NovelToon NovelToon
PROMISE WORLD

PROMISE WORLD

Status: tamat
Genre:Fantasi / TimeTravel / Misteri / Chicklit / Tamat
Popularitas:186.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Mauraa_14

Apakah waktu adalah dapat mengubah semuanya? Termasuk setiap kehidupan. Mungkin iya. Dan itulah yang dirasakan oleh gadis biasa yang terlempar ke dunia lain, dalam seketika dia mengubah semuanya dengan kedua tangannya sendiri.

Sebuah Negara yang amat besar harus terpecah belah menjadi dua sehingga memiliki latarbelakang yang sangat buruk.

Kehadiran gadis itu mungkin bukan main-main. Sehingga siapa saja dapat mengira bahwa gadis itu adalah 'Sebuah Ancaman'.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mauraa_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Sadar

Bersyukur tidak pernah memberi ruang untuk masa lalu mengambil alih hidup lagi, karena semua yang terjadi tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi. Bukan karena takut mengambil keputusan. Hanya belajar dari pengalaman. Dan pengalaman adalah guru yang bijak.

Serta hidup bukan tentang mendapatkan apa yang kita inginkan, namun tentang menghargai apa yang kita miliki dan sabar atas yang kita impikan.

Erthan memasuki kamarnya, uap-uap hangat membuatnya nyaman. Sebentar lagi akan waktunya makan malam. Dia meminta Biara untuk tetap tinggal di sini karena kondisi Hiragi yang tak memungkinkan.

BRUAK!

"Hiragi... Istirahatlah seben-tar!"

"Ha?! Aku harus meningkatkan kekuatanku agar bisa mengalahkan Harui dengan tanganku sendiri?"

"Hahaha~"

Emosi Harui terus tertahan. Dia memaklumi saat saat seperti ini. Karena jiwa asli Hiragi masih tertidur.

Mereka masih berkeliaran di teras rumah. Dan Biara harus terus mengawasinya. Sedangkan Harui ikut-ikutan. Walaupun di luar sangat dingin mereka tetap keras kepala.

Harui terus menatapi Hiragi tanpa sadar. Gadis itu selalu tersenyum di bawah langit dengan ceria. Senyumannya mengukir ketenangan dalam hati. Harui ingin terus membuat Hiragi tersenyum tanpa harus ada masalah.

Deg!

Jantung Harui menjadi-jadi. Detakannya makin keras.

"Apa yang akan terjadi padaku saat ini jika Hiragi tak pernah ada."

...☄☄☄☄...

"Anak-anak! Sudah waktunya makan Masuklah!" Teriak Erthan di depan pintu, dia harus lebih ekstra dari yang sebelumnya dalam mengurus keponakan-keponakannya.

《Di Sisi Lain Kediaman Mansion Keluarga Hans.》

Di bawah langit dunia sedang terselimuti oleh setumpuk butiran putih.

Fresa telah kembali dari Istana Obelia untuk melaporkan acara besar yang kemarin ia adakan di kediamannya pada Raja secara detil. Dan saat ini dia sedang buru-buru menuju kamar Krista.

Traaang!

Duak!

Cklek!

"Krista hentikan!" Ucap Ibunya dengan bentakkan. Dia tahu bahwa Krista akan emosi karena perihal kemarin.

Saat ini kondisi Krista sangat mengerikan. Dia sangat Depresi karena hal kemarin.

"Ibu katakanlah padaku, bahwa Tuan Muda Harui hanya milikku, milikku!" Ucap Krista dengan berantakan.

Fresa sangat mengasihani Putrinya itu. Jika bukan karena kehadiran dirinya tidak mungkin putrinya akan menggila seperti ini.

"Loria!" Panggil Fresa untuk pelayan andalannya. "Ku perintahkan padamu untuk mulai mengawasi kekuarga Tuan Muda Harui, termasuk gadis yang bernama Hiragi."

"Baik Nyonya!"

Fresa menatap keluar jendela dengan tatapan benci. Tapi kalau dipikir-pikir dengan lebih baik lagi. Fresa merasa asing dengan Hiragi. Seperti orang pendatang menuju Negara besar Obelia. Karena itu dia memutuskan Loria untuk memata-matai keadaan keluarga Harui termasuk dengan Hiragi sendiri.

《Di Sisi Lain.》

"Hiragi berapa usiamu?" Tanya Gorsa memecahkan keheningan.

"sepuluh ta-eh bukan sembi-bukan! Lima belas itu dia!"

"Hiragi umurmu itu sudah mencapai sembilan belas tahun." Batin Biara.

Makan malam berlangsung sejak sejam yang lalu. Kedatangan anggota lagi membuat Mansion ini lebih cerah. Harui juga berfikir lebih baik Biara ada di sini, karena di Mansion besar Harui selebihnya adalah pria, walaupun berpuluh-puluh pelayan adalah wanita semua, itu tidak bisa meyakinkan Hiragi.

satu jam dua puluh menit pun berlalu. Erthan langsung kembali ke kamarnya. Saat ini yang membuatnya penasaran adalah buku ini. Buku yang membuat Hiragi harus bertekad kuat untuk mendapatkannya.

Setelah dilihat lagi dan lagi buku ini hanyalah sebuah novel, tak terlalu menarik baginya. Dia juga khawatir jika memang ada sesuatu dari buku itu.

"Sad Knight."

Erthan merebahkan dirinya di ranjang miliknya sambil melihat-lihat kata demi kata dari balik buku itu. Semua kata-kata itu sulit dimrngerti, sama halnya dengan Hiragi. Dia mungkin terlalu kelewatan jika membaca buku itu, tanpa izin dari Hiragi dan memanfaatkan kondisi Hiragi.

Di kamar Harui. Pria itu merebahkan dirinya di sofa besar. Kamar yang dulunya selalu dipakai Hiragi kini masih tercium aroma gadis itu. Aroma bintang malam. Harui telah kembali ke kamar asalnya, dan Hiragi pindah tepat di seberang kamarnya, yang lumayan berjarak besar. Belakangan ini perasaan Harui kacau balau serta berantakan.

Bukan kali ini saja, namun tiap waktu kedepan. Harui masih tidak tahu apa yang harus dia lakukan.

Tanah itu tetap akan di bawah, tidak akan pernah melayang seperti layaknya awan. Tapi kau tau terkadang tanah itu selalu bisa merasakan, dan menyentuh sesuatu. Namun awan tidak akan pernah menyentuh langit.

《Saat Di Kamar Hiragi Dan Biara.》

Saat ini Biara agak sulit untuk memulai pembicaraan, dengan kelakuan Hiragi serta pikirannya yang masih belum normal membuatnya kehabisan pikiran.

Biara menghampiri Hiragi yang sedang duduk manis di atas ranjang.

"Hiragi-"

Hiragi menoleh dengan cepat, yah seperti anak kecil pada umumnya

"Kau menganggap gadis yang bernama Biara sebagai apa?"

Biara memulai perkataannya dengan hati-hati, memang Hiragi dalam keadaan seperti ini. Justru emosionalnya juga meninggi.

"Biara itu seperti Kakak bagi Hiragi!" Ucap Hiragi dengan mengukir senyuman di kedua pipi manisnya. Biara dengan cepat memeluk hangat Hiragi. Hiragi sangat senang dan membalas pelukkan Biara. Kedua gadis itu memang seperti saudara

Biara tahu dan selalu tahu bahwa Hiragi sangatlah terpukul dengan semua rasa. Saat ini mungkin Hiragi masih memendam rasa lainnya. Biara mencoba membicarakan tentang semuanya yang tidak dia ketahui. Dan mungkin memang ada beberapa hal yang harus dia tidak ketahui.

Saat asik berpelukkan. Biara tersentak dengan satu hal yang mengganjal dipikirannya. Kalau dipikir dengan cermat. Hiragi selalu menempel kemana-mana dengan Harui. Biara mengukir senyuman licik dan siap-siap untuk tahu apa yang terjadi pada mereka berdua.

"Hiragi! Kalau pria yang bernama Harui itu kau menganggap dia apa?" Tanya Biara dengan semangat.

"Hemmmm...... Harui itu.."

...☄☄☄☄...

Pukul menunjukkan tengah malam. Beribu-ribu salju yang indah terus menerus menjatuhi serta menyelimuti dunia.

Hanya beberapa bintang dan redupan cahaya bulan biru dimalam itu. Menyisakkan kerinduan. Malam dingin itu mungkin tetap menjadi malam yang sama bagi Harui.

Dimalam hari itu Hiragi terbangun karena lapar. Padahal saat makan malam porsinya selalu luar biasa. Dengan langkah kecil dan penuh hati-hati Hiragi meninggalkan kamarnya dan menuju lantai satu yaitu dapur.

Krrruuuuyk

"Ad-duh perutku~"

Hiragi mempercepat langkahnya menuju dapur, karena itu salah satu tujuan besarnya. Namun karena terpapar cahaya biru dari jendela besar Hiragi langsung terhenti tepat di jendela besar itu di tengah tengah lantai dua. Hiragi menatap dunia luar dengan wajah tenang.

Cahaya biru yang menyinari bumi beserta ribuan salju menari di antara bayang-bayang, kaca besar dingin yang hampir membekku. Hiragi menyukai momen itu di mana ada rasa dingin di atas panas, karena panas tidak harus membenci dingin yang dapat membuat dirinya sejuk tanpa padam, serta dingin yang menyukai panas karena kehangatan, tanpa terbakar.

Dug!

Hiragi merasakan dentuman dari lantai atas, tersadar dari lamunannya Hiragi langsung menuju dapur dan mengambil beberapa makanan, untuk dibawa keatas. Karena dia tahu bunyi itu berasal dari mana.

Di sisi lain Harui berkeringat sangat banyak, padahal di luar sangatlah dingin. Memang di dalam Mansion miliknya telah tersedia pemanas tapi tidak sepanas itu yang membuat Harui berkeringat terlalu banyak.

"Apa harus, aku selalu memimpikan hal itu?"

Harui mencoba menenangkan dirinya. Hal ini sudah menjadi terbiasa Harui, terbangun setiap malam karena mimpi yang sama.

Cklek!

"Harui..?"

1
nikmatul febriyani
kejam amat lu thor.....udah kesasar kedunia lain...harus sendirian didunia asing pula....kasian noh si hiragi...mending balikin ke dunia asalnya aja dech biar bisa muv on
Evan: Hehehe ga bisa dong :') kan seenggaknya dia bisa ngeggantiin posisi Harui :') btw author ada cerita baru nih, tp HATI-HATI karna mnguras emosi :v judulnya Lost Feeling~ terima kasih banyak udah mampir!😁
total 1 replies
Sayonara kak, sampai jumpa d novel lainnya, jgn marah klo like n komennya g masuk y😅tpi moga aja masuk (k bayang pas d buka n scrol isinya abc ma xyz🤣)
Evan: Ngakak😆
total 3 replies
Hayy kak, g kerasa sah nyampe eps ini, tdi nya mo nyicil ½ dlu, tpi sekalian aja lah, semua d like n komen
Moga komen ma like nya tersampaikan okey, yaa walau cuma 'Abc' ma 'Xyz'😆😆
Xyz
Hayyy kak, sorry y aku komennya 'Abc' terus dri eps 1 s/d skrng, aku sebenernya udh baca tamat, tpi d download gtu, jdi g sempet komen/like, ini jg nyicil like n komennya, dadahhh, btw aku baru nyadar ternyata ini author yg sama ma novel yg putri rambut merah (lupa judulnya hehe)
Abc
Oi Min
Nangis tor...... Knp Harui di matiin.....???
Knp sad ending????
Evan: Yah karna itu ide saya 😆❤
total 1 replies
Oi Min
Lah...... Harui mati.....???sblm mengungkapkan perasaannya???? Sad ending ini mah roman2 nye....
Evan: capcus ke One Separate, asli tebar pesona😂
total 1 replies
Oi Min
Hiragi ktm Atsa
Oi Min
Harui...... Mknya kmu jujur aja ma Hiragi tentang perasaan mu yg sebenarnya......agar kmu tahu apa yg Hiragi mau dan rasakan terhadapmu....
Oi Min
Ke 5 jendral itu bawahan Atsa....
Oi Min
Mbok biarin aja Harui mengungkapkan perasaannya yg sebenarnya pada Hiragi.... Mumpung mabok dia....
Oi Min
Wah..... Hiragi cemburu ma Biara kah???
Oi Min
Wah...... Knp Hiragi berjanji dg Atsa....???psti nnti di manfaatkan dech....
Oi Min
Atsa kah???
Oi Min
Jdi penghianat itu temennya Jack kah???
Oi Min
Siapa yg berkhianat???
Oi Min
Apa paman Erthan tdk mnyadari kehadiran si jalang Krista???? Ato mmng sengaja???
Oi Min
Obat apa yg Krista berikan kpd Harui.....???? Knp Harui lemah.....???
Oi Min
Krissta jalang g tau diri......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!