Lima tahun lalu, Kiara diceraikan Jonathan, alasan perceraian itu tidak lain karena cinta pertama Jonathan kembali. Tanpa Jonathan tau, ternyata Kiara membawa benih darinya.
Setelah Lima tahun kemudian, Kiara dan Jonathan dipertemukan kembali dalam sebuah acara perayaan ulang tahun perusahaan tempat Kiara bekerja. Tak disangka, pertemuan itu menghadirkan kembali cinta yang telah lama menghilang di antara mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kabar Simpang Siur
Fatih duduk diam sembari mengamati video yang di kirim oleh anak buahnya. Tampaknya di sana ia tidak suka dengan video itu. Ia melihat Jonathan di sana, melihat Jonathan sukses dengan karirnya. Ia melihat adik ipar yang sangat ia benci itu sedang tersenyum sembari mengajak semua tamunya untuk bersulang, demi apapun saat itu Fatir ingin menembak kepala adik iparnya, detik itu juga.
"Jadi hotel itu sekarang sudah di beli sama adik iparku?" tanya Fatih, dengan tatapan begis, tampak jelas ia tak suka dengan kesuksesan adiknya.
"Benar, Bos, tapi menurut informasi yang kami dapatkan, Nona Kiara sudah bercerai dengan dia lima tahun yang lalu, Bos," ucap Pria bertato itu.
Fatih terdiam. Terkejut dengan penuturan itu.
"Bagaimana bisa? bukankah sesuai surat perjanjian itu, Kiara akan jadi menantu mereka seumur hidup?" gumam Fatir, penasaran.
"Soal itu kami kurang tau, Bos. Yang jelas sekarang nona Kiara dan target kita, mereka sudah bercerai. Tapi, dua bulan yang lalu mereka dipertemukan lagi. Barulah setelah pertemuan itu, mereka menjalin hubungan kembali," jawab pria itu lagi, sesuai kabar yang ia Terima.
"Oh, soal ini biar aku cari tahu sendiri. Kamu boleh pergi, terus awasi kedua orang penghianat itu. Aku tidak mau mereka lolos," ucap Fatir, memberi perintah.
"Baik, Bos. Em soal serangan barusan, apa perlu kami cari tau dalangnya?" tanya pria itu lagi.
"Tentu saja, seret ke sini siapapun orang yang berniat buruk pada adikku. Aku mau kau bawa dia ke sini hidup-hidup," jawab Fatir tegas.
"Baik, Bos. Kami akan segera membawanya ke sini," jawab Pria itu lagi.
Tak ada perbungaan lagi. Pria tinggi tegap bertato itu pun langsung pergi meninggalkan ruang persembunyian Fatir. Sedangkan di ruangan itu, tampak Fatir masih menikmati potongan-potongan video yang di kirim padanya melalui berbagai sumber. Video tentang musuh bebuyutannya. Video orang-orang yang telah menghancurkan keluarganya.
***
Di lain pihak...
Kiara masih tampak sok dengan kejadian yang menimpanya barusan. Jonathan sampai tidak berani meninggalkan kekasih hatinya ini sendiri.
"Jangan khawatir, aku akan selalu menjagamu," ucap Jonathan sembari mengelus lengan Kiara, yang masih tampak shock dengan kejadian ini. Sungguh ia tidak menyangka akan ada orang yang mengincar nyawanya. Padahal seingatnya, ia tidak memiliki musuh, di manapun.
"Aku ga habis pikir, kenapa mereka mengincarku, Pak. Demi Tuhan, aku merasa ga punya musuh lo, selain... " ucapan Kiara terhenti. Ia menatap sang mantan suami dengan penuh tanya. Ia ingin melanjutkan apa yang ada di pikirannya, tapi ia takut Jonathan tersinggung.
"Katakan saja, jangan takut, Kiara. Kamu curiga sama siapa?" tanya Jonathan serius.
Kiara menatap Jonathan ragu. Sungguh ia ragu saat ingin menyebut nama itu. Ia takut Jonathan tersinggung.
"Tidak, mungkin ini hanya halusinasi ku saja. Sudah jangan di pikirkan," jawab Kiara, mencoba menepis pikiran buruknya.
"Tidak, Kiara, jangan begitu. Katakan saja, mungkin kita punya kecurigaan yang sama," desak Jonathan serius.
"Janji jangan marah ya," pinta Kiara.
"Ya, aku janji aku ga akan marah? apa kamu curiga dengan orang tuaku, eemm atau dengan Tasya, mungkin?" tanya Jonathan, sembari menatap mata Kiara, mencoba mencari jawaban yang jujur di sana.
"Maafkan aku, Pak, kenapa Bapak bisa tau?" balas Kiara, ragu.
"Ahhhh, benar, dari tadi merekalah yang ada di otakku. Ternyata pikiran kita sama. Aku sudah menebak itu mereka, karena hanya merekalah yang punya alasan kuat untuk melenyapkan kamu," ucap Jonathan, khawatir.
"Tapi kenapa, Pak. Aku kan sudah bilang sama mereka kalo aku ga ada hubungan apapun denganmu. Apakah mereka tidak percaya padaku?" tanya Kiara, l
tak kalah khawatir.
"Aku rasa bukan hanya itu alasan mereka mau melenyapkan kamu, Kiara, aku rasa mereka punya alasan lain, tapi apa... " ucap Jonathan penuh tanya...
**
Ternyata benar apa yang ditakutkan Jonathan, mereka memang punya alasan lain mau melenyapkan Kiara. Surat wasiat itu, surat peninggalan kedua Kiara, surat tentang warisan yang seharusnya ia dan sang kakak terima. Tapi kedua orang tua Jonathan malah memalsukan semuanya dan mereka takut.. takut Kiara dan kakaknya tau tentang hal itu. Itu sebabnya mereka ingin menghabisi Kiara dan kakaknya.
"Kalian semua bodoh! Bisa-bisanya kalian gagal! Cepat cari wanita itu, biar aku sendiri yang menghabisnya!" perintah Bianca, lantang dan tegas. Membuat semua anak buahnya merinding...
Bersambung...
ingat ya... km sdh mmbuang kiara dan km jga mnolak klo seandainy kiara hamil ankmu... bhkn dgn kejam km mngatakn untuk mngugurknnya...🙄
ayo dong Thor bikin Jonathan menyesal atas kata²nya, jgn cuma ngomong Kiara jahat,, padahal dia yg sangat jahat