seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alex si kepala prajurit
Sementara Alex kepala prajurit yang tidak sengaja melihat kereta itu tertegun,dia memberikan bahan makanan itu pada prajurit nya yang lain.
" pergilah bawa ini dan bagikan pada rakyat yang belum kebagian,,aku masih ada urusan " tanpa mendengar jawaban prajurit itu, Alex pergi dari sana.
Dia menaiki kuda nya dengan cepat,dan membawa nya lari menuju istana,setelah sampai di istana, Alex masuk dan langsung berjalan menuju istana Phoenix.
Dia melihat para pengawal itu lagi,dan aneh nya mereka mengizinkan nya masuk,,tanpa banyak basa-basi dia berjalan dengan langkah lebar menemui Aluna.
Sedangkan Aluna yang tengah memakai masker di wajahnya,dia yang mendengar Alexi ingin menemui nya menyuruh nya masuk.
saat Alex masuk dia terbengong melihat kamar Aluna,dia juga merasa bingung melihat barang-barang aneh yang tersusun disana.
Tiba-tiba wajahnya terasa dingin, Alex tertegun saat memasuki kamar Aluna udara disini terasa berbeda.
" mmm...duduk lah,,ada apa kamu menemui ku ? Bukankah hari sudah mulai gelap kenapa kamu tidak kembali kerumah mu " tanya Aluna yang sudah duduk di sofa.
Alex tersentak,dia mengelus dadanya karna terkejut saat melihat wajah Aluna memakai bedak aneh.
" duduklah jangan berdiri disitu. kamu membuat leher ku sakit jika melihat mu keatas" ucap Aluna lagi.
Alex menggaruk kepalanya dan dia duduk meski dia merasa sungkan,saat dia duduk pantatnya terasa empuk, Alex reflek mengelus sofa dengan wajah kagum.
" jadi ada apa ? Apa bahan pangan kurang ? " tanya Aluna.
Alex tersadar dia menggeleng cepat,dia menatap Aluna dengan wajah seriusnya.
" tidak yang mulia, bahkan bahan pangan yang anda berikan masih tersisa banyak,dan kedatangan saya kesini karna saya melihat kereta kuda dari kerajaan tetangga memasuki kota,,maka dari itu saya buru-buru datang menemui anda yang mulia.saya takut mereka membuat masalah di kerajaan ini " jelas Alex.
Ngomong-ngomong usia Alex sudah 24 tahun,dia pemuda yang tampan dan gagah,dan Alex memilki warna kulit berwarna coklat,,dan warna kulitnya tidak memudarkan ketampanan nya.
Aluna kagum karena Alex begitu peka terhadap kerajaan ini,dia mengangguk serius dan menatap Alex yang sedang menatap nya.
" sebenarnya aku sudah tau kedatangan nya,,dan aku juga sudah tau rencana mereka,, kamu tenang saja aku sudah memiliki rencana ,,jika mereka berani macam-macam aku akan membunuh mereka hari itu juga " mata Aluna menajam saat mengingat ucapan sistem nya.
Sedangkan Alex terkejut mendengar ucapan Aluna,,gadis kecil ini seperti tau segalanya ? Dan aura nya terasa pekat batin Alex.
" kamu sebaiknya kembali lah kerumah mu,dan besok aku akan berkunjung kesana," Aluna berdiri dan menepuk pundak alex.setelah itu Aluna pergi memasuki kamar mandi nya.
Alex terlihat heran saat mendengar ucapan Aluna,,tapi tiba-tiba dia berdiri dan berlari pergi dari sana.
" apaaa...?? Yang mulia ingin berkunjung kerumah ? Aku harus segera memberitahu ibu dan adik ku agar mereka memasak makanan mewah" batin Alex sepanjang perjalanan,meski dia tidak tau apa tujuan Aluna datang kerumah nya.
**************
setelah sampai dirumah milik Alex yang terlihat sederhana,dia berjalan memasuki rumah nya,tapi dia tersentak saat mendengar suara tangisan dari dalam rumah,dengan berlari dia memasuki rumah itu.
Sedangkan di dalam rumah,ibu Alex yang terlihat sakit-sakitan sedang menangis sembari memeluk putrinya,dan putri nya yang bernama Nadia menatap kosong kearah depan.
" hikkkssssssssss kenapa mereka memperlakukan keluarga kami seperti ini,,,apa kesalahan putri ku ini..." tangis ibu Alex yang bernama Nilam yang berusia 46 tahun.
Mendengar semua ucapan ibunya,Nadia hanya menangis dalam diam,dia masih ingat jelas bagaimana anak-anak pejabat itu ingin memperkosa nya.
Brakkkkkkkkkkkkkkkk
Nadia dan Nilam sontak menoleh kearah pintu,dan Nadia melepaskan pelukan ibunya kemudian dia berlari memeluk kakak nya.
Sedangkan Alex yang di peluk terdiam.lalu dia mendengar adiknya menangis.
" kakak..... hikkkssssssssss,,,kak akhirnya kakak pulang " ucap Nadia yang masih memeluk kakaknya.
" ada apa ini ? Dan kenapa kamu menangis juga ibu,,kenapa ibu menangis apa yang terjadi? " tanya Alex setelah membalas pelukan adiknya.
tidak mendapatkan jawaban, Alex menguraikan pelukannya dan menatap adiknya dengan tajam.
" katakan pada ku apa yang terjadi !! " suara Alex sedikit meninggi.dan Nadia yang tidak bisa menyembunyikan nya dari Alex menatap nya dengan penuh air mata.
" kakak...mereka...mereka ingin memperkosa ku,,dan karna ibu tidak terima ibu melaporkan mereka pada penegak hukum,,,,tapi....hikkkkksssssss..mereka malah menghina ibu dan aku,,,,dan mereka juga bilang kakak hanya seorang budak tidak akan mampu melawan keluarga para pejabat itu " Nadia menceritakan semuanya,dia merasa sakit hati mengingat ucapan mereka semua.
Tangan Alex mengepal,nafasnya memburu,dia menatap ibunya dengan perasaan tertusuk pisau,,inilah kelemahan nya ibu dan adiknya,dia hanya memiliki mereka di dunia ini tapi dia tidak bisa melindungi nya ?? Alex menganggap dirinya tidak berguna sebagai anak dan kakak.
" Alex sudahlah nak mungkin ini takdir adikmu,kita tidak bisa melawan mereka semua,, hikkkssssssssss..ibu juga tidak bisa berbuat apa-apa untuk kalian,,,maafkan ibu yang selalu menyusahkan mu nak " ucap ibunya,terlihat bibir nya bergetar,,dalam hatinya dia merasa hidup ini tidak adil bagi mereka.
" tidak...aku tidak akan membiarkan mereka memperlakukan adik ku seperti ini Bu !! Aku akan membalas mereka semua walaupun nyawa ku taruhan nya ! " bentak Alex terlihat matanya memerah karna ingin menangis.
Ibunya berdiri dan menarik tangan Alex yang ingin pergi,dia menatap putranya dengan menggeleng cepat.
" tidak nak dengarkan ibu jangan pergi, mereka itu tidak punya hati,,ibu takut mereka nanti akan menyakiti mu,,, hikkkssssssssss tolong nak dengarkan ibu mu ini " mohon Nilam yang terus berusaha menarik tangan Alex.
" lepaskan ibu aku hanya membela adikku,jika aku diam saja itu sama saja aku membiarkan adikku di hina dan mereka semua akan menganggap kita tidak punya harga diri lagi,,aku akan membunuh semua pejabat itu " teriak Alex lagi,dia tidak bisa menahan diri untuk tidak membunuh mereka yang telah menyakiti adik dan ibunya.
Plakkkkkkkkkkkkkk
dengan terpaksa Nilam menampar putranya,dan itu membuat Alex membeku dan terdiam dia tempat nya, sedangkan Nadia ? Dia menutup mulutnya karna tidak percaya karna ini pertama kali ibunya menampar kakak nya.
" jangan karna kamu emosi kamu membahayakan adikmu,, jika kamu membunuh mereka apa mereka akan melepaskan adik mu ?? jawab Alex!! Apa kamu juga ingin membuat ibu dan adik mu lebih menderita lagi " bentak ibunya Alex,setelah itu dia menjatuhkan dirinya di bawah dan menangis pilu.
" hikkkssssssssss mereka itu pejabat sedangkan kita orang miskin,,bisa makan saja sudah bersyukur nak,,jangan menambah masalah lagi,,,mungkin ini sudah menjadi takdir adikmu " Isak ibu Alex.
Nadia menutup mulutnya agar suara tangisannya tidak terdengar,dia menatap kakaknya yang tertawa tapi air matanya berjatuhan.
" ini semua salah ku,, maafkan aku " ujar Nadia yang terdengar lirih,tapi masih bisa di dengar oleh ibu dan kakak nya.
Alex tertawa dan dia meninju dinding rumah nya,terlihat rumah itu berlubang akibat tinju nya karna rumahnya hanya terbuat dari kayu tipis.
" aku gagal menjaga adik dan ibu ku,,ayah maafkan aku,,aku memang tidak berguna" batin nya.
Disaat mereka sedang di landa kesedihan, tiba-tiba mereka mendengar suara pemberitahuan.
" pengawal pribadi Ratu Aluna ada disini "
Alex terkejut,dia buru-buru menghapus airmata nya dan menatap ibu dan adiknya yang juga terlihat linglung.
Sedangkan Arjuna yang telah masuk kedalam rumah Alex melihat keluarga itu seperti ada masalah,tapi dia hanya diam saja dan membaca kan titah Aluna.
" terimalah titah dari yang mulia ratu Aluna "ucap Arjuna dengan suara tegas nya.
Alex, Nadia,dan ibunya langsung bersujud di depan titah yang di bawa oleh pengawal pribadi nya,melihat mereka semua bersujud Arjuna membacakan titah Aluna.
" Alex yang bertugas di perbatasan kota dan telah menjalankan tugas dari Ratu Aluna dengan baik.
Dengan itu Alex yang memiliki sifat jujur dan bertanggung jawab diangkat menjadi pejabat tingkat 2 !!! mulai besok Alex yang sudah di angkat menjadi pejabat oleh yang mulia ratu Aluna yang memilki hati yang lembut .bisa bebas memasuki istana utama,,sekian titah dari yang mulia Ratu Aluna "
deggggggggggggggg
Alex,ibu dan adiknya kaget mendengar titah Ratu,Arjuna yang melihat keterdiaman Alex berdehem dan itu membuat Alex segera tersadar.
" saya menerima titah yang mulia Ratu dan saya ucapkan terimakasih kepada yang mulia ratu Aluna " setelah itu Alex menerima nya dengan tangan bergetar.
" titah sudah di antarkan dan besok yang mulia ratu akan datang berkunjung ke rumah anda,,,kalau begitu kami pergi dulu " Arjuna berbalik badan dan melirik rumah Alex yang terlihat sederhana,dia takut Aluna merasa tidak nyaman dengan rumah Alex ini.
" aku harus memberitahu yang mulia masalah ini " batin Arjuna hingga dia dan pengawal yang dia bawa menghilang di balik pintu.
" Alex..apa..ini benar nak ? apa ibu sedang bermimpi? " ucapan ibunya membuat Alex tersadar,dia menatap titah itu dan kemudian menatap ibunya.
" ibu ini bukan mimpi,,aku benar-benar menjadi pejabat tingkat 2 ?? Bu aku tidak percaya ini,,,," suara Alex bergetar dia memeluk titah itu dengan perasaan berdesir.
" kak selamat kamu telah resmi menjadi pejabat dan kakak mendapatkan pejabat tingkat 2 itu sangat luar biasa kak,,,selamat kak,,,aku benar-benar bahagia mendengar nya " ucap Nadia yang terlihat antusias,dia juga merasa tidak percaya tapi rasa bahagianya membuat dia segera tersadar.
Alex tersenyum mengangguk,lalu dia memeluk ibu dan adiknya..
" akhirnya penderitaan kita telah berakhir ibu,,dan kalian tidak akan di hina orang-orang itu lagi,,,ayah lihatlah putra mu ini,,aku telah berhasil menjadi pejabat ayah,, hikkkssssssssss aku sangat senang dan akhirnya aku bisa membahagiakan ibu dan adik " Isak Alex,begitu juga dengan ibu dan adiknya mereka ikut menangis.
tangisan kebahagiaan Alex bersama dengan keluarga nya terdengar di malam itu,dia benar-benar tidak menyangka Aluna mempercayai nya dan dia berjanji akan menjadi pejabat yang jujur dan melindungi Aluna dari orang-orang jahat.
lanjut up lagi thor
Semangaat thoor💪💪💪❤