjutkan lagi candaannya.

"Hei, hei mau main keluar? Bentar, ya mama pake kerudung dulu!"

Aku memang suka membawa Affan ke taman bermain yang disediakan perumahan ini. Kawasan tersebut tidak terbuka untuk umum, hanya bagi penghuni perum saja. Jaraknya dapat ditempuh dengan jalan kaki, sekalianlah jalan-jalan untuk mengusir kepenatan.

Bi Cicah suka kubawa agar ada yang menemani sebab di sana kadang sepi. Tapi suka ramai juga oleh para pengasuh yang membawa anak-anak majikannya.

Menurut gosip dari bi Cicah kebanyakan para nyonya itu bekerja.

Kalaupun tidak hobinya keluar rumah. Jadi wajar tak sempat menemani anak bermain. Mungkin juga tidak pantas menurut mereka bergaul dengan tetangga.

Anak-anak itu sudah biasa hidup dengan pengasuh. Malah sudah seperti anak pengasuh. Sosok ibu bagi mereka hanyalah mesin pencetak uang, bukan sekolah utama dan pertama baginya.

Kelak, hubungan yang tercipta pun kurang harmonis. Hidup dalam satu rumah, tapi seperti manusia asing yang tak saling mengenal.

Itulah ketika wanita abai terhadap peran utamanya, yaitu pendidik generasi. Dan para suami juga turut andil sebab membiarkan istrinya larut dalam dunia yang menyita hampir separuh waktu hidupnya. Harusnya nafkah tak dibebankan pada wanita, cukup lelaki yang mampu membanting tulang sebab itu kewajibannya.

Bekerja itu boleh bagi wanita, tapi tak boleh sampai mengeliminasi peran utamanya sebagai ibu. Kalaupun tak cukup nafkah dari suami, carilah pekerjaan yang tidak menyita banyak waktu hingga anak jadi anak pembantu.

Ketika ibu dan ayah tak menjalankan peran dengan benar, tengok saja keadaan generasi sekarang. Mereka berguru tentang hidup pada youtube, g ****e, f******k, i*******m bukan pada orang tua. Hasilnya, tahu sendiri, generasi semakin lemah. Ada masalah sedikit, narkoba bahkan bunuh diri jadi solusi. Kalau tak lemah apa itu namanya?

"Dek Affan mau main, ya? Bareng om, yuk!"

Jelas aku kaget ketika kak Reiga tiba-tiba sudah ada di depan bangku taman.

Ia mengulurkan tangan pada bayi mungilku. Affan yang memang mudah dekat dengan siapapun, menyambutnya.

"Ayo, mau main apa?"

Affan menggerakkan dua tangannya ke arah wajah dokter muda itu. Ia meraba -raba hidung, mata juga bibirnya.

"Tumben sudah pulang kerja, Kak?"

"Ah, iya, tadi pulang lebih cepat sebab tidak ke klinik!"

Kak Reiga bicara tanpa melihat padaku. Ia sibuk dengan jari-jari Affan yang bermain di wajahnya.

"Kita begini ada yang merekam tidak? Nanti disebar di medsos lagi!"

Mantan kapten basket di SMP itu tertawa renyah setelah melempar sindiran. Rupanya ia belum move on dari perkara itu.

1
atikah@72
ceritanya bagus kak, lanjutin
salam kenal dari aku, penulis CINTA TANPA SYARAT dan KETIKA CINTA TERKUNCI mampir ya kak🙏
Rati Nafi
🥰🥰🥰🥰🥰
falea sezi
🤣🤣 najis bgt ini ae mila masih mau ma batangan satu kecil bekas lacur🤣🤣. bodoh kali kayak. gk ada. laki. lain. aja
Heny
Cerita nya hampir sm dng aku ingin bahagia
Maul 123
ngeselin
Maul 123
lambat sekali ambil keputusan
Maul 123
asyikk💪💪💪
Maul 123
adaa dukunnya woooii
Maul 123
🤣🤣🤣🤣🤣egois lu tong
Maul 123
jurig 🤭
Maul 123
bab ini membagongkan, tiba2 kondangan
Maul 123
dungu
Titien Prawiro
Dasar keluargs gk pendidikan omong tanpa fikir dulu, nanti kamu keluar dari penjara badan dan muka kamu sdh bonyok, tdk laku lagi.
Titien Prawiro
Nah benarkan jadi buron, makanya jadi tuh jangan jahat, terus kalian mau lari kemana? ini sepertinya polisi masang strategi, kalau bekal sdh habis baru polisi bergerak. memang enak jadi buron.
Titien Prawiro
ada keajaiban Antin sadar
Titien Prawiro
Istri Rafael sakit setiap hari diracun sama Rafael. semoga ada keajaiban Angin sadar dan sehat segar bugar, dan balas dendam pada Resti dan Rafael, biar pada masuk penjara.
Maul 123
💪💪💪💪💪💪
Maul 123
💪
Titien Prawiro
Andra kamu harus belajar bela diri atau bayar bodyguard. buat jaga keluargamu dan kamu sendiri. si Resti gila, keluarganya kere, makanya dia silau melihat uang banyak
Titien Prawiro
Buat Resti dan keluarganya hancur thor mereka kan preman pasar, berantas saja tuh preman2 meresahkan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!