NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Karena panggilan sahabatnya, yang telah bekerja di ibukota, Esther Valencia pun datang ke ibukota, untuk bekerja di perusahaan sahabatnya.

Siapa sangka, ia dijual sahabat yang ia percayai selama ini, kepada lelaki hidung belang di sebuah club malam.

Tubuh panas Esther menabrak tubuh seorang pria, saat ia melarikan diri dari kejaran pria hidung belang, yang bertepatan pria tersebut akan masuk ke dalam sebuah kamar.

Esther pun akhirnya menghabiskan cinta satu malam dengan pria asing, karena pengaruh obat yang diberikan sahabatnya ke dalam minumannya.

Bagaimana sikap Esther setelah ia sadar dari pengaruh obat, kalau ia telah tidur dengan seorang pria yang tidak ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 25.

Michael merasakan aura yang begitu dingin dari Jack, dan terlihat ingin melakukan sesuatu padanya.

"Tuan, saya senior putri anda! kami hanya mengobrol mengenai buku putri anda yang tertinggal!"

Dengan cepat Michael menjelaskan kepada Jack, untuk meredakan rasa curiga Jack padanya.

"Eh!" mata Esther berkedip mendengar apa yang dikatakan Michael.

Michael pikir Jack Ayahnya, membuatnya menatap Jack yang tampak memandang dingin pada Michael.

Ia merasa Jack sama sekali tidak terlihat begitu tua, tapi kenapa pandangan Michael melihat Jack seperti pria yang sudah tua?

Esther merasa mata Michael bermasalah.

Bagaimana mungkin pria tampan seperti Ayah anak-anaknya itu terlihat tua, dia pria dewasa! bukan tua! pikir Esther menilai penampilan Jack.

Jack semakin merangkul Esther, "Lain kali jangan terlalu akrab dengan istriku! tidak pantas bersikap akrab dengan wanita yang sudah memiliki suami!!"

"Hah?!" Michael termangu mendengar apa yang dikatakan Jack.

Ia tidak menyangka, Jack ternyata suami Esther.

Michael yang termangu, diam saja melihat Jack bersama Esther melangkah pergi.

Sementara Melda yang masih kesakitan, berdiri di dekat pintu mobil Jack, memandang dingin pada Esther dalam rangkulan Jack.

"Awas!!" Jack memandang dingin pada Melda yang tidak menyingkir, melihatnya dan Esther akan membuka pintu mobil.

"Kak, apakah aku boleh numpang dimobil kak Jack? sopirku sepertinya tidak sempat menjemput ku!"

"Naik taksi online saja! aku tidak ada waktu mengantarmu pulang! awas!!"

Jack membuka pintu mobil untuk Esther, dan membiarkan Esther masuk terlebih dahulu, baru setelah itu ia masuk ke dalam mobil.

Melda menghentakkan kakinya ke tanah, dengan raut wajah masam melihat mobil Jack pergi meninggalkannya begitu saja.

"Sialan kamu Esther! dasar bermuka dua! aku pasti membalasmu!!" gumamnya mengepalkan tangannya.

Sementara di dalam mobil, wajah dingin Jack berubah menjadi masam, dan membuang mukanya memandang keluar mobil.

Esther yang tidak menyadari Jack tiba-tiba memperlihatkan wajah masam, duduk diam ikut melemparkan pandangannya keluar mobil.

Nick merasakan suasana dibelakang mobil terasa sangat dingin, dan saat ia melirik lewat kaca spion, ia melihat wajah masam Jack.

Diam-diam Nick menyunggingkan senyumannya, ia belum pernah melihat Jack seperti itu sebelumnya.

Akhirnya Tuan menemukan wanita yang membuatnya, menjadi bukan seperti Jack Sebastian, yang biasanya dingin terhadap wanita! bisik hati Nick tersenyum lucu.

Sementara Jack, ia merasa kesal dengan situasi yang ia rasakan saat ini.

Esther tidak peka dengan suasana hatinya, yang tidak senang melihatnya begitu akrab dengan senior kampusnya.

"Baru saja hari pertama masuk kuliah, kamu sudah begitu cepat mendapatkan penggemar, ya?!"

Esther seketika baru menyadari sikap diam Jack, yang tiba-tiba dingin padanya setelah mereka masuk ke dalam mobil.

Ia yang tengah memandang keluar jendela mobil, menoleh memandang Jack yang terlihat berwajah masam.

"Dia Asdos dikampus, tadi dia membantuku mengatasi senior yang menindas ku!" Esther menjelaskan pertemuannya dengan Michael.

Mendengar apa yang dikatakan Esther, seketika raut wajah Jack berubah cemas.

"Apa? siapa yang sudah begitu berani menindasmu? kenapa kamu tidak cerita padaku?!"

Duduk Jack yang menjauh, seketika merapat pada Esther.

"Adik sepupumu!" jawab Esther.

"Adik sepupu?!!" Jack merasa bingung.

Tapi kemudian ia baru tersadar, adik sepupunya tadi menghampirinya dengan bersikap manja padanya.

Ia pun ingat, kalau Esther kuliah dikampus yang dengan adik Williams.

"Apa yang telah ia lakukan padamu! katakan padaku, biar aku tegur dia, jangan bersikap kurang ajar padamu!"

"Dia telah dihasut Vera!"

"Apa yang dia katakan padamu?"

"Dia mengatakan pada teman-temannya, kalau aku menjebak mu dengan obat perangsang, lalu memperlihatkan fotoku saat dibawa Vera ke club malam waktu itu!"

"Hah?! berani sekali dia!!" Jack menunjukkan rasa tidak senangnya, "Lalu bagaimana tanggapan seniormu yang lain?"

"Mereka melempari aku dengan makanan, dan botol minuman mineral yang mereka pegang!"

"Apa?!!!" Jack terkejut mendengar apa yang jelaskan Esther.

Nick yang sedang menyetir di depan, ikut juga terkejut mendengar cerita Esther.

"Apakah kamu terluka?!" Jack meraih tangan Esther, dan memeriksa sekitar dua lengan dan wajah Esther.

"Aku tidak terluka, tadi hanya merasa sakit saja pada bahuku, karena hantaman botol air mineral!" jawab Esther.

Perasaan Jack begitu geram, mengetahui di hari pertama masuk kuliah, Esther sudah mendapat penindasan dari seniornya.

"Nick!!" panggil Jack.

"Iya, Tuan!"

"Putar ke kediaman Paman!!"

"Baik, Tuan!" jawab Nick dengan cepat.

"Bukankah kita harus pulang? aku sudah rindu pada bayi-bayiku!" Esther merasa keberatan untuk pergi ke rumah Paman Jack.

"Kamu tidak perlu khawatir, Mama sudah melapor padaku, bayi kita baik-baik saja! kemarilah mendekat!"

Jack menarik Esther merapat padanya, "Aku ingin membalas sakit hati kamu pada seniormu itu!"

Jack membuka kancing baju Esther, dan sontak membuat Esther terkejut.

"Ma.. mau apa kamu?!"

"Aku ingin memeriksa luka pada bahumu!"

"Sudah kubilang aku tidak terluka! hanya merasa sakit saja tadi, tapi sekarang sudah tidak sakit lagi!"

Esther memegang kerah bajunya erat dengan kedua tangannya, mencegah Jack untuk membuka bajunya.

"Aku ingin memastikannya, lepaskan tanganmu!" Jack menarik tangan Esther.

Tenaga Esther tidak dapat menahan tangan Jack yang menarik tangannya.

Jack pun dapat menyingkirkan tangannya, dan membuka dua kancing bajunya, untuk melihat bagian bahunya.

Jack akhirnya melihat sedikit lebam pada bahu Esther.

Melihat lebam itu, Jack dapat membayangkan sakitnya hantaman botol air mineral itu, saat mengenai bahu Esther.

"Jack! cepat sedikit!!" Jack tidak sabaran ingin segera sampai ke kediaman Pamannya.

"Baik, Tuan!"

Nick bersemangat untuk segera sampai ke kediaman Edison, setelah mendengar penjelasan Esther dibully Melda.

Mereka pun sampai di kediaman Paman Jack, dan Jack tanpa basa-basi masuk ke dalam membawa Esther duduk di sofa.

Mendengar laporan pengasuh keluarganya, kalau Jack datang, dan sudah menunggu diruang utama vila, keluarga Edison bergegas menemui Jack.

Raut wajah Melda dan Vera, seketika berubah melihat siapa yang duduk bersama Jack di sofa.

"Jack! tumben kamu berkunjung ke kediaman Paman! apa yang membawamu datang kemari?" tanya Edison sembari basa-basi tersenyum ramah.

Jack tidak menjawab Edison, tapi matanya memandang ke arah Melda dan Vera dengan tajam.

"Siapa yang membuatmu begitu berani menindas istriku?!" tanya Jack dengan tajam.

Semua seketika menoleh ke arah Melda dan Vera, dengan perasaan bingung dengan pertanyaan Jack.

"A.. apa maksud kak Jack, aku tidak mengerti!" jawab Melda pura-pura tidak tahu dengan pertanyaan Jack.

"Apakah kamu yang memprovokasi teman-teman kampusmu untuk membully istriku?!!"

Raut wajah Melda seketika berubah pucat, ia tidak menyangka, ternyata Esther mengadu pada Jack.

Melihat Melda diam saja, Jack menjadi semakin emosi.

"Jawab!!!" bentaknya dengan kencang.

Dan semua seketika terperanjat mendengar suara Jack, yang terdengar begitu marah pada Melda.

Bersambung........

1
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
💝F&N💝
esther, kau harus mempertahankan jack. jack itu sudah bucin sama kamu. kamu jangan merasa rendah. jack sangan mencintai kamu. kau harus tau itu
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
vania larasati
lanjut
partini
aaihhhh ini mah si Jack nya aja nya yg goblok udah tau Kunti bogel
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Endang Sulistiyowati
bukannya Jack ga bisa berdekatan sama perempuan, karna hidungnya yg sensitif?
partini
ini Jack yg lolos bodoh lemot bin bodoh aihhh kenapa CEO ogeb semua
partini: dua" mah itu kalau belum di ucapkan belum sah kata cinta
total 4 replies
partini
hemm pasti bikin masalah,, insting suami biasanya rada" kalau udah kena baru reaksi
Mineaa
hadeech.....melda....melda.....
cari penyakit aja kamu.....😡
partini
masa Tidak saling mencintai belum nyadar aja kalian berdua ,,wihhhh tahan sekali ga di sentuh Ampe lahiran
Reni Anjarwani
lanjut thor
Anita Rahayu
karma itu namanya buat anaknya kena autisme biar di buang sama keluarga william😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Anita Rahayu
Ayo dong cepet buat si verot di siksa di hotel prodeo karna udah mau bhnuh ester😠😠😠😠😠🙏🙏🙏🙏
partini
kasih bodyguard bayangan dong Mr Jack biar istri mu mana, Secara banyak ygbga suka
Sri Aastuty Julyantii Sadega
si jack cembokur esther di deketin cowo yang lebih muda🤭
makanya cepetan nyatain perasaan kamu, biar gk salaha paham terus.
🤭🤭
Anita Rahayu
kapan ni family benalu dapag jackpot karma is realnya thor biar nyahok mereka itu😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!