NovelToon NovelToon
Bad Girl In The School

Bad Girl In The School

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:61.5k
Nilai: 5
Nama Author: kdk_pingetania

Gimana ya rasanya punya empat kakak yang bad boy? Ditambah satu sahabat dari kecil yang sama bad boy nya?

Itu yang Clarissa rasakan. Awalnya gadis itu merasa senang, karena ia merasa terlindungi dengan adanya cowok-cowok itu. Tapi lama kelamaan ia merasa terkekang karena sifat protektif kakak dan sahabatnya itu. Apalagi saat Clarissa jatuh hati kepada seorang laki-laki yang awalnya adalah musuh bebuyutannya.

Akankah Clarissa diijinkan untuk merasakan manisnya jatuh cinta di masa putih abu-abu ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kdk_pingetania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wedding

Clarissa Pov

Gue saat ini sedang duduk dengan kebaya yang biasa dipakai pada hari pernikahan. Ya! Hari ini gue akan menikah dengannya, orang yang nggak pernah gue sangka.

Gue masih nggak percaya, gue bakalan nikah sama dia. Setelah semua cerita gue pada masa SMA. Dari drama percintaa ala-ala anak SMA, sampai saat ini. Gue masih nggak nyangka kalau gue bakalan ngabisin hari tua bareng dia. Mungkin dia orang yang ditakdirkan Tuhan untuk gue, yang bakalan jadi ayah dari semua anak gue nanti.

Gue berhenti melamun dan segera keluar karena acara pernikahan akan segera dimulai. Gue dan keluarga menyewa salah satu gedung mewah, karena sangat banyak yang kami undang.

Perlahan-lahan gue menuruni tangga. Jantung gue berpacu lebih cepat dari biasanya. Tangan gue gemeter.

Setelah menginjak tangga terakhir, jantung gue berdetak semakin kencang. Gue hanya bisa berdoa supaya pernikahan gue bisa berjalan dengan lancar.

***

Sekarang gue dan suami gue sedang menyalami tamu-tamu yang datang. Setelah acara yang membuat jantung gue mau meledak itu. Kami belum boleh istirahat, karena banyak tamu yang mengucapkan selamat.

Kaki gue udah terasa sakit, karena memakai sepatu hak terlalu lama.

"Kamu capek?" tanyanya. Ceritanya udah ngomong kamu-aku.

"Iya, kakiku sakit banget," kata gue.

"Ya udah kamu istirahat aja, biar aku yang ngurusin para tamu," katanya.

"Nggak, kalau kamu berdiri aku akan tetap berdiri," kata gue.

"Yakin bisa?" tanyanya ragu.

"Iya," jawab gue mantap.

"Ekhm ..., pasangan baru ni yee ..., gue nggak nyangka lo nikah sama dia," dari suaranya, kayaknya Brina.

"Hehehe ..., sama gue juga nggak nyangka," kata gue.

"Ihh.., apaan sih kamu? Kamu nggak pernah berpikir aku jodohmu?" tanyanya.

"Nggak," jawab gue polos.

"Ah, kamu mah gitu," ujarnya.

"Biarin."

"Udah dong! Baru nikah aja kayak gini! Gimana nanti? Gue kesana dulu ya!" Brina pergi entah kemana.

"Lo beneran nggak papa?" tanyanya dengan nada khawatir.

"Aku nggak papa, aku masih kuat," kata gue.

"Aku nggak yakin,"

"Kok suami aku *** banget ya?"

"Mungkin karena istrinya," balasnya.

"Nyesel aku nikah sama kamu," ejekku.

"Aku juga," balasnya.

"Cerai yuk!"

"Masa baru nikah udah cerai? Belum juga ngapa-ngapain," godanya yang langsung gue hadiahi pukulan di tangannya.

"Tau ah,"

"Ih ..., kamu mah gitu! Sukanya main kekerasan, KDRT!" katanya.

"Kalau nggak diem, aku nggak mau tidur sama kamu, SELAMANYA!" ancam gue.

"Ya baguslah, aku jadi leluasa tidur di kasur sendiri. Kalau ada kamu kan jadi sempit," katanya.

"Jadi kamu bilang aku gendut?" tanya gue.

"Aku nggak ada bilang ya! Tapi kamu sendiri yang bilang, berarti ...," gantungnya.

"Berarti apa?" tanya gue ketus.

"Berarti kamu emang gendut," setelah mengucapkan itu dia langsung lari. Gue pun mengejarnya walau pelan pelan, takut jatuh coy!

"Udah, udah," kata Mama.

"Dia mulai Ma!" lapor gue.

"Kalian ini! Sudah suami istri, masih aja bertengkar, kayak anak kecil," kata Mama.

"Dia duluan," kata gue.

"Udah, kalian boleh pulang ke rumah baru kalian," kata Mama.

Gue pun berjalan menuju mobil pengantin, sedangkan suami gue di belakang. Males gue sama dia.

Gue segera masuk, lalu disusul oleh suami gue.

"Jangan marah dong sayang," katanya sambil menyetir.

"Tau ah, kamu nyebelin,"

"Maaf ya," katanya. Gue tidak menjawab.

Tanpa gue sangka. Dia langsung berhentiin mobil dan nyium gue. Gak papa kan? Orang udah suami-istri.

Dia perlahan-lahan menjauhi gue.

"Seneng ya abis dicium?" godanya.

"Siapa bilang?" tanya gue.

"Tadi buktinya nyium balik?" godanya. Pipi gue memanas.

"Dasar zombie!" teriak gue.

Ini baru awal dari perjalanan gue. Karena masih banyak hal yang akan gue lewati bersamanya. Bersama orang yang gue cintai.

1
Mukmini Salasiyanti
Enaknya pny abang....
Natasha
Gua iri sama rissa, dia enak bener punya abang perhatian kek gitu, ya gua punya abang perhatian kgk, baik cuma ada mau nya, dah lah komplit semua nya ☺️
Natasha
Wahhh kaya nya kakak orang Bali ya?
Tri Susanti
visualnya thoorr bikin gemes semua dech iiiihhhhh.....gemes dech gue thor
always alone 😌
serrru...
S1 GEMBEL
walah-walah orang kaya mah bebas yahh ... nama sekolah aja pake marganya, wkwk
vailyn🧚
klik favorit😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!