NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:35.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

"Dia cinta pertamaku, dan aku ingin berjuang untuk mendapatkannya"

Irena, gadis berkacamata yang sebelumnya bahkan tidak mempunya teman pria, namun tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang pria tampan bernama Andreas. Pertama kali merasakan jatuh cinta, membuat dia antusias untuk bisa mendapatkan hati pria itu. Meski tidak jarang perjuangannya sama sekali tidak dihargai oleh Andreas. Bahkan pria itu seolah tidak menganggap kehadirannya.

"Sebaiknya kau berhenti berjuang dengan perasaanmu itu, karena aku tidak akan pernah membalas perasaanmu, semuanya hanya sia-sia"

Berbagai macam penolakan Irena bisa pahami, dia tidak menyerah begitu saja. Namun, ketika Andreas sendiri yang mengatakan jika dia tidak akan pernah mencintainya, karena ada perempuan lain yang dicintainya. Maka saat itu semua harapan runtuh tanpa jejak, semua perjuangan sia-sia. Dan Irena mulai mundur, mengasingkan diri dan mencoba melupakan cinta pertamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memang Kekasihku?!

Saat Dokter lain berlari dan masuk ke dalam ruangan, Bisma merasa bingung karena pria ini yang hanya diam menunggu diluar ruangan sama sepertinya. Itu artinya pikiran Bisma tentang Andreas ini adalah Dokter atau perawat adalah salah. Bisma menatapnya dengan penuh tanya, merasa bingung siapa pria ini sampai begitu perhatian pada Irena. Ucapannya tadi pada para perawat juga cukup membuatnya merinding.

Andreas tidak terlalu memperdulikan kehadiran Bisma disana, tapi pikirannya justru hanya tertuju pada Irena yang masih di tangani Dokter di dalam ruangan. Seketika perasaannya berubah cemas, dan keringat dingin mengalir tanpa sebab, dalam pikiran Andreas hanya takut jika Irena akan kenapa-napa.

Apa keadaannya parah? Atau mungkin dia mempunyai penyakit yang parah? Apa dia akan baik-baik saja.

Semuanya berputar-putar dari dalam pikiran Andreas. Setelah sekian lama, ini adalah pertama kalinya lagi dia merasakan cemas yang luar biasa atas keadaan seseorang.

Ketika Dokter keluar dari ruangan, Andreas langsung menghampirinya dengan cepat. Bahkan lebih cepat dari Bisma yang sebenarnya mengantar Irena kesini.

"Bagaimana?"

"Pasien terlalu kelelahan, mengalami anemia juga dan asam lambungnya kambuh. Harus di rawat beberapa hari untuk memastikan tekanan darahnya kembali normal"

"Berikan yang terbaik untuknya"

"Baik Tuan"

Irena langsung di pindahkan ke ruangan VVIP. Sementara Bisma masih merasa bingung dengan pria ini, lalu bertanya-tanya siapa dia sampai seorang Dokter saja begitu patuh dan tunduk padanya.

Ketika mereka hampir masuk ke dalam ruangan dimana Irena di rawat sekarang, Andreas menghentikan langkah, baru ingat dengan pria yang tadi membawa irena kesini. Dia menoleh dan menatap Bisma yang berdiri tidak jauh darinya.

"Kau siapanya Irena?" Pertanyaan yang penuh penekanan dan rasa curiga yang tinggi. "Kenapa bisa bersama dengannya tadi?"

Kerutan di dahi Bisma semakin menunjukan rasa bingung dalam dirinya atas pria di depannya ini. "Saya teman kerja Irena"

Andreas sedikit merasa lega mendengarnya, meski sebenarnya hatinya masih curiga dengan pria ini. "Lalu kenapa kau masih disini? Pulang saja, Irena biar aku yang menjaganya"

"Memangnya anda ini siapanya Irena?"

Tatapan mata Andreas berubah tajam, seolah tidak suka atas pertanyaan Bisma. "Tidak perlu banyak tanya, kau sebaiknya pergi saja!"

Awalnya Bisma ingin membantah, tapi melihat tatapan dingin dan tajam dari Andreas, siapa yang berani. Dia mulai penasaran dengan siapa Andreas, dan kenapa dia bisa mengenal Irena. Akhirnya Bisma mengalah untuk kali ini, dia pergi dan besok pagi akan kembali lagi kesini untuk melihat keadaan Irena.

Andreas mengacak rambutnya frustasi, dia membuka pintu ruangan dan masuk untuk melihat keadaan Irena. "Sial, aku tidak suka ada pria lain yang perhatian pada Irena"

Semakin hari semakin Andreas menyadari hatinya mungkin sudah berpaling padanya bukan lagi untuk Natasha yang dia tunggu selama bertahun-tahun. Andreas menoleh pada ranjang pasien, melihat Irena yang sudah sadarkan diri, selang infus terpasang di tangannya dan selang oksigen yang berada di hidungnya. Melihat keadaannya, Andreas merasa hatinya sakit. Tidak suka melihat Irena terbaring lemah tak berdaya seperti ini.

Irena cukup terkejut melihat adanya Andreas, dia ingat jika dia sedang berada di Kantor dan tiba-tiba pingsan karena tubuhnya memang sudah tidak baik-baik saja sejak tadi pagi. Namun, kenapa bisa ada Andreas disini? Kenapa pria itu yang menemaninya disini, dan siapa yang membawanya kesini?

Andreas menghembuskan napas kasar, menatap Irena dengan lekat. "Kenapa kau mengabaikan kesehatanmu sendiri? Kalau kau mati bagaimana?"

Irena membuka selang oksigen di hidungnya yang mengganggunya. Mencoba untuk bangun dan duduk dengan susah payah. Membuat Andreas langsung mendorong bahunya agar Irena kembali terbaring.

"Kau mau apa? Bisa diam tidak, keadaanmu sedang sakit, dan kau masih mau bangun!"

Andreas menekan tombol di sisi ranjang agar ranjang lebih tinggi untuk posisi Irena lebih nyaman. Tatapannya masih begitu tajam. "Orang sakit harus diam dan berbaring saja, bukan banyak gerak!"

"Siapa yang membawaku kesini? Kenapa Kak Andreas bisa ada disini?" Akhirnya setiap pertanyaan yang ada di pikirannya, Irena langsung tanyakan pada Andreas. "Aku harus menghubungi Ayah dan Ibu"

Irena mencari keberadaan ponsel dan tasnya, melirik ke atas nakas, dan tasnya tidak ada disana.

"Biar aku yang akan menghubungi orang tuamu"

Irena menatap Andreas yang bahkan tidak menjawab pertanyaannya tadi. Membuatnya kesal. "Ponsel dan tasku dimana? Kak Andreas, kenapa bisa ada disini?"

Andreas menghela napas kasar melihat Irena yang masih keras kepala ingin menghubungi orang tuanya sendiri. Sementara ponsel dan tasnya juga Andreas tidak tahu ada dimana.

"Tas dan ponselmu mungkin masih berada di tempat kerja. Biar aku minta orang mengambilnya"

Irena kembali menatap Andreas dengan penuh tanya. "Jadi siapa yang membawaku kesini?"

Saat pertanyaan itu masih belum terjawab, pintu ruangan terbuka dan Bisma muncul disana dengan membawa tas milik Irena. Membuat Irena mulai paham siapa yang membawanya kesini.

"Mas Bisma yang bawa aku kesini?"

"Iya Ren, bagaimana keadaan kamu. Ini tas kamu tadi ada di mobilku" ucap Bisma sambil menyerahkan tas milik Irena.

"Terima kasih, Mas. Selalu merepotkan deh"

"Tidak kok, aku juga khawatir melihat kamu tiba-tiba pingsan"

Irena tersenyum tipis, dia membuka tasnya dan mengambil ponsel. "Tubuh aku saja sedang lemah, Mas. Mungkin sedang butuh istirahat"

"Iya Ren, sebaiknya kamu istirahat dulu. Nanti aku berikan cuti"

"Iya Mas, terima kasih"

Andreas hanya melirik tajam pada Bisma dan Irena yang sedang bercakap. Bahkan Irena bisa tersenyum begitu santai pada Bisma dalam keadaannya yang sakiti. Tapi padanya tadi, dia hanya terus bertanya penuh curiga.

Setelah Irena mengirim pesan pada Farel untuk memberitahu orang tuanya kalau dia berada di rumah sakit saat ini, Irena kembali memasukan ponsel ke dalam tasnya. Menatap Bisma yan ada disana dan Andreas yang berdiri diam dengan bersidekap dada dan wajah dingin tidak bersahabat.

"Kalian boleh pulang, sebentar lagi Farel dan orang tuaku datang"

Mendengar nama Farel kembali di sebut oleh Irena, membuat Andreas mengepalkan tangannya. Kerutan dalam di dahinya menunjukan rasa tidak suka.

"Baiklah Ren, kamu baik-baik ya. Harus benar-benar istirahat dan diperhatikan kesehatannya"

"Iya Mas, terima kasih banyak karena sudah membawa aku kesini"

"Iya Ren, sama-sama"

Bisma memutuskan keluar dan dia juga harus pulang karena hari sudah malam. Namun tidak dengan Andreas yang masih berdiri diam tanpa bergeming.

"Kak Andreas juga bisa pulang"

"Kenapa? Apa karena kau ingin bertemu dengan Farel, kekasihmu itu?"

Irena langsung mengerutkan keningnya, dia melipat bibirnya untuk menahan tawa yang hampir pecah dengan ucapan Andreas barusan.

"Kakak pikir Farel adalah kekasihku?"

"Lalu dia siapa?"

"Ya, dia memang kekasih yang paling aku cintai"

"Diam! Jangan berani kau mengatakan cinta pada pria lain di depanku!"

Bersambung

Yang masih nabung bab, gue sleding ya..

1
Uba Muhammad Al-varo
kakak Author.....jaga selalu kesehatan jangan terlalu dipaksakan kakak, yang penting selalu rutin update,maaf🙏🙏🙏💪💪💪
Kar Genjreng
paham jomblonya meronta gara gara bikin adegan pengantin amboxing sepanjang malam hingga serangan fajar 😂pokonya kekepi terus dreas tu bini mu Jangan sampai lengah hua hua 🥰🥰
Dew666
👑👑👑👑👑
Kar Genjreng
terimakasih sudah update dua sampai ketemu besok ,,, Senang rasanya ya bisa berkumpul dan punya pasangan semau Bara Byan,,Bayu Davin Andreass lengkap sudah 😂👍
Kar Genjreng
lagi di pingin dreas aduh paling besok sudah ucap janji suci,,, Senang Andreas akrab dengan Ayahnya berharap tinggal satu rumah setelah menikah kasian
kan papa Andreas seorang diri pasti Irena
menerima dengan senang hati wanita tulus biasanya mau melakukan hal baik
tujuan nya baik pasti akan selalu di sayang
banyak orang,,,ga sabar papa Andreas gendong cucu menjaga nya dan teriak Irena anak mu nagis minta susu ,,, bagaimana bahagia nya papa Andreas ,,,ibu ayah di kelilingi banyak orang baik'
Uba Muhammad Al-varo
begitulah cinta kalau sudah memilih, semua yang dilihat terasa indah, sama yang dirasakan oleh Andreas ke Irena dan nggak disangka mama nya Andreas setelah sekian lama meninggalkan Andreas sekarang mendatanginya 🤔🤔🤔
Kar Genjreng
haha cupu tetapi suhu bisa menaklukkan pria dingin dan tampak angkuh ternyata setelah dekat dan akan menjadi dan ibu untuk calon anaknya,, Pria itu sangat posesif dan sangat sangat menyayangi nya pokonya cinta nya harga mati tidak
akan kelain hati ❤️🌹🌹😂😂sweet banget si bikin n baper unyu unyu
Kar Genjreng
saking sakitnya di tinggal dalm keadaan terpuruk bersama ayah nya,,, sebagai mama yang seharusnya nya bisa untuk tempat pulng ternya pergi setelah perusahaan suaminya sedang di ambang kebangkrutan,,, apapun alasan nya sebagian anak anak Suami sangat terpukul sekarang setelah keadaan nya pulih kembali dan Anaknya makin dewasa'
seolah mengakui bahwa Ak lah ibu nya ,,,
ibu yang seperti apa ,,, tidak seperti keluarga calon mertua putramu hidupnya sederhana tidak punya harta berlimpah hanya cukup buat makan dan hidup sehari-hari tetapi sangat menyayangi putra dan putrinya hingga putramu selalu merebes matanya ketika melihat calon mertuanya menasehati anak anak nya dengan lemah lembut ,,,
Dew666
💎💎💎💎
Amie Layli
sangat menarik,selalu ditunggu up nya
Kar Genjreng
Bisma sama keponakan ku mau kalau
ak sudah mak 😂jadi ngalah deh buat yang masih jomblo 😁
Uba Muhammad Al-varo
semoga Bisma secepatnya mendapatkan jodohnya dan hidup bahagia
Uba Muhammad Al-varo
ibarat pepatah dokter Oliv ketiban durian jatuh🤔🤔🤔😉😉😏
Kar Genjreng
😁 kasian dokter Oliv lihat pertunjukan live
untung ga pingsan,,, aduh itulah para tuan tua sultan kalau sudah BUCIN mana ad yang bisa menggangu nya bisa senyap sekejap
Dew666
🍭🍭🍭🍭
Uba Muhammad Al-varo
Irena itulah buah dari kesabaranmu mencintai Andreas dengan tulus jadi dibalas Andreas juga dengan cinta tulus
Uba Muhammad Al-varo
happy holiday kakak Author, setelahnya hiburan membuat kakak Author banyak ide
Kar Genjreng
waduhhh iya dehhh liburan biar tambah semangat besok selamat menikmati perjalan nya selamat sampai tujuan kembali dengan selamat juga,,, happy weekend jelong jelong tu apa Kak author bahasa mana boleh tau kah
Kar Genjreng: 😂😂😂😂 ada ya bahasa alien
total 2 replies
AlmiraAzniAdzkia🥰🌺
yaaahhhh padahal seru loohh thor tp cuma satuu,,,biar kapok tu orang yg pada nyinyrin si iren,,,blm tau aja siapa backingan irena ,,,tendang jauh ke planet baru tau rasa lu pada,,,🤭🤣🤣
Kar Genjreng
para wanita yang iri pura pura menyayangi kan pada memang bertanya tanya dan menghayal kenapa Irena si cupu ternyata suhu sudah di gariskan Allah maha adil pasti kalian suka zholim sama orang beda Irena dari masih sekolah' kerjaannya di bully kita harus percaya bahwa Allah itu adil dan kebetulan Irena anak baik dari keluarga sederhana dan baik Allah mboten
sare,,,Tuhan tidak tidur,,sudah kehilangan pekerjaan mana menanggung adek atau orang tua atau cicilan dan di tambah tidak bisa bekerja di kantor manapun di beklis
pada mimpi' apa semalam lihat Yumna istri Bos Gavin mantan suaminya kan jahat sekarang nasibnya di hotel prodeo,,,👍😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!