NovelToon NovelToon
Senyuman Fatimah

Senyuman Fatimah

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cintapertama / Balas Dendam / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Qinan

Harap bijak dalam memilih bacaan, sebagian konten ini berunsur dewasa 21+

Demi menyelamatkan panti asuhan yang akan di gusur, Fatimah rela menikah dengan pria setengah baya berusia 50 tahun. Tetapi laki - laki itu sama sekali tak pernah menyentuhnya. Kenapa ? dan ada rahasia apa di balik pernikahannya....

Lalu bagaimana reaksi Glenn Wijaya Liem yang melihat Ayahnya sendiri menikahi wanita yang diam-diam ia cintai sejak tiga tahun yang lalu.... kuy ikutin kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qinan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalan ninjaku mendapatkan uang

"Apa mengerjakan seperti ini saja kalian tidak becus ?" Glenn melempar lembaran kertas tersebut ke atas meja.

Pagi itu mereka sedang meeting, Fatimah yang belum pernah melihat kemarahan Glenn sebelumnya terlihat sangat terkejut. Laki-laki itu begitu mengerikan, pikirnya.

"Saya mau kalian membuat desain perumahan kelas menengah ke bawah, apa dengan perumahan mewah seperti ini mereka mampu membelinya ?"

"Maaf Direktur, kami akan memperbaikinya lagi." ucap kepala bagian design tersebut.

"Tiga jam lagi kita harus ketemu dengan investor, apa kalian bisa memperbaikinya dengan tepat waktu ?" ucap Glenn dengan tegas dan penuh ancaman.

"Kami akan berusaha direktur."

"Ini adalah jalan ninjaku untuk mendapatkan uang." batin Fatimah.

"Direktur maaf sebelumnya, saya mempunyai design yang sepertinya sesuai dengan permintaan anda. Kalau direktur tidak keberatan saya mau menunjukkannya." ujar Fatimah.

Fatimah sangat tahu berapa banyak bonus yang akan di dapat jika design tersebut lolos, maka ia ingin mencoba peruntungannya dengan menawarkan design yang ia buat beberapa hari yang lalu. Demi mendapatkan uang lebih, ia rela bekerja apapun itu asal halal.

Glenn memutar bola matanya, menatap sekretarisnya itu yang sedikitpun tidak ada rasa takut di wajahnya. Padahal karyawan lain yang berada di ruangan tersebut sudah berkeringat dingin karena kemarahannya.

"Apa kamu sedang bercanda, mereka yang lulusan arsitektur terbaik belum bisa memuaskan ku. Apalagi kamu yang lain bidang dengan mereka." sahut Glenn kesal.

"Maaf, saya terlalu lancang." ucap Fatimah lalu menundukkan kepalanya, mendengar perkataan Glenn membuatnya sangat kecewa. Apalagi mendengar cibiran dari peserta meeting yang lainnya, tapi ia berusaha untuk tetap tenang.

Glenn yang melihat perubahan sikap Fatimah, menarik napas panjang dan langsung menghembuskannya dengan kasar. Ia paling tidak bisa membuat wanita itu kecewa.

"Tunjukkan, saya mau lihat !!" perintah Glenn seraya menatap Fatimah yang masih menunduk.

"Eh, baik direktur." Fatimah segera mengambil lembaran kertas di dalam map dan langsung menyerahkan pada Glenn.

"Ini belum selesai direktur, tapi kalau anda memberikan kesempatan saya akan segera menyelesaikannya."

Glenn segera mengambil design tersebut dari tangan Fatimah.

"Astaga bagaimana ia bisa menggambar ini semua, ini persis seperti yang ku mau." batin Glenn, ia masih mengamati lembaran kertas di tangannya.

Kemudian Glenn berdehem lalu mulai berkata. "Baiklah aku beri kalian kesempatan, segera perbaiki. Karena kita akan memberikan dua design pada tuan Richard biar beliau yang memilihnya." kemudian ia melangkah pergi meninggalkan ruang meeting tersebut.

Kepala bagian design dan dua orang asistennya itu terlihat sangat kesal pada Fatimah, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena ruangan tersebut di awasi oleh cctv. Bayangan bonus besar seakan lenyap di pikiran mereka seandainya saja design Fatimah yang terpilih.

Fatimah tetap tenang dan menyunggingkan senyumnya meski beberapa orang di depannya itu menatap kesal padanya. Itulah kelebihan Fatimah tidak pernah berburuk sangka pada orang lain, apalagi sifat tenangnya itu membuat orang yang melihatnya harus berpikir dua kali kalau harus melawannya.

Dua jam berlalu, Fatimah yang baru menyelesaikan pekerjaannya segera memasukkan designnya ke dalam map. Lalu membuang beberapa lembaran kertas designnya yang lama, karena ia tadi sudah menggambar yang baru tentunya lebih rapi dan bagus.

Karena merasa ingin buang air kecil, ia segera pergi ke toilet dan meninggalkan map tersebut di atas meja.

Setelah kepergian Fatimah, kepala bagian tersebut yang di ketahui bernama Rudi nampak tersenyum menyeringai.

"Apa kalian mau design kita yang di pilih ?" bisik Rudi pada kedua asistennya itu.

"Tentu saja pak, ini tender bukan kaleng-kaleng pasti bonusnya akan lebih besar dari yang kita dapat sebelumnya." sahut Lina.

"Saya juga sedang butuh uang untuk Dp mobil baru lagi." ucap Mita.

"Baiklah kalau kalian setuju, sekarang kamu buang design yang ada di dalam mapnya Fatimah lalu kamu tukar dengan design yang ada di tong sampah itu." perintah Rudi pada kedua asistennya.

"Bagaimana kalau Fatimah mengetahuinya ?" tanya Mira ragu.

"Itu urusanku." sahut Rudi.

Kedua wanita tersebut langsung menukar isi dalam map tersebut, karena berambisi mendapatkan bonus yang besar membuat mereka melupakan kalau ada kamera yang mengawasi mereka.

Beberapa saat kemudian, Fatimah datang bersamaan dengan Glenn dan David. "Ayo kita harus segera berangkat, serahkan design kalian pada David." perintah Glenn.

Fatimah yang ingin memeriksa kembali designnya, urung ia lakukan karena Glenn sudah menyuruhnya untuk bersiap pergi meeting ke kantor tuan Richard.

Rudi dan dua asistennya nampak tersenyum menyeringai ketika kedua design tersebut sudah berada di tangan David. Kini bayang-bayang bonus besar sudah memenuhi kepala mereka.

Sesampainya di kantor tuan Richard selaku investor yang akan menentukan design siapa yang terbaik, mereka berempat langsung di arahkan ke tempat meeting.

Fatimah terkejut ternyata perusahaan Johanes juga salah satu dari dua perusahaan yang di undang oleh tuan Richard.

Melihat kedatangan Fatimah, Johanes terlihat menyunggingkan senyumnya. Sejak pertemuan mereka beberapa hari yang lalu, Johanes sama sekali belum menghubungi Fatimah meski ia sudah mendapatkan nomor ponselnya. Karena ayahnya selalu menyibukkannya dengan berbagai pekerjaan.

"Baiklah saya tidak mau membuang banyak waktu, saya akan melihat design mana yang terbaik." ucap tuan Richard seraya memeriksa ketiga design tersebut.

"Dari ketiga Design ini, menurutku ini yang paling bagus. Tapi sayang sepertinya tuan Glenn sedikit tidak profesional karena mengerjakan hanya setengah-setengah." ucap tuan Richard dengan menunjukkan design Fatimah yang lama.

DEG

"Bukannya aku sudah membuang design itu." Fatimah bertanya-tanya dalam hati, ia merasa begitu ceroboh. Selangkah lagi untuk mendapatkan bonus sepertinya gagal.

Glenn menatap tajam pada Fatimah, ia merasa gadis itu sudah sengaja membuat malu dirinya dan perusahaannya di hadapan tuan Richard dan Johanes rival berbisnisnya.

"Apa boleh saya tahu siapa yang mendesign ini ?" tanya tuan Richard menatap Glenn dan David secara bergantian karena mereka sudah kenal sebelumnya.

"Maaf tuan itu design saya, sepertinya saya sudah salah memasukkan design yang baru saya buat." Fatimah merasa sangat menyesal.

Johanes yang menatap Fatimah nampak menyunggingkan senyum, bukan senyum mengejek tapi memberi semangat pada gadis itu.

Glenn yang melihat interaksi mereka sangat geram dan sedikit curiga.

"Baiklah dari ketika design ini sebenarnya saya sangat tertarik dengan design kamu nona, tapi saya paling tidak suka orang yang tidak profesional dalam bekerja." ucap tuan Richard dengan tegas.

"Tuan, jika saya bisa mempresentasikan design saya dengan baik. Apa anda akan memberikan kesempatan ?" tanya Fatimah memberanikan diri, ia harus berjuang karena bonus besar tinggal selangkah lagi ia dapatkan.

Glenn memutar bola matanya menatap Fatimah, ia begitu merasa jengah. "Apa ia benar-benar akan mempermalukan perusahaanku, apa si brengsek itu yang menyuruhmu. Fatimah aku tidak akan memaafkan mu." batin Glenn dengan geram apalagi melihat Johanes yang sedari tadi selalu tersenyum pada gadis itu.

1
love_me🧡
lukisan wajah Glenn kah
love_me🧡
firasat Glenn memang kuat & benar Fatimah masih hidup
love_me🧡
waduh, ada preman ya suruhan bapaknya
love_me🧡
mas bule ikutan tender nih
love_me🧡
Fatimah hamil ya thor
love_me🧡
yah nanti bakal ketahuan ya thor waktu glenn datang menyelamatkan kalau Fatimah pakai kalung pemberian glenn dulu
love_me🧡
ayo Jo selidiki
love_me🧡
nah bener kan mereka kakak adik beda emak kali ya
love_me🧡
jangan" masih saudara
love_me🧡
kukira glenn fatimah hihihi🤭
love_me🧡
pasti si ibu" ngira Fatimah selingkuh pacarnya udah ganteng eeeh jalan sama cwok ganteng lain lagi 🤣🤣🤣
love_me🧡
kog aku jadi curiga ya mereka dulu bersahabat trs jadi cinta segitiga, Chandra mengalah menikah dg orang lain trs menetap diluar negeri lalu ibunya fatimah hamil dg Juan tanpa Juan tau lalu Fatimah dititipkan di panti entah karna keluarga Juan tidak setuju karna ibu Fatimah orang miskin atau apapun itu alasannya belum tau ya
love_me🧡
David kah ?
love_me🧡
apakah Fatimah & glen berjodoh ?
Endang Sulistia
waduh...ni mulut si Abah perlu si tampol 😤😤😤
Endang Sulistia
🤦
Endang Sulistia
🤣🤣🤣🤣 mantap gio..
Endang Sulistia
🤦🤣🤣🤣
Endang Sulistia
ini ibu ibu penunggu halte kayaknya...🤔🤣🤣🤣
Endang Sulistia
ini ibu ibu kok ada aja ya..🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!