NovelToon NovelToon
KULEPAS DENGAN BISMILLAH

KULEPAS DENGAN BISMILLAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cerai / Identitas Tersembunyi
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: Jihan Fahera

Dara memimpikan indahnya kehidupan setelah menikah. Dara mengira menikah dengan orang yang di cintai akan membuat hidupnya bahagia. namun kenyataannya nasib buruk yang didapatkan di rumah suaminya. dia dilakukan bak babu bahkan sering dara mendapatkan caci maki dari mertua ketika pekerjaan rumah ada yang terlewatkan. tidak hanya diperlakukan seperti babu, ketika dara ada selisih paham dengan mertua nya suaminya tidak membela dara bahkan ikut menyudutkan Dara. hal yang paling menyakitkan lagi ketika dara mendapatkan kabar dari temannya jika suaminya selingkuh dibelakang nya. bagaimana kisah Dara selanjutnya. yuk mampir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jihan Fahera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Entah Apa Yang Merasuki Bagas

Dara dan Riska memasuki mall,, Dara memilih jam tangan dengan buru buru karena Dara memiliki filing kalau sebentar lagi pasti suami dan mertuanya akan pulang. Walaupun bisa dipastikan Dara kalau suami dan mertua nya sampai rumah sekitar 1,5 jam lagi tapi Dara tetap tidak tenang.

"Ris,, udah ini aja,, cantik jam tangannya, cocok ditangan ku" ucap Dara yang sudah merasa cocok.

"Yakin?, itu aja yang kamu cari?, gak cari yang lainnya lagi?, mumpung kita sedang di mall" ucap Riska.

"enggak,, udah ini aja, aku gak tenang ini pasti mas Bagas dengan ibu sudah dalam perjalan nganterin si ular bulu pulang" sahut Dara yang nampak gelisah.

"ya udah kalau begitu, ayo bayar dulu" ajak Riska.

Mereka menuju kasir lalu Riska mengantarkan Dara pulang dengan kecepatan diatas rata rata alias ngebut.

"Akhirnya sampai" ucap Riska dengan nafas yang terdengar berat seperti habis melawan maut.

"Makasih,, ya udah buruan cabut gih" usir Dara tanpa menyuruh masuk kedalam rumah.

"Wah,, tega sekali kamu Bu boss,,, minimal kasih minum dulu ini langsung ngusir aja" keluh Riska.

Dara pun mengeluarkan uang seratus ribu sebanyak tiga lembar lalu memasukan ke dalam saku Riska.

"Nih buat beli es di jalan ,, nanti keburu mas Bagas sama ibu pulang terus aku cari alasan apa?, secara mereka gak tahu kalau aku punya teman" ucap Dara.

"Well,, kayak tukang ojek aja setelah nganter sampai tujuan dikasih upah,, tapi ya udah lumayan lah, bay bay bu boss sampai ketemu  dihari pernikahan suami mu" pamit Riska lalu menyalakan motornya dan meninggalkan pekarangan rumah Bagas.

"Habis dari mana Dar?" Tanya Bu Diah yang berada di depan rumahnya.

"Habis keluar sama temen Bu,, healing sejenak hehehe" Jawab Dara sambil tersenyum canggung. Dirinya merasa seperti maling yang tertangkap basah.

"Oalah,, ternyata kamu masih punya temen toh,, ibu kira kamu gak punya temen loh,, itu tadi juga pertama kali to kamu ajak temen kerumah" ucap Bu Diah. Memang Dara gak pernah membawa temannya ke rumah.

"Hehehe,, iya punya buk,, cuman nanti kalau di bawa kerumah takutnya nanti ibu buat gara gara sama temenku. Kan jadi aku gak enak sama temen ku makanya aku lebih memilih gak pernah bawa teman kerumah" sahut Dara dengan jujur.

"Iya juga sih,, ibu mertua mu emang orang nya rada rada. Punya menantu udah pinter masak, nurut, cantik eh masih aja kurang Nerima cuma gara gara kamu belum kasih dia cucu, kamu yang sabar ya,, emang bener kamu itu butuh healing buat ngilangin stress" sahut Bu Diah.

"Iya buk,, yaudah,, Dara masuk dulu ya buk,, keburu mas Bagas sama ibu pulang. Nanti kalau tau aku keluar tanpa izin bisa bisa ngereog ibuk,, hihihi" ucap Dara yang di akhiri dengan ketawa.

"Silahkan Dar,,, " sahut Bu Diah yang mempersilahkan Dara masuk.

Dara pun masuk kerumah,, lalu bergegas mandi selesai mandi masuk ke kamar tamu.

"Akhirnya rebahan juga" ucap Dara setelah merebahkan tubuhnya di atas kasur. Karena saking lelahnya fisik dan batinnya tidak lama kemudian Dara sudah terlelap.

Satu jam kemudian.

Tok

Tok

Tok

Pintu di ketuk dari luar. Dara yang mendengar ketukan pintu langsung membuka matanya lalu bergegas membuka pintu.

Ceklek... Pintu terbuka. Yang ternyata yang mengetuk pintu adalah suaminya.

"Mas,, ada apa?" Tanya Dara yang masih berusaha mengembalikan nyawanya, sambil menatap bingung suaminya.

"Ternyata dia di rumah,, berarti yang aku lihat di mall mungkin cuma mirip aja. lagian tadi di depan mall cantik modis ini cantik sih tapi pakainya daster bolong" batin Bagas yang ingin memastikan keberadaan sang istri.

"Mas" panggil Dara sambil menggoyangkan lengan suaminya.

"Eh,, gimana?" Ucap Bagas dengan asal.

"Ada apa mas ketuk pintu?, ada yang bisa Dara bantu" ucap Dara sambil menatap sang suami.

"Udah makan?" Tanya Bagas dengan singkat.

"Udah,, tadi pagi,, kalau siang belum soalnya aku ketiduran" sahut Dara yang  berbohong.

"Ayo makan, mas beliin ayam sambal ijo" ajak Bagas.

"Ayo mas,, tapi sebentar Dara cuci muka dulu,, mas tunggu aja di meja makan" sahut Dara dengan cepat. Jarang jarang kan suaminya ingat beliin istrinya.

Mereka pun berjalan beriringan karena arah ke meja makan dan kamar mandi searah.

Farhan mendudukkan tubuhnya di kursi.

"Dara meskipun bangun tidur keliatan cantik meskipun dia pakai daster bolong" batin Bagas sambil menunggu kedatangan Dara. Hati Bagas sebenarnya sedang bergejolak karena dia sendiri bingung dengan dirinya. Satu sisi dia senang karena sebentar lagi dia akan menikah dan yang pasti langsung mendapat kan bonus anak yang tidak bisa di berikan oleh Dara, namun di satu sisi lagi dia merasa ada ruang yang kosong melihat Dara lebih memilih tidur di ruang tamu padahal dia belum menikah dengan Dita.

"Mas nungguin aku?" Tanya Dara. Yang membuat lamunan Bagas buyar.

"Iya,," jawaban singkat Bagas.

Dara pun mengambilkan nasi kedalam piring Bagas tak lupa lauk ayam penyet sambal ijo nya dia taruh ke piring suaminya.

"Silahkan makan mas" ucap Dara sambil memberi piring yang sudah berisikan nasi dan lauk. Bagas pun hanya menganggukkan kepalanya.

Setelah itu Dara mengambil nasi untuk dirinya namun tangannya di tahan oleh Bagas.

"Kenapa mas?, kamu butuh sesuatu?" Tanya Dara dengan raut wajah bingung.

"Makan ini aja kamu" ucap Bagas dengan wajah datar.

"HAH... Mas gak jadi makan?" Tanya Dara yang semakin bingung.

"Kita makan sepiring berdua aja" sahut Bagas. Dara yang mendengar ucapan suaminya langsung melongo.

"Weh,, entah kesambet setan apa yang merasuki dirimu. Kok tumben mau sepiring berdua. Tapi gak papa lah menciptakan kenangan yang indah sebelum pergi kayaknya lebih terkesan. Tapi maaf ya kalau ini hanya trik kamu agar aku sama sekali gak baper" batin Dara

"Aak" ucap Bagas sambil menyodorkan suapan nasi di mutu Dara.

"Hah" ucap Dara kaget. Dia tersadar dari lamunannya. Dara pun menerima suapan yang diberikan suaminya. Namun ketika di pertengahan acara makan..

"weleh weleh, manja banget kayaknya, tumben Gas kamu nyuapin Dara, emangnya tangannya kenapa?" tanya Bu Dewi yang melihat adegan romantis anak dan mantunya. Sebenarnya Bu Dewi ingin mengambil air untuk minum obat namun dia di suguhkan dengan adegan romantis yang tidak pernah dia lihat selama Bagas menikah dengan Dara.

"ibu ini ganggu aja, kalau ibu mau kayak kita mending ibu nikah lagi sana. Biar gak iri lihat anak sama istrinya lagi romantis" sahut Dara dengan cepat. Sedangkan Bagas seketika menghela kan nafasnya dengan berat karena pasti akan ada perdebatan antara mertua dan mantu. Sedangkan Bu Dewi yang mendengar ucapan Dara sekertika langsung mendelikan matanya.

"kenapa kamu hanya diam saja Gas?, istrimu semakin hari semakin kurang ajar terhadap ibu" ucap Bu Dewi dengan kesal yang melihat putranya plonga plongo.

"pusing aku Bu, setiap hari setiap waktu kalian kalau bertemu selalu berdebat, apa gak bisa akur barang sejenak" ucap Bagas yang memijat pelipisnya.

"bisa aja mas, yang penting ibu gak mulai duluan" sahut Dara yang mulai menyuapkan makanannya karena Bagas sudah tidak mau menyuapinya mungkin karena malu di lihat ibunya.

Mata Bu Dewi pun mendelik lebar.

"kamu yang selalu menjawab ucapan ibu, memang kamu pantas di nobatkan menjadi menantu durhaka. Gas seharusnya kamu bisa mendidik istri mu yang ini. Contoh Dita dia kalau bicara sama ibu sopan selalu nurut. Tapi emang beda sih didikan orang miskin sama orang yang berada" ucap Bu Dewi yang mulai membanding bandingkan.

Dara yang mendengar ucapan Bu Dewi seketika langsung kehilangan nafsu makannya. Dara pun menyudahi acara makannya lalu meninggalkan suami dan ibu mertuanya.

"baiklah Bu, aku akan mendidik Dara agar menjadi menantu yang baik, sekarang aku mau istirahat, pasti ibu juga capek kan, ibu istirahat juga ya" ucap Bagas lalu meninggalkan Bu Dewi sendiri di meja makan.

1
Ulfa Nisa
lama banget gak update",,,,
Yuli Yulianti
up nya yg banyak dong
Jihan Fahera: menjelang ramadhan banyak kesibukan kakak,, jadi maaf kalau update nya hanya bisa satu bab, tapi selalu di usahakan setiap hari update 😁
total 1 replies
No Nong
Thor lanjut thorr aku udah berapa kali bolak balik nunggu kelanjutannya 🥹
Jihan Fahera: maaf ya kakak baru bisa update, terimakasih sudah mampir dan sabar menunggu author update
total 1 replies
sunaryati jarum
Segera buka flashdisk isinya kegiatan Dita dengan laki- laki membuat adonan bayi yang kau akui bayimu.Segera periksa kesuburan.🤣🤣🤣🤭
Jihan Fahera: sabar kak,, episode masih panjang 😍
total 1 replies
Anonymous
We’ll see
Anonymous
Kayla Saha deuih anjing
Anonymous
Farhan Saha anjing
sunaryati jarum
Suka
sunaryati jarum
Berarti kadonya surat cerai, cincin kawin,foto dan vidio Dita bersama laki- laki lain,dan bukti bahwa anak yang dikandung Dita bukan anak Bagas
Jihan Fahera: maaf ya kak baru bisa upload karena kesibukan di dunia nyata🙏😄
total 3 replies
Nur Wahyuni
emang dasar laki gila 10 rbu ditangan istri yg tepat kata ny ,,, makan itu indomie sehari 1× cukup ,, kalo tiap hari indomie usus buntu lama" 😡🙏
Jihan Fahera: sabar kak,, nanti pasti si Bagas dapat karmanya. 🤭
dan yang pasti karmanya tak semanis buah kurma 😍
total 1 replies
Yuli Yulianti
up yg banyak dong thor
Sam sam
wa'alaikum salam thor
sunaryati jarum
xTidak usah ditangisi Dara, setelah ini kau semoga menemukan kebahagiaan bersama pasangan yang mencintai dan setia
Sunaryati
Segera sonsong kehancuran hidupmu bersama istri baru yang bergaya hidup baru dan merawat kandungan yang bukan benihmu Bagas 🤣🤣🤣🤭
Jihan Fahera: sabar menunggu kelanjutan ceritanya ya kak😍, insyaallah setiap jam tujuh malam🙏
total 1 replies
Susilawati Arum
Kenapa lah para istri di novel itu kok bodoh2 banget ya..heran aku
Jihan Fahera: biasanya karena cinta kak, orang pinter pun bisa menjadi bodoh 🤭🙏
total 1 replies
Jihan Fahera
update setiap jam 19:00 WIB🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!